
Keesokan paginya ,Yani ,Linda ,dan Kiki berkumpul di teras depan rumah .Yani terlihat sangat tak suka dengan kepergian suaminya Ke Australia.
Mencium kening istrinya ."Saya pegi dulu ,jaga rumah ."Ucapnya.
"Beneran pergi ?".Tanya Yani dengan sedikit menurunkan perhatiannya dan memayungkan bibirnya .
Memperhatikan raut wajah istrinya dengan mengelus-elus lembut kepala istrinya."Saya pergi tidak lama ko.Iloveyou Sayang ."Ucapnya dibarengi dengan menium kening istrinya sekilas ,sebelum melangkah masuk kedalam mobil.
Memang wajah memerahnya dan melambaikan tangannya."I love you too,Ki."Balasnya dengan nada pelan .
Setelah kepergian mobil suaminya ,Yani kembali melangkah masuk kedalam rumah .
"Lin kamu suka main game ,tidak?".Tanya Yani seketika .
"Suka bu ."Balasnya .
"Jangan panggil saya bu Lin ,berasa tua banget saya ."Kata Yani ."Panggil dengan nama saja ."Lanjutnya .
"Saya panggil nona ,boleh tidak ?".Tanyanya dengan melihat Yani .
Menghembus nafasnya dengan kasar ."Baiklah boleh ."
"Nona suka main game apa ?".Tanyanya .
"Kita ngobrol diruang keluarga aja ya ,capek berdiri terus ."Kata Yani melangkah ke ruang keluarga .
Setibanya disana mereka berdua melanjutkan obrolan mereka .
"Mobile Legends,ff ,pubg mobile ,bahkan geme ulet ,dan classic triple match & puzzle game pun ada ."Sebut Yani nama-nama game di ponselnya .
"Saya andanya cuma mobil legend sama ff ,nona ."Kata Linda .
"Yasudah ,ayo kita mabar ."Ajak Yani bersemangat .
"Main ff dulu ya nona ."
"Okhe terserah ."
Linda dan Yani pun mulai sibuk bermain-main game diposelnya. Hingga lupa dengan semuanya .
+++++++++
+++++
Ditempat Riska.
Dimana Riska sedang rebahan malas disova ruang tamu ,hingga kakaknya datang menghampiri dirinya .
"Idih rebahan terus ,mentang-mentang ditinggal pacar jadi jarang keluar ,dan jarang mandi lebih tepatnya ."Sindir Abi kakak Riska .
Masih fokus dengan ponselnya ."Bodoamat ."Ujarnya .
"Cepat mandi ikut kakak ,libur kuliah itu harus tetep beraktivitas .Jangan rebahan terus."Ucapnya tegas .
"Enggak ahhh,malas!! ."Kata Riska masih fokus dengan ponselnya.
__ADS_1
"Ada balapan Motocross dek hari ini di bandung ."Kata Abi yang langsung mengubah mood Riska terisi ful 100℅
"Serius!!!,tunggu-tunggu saya mandi dulu kak ."Ucapnya langsung berjalan terburu-buru kembali ke kamar nya .
Duduk disova ,dengan memperhatikan langit-langit ruang tamu ."Saya pikir dia sudah jadi perempuan normal setelah punya pacar ,ternyata masih sama .Hadehh adik bontot saya ,nggak kebayang kalau sudah punya suami ."
Beberapa menit kemudian ,Riska turun dengan pakaian celana lepis biru dengan kemeja kotak-kotak panjang ,yang lengannya sedikit dilimpat ,dan didampingi dengan tas hitam sederhananya .Cool banget pokoknya.
"Udah siap ayo berangkat ,saya nggak mau ketinggalan sedikit pun ."Kata Riska bersemangat .
"Belum pamit papah sama mamah ."Ucap Abi .
"Bentar."Katanya berlari ke ruang keluarga dimana mamahnya berada .
"Mah adik sama kakak mau ke bandung lihat trek-trek motor .Nanti tolong bilang ke papah ya mah .Adik berangkat dulu ."Ucap Riska tanpa memberikan sedikit put selah untuk mamahnya berkata .
Setelah kepergian putrinya."Aduhh adik ,kalau masalah balapan motor semangat sekali ."Ucap mamah Riska .
+++++++++
Mobil yang dikendarai Abi pun mulai berangkat ke bandung untuk melihat acara balap motor trek (Motocross).
"Kak kita bisa sampai tepat waktu kan?".Tanya Riska .
"Entah lahh ,lagian acaranya dimulai nanti sore ."Katanya .
"Kakak sihh bilang mendadak sekali ,bandung surabaya kan jauh ."Ucap kesal Riska .
"Pasti tepat waktu ko,lihat aja nanti ."Kata Abi yang fokus menyetir mobil .
+++++++++++
+++++++
Walau tempat kuliah ada yang libur ,namun tidak dengan sekolah .Sekolah tetap masuk untuk mengahadapi ujian akhir semester .
Diruang kelas yang sedang rius,bisik dengan ocehan-ocehan ,hanya satu orang yang tetap tenang dengan mimpinya .Yaitu Zuan ,Zuan selalu tidur dijam-jam istirahat. Sedangkan adiknya sejak selesai pelajaran sudah menghilang entah kemana .
Sampai tiba-tiba ,Aldo masuk kedalam kelas dengan panik ."Zuan, mana Zuan?,Zu ."Ucapnya dengan manik melangkah mendekati Zuan .
Menatap dengan tenang ."Apa?".
"A-adik kau ,berkelahi Zu dihalaman belakang sekolah ."Jelas Aldo .
"Sial."Ujarnya langsung bangkit dari tempat duduknya ,dengan raut wajah kesal dan marah bercampur manjadi satu .Zuan melangkah ketempat yang diberitahukan oleh Aldo .
Di sisilan Zoan sudah duel maut dengan Lay kakak kelasnya dihalaman belakang sekolah.
Pukulan demi pukulan mereka lontar kan ,walau Lay lebih tua dari Zoan .Namun perkelahian itu terasa sangat imbang ,mereka sama-sama babak belur.
Hingga Karin pun datang ketempat itu,melerai perkelahian ."Hentiiiiikan!!!!,kalian itu kayak anak kecil ,tau tidak ."Ucapnya dengan nada marahnya dan tegas .
Mereka berdua pun menghentikan aktivitas perkelahian itu ."Kau juga Lay ,gue pikir lu tuhhh udah dewasa makannya gue pilih kau sebagai pacar gue .Tapi dugaan gue salah lu tuhh tak lebih dari anak kecil yang hanya bisa mempermainkan hati gue ."Ucapan dengan tegas .
"Kau juga Zu ,gue udah bilang ,gue nggak mau lu ikut campur lagi dengan urusan gue .Gue nggak mau nyusain lu lagi Zu ,gue harap lu ngerti ."Dengan mata yang mulai berkaca-kaca.
__ADS_1
"Lay ,sepertinya sampai sini aja hubungan kita ."Kata Karin melangkah pergi dari sana dengan menahan air matanya .
"Karin!!".Panggil Zoan yang memperhatikan kepergian Karin tampa menyadari kalau Lay ingin memukulnya dari belakang .Namun belum sampai memukul Zuan sudah terlihat dahulu menggenggam kuat pegelangan tangan Lay .
"Kak Zu ."Seru Zoan memperhatikan kedatangan kakaknya secara tiba-tiba.
Masih menatap Lay dengan dingin."Cowok apaan lu ,berani nyerang dari belakang."Sindir Zuan .
Melepas genggaman tangannya dari Zuan ."Berengsek!!,tunggu pembalasan gue".Ujarnya melangkah pergi dari sana .
Menampar adiknya ,Pelakkkkkk."Kalau ada apa-apa bila Zu ,untung tadi nggak ada guru keliling ."Kata Zuan cemas .
"A-aduhh!! sakit kak ."Ujar Zoan yang sudah mendapatkan pukulan dari Lay malah ditambah tamparan dari kakaknya .
Teman-teman yang sedang melihat pun sedikit menahan tawanya melihat tingkah lucu Zoan .
Selesai dengan drama kecil itu ,semua pun mulai bubar .Begitu juga Zuan dan Zoan yang pergi ke kelas .
Berhenti didepan pintu masuk kelas ."Kak saya mau ke Karin dulu ."Pamit Zoan melangkah pergi begitu saja .
Zuan hanya menghembuskan nafas dengan kasar dan melangkah masuk kedalam kelas kembali .Di saat dia ingin tidur kembali ,tiba-tiba Aldo dan Mail datang.
"Zu ada hubungan apa adik lu sana Karin ?".Tanya kepo Aldo .
"Tau kek spesial banget gitu ."Saut Mail .
"Tauk tanya aja sendiri ."Jawab acuh Zuan melanjutkan ke alam mimpinya.
"Kalau mereka pacaran ,estt!!! Zoan nggak takut apa sama cowoknya Karin yang kakak kelas semua ."Basah basih Aldo .
"Zoan kalau dahh mau nggak akan bisa berubah dengan muda ."Saut Mail melanjutkan bermain gamenya .
+++++++++++
Di sisi lain Zoan sedang berkeliling mencari keberadaan Karin .Zoan sudah mencari di kelasnya ,namun ia tak menemukan Karin. Dan sekarang Zoan sedang berada di tangga ke lantai teratas atap sekolahnya .
Setibanya disana ternyata benar ,Karin sedang berada disana .Karin sedang berdiri ,dengan perhatian memperhatikan kebawah halaman sekolah .
"Rin ."Seru Zoan dengan suara beratnya, yang sudah berdiri tempat dibelakang Karin.
Menengok kearah sumber suara ,dan memperhatikan sosok seorang pria yang berdiri didepannya dengan muka yang penuh dengan luka lebam .
"Kanapa kau masih saja membantu ku ,dasar bodoh!? ."Ucap Karin dengan mata berbinarnya .
"Karna saya sudah janji akan menjaga mu ."Jawab enteng Zoan .
"Tapi kau bukan siapa-siapa saya ,jadi buat apa kau membela saya dan menguras tenaga mu hanya untuk saya yang tak pernah menganggap dirimu ada Zoan ."Jelasnya dengan air mata yang mulai mengalir membasahi pipinya ,seperti anak sungai kecil yang meluap .
Tersenyum ."Jika saya berkata ,saya suka dengan kamu .Kamu juga tidak akan menerimanya kan .Jadi anggap aja ini sebangai tali persahabatan kita ."Kata Zoan."Sahabat harus tol....."Ucapnya terpotong dengan perkataan Karin .
"Tapi ,t-tapi saya suka kamu Zo .T-tapi saya tak suka dengan kamu yang selalu mendekati banyak wanita .Saya tak suka ."Jelas Karin dengan sedikit menurunkan perhatiannya,ia tak sanggup menatap raut wajah Zoan .
Membawa Karin dalam pelukan hangatnya."Maaf saya tidak bisa memahami perasaan kamu ."Ucap Zoan dengan lembut .
Memasang mata jengkalnya ,dan dengan ragu Karin mulai menerima pelukan hangatnya itu .Karin mulai mengeratkan rangkulannya di lingkar pinggang Zoan ."Jagan tinggalkan saya ,Zo ,saya suka kamu ."Ucapnya dengan isak tangis air mata bahagianya.
__ADS_1
Zoan hanya tersenyum manis ,ia melepas pelukan itu lalu mengusap air mata Karin."Ini air mata terakhir kamu ,besok-besok saya tak ingin melihat kau menangis lagi ."Kata Zoan berhasil membuat pipi Karin menyalah merah .Karin yang tak sanggup berkata apa-apa lagi ,selain menganggukkan kepalanya pertanda setuju .