Kekuatan Cinta Seorang Mantan Polisi.

Kekuatan Cinta Seorang Mantan Polisi.
Eps.76 Gugup!?,godaan manis datang!


__ADS_3

Zuan yang sudah sampai didepan rumah Karin ,mendadak menjadi gugup .


Karin yang masih cemas dengan apa yang akan terjadi, menyenggol lengan Zoan ."Zo kalau kamu takut, jangan dipaksakan ,Zo ."Ucapnya


"Tidak!Sudah ayo, kamu panggil ayah kamu ."Kata Zoan melangkah lebih mendekat ke rumah Karin .


Disaat sudah di teras rumah Karin, Zoan dipersilahkan oleh Karin untuk duduk terlebih dahulu dikuris yang tersedia didepan teras rumah .


Sementara itu ,Karin melangkah masuk kedalam rumah untuk memanggil ayahnya .


Sesaat kemudian keluarlah seorang pria setengah parubaya dari dalam rumah ,menemui Zoan yang terduduk di kursi teras rumah .


Zoan segera beranjak dari tempat duduknya, untuk mengulurkan tangannya ,dengan bermaksud mencium punggung tangan ayah Karin .Belum sempat Zoan mencium punggung tangan ayah Karin ,ayah Karin dengan cepat menyudahinya .


Zoan menghembuskan nafas.


Sementara itu ayah Karin langsung terduduk di kursi ."Kau tak duduk?".Tanya cuek ayah Karin .


Zoan hanya membalas dengan anggukkan kepalanya ,sebelum duduk dikuris .


"Jadi kau yang namanya Zoan ."Ayah Karin dengan tatap yang ingin meremas ginjal .


"I-iya pak."Jawab gugup Zoan .


"Kau suka dengan putri saya?".


"A-anu a-a."


"Kau bicara saja tak lancar, mau menyukai putri saya ."Bentak Ayah Karin .


"Saya memang suka dengan putri bapak ,tapi!! untuk sekarang saya mau fokus sekolah buat menata masa depan pak ,sebelum berkeluarga."Ucap Zoan yang berhasil sedikit meluluhkan kesarnya hati ayah Karin ,itu terlihat dari raut wajah ayah Karin yang sedikit mengumbar senyuman .


"Jadi apa rencana kamu selanjutnya ?".Tanya Ayah Karin .


"Saya akan fokus dengan sekolah saya ,dan menjaga Karin ."


"Maksudnya!?".


"Ma-maksud saya menjaga putri bapak sebagai teman ,sampai saya bisa punya sesuatu untuk melamar putri bapak ."Kata Zoan begitu lancar tanpa ia pikirkan kembali.


"Baiklah saya ijinkan ,tapi jika saya sampai tau kau membuat putri saya sedih atau terlukan Hemm."Kata Ayah Karin dengan menunjukkan kepalan tangannya .


Zoan yang melihatnya sedikit meneteskan keringan di pelipis kepalanya ."A-aa ,saya berkeringat ."Batinnya dengan mengumbar senyumannya .


"Kau boleh pergi ."Ayah Karin dengan bangkit dari tempat duduknya .


"Ka-Karinnya ."


"Apa!?".Ayah Karin menatap dengan dingin .


"Ti-tidak Pak ."Zoan dengan raut wajah tersenyum .


"Yasudah cepet pergi ,bentar lagi sore ."


"Baik pak ,asallamualaikum."Pamit Zoan berlalu pergi .


"Wallaikumsalam."


Sementara iti Karin yang baru saja ingin keluar rumah dengan membawa nampan minuman ."Lahh ,mana Zoannya ,ayah ?".


"Baru saja pulang ."


"Ayah tak mengusirnyakan ?".


"Tidak putriku ,Zoan pulang sendiri .Lagi hari juga sudah mulai sore ,kasihan kan kalau dia pulang ke malaman ."


"Ummm."


"Lalu bagaimana dengan minuman ini?".


"Sini biar ayah yang minum ."


"Ayah tak boleh minum yang manis-manis dan dingin ,jadi Karin minum sendiri saja ."Karin dengan membawa nampan minuman itu kembali masuk kedalam rumah .


+++++++++++


+++++++


Ditempat Yani .


Hari sudah menjelang sore ,akhirnya Yani dan Riska yang dibantu oleh Linda mengerjakan tugas kampusnya pun selesai .


Dan karna hari juga mulai sore ,Riska pun berpamitan kepada Yani dan Linda untuk kembali pulang .


Setelah kepergian Riska ,Yani mulai membantu Linda berberes ruang keluarga .Selang beberapa menit kemudian ,Yani yang sudah selesai berbersih pun melangkah naik kekamarnya dengan membawa beberapa buku di gendongannya .


Disaat sudah dikamar ,Yani yang sudah menaruh buku tadi diatas meja risnya pun melangkah masuk kedalam kamar mandi untuk menyegarkan dirinya .


Dua jam pun berlalu ,Yani yang sudah selesai mandi, keluarga kamar mandi dengan pakaian kesayangannya yang biasa ia kenakan sebelum tidur .Pakaian apa lagi?,kalau bukan baju oblong dengan celana pendeknya .


Yani yang merasa letih pun langsung berbaring diatas tempat tidur ."Emmaa!! luasnya ."Ujarnya dengan memejamkan matanya.


+++++++++


+++++


Kembali ke Zoan .


Zoan yang dalam perjalanan pulang kerumahnya ,terus saja bergumam dan bertarung dengan isi pikirannya ."Gue tadi bilang apa!?,astaga bodoh!!.Tak ,tak apa lahh, yang penting ayah Karin sudah mulai percaya .Tapi gue tadi bilang kayak gitu ,bisa mati gue kalau sampai salah sedikit .Muka ayahnya kek iblis denuka,aaarrgg!!.Etss oky , eesst oky ,tenang Zoan, tenang, tarik nafas buang ,tarik nafas buang .Hhhhaaarrrggg!!!".


Sesaat kemudian sampilah Zoan dirumahnya ,Zoan yang sudah didepan teras rumahnya pun membuka pintu rumah untuk melangkah masuk kedalam rumah .


Didalam rumah ,Zoan langsung melangkah masuk ke dalam kamarnya dengan malas .


Didalam kamar Zuan yang sedang fokus membaca buku diatas tempat tidur ,dengan sesekali mencuri perhatian memperhatikan perilaku adiknya yang begitu hem,hanya bisa mengerutkan keningnya tanpa bertanya apapun.


+++++++++++++


+++++++++


Ditempat Dino .


Dino yang sedang berdiri terpaku di sebuah hamparan rerumputan yang luas ,ia terpaku dengan sesosok wanita didepannya yang sedang berdiri membelakangi dirinya .


Sesosok wanita itu memperhatikan matahari yang saat itu akan terbit .

__ADS_1


Cahaya nuansa oranye mulai menguasai langit-langit .Hawa hangat, mulai berlahan mendingin .Angin sepoy-sepoy bertiup lembut ,akan tetapi


Berhasil mengurangi rambut sesosok wanita itu ,hingga berterbangan menutup wajahnya.


Sesosok wanita itu ,yang sedikit tak nyaman pun menjepit rambutnya yang berterbangan tertiup angin dengan jepit kecil yang ia bawa.Dan bersamaan dengan itu ,Dino menggenggam jepit kecil yang digenggam wanita tadi .Dino menatap sesosok didepannya dengan mata yang berkaca-kaca ,ia pun membantu menjepit rambut yang terurai .


"Benarkan!? ,kita pasti bertemu kembali."Ucap sesosok wanita tadi dengan senyuman manisnya .Sesosok tadi tak lain adalah Lilu .


"Jadi setelah ini kau harus menepati janjimu ,kau haruss berubah!!".Lilu dengan menunjuk jari telunjuknya kearah wajah Dino.


Menunduk perhatiannya ."Tapi ,kau akan tetap pergi ,dan saya akan sendiri ."Kata Dino lirih .


Memegang kedua pundak Dino ."DINO!!" .Serunya dengan tegas .Dino pun mengangkat perhatiannya ,menatap wajah Lilu dengan bola mata jengkalnya .


"Selama ini saya juga sendirian ,tapi saya selalu berusaha membuka semuanya ,melihat semuanya ,yang ternyata banyak orang yang menyayangi ku ,dan perduli dengan ku.Jadi, buka mata kamu dan lihat semuanya ,dan jangan pernah menilai seseorang dari segi pemikiran kamu saja ,Dino ."


"Tolong ya, jangan mengikari janji kamu ."Dengan raut wajah yang tersenyum ,tubuh Lilu perlahan memudar ."Selamat tinggal ."


"Lilu!!".Teriak Dino terbangun dari tidurnya .Dengan posisi terduduk ,ia menundukkan perhatiannya ."Hanya mimpi ."Batinnya .


Sampai tiba-tiba ponsel miliknya yang tergeletak diatas meja disamping tempat tidur berdering .Dino meraih ponsel itu ,dan melihat begitu banyak terlfon dan chat dari kampusnya.


Ia pun menggeser tombol berwarna merah yang berdering itu .


*Selamat malam Dino ."Ucap Desen dalam telefon.


*Malam pak ."


*Sudah hampir tiga minggu kamu tidak mengikuti kelas Kuliah .Apa kamu masih ingin lanjut atau berhenti sampai sini?.Soalnya kamu sendiri sudah menugak beberapa pambayaran ,dan kamu sendiri juga ketinggalan banyak mata kuliah ."


*Saya tahu kamu sedang berduka atas kematian kedua orang tua kamu ,tapi saya harap kamu tidak terlalu terpuruk disitu saja .Saya hanya berharap kamu bangkit dari keterpurukan kamu ,dan mulai menjalani hari-hari normal kamu,agar kamu bisa membagakkan kedua orang tua kamu ."


*Besok saya akan kekampus pak ,besok saya akan langsung menemui bapak ."


*Baiklah besok bapak tunggu jam 8 diruang dosen ya ."


*Iya pak ."


Panggilan berakhir .


Setelah menaruh kembali ponselnya diatas meja ,Dino beranjak dari tempat tidurnya ,ia melangkah ke lemari pakaian miliknya .


Dino membuka lemari pakaian dan mengambil kotak berbentuk persegi panjang ,ia membawa kotak itu ketempat tidur lalu menaruhnya diatas tempat tidur .Dino yang sudah terduduk diatas tempat tidur pun membuka kotak itu dengan kunci yang sudah ia bawa .


Setelah terbuka ,ternyata kota itu berisi ATM miliknya dan tabungan peninggalan orang tuanya yang dulu ingin diberikan kepadanya untuk pembayaran kuliahnya .Namun sebelum sempat diberikan kepada dirinya ,kedua orang tuanya sudah terlebih dahulu meninggal dunia .


Dino mengambil tabungan ,khus untuk bayar kuliahnya dan ATM miliknya sendiri .Lalu ia memasukkan ATM miliknya kedalam dompet ,dan memasukan tabungannya kedalam tas untuk besok ia cairkan ke Bank .


Setelah dengan itu ,Dino bangkit kembali ia mengambil kotak makan pemberian Dyballa tadi .Dino membawa kotak makan itu ke dapur untuk ia makan dimeja makan .


Sesaat kemudian Dino yang sudah selesai makan malam pun ,berniat untuk mandi .Namun langkahnya terhenti ,saat terdengam suara ketukan pintu didepan apartemen.Dino mengurungkan niatnya untuk mandi ,ia memilih membuka pintu apartemen untuk melihat siapa yang berkunjung malam-malam .


"Malam Mas Dino ."Sapa pak Satpam .


"Malam ,ada apa pak?".


Menunjukkan kotak yang terbungkus plastik ."Ini tadi saya dan istri saya sengaja membeli ini untuk mas Dino ,mas Dino mohon diterima ya ."Dengan memberikan kota makan itu .


"Ee."


Menerima kota makan itu ."Terimakasih pak ."


"Sama-sama mas ,kalau ada apa-apa mintak bantuan saya saja mas .Saya selalu ada di pos satpam bawah."


"Iya pak ."


"Yasudah permisi mas ."


"Iya pak ."


Pak Satpam itu pun berlalu pergi ,dan Dino kembali menutup pintu kamar apartemen miliknya .Didalam ia menaruh kotak makan itu diatas meja makan ,dan meninggalkannya untuk mandi .


++++++++++++++


++++++++++


Ditempat Kiki .


Pukul 05.30 .


Masih terlalu gelap untuk bangun dari tempat tidur dan memulai aktivitas .Akan tetapi itu semua tak dihiraukan oleh Kiki .Pagi-pagi sekali Kiki sudah terbangun ,ia juga sudah berpakaian rapi .



Kiki yang sudah rapi pun terduduk disova dikamarnya dengan mengerjakan sesuatu dalam leptop yang ada didepannya .


Sampai Suara ketukan pintu pun bergema .


Tokkk tokkkk tokkkk .


"Come in".Suruh nya cuek yang perhatian terfokus pada leptopnya .


("Masuk.")


"All computers and belongings in the house yesterday, I have moved to a special room here, sir.".Kata Zesu .


("Semua komputer dan barang-barang yang ada dirumah kemarin ,sudah saya pindah ke ruang khusus yang ada disini tuan.")


"No one can enter that room, except us, Xik, and Oki."


("Jangan ada yang boleh masuk kedalam ruangan itu ,kecuali kita ,Xik ,dan Oki .")


"Yes sir, I have confirmed everything is safe."


("Baik tuan ,semua sudah saya pastikan aman.")


Disaat yang bersamaan ponsel Kiki berdering ,Kiki sengera mengambil ponsel itu untuk segera menerima panggilan telfon dari nomer orang yang tak dikenal Kiki .


"Oki ."Ujarnya menggeser tombol berwarna merah yang bergetar .


* Kiki !!! pick us up Ki, our house was attacked by Mr. Mak's men. Our house was destroyed, but thank God our restaurant is safe. "Ucap Oki dalam panggilan telfon .


(*Kiki!!! jemput kita Ki ,rumah kita di serbu anak buah tuan Mak .Rumah kita hancur ,tapi syukurlah lestoran kami aman .")


Memukul kepala Oki.* Stupid, what you answer stupid. "Saut Xik yang mengambil alih telfon .

__ADS_1


(*Bodoh ,kau jawab apa be*go.")


* We were hiding at a woman's house yesterday, we could not go outside so many of Mr. Mak's men. ".Jelas Xik .


(*Kita sedang bersembunyi dirumah wanita kemarin ,kita nggak bisa keluar diluar sangat banyak anak buah Tuan Mak .")


* You guys don't go out yet, I'll find a way. When I'm there, I'll call you again. ".Kata Kiki .


(*Kalian jangan keluar dulu ,saya akan cari cara .Jika saya sudah disana , kalian akan saya telfon lagi .")


* Okay, hurry up, Ki, we don't want to die silly."Ucap Xik .


(*Oke cepet ya Ki ,kita tidak mau mati konyol .")


*Oky."


Panggilan berakhir .


Setelah mematikan nada sambung telfon itu ."Xik and Oki are in danger, Mr. Mak's men have attacked them. Quickly prepare the car, we go there both I have a plan."Dengan beranjak dari tempat duduknya .


("Xik dan Oki dalam bahaya ,anak buah Tuan Mak sudah menyerang mereka .Cepat siapkan mobil ,kita pergi kesana berdua saya ada rencana.")


"Yes ,sir."Zesu berlalu pergi .


("Baik tuan.")


Kiki mengambil pistol yang tergeletak diatas meja dan membawanya keluar kamar .


Dibawah Kiki sudah ditunggu oleh Zesu yang sudah didalam Mobil .


Setelah Kiki sudah masuk didalam mobil ,Zesu mulai menyalahkan mesin mobilnya .Dengan kecepatan maksimum ,mobil itu melaju membelah kemacetan jalan raya .


+++++++++


+++++


Ditempat Oki & Xik sebelum kejadian itu terjadi .


Pukul 04.20 .


Oki dan Xik yang sedang tertidur nyenyak di kamar tidur mereka masing-masing .Tiba-tiba ada suara berisik dari luar rumah yang membuat Oki terbangun .Oki dengan cekatan beranjak dari tempat tidurnya dan mengintip kebisikan dari luar rumah lewat jendela ."Shit !! he's here."Ucapnya melangkah membuka pintu kamar .Disaat yang bersamaan ternyata Xik sudah didepan kamar Oki .Xik sendiri sudah tau kedaan diluar dan bermaksud untuk membangunkan Oki .


("Sial!! dia sudah datang .")


"You already know ?."


("Kau sudah tau?.")


"Yes, we have to get out of here."Kata Oki .


("Sudah ,kita harus segera keluar dari sini .")


Mereka berdua terdiam sejenak ,untuk berpikir bagaimana cara mereka berdua bisa keluar tanpa diketahui orang-orang yang sudah ingin menghancurkan rumah mereka .


"I have an idea, but it's a little ridiculous."Ucap Oki dengan senyum jahilnya .


("Saya ada ide ,tapi sedikit konyol sihh.")


"Don't tell me you're thinking something I'm thinking right now."Xik dengan wajah datarnya.


("Jangan bilang kau sedang memikirkan sesuatu yang sedang saya pikirkan sekarang.")


"Aaa,ehem!!".Gumam Oki dengan melihat jendela ruang keluarga yang langsung tersambung dengan teras kamar tentangga mereka .


Xik pun mengikuti Oki yang tanpa berpikir panjang lagi langsung membuka jendela berukuran persegi panjang itu .Disaat sudah terbuka ,Oki mendahului keluar jendela lalu disusul oleh Xik ,tak lupa sebelum melanjutkannya lagi Xik menutup rapat-rapat kembali jendela.


Oki melompat melewati dan mencengkram kuat pagar besi teras rumah tetangganya ,dengan tanpa membuat bunyi suara yang bisik .Bagitu juga yang dilakukan oleh Xik.


Oki yang sudah berhasil didepan teras kamar tetangganya ,mulai mengetuk-getuk pelan pintu kaca itu .


Sampai keluar lah seorang wanita yang hanya mengunakan kaus oblong tanpa bawahan ,alias cuma pakek celana dalam .


Seketika wanita itu terkejut dan hampir saja berteriak .Namun dengan cepat ,Oki mendorong tubuh wanita itu masuk kedalam kamar dengan membukam mulutnya .Oki yang menindih tubuh wanita tadi berbisik ."Don't scream, I'll be okay with you, I'll just hitch a ride."


("Jangan berteriak ,saya tak akan apa-apa kamu ,saya hanya menumpang sebentar .")


Dengan terpaksa wajah ketakutan ,wanita tadi pun mengangguk pelan .Oki pun dengan sedikit ragu menjauhkan telapak tangannya dari mulut wanita tadi .


"Oy, we're hiding, not making love."Ucap ketus Xik yang langsung membuat Oki bangkit dengan cepat dari atas tubuh wanita tadi .


("Oy ,kita lagi bersembunyi bukan bercinta.")


"S-sorry, sorry, sorry, sorry miss."Ucapnya berkali-kali dengan mengulurkan tangannya untuk membantu wanita tadi berdiri .


("Ma-maaf ,maaf, maaf ,maaf nona .")


+++++++++


Kembali ke waktu sekarang.


Setalah menutup panggilan telfon dari Kiki ,Xik memasukan telfon itu kembali kedalam celananya .Lalu ia menengok ke Oki yang sedang menggoda wanita tadi.


"What was the name?".Goda Oki merangkul pundak wanita tadi.


("Siapa tadi nama ?".)


"Selly ."Jawab dengan tutur kata lembut wanita tadi.


"If I get married, do you want to or not?".Ucapnya menggenggam tangan Selly dengan mengelus-elus lembut.


("Kalau saya ajak nikah mau tidak?".)


"Oyi, thinking about how to get out, not thinking about how to get married."Tegur Xik .


("Oyi ,mikir cara keluar ,bukan mikir cara nikah.")


"You're jealous right, there is no girl here. While I was here, right not !?, Selly."Oki dengan memperhatikan Selly yang tersipuh malu .


("Kau iri kan ,disini Nggak ada cewek kamu .Sementara saya ada disini ,benar tidak!?,Selly .")


"Hah!!, this brat just watch out for you later, Heemmm !!!".Ucapnya dengan membuangnya nafasnya dengan kasar.


("Hah!!,ini bocah awas aja kau nanti ,Heemmm!!!".)


"Never mind !!".Lanjutnya mendekati jendela .

__ADS_1


("Sudah lah!!".)


__ADS_2