
Setelah sudah jauh dari stasiun kereta ,Danu kembali naik angkotan umum untuk pergi ke suatu tempat yang jauh dari keramaian kota .
Sesaat kemudian tibalah ,Danu di terminal bus .Danu yang sudah di luar angkot ,segera melangkah masuk ke dalam terminal .Danu mendekat salah seseorang yang terlihat seperti supir bus ,ia berbincang-bincang dengan salah satu supir bus .Selesai berbincang ,Danu berlalu pergi dari sana .
Danu berlalu pergi masuk ke dalam kedai makanan .Sementara itu setelah kepergian Danu ,Dino mendekati supir bus yang baru saja berbincang dengan Danu .
"Maaf pak mau tanya ,bapak supir bus jurusan mana?".
"Saya jurusan terminal Mendolo W ,nak."Jawab supir bus tadi .
"Kebetulan saya juga ingin kesana ,jika boleh tanya keberangkatannya sekitar jam berapa ."
"Jam 17.28 ,nanti mas naik saja bus berwarma merah ada nama jurusannya mas di depannya ."Jelas supir bus tadi dengan menunjukkan tempat parkir busnya .
"Baiklah pak ,permisi ."Dino beranjak pergi .
"Oiy mas ."
++++++++++
++++++
Di Rumah Kiki .
Melihat suaminya yang baru pulang dari kantor."Mandi dulu Ki ,saya sudah siapkan makan malam nanti kita makan bersama ."
Tersenyum tipis."Baiklah ."Ucap Kiki beranjak pergi .
Setelah kepergian suaminya ,Yani kembali ke dapur dan duduk di kursi meja makan dengan memainkan layar ponselnya .
Sesaat kemudian tiba-tiba bel rumah berbunyi ,Yani bangkit dari tempat duduknya untuk melihat siapa yang malam-malam betamu .Dalam perjalanan ke pintu keluar rumahnya ,Yani melihat bik Siti yang sudah ingin membuka pintu rumah.
"Buka bik ."Ucap Yani .
Pintu itu terbuka ,dan terlihat ayah Yani yang sedang berdiri tegak dengan sorot mata tajamnya .
"Ayah kenapa malam-malam kesini ,seharusnya ayah memberi kabar kepada Yani terlebih dahulu ."Ucap Yani dengan melangkah mendekat ."Agar Yani bisa buatkan makanan kesukaan ayah."Lanjutnya .
"Di mana suami mu?".
"Sedang mandi ,dia...."
"Kamu ikut ayah pulang sekarang juga ."Ajak Pak Rendi memutus kalimat putrinya yang belum selesai.
"Ada apa Yah?".
"Kamu tahu suami kamu itu sudah main gila dengan banyam wanita lain ,dan ayah tidak ingin kamu tersakiti lagi .Mulai saat ini dan seterusnya kamu harus ikut ayah ."Tegas Pak Rendi menggenggam tangan anaknya .
"Tunggu Yah ,ber-henti!".Yani terus berusaha melepas genggaman tangan ayahnya ,akan tetapi tidak kunjung bisa .Ayah Yani menggenggam tangan putrinya dengan sangat kuat ,dan menarik keluar rumah.
Sementara itu bik Siti yang melihatnya,langsung berlari ke kamar majikannya untuk segera memberitahu Kiki .
Tokkk.....tok....
"Pak pak ,ibu Yani akan di bawah pergi oleh ayahnya ."Beritahu Bik siti sedikit berteriak.
Dengan rambut yang masih basah ,khas orang baru selesai mandi .Kiki yang mendengar suara bik Siti langsung membuka pintu kamarnya.
Tanpa berkata lagi ,Kiki langsung mempercepat langkanya turun ke lantai bawah rumahnya .Akan tetapi di saat sudah di luar rumah Kiki sudah terlambat ,istrinya sudah berlalu pergi dengan ayah mertuanya .
Kiki langsung mendekati mobilnya ,untuk segera berlalu pergi menyusul istrinya. Di dalam mobil ,Kiki yang fokus menyetir ."Sial ,Tika pasti sudah menghasut ayah lagi .Wanita licik itu! ."Umpat geram Kiki .
+++++++++
Mobil yang di kendarai oleh ayah Yani telah sampai di halaman rumahnya .Ekspresi kecewa Yani melepas sabuk mobilnya."Yani benar-benar kecewa dengan ayah ,tidak seharusnya ayah mempercayai orang lain dari pada kebenaran yang disampaikan putri ayah sendiri ."Ucapnya membuka pintu mobil ,Yani langsung beranjak keluar mobil tanpa memperdulikan ayahnya kembali .
Bunda yang akan ke dapur menghentikan langkahnya saat melihat putrinya menangis berlari naik tangga rumah ."Yani ada apa?".Tanya bunda yang di abaikan oleh putrinya yang terus menaiki anak tangga .
Sampai pak Rendi menyusul masuk kedalam rumah ."Yah ada apa? kenapa putri kita bersedih ?".Tanya bunda yang mulai khawatir.
"Tidak ada apa-apa bun ,hanya sedikit masalah kecil .Besok pasti sudah baikkan ."Kata Pak Rendi ."Zuan ,Zoan ada di mana bun?".Lanjutnya bertanya .
"Mereka sedang keluar, ada acara di sekolah ,mungkin nanti malam baru pulang ."Jelas bunda .
"Ayah mandi gihh ,habis itu makan malam ."Sambungnya .
"Iya ."Jawab ayah berlalu pergi .
Setelah kepergian suaminya ,Bunda melangkah menaiki anak tangga rumahnya yang menunju ke kamar tidur putrinya .
Setibanya di kamar putrinya ,Bunda duduk di sampai putrinya yang sedang berbaring membelakanginya .Bunda mengelus rambut kepala putrinya ."Ada apa Yan ,coba cerita kepada bunda ?".
Yani langsung bangun ,tanpa menjawab pertanyaan bundannya, Yani langsung memeluk erat bunda nya .
Bunda mengelus rambut kepala putrinya yang sedang memeluknya ."Ada apa nak?".
"Ayah bun ."Ucap Yani menjelaskan apa apa yang baru saja terjadi .
Sampai tiba-tiba te dengar suara keras pak Rendi yang membentak seseorang untuk menyuruhnya pergi dari rumahnya .Yani langsung beranjak begitu juga bunda .Yani dan bunda langsung bergegas ke lantai bawah .
Di lantai bawah ,pak Rendi terus saja berusaha mengusir Kiki dari rumahnya .Namun Kiki tetap kekeh dengan pendirinya ,ia tidak akan pergi sebelum bertemu dengan Yani .
__ADS_1
"Ayah tidak ingin mendengarkan penjelasan dari saya tidak papa ,tapi tolong beri saya kesempatan untuk bertemu dengan putri ayah ."Ucap Kiki memohon .
"Ada apa ini?".Saut bunda yang baru saja turun .
"Yani ."Seru Kiki .
Yani melangkah mendekati suaminya ,akan tetapi ayahnya menghentikan langkahnya dengan menggenggam erat pergelangan tangannya .
"Ayah biarkan mereka bertemu ,tidak seharusnya ayah ikut dalam masalah mereka .Mereka sudah berkeluarga Yah dan..."Kata Bunda yang terputus dengan perkataan ayah.
"Tidak ada pertemuan lagi, bunda .Dia bukan menantu kita lagi .Ayah tidak akan biarkan mereka bertemu kembali ,dan ada kalahnya kita sebagai orang tua ikut campur ,jika kebahagiaan anak kita sudah di permainan oleh suaminya sendiri!".Kata Ayah yang tidak ingin di lawan .
"Terutama untuk menjauhkan putri kita dari pria yang tidak bertanggung jawab seperti dia!!".Pak Rendi dengan tegas .
"Jika ayah ingin kebenaran ,saya akan buktikan kalau saya tidak ada hubungan dengan wanita-wanita itu .Ataupun dengan anak yang di kandung wanita itu ."
"Saya sudah berjanji akan selalu ada untuk putri ayah ,baik susah maupun duka .Saya berjanji kepada anda akan membawa kebenarannya agar anda bisa mempercayai saya lagi untuk menjaga putri anda kembali ,Ayah!".Kata terakhir Kiki sebelum berlalu pergi dari kediaman rumah istrinya .
"Kiki!!".Panggil Yani .
"Semoga berhasil ."Sambunya yang mendapatkan senyum tipis dari suaminya .
"Capat masuk!! ,jangan pernah keluar rumah untuk menemui pria berengsek itu ."Tegas ayah Dengan sorot mata tajam nya .
Tanpa menanggapi perkataan ayahnya ,Yani berlari naik ke anak tangga rumahnya untuk kembali kedalam kamarnya .
Semetara itu bunda menatap suaminya dengan perhatian yang sangat kecewa dengan sikap suaminya ."Masalah mereka sudah menjadi hak mereka sendiri untuk menyelesaikannya sendiri ,dan kita sebagai orang tua hanya menuntun ke jalan yang lebih baik bukan ikut campur dalam masalah rumah tangga mereka ."Bunda yang langsung berlalu pergi tanpa mendengarkan jawaban dari suaminya .
+++++++++++
++++++
Kembali ke Danu
Pukul 17:27 malam .Danu beranjak dari tempatnya untuk segera naik kedalam bus yang akan dirinya naiki .Setibanya di dalam bus ,Danu langsung saja mencari tempat duduk yang masih kosong. Setelah sudah terduduk ,ia menaruh kopernya di atas bus selesai itu ,ia mengenakan topinya untuk menutupi wajahnya dengan tas yang sudah ia pangku.
Sesaat dengan itu ,Dino juga menyusul masuk kedalam bus .Dino duduk di kursi kosong tepat di belakang Danu yang sudah duduk tenang .
Beberapa menit kemudian semua kursi kosong di dalam bus telah terisi penuh .Kernet bus mulai menutup pintu bus kembali ,dan bus mulai di jalankan oleh supir bus .
Di perjalanan ,kernet bus berkeliling menghampiri satu-persatu kursi penumpang untuk meminta uang ongkos perjalanan.
Di tengah perjalanan Danu terbangun dari tidurnya ,ia mengambil ponselnya untuk melihat waktu yang ada di layar ponselnya .Tertulis pukul 20:30 ."Masih lama sepertinya."Batinnya .
Danu memasang handset di kedua telinganya ,untuk dengarkan musik dan menghilangkan kebosanan menunggu bus sampai di tempat tujuannya.
+++++++++++
++++++++
Malam sudah semakin larut ,akan tetapi Yani masih terjaga ,ia terduduk di sampaing jendela kamar tidurnya dengan padangan kosongnya yang memperhatikan langit-langit gelapnya malam .Hingga ponsel miliknya berdering membuyarkan padangan kosongnya .Yani segera menggeser gagang telfon yang bergetar itu .
*Hallo".
*Kenapa belum tidur?".
*Masih belum ingin."
*Tidur gih ,tidur malam-malam tidak baik untuk kesehatan ."
*Saya tidak ingin kalau kamu sampai sakit ."
*Nanti bawel ."
*Sekarang Yank ,sudah larut malam sekarang ."
*Kamu sudah makan?".
*Udah."
*Bener!?".
*Iya bener ,kamu sudah belum?".
*Belum ."
*Makanan sana terus tidur ."
*Besok saja ,saya mau tidur saja sekarang."
*Yasudah tidur gih ,l lovo you ."
*Too:) ."
Panggilan berakhir .
Selesai dengan panggilan itu ,Kiki kembali fokus dengan dokumen kerja nya di ruang pribadinya .
Di lain tempat
Selesai dengan percakapan singkat melalui telfon ,Yani membaringkan dirinya di atas kempat tidurnya .Ia memperhatikan langit-langit kamarnya ,hingga matanya sayup-sayup itu tepejam .
__ADS_1
++++++++++++++
+++++++
Di tempat Danu
Setelah 12 jam perjalanan sampailah bus yang di tumpangi Danu di tempat tujuan ,yaitu di terminal Mendolo W .Danu bersiap-siap untuk turun dari atas bus ,ia duduk sejenak dengan menunggu penumpang lain turun terlebih dahulu .
Danu tidak ingin terburu-buru untuk turun dengan penumpang lain yang masih berdesak-desakan untuk turun .Sesaat setelah tidak terlalu berdesak-desakan ,Danu mulai beranjak dari tempat duduknya ,ia mengambil tas dan kopernya membawanya turun .
Di luar bus Danu mengeluarkan ponselnya untuk menelfon seseorang yang ada di dalam kontak ponselnya Belum juga berhasil menelfon ,tiba-tiba seseorang dari arah lain merampas paksa ponselnya dan berlari menjauh .Seketika Danu berteriak ."Maling!!!!".Ujarnya membuat Dino yang tidak terlalu jauh dari Danu ,segera berlari mengejar maling itu .
Danu yang berlari dengan membawa barang bawaannya di buat kewalahan ."Sial berat sekali ini koper!! ,hilang sudah ponsel saya berengsek!!".Gumamnya mengatur nafasnya yang terengah-engah .
Saat itu sudah menunjukkan pukul 04.30 yang menunjukkan hari sebentar lagi menjelang pagi .
Danu duduk sejenak ,di batu kecil di pinggir jalan ,ia menundukkan perhatian menatap bawah jalanan.
"Ini kamar untuk saya yang selalu lari dari masalah yang seharusnya saya selesai."Batinnya lesun .
Sesaat kemudian seseorang datang menepuk bahu Danu ."lni ponselnya. "Ucap Seseorang yang terdengar oleh Danu .
Danu mengangkat perhatiannya memperhatikan siapa yang sudah membantu."Kau!".
Mengambil ponselnya ."Terimakasih ,kamu sudah membantu saya dua kali ,saya sangat berutang budi dengan kamu ."kata Danu panjang lebar .
"Iya, ngomong dari itu sedang apa anda disini?".Tanya Dino .
"Saya ingin mengunjungi rumah lama saya ,kalau kamu?".
"Saya ingin melihat-lihat daerah perdesaan di sini ."Balas Dino ."Cari ketenangan".Sambungnya .
"Oh ,sudah ada tujuan ingin menginap di mana .Maksud saya kalau kamu menetap di sini beberapa hari pasti butuh tempat untuk istirahat bukan ."Danu yang bertanya .
Dino menggeleng."Belum tahu ingin menginap dimana ."
"Bagaimana jika kamu tinggal di rumah saya ,dan kamu harus mau ini sebagai tanda terimakasih saya untuk kamu ,jadi tidak ada kata tolak kan dari kamu."Danu yang mencoba memaksa .
"Baiklah , jika anda memaksa ."Balas Dino yang mengiyakan .Dino mengiyakan karna ini akan lebih baik untuknya mengawasi Danu .
Danu pun menyalahkan layar ponselnya ,ia kembali mencoba menghubungi seseorang yang tadi belum sempat dirinya telfon .
+++++++++++++
++++++++
Kediamaan rumah ortu Yani .
Bunda ,Zuan ,dan Zoan sudah berada di meja makan .Bunda yang masih di sibukkan membuat sup ,berkata ."Kalian cepat makan dan berangkat sekolah ,sudah siang ."
"Bun ,dimana ayah?".Tanya Zoan yang mulai memakan sarapan paginya .
"Ayah masih mandi."Jawab diangkat bunda .
Sesaat setelah makan pagi ,Zuan dan Zoan beriap mengenakan sepatu sekolah mereka di ruang tamu .
Zoan yang sudah selesai lebih dahulu ."Kak seperti sedang ada masalah yang tidak kita ketahu i ,buktinya kak Yani saja pulang ke sini terus dia tidak ikut makan sama kayak ayah."Basah basih Zoan .
Bangkit dari tempat duduknya ."Ayo berangkat!".Ajak dingin Zuan melangkahkan kakinya lebih dulu .
Membuang nafasnya dengan kasar."Dingin!".Umpatnya sedikit kesal.
++++++++
Bunda pergi ke lantai atas di mana kamar tidur putrinya berada .Bunda mengetuk-ngetuk pintu kamar putri dengan berkata ."Yan bangun ,sarapan sudah siap".
"Nanti saja bun."Saut Yani tanpa membuka pintu kamar tidurnya .
Bunda membuang nafas lembutnya."Baiklah ,jika lapar cepat turun .Bunda tidak ingin jika kamu sampai sakit ,nak."
Tanpa ada jawaban ,bunda pun berajak turun ke lantai bawah .Mendapatkan suaminya ,yang sudah berdiri di bawa tangga ."Yani sudah makan?".Tanya Ayah .
"Belum ."
"Saya akan coba bangunkan ,saya tidak ingin sampai cucu kita sakit ."Kata Ayah .
"Cucu."
"Iya ,Yani sedang hamil bun ."
"Biar bunda saja Yah yang membangunkan Yani."Balas bunda melangkah kembali menaiki anak tangga.
+++++++++++
Sesaat kemudian Bunda yang sudah duduk di samping putrinya .Menggenggam tangan bunda."Bun jangan bilang ayah ,Yani takut ayah semakin marah bun."Kata Yani .
Iya ,Yani sudah menjelaskan kebenarannya kepada bundanya kalau dirinya tidak mengandung .Bunda sedikit kecewa di awal ,akan tetapi bunda coba memahaminya dan tetap mengumbar senyum manisnya."Tidak bunda tidak akan bilang kepada ayah ,tapi kamu juga harus segera jujur kepada ayah .Sekuat apapun kita menyimpan kebohongan suatu saat pasti terungkap ,dan ada baikkanya kamu sendiri yang memberitahu kebenaran itu,sebelum orang lain ."
"Iya bun ."
"Yasudah ayo turun kita makan ,kamu belum makan kan dari kemarin ."Ajak Bunda .
__ADS_1
Yani menganggukkan kepalanya ,lalu mengikut langkah bundanya untuk menuruni anak tangga.
++++++