
Cahaya pagi mulai menampakkan wujudnya ,cahaya itu berhasil menembus golden tebal yang terpasang indah disekitar jendela kamar .
Cahaya itu menembus golden dan mengenai raut wajah polos wanita yang sedang tertidur pulas dalam pelukan hangat suaminya .
Membuka matanya berlahan ,ia melihat sekitar kamar tidur yang sangat berbeda dengan kamar yang biasa ia tempati .
"H,kamar siapa ini ."Batin Yani membulat kan bola matanya ."Ini bukan kamar ku biasanya ."Ujar Yani langsung beranjak dari tempat tidurnya ,sampai membuat Kiki ikut terbangun dari tidurnya ,karna ikut terkejut.
Duduk kebingungan dengan setengah sadar ."Ada apa Yan?".Tanya Kiki .
"Kita di mana Ki ,ini bukan kamar kita .Cepat bangun kita harus segera pulang ."Kata Yani melangkah ke pintu kamar .
"Pulang kemana Yan ,ini rumah Kita ."Kata Kiki kembali mengatur posisi tidurnya .
"Bukan Kiki ,cepat bangun nanti kita di marahi yang punya rumah gimana ."Kata Yani kembali mendekat ketempat tidur .
Menarik kaus yang dikenakan suaminya ."Ayo Kiki."Ajak Yani .
Dengan mata yang masih terpejam ,dan masih merangkul batal empuknya."Ini rumah aku yang sebenarnya Yan ,kalau tidak percaya tanya bik Ana .Bik Ana pasti sudah ada di dapur ."Katanya .
Yani langsung melangkah keluar kamar meninggalkan suaminya yang masih terlelap dalam mimpinya .
Ia menuruni tangga rumah yang lebarannya melebih tangga rumah yang dulu ia tempati bersama Kiki .
"Besarnya ,ini tangga di lewati lima orang sekali gus tetep muat-muat aja ."Batin Yani dengan melangkahkan kakinya menuruni tangga.
Setibanya dibawah begitu kagumnya Yani dengan suasana rumah yang saat ini ia tempati .
"Indah dan mewahnya ."Batin Yani melihat sekitar rumah.
"Nak Yani ,mau bibi buatkan sarapan pagi apa ."Kata Bik Ana yang sudah berdiri didepan Yani .
"Nanti aja bu ,oya bu boleh tanya sesuatu ?".Kata Yani .
"Tanya apa nak?".Tnya balik bu Ana .
"Ini beneran rumah suami saya ?".Tnya Yani .
"Iya nak Yani ,nak Yani ini anehh masak rumah asli suaminya sendiri tidak tau ."Kata Bu Ana .
Yani hanya tersenyum malu ,dengan pertanyaannya .
"Yaudah nak bibi permisi dulu ."Kata bu Ana berlalu pergi, disaat Yani sudah menganggukkan kepalanya.
Setelah kepergian Bu Ana ,Yani kembali melangkah keatas pergi ke kamarnya kembali.
Sesampainya di sana Yani langsung melangkah masuk kedalam kamar mandi ,untuk segera membersihkan badannya .
Beberapa jam kemudian Yani melangkah keluar dari dalam kamar mandi."Astajimmmm."Ujar Yani terkejut dengan kehadiran suaminya yang sudah berdiri tegak didepan pintu kamar mandi .
"Ada kelas pagi?".Tnya Kiki .
"Iya ."Jawab singkat Yani .
"Kalau gitu kamu makan dulu sana ,aku akan mandi dulu"Kata Kiki dengan raut wajah datarnya melangkah masuk kedalam kamar mandi .
"Tidak biasanya dia cuek ,ada apa ya?".Batin Yani .
_____________
________
Di Dapur Yani terduduk di kursi meja makan.Entah apa yang sedang ia pikirkan ,sampai ia melamun memperhatikan makan diatas meja .
Menepuk pundak istrinya ."Yan, kenapa tidak makan ?".Tnya Kiki membuyarkan lamunannya .
"Nungguin kamu ,pingin sarapan bareng ."Kata Yani melihat saut wajah suaminya .
"Baiklah, ayo makan ."Ajak Kiki ikut duduk .
Yani mengambilkan makanan untuk suaminya ,sebelum ia mengambil makannya sendiri, selesai itu ia dan suaminya mulai menikmati makanan mereka .
Selesai sarapan pagi ,Yani dan Kiki yang sudah didalam mobil .Kiki pun menyalahkan mesin mobilnya meninggalkan pekarangan rumah mewahnya .
Disepanjang jalan hanya keheningan yang menemani perjalan mereka sampai ditempat kuliah Yani .Setibanya di sana Kiki menghentikan mobilnya didalam halaman tempat istrinya kuliah .
"Aku masuk dulu Ki ."Pamit Yani dengan membuka pintu mobil .
"Tunggu".
Yani menghentikan aktivitasnya ,ia menengok kearah suaminya .
Ccuppp....
Satu ciuman mendarat di kening Yani .
Melepas ciumannya."Sana masuk atau kau akan terlambat."Kata Kiki .
Yani tersenyum dengan menganggukkan kepalanya,ia pun beranjak keluar dari dalam mobil .
Setelah kepergian mobil suaminya ,Yani melangkah masuk kedalam gedung kuliahnya. Sepanjang jalan masuk begitu banyak mata yang menyorot Yani dengan tatap tak suka.
Sampai tiba-tiba ."Woyy."Ujar Riska mengagetkan Yani .
"Kau itu suka banget buat jantung gue sehat ."Kata Yani .
"Heheh."Tawah senyum Riska .
Melangkah masuk beriring kedalam kelas .
Duduk di kursinya ."Ris gimana kabar Zen?".Tnya Yani .
"Baik Yan."Jawab Riska .
Selesai percakapan pendek itu ,pelajaran kuliah pun dimulai ,seperti biasanya .
Ditempat Lilu.
Pukul 09.30 .
Hari ini Lilu hanya ada satu kelas mata kuliah ,dan kelas itu ,akan dimulai pukul 10.00 siang .
Lilu berangkat ketempat kuliah setengah 10. Setibanya dihalaman tempat ia kuliah. Lilu dihadang oleh Dino yang tiba-tiba berhenti didepannya .
__ADS_1
"Hemm ,bisa tidak pergi jangan ganggu saya."Kata Lilu raut wajah malas nya.
"Saya ...."Kata Dino terhenti dengan perhatian melihat Lilu yang melangkah mendahului dirinya .
Menggenggam tangannya."Li. "Panggil Dino.
Menengok dengan raut wajah datar ."Gue kan sudah bilang ,jangan ganggu gue lagi ."Kata Lilu .
"Gue cuma mau tawarkan pertemanan saja ko Li ,kalau kamu tidak mau juga tidak papa."Kata Dino melepas genggam tangannya .
"Tunggu Dino ."Panggil Lilu kepada Dino yang ingin melangkah pergi."Saya mau berteman dengan kamu ."Sambungnya.
Membalikkan badannya menghadap Lilu ."Bener Li ,makasih ya Li .Jujur saya takut sekali kalau kamu tidak mau berteman lagi dengan saya ."Kata Dino senang.
"Yaudah saya masuk dulu ."Pamit Lilu melangkah pergi .
"Okeh Li ."Kata Dino .
Menatap kepergian Lilu ."Lebih baik saya melindungi kamu dengan status sebagai teman ."Batin Dino .
Ditempat Zuan Zoan
Pukul 01.30
Setelah selesainya pelajaran Zuan dan Zoan pulang ke rumah .Mereka berdua seperti biasa ,jalan kaki menyuruh jalanan kota untuk pulang kerumahnya .
Hari ini juga hari pertama kali mereka berdua masuk sekolah ,setelah libur panjang kenaikan kelas.
"Capeknya ,beli es dulu kak haus ."Ujar Zoan dengan membukukan badan sedikit .
Menghentikan langkahnya ."Beli dimana ?".Tanya Zuan dengan raut wajah datarnya .
"Di sana kak."Kata Zoan melangkah mendahului kakaknya .
Zoan langsung saja melangkahkan kakinya pergi ke penjual es dawet ,yang ada didepan toko baju yang mereka lalui .
"Bang es dawet dua ."Kata Zoan .
Beberapa selang waktu ."Ini mas esnya ."Kata Penjual es .
Zoan menerima es itu dulu dan langsung meneguknya .
Setelah Zuan dan Zoan sudah mendapatkan pesanannya ,Zoan langsung melangkah sedikit menjauh dari Zuan kakaknya .
Zuan pun ikut melangkah mengikuti adiknya .Namun tiba-tiba ."Mas mas esnya belum dibayar ."Ujar penjual es .
"Belum dibayar bang ?".Ucap Zuan.
"Belum mas ."Jawab acuh penjual itu.
Mengambil uang disaku bajunya dan memberikannya kepada penjual es itu.
"Ya sudah mas makasih ."Kata penjual itu.
Selesai itu Zuan langsung melangkahkan kakinya menyusul adiknya yang sudah jalan mendahului dirinya .
Zuan yang sudah berada disamping adiknya, tampa diketahui oleh adiknya .Langsung merangkul leher adiknya dari samping ,sampai Adi membungkukkan kepalanya di selah lengan Zuan ."Kalau tidak punya uang itu bilang Zo ."Ujar Zuan .
Zuan terus merangkul leher adiknya itu disepanjang jalan .Tampa mereka sadar ,semenjak awal Zuan merangkul leher Zoan adiknya .Banyak orang yang memperhatikan tingkah lucu mereka .tingkah Zoan yang meronta-ronta tak jelas .
"Kakak ,ketiak kakak bau bangkai kakkkkk."Ujar Zoan meronta-ronta melepaskan diri .
"Saya tidak cium apa-apa ."Ucap santai Zuan .
"Lepaassss kak."Teriak Zoan
"Tidak bisa sudah kelem ."Kata Zuan santai.
Sampai terlintas lahh ide menggelitik kakaknya ,Zoan pun menggelitik Kakaknya .Sampai kak Zuan yang tak sanggup menahan geli pun melepas rangkulan itu .Zoan yang berhasil lepas, langsung berlari meninggalkan kakaknya .
Zuan yang menyadari adiknya kabur langsung ikut berlari mengejar adiknya .
"Astaga kakak adik ."
"Yampun mereka berdua tak henti-hentinya membuat hiburan."
"Lari teruuu Zo ."
"Tidak mampir dulu nak Zu ."
Ucap orang-orang yang sedang memperhatikan tingkah heboh kedua kakak ber adik itu .
Setibanya didepan rumah ,Zoan langsung menghembuskan nafasnya dengan kasar .Sementara itu Zuan yang masih terengah-engah dengan nafasnya langsung melangkah masuk kedalam rumah duluan .
"Kalian sudah pulang ?."Tanya bunda yang sedang memasak di dapur .
"Sudah bun ,bunda masak apa ?".Tnya Zuan mengambil gelas untuk minum air putih.
"Tumis ikan gurame,sama sayur capjai ."jawab bunda ."Dimana adik mu ?".Sambungnya .
"Terkapar diruang keluarga ."Kata Zuan berlalu pergi setelah meminum air putih .
Zuan yang sudah selesai bebersih diri menghampiri adiknya ,yang masih terdampar di atas sova ruang keluarga ."Mandi Zo ,sudah sore ."Kata Zuan .
Bangun dengan malas ."Sepi kak tidak ada Kenji ."Ujar Zoan .
"Kenji kan harus sekolah Zo ."Kata Zuan .
"Kak gimana kalau minggu besok kita ketempat Kenji?".Tanya ajak Zoan .
"Lihat saja nanti ,sudah cepat mandi Zo atau kakak mandikan gimana?".Kata Zuan menggoda .
Melihat raut wajah menggoda kakaknya ."Tidakkkkkkk,bunda kakak homogen ."Teriak Zoan berlari pergi .
Menjijikkan sebelah alinya ."Homogen ."Ujar Zuan ."Homo kali ."Sambungnya berteriak kepada adiknya .
__ADS_1
Dirumah Kiki .
pukul 23.30
Raut wajah camas sangat jelas terukir di wajah Yani saat ini .Yani terduduk di sova ruang keluarga dengan menonton film kesukaannya ,dengan raut wajah yang sangat camas .Kenapa? Yani cemas karna ponsel suaminya tidak dapat dihubungi sejak siang tadi .Ditambah lagi sudah sangat larut malam namun suaminya tak kunjung pulang .
Itu membuat rasa cemas Yani semakin meronta-ronta ."Ittttttsss kemana sihh dia ."Ujar kesal Yani .
"Lebih baik saya tidur ,besok kan ada kelas kuliah pagi ."Batin Yani .
Yani pun beranjak dari tempat duduknya ,mematikan tv dan melangkah pergi naik keatas .Namun sebelum sampai diatas Yani mendengar suara bel rumah berbunyi .Yani memurungkan niatnya untuk naik keatas ,ia kembali berbalik untuk pergi ke pintu depan .
Setibanya didepan pintu Yani langsung membuka pintu rumahnya ,dengan berharap itu suaminya yang pulang kerja.
"Edi ."Batin Yani melihat orang berdiri dihadapannya .
"Maaf aku mengganggu malam-malam ."Kata Edi ."Aku diberi pesan kepada bos Kiki untuk memberitahu anda kalau dia sedang ....."Ucap Edi terhenti .
"Ada apa Di ?".Tnya Yani yang semakin cemas.
"Dia sedang ada urusan bisnis Nona Yani ."Kata Edi mengalihkan perhatian ketempat lain .
"Edi jujur saja ,dia lagi dimana Edi?."Ujar geram Yani yang bercampur dengan rasa cemas .
"Urus bisnis nona ,sumpah aku tidak berbohong ."Kata Edi .
"Bisnis apa?kenapa kamu tidak ikut?".tnya Yani .
"Aku juga tidak tau ."Jawab Edi .
Yani langsung mendekat menarik kerah baju Edi dengan sangat kuat ."Bisnis apa Edi ?".Tnya geram Yani menatap bola mata Edi dengan sangat tajam .
Penjaga rumah Kiki ,yang saat itu masih berjaga didepan rumah .Ikut menjadi panas dingin saat melihat sifat asli istri majikannya.
Yani terus menarik kerah baju Edi ,dan semakin kuat .Dengan terpaksa Edi pun berkata yang sebenarnya .Kalau Kiki sedang pergi menemui ketua gangster terkejam dari Jepang .
"Aku akan pergi kesana ,antarkan aku kesana ."Kata Yani .
"Maaf kalau soal itu aku tidak tau tempatnya."Kata Edi .
"Kenapa dia selalu ikut campur ."Ujar Yani kesal .
"Suami anda sangat kuat dengan pendiriannya ,dan sangat pemberani. Aku harap anda bisa memahaminya ."Kata Edi."Aku permisi pulang ,jika ada apa-apa telfon saja aku .Aku sudah janji akan menjaga anda selama suami anda pergi."Sambungnya .
"Iya ,terimakasih sudah memberitahu."Kata Yani .
Edi pun berlalu pergi dari sana .Semetara itu setelah kepergian Edi ,Yani kembali masuk kedalam rumahnya .
Didalam kamar setelah mendapatkan kabar itu ,Yani menjadi tidak dapat tidur semalaman .Ia terus saja merasa camas memikirkan keadaan suaminya .
Hingga pukul 02.59 malam pun berlalu .Namun Yani tetap tak dapat tidur ,ia terus melihat ponselnya .Sampai ada suara langkah kaki didepan kamarnya .Setelah suara itu terhenti ,pintu kamar terbuka secara berlahan.
"Ehh belum tidur ."Ucap Kiki melihat istrinya yang masih terduduk diatas tempat tidur .
Yani yang tau itu suaminya ,langsung beranjak dari tempat tidurnya berlari memeluk suaminya dengan sangat erat .
Kiki yang tau bahwa dia sudah membuat istrinya cemas ,menerima pelukan itu dengan sangat hangat ."Maaf sudah buat kamu cemas ."Katanya lirih .
Masih dalam pelukan suaminya ."Iya ,yaudah sana mandi ,aku akan panaskan makanannya."Kata Yani .
Yani pun melepaskan pelukan itu ,lalu melangkah pergi. Namun sebelum benar-benar pergi ,Kiki menggenggam pergelangan tangan istrinya .
"Aku tidak lapar ,tapi aku sangat capek ."Kata Kiki ."Mau kah kamu memijat ku ?".Sambungnya.
"Apaaaa?".Batin Yani yang menjerit .
"Baiklah ,aku akan ambil minyak dulu .Kamu punya kan minyak urut ?".Kata Yani .
"Ada mungkin dikotak obat ."Jawab Kiki dengan melepas jas yang ia kenakan .
Yani berlalu pergi mengambil minyak tadi ,di kotak obat .Namun ia tak menemukan minyak itu .
Sampai tiba-tiba."Cari apa non ?".Tnya pembantu dirumahnya .
"Astaga bibi ,aku cari minyak urut bi .Tapi sepertinya tidak ada ."Kata Yani .
"Bibi punya non ,namun tidak yang panas seperti minyak urut biasanya. Minyak bibi wangi non ."Kata pembantu itu .
"Kalau boleh ,aku minta bi ."Kata Yani .
"Boleh non ,bibi ambilkan dulu ."Kata pembantu itu .
"Tunggu bi ,biar saya ikut juga .Kasihan Kan kalau bibi harus bolak-balik ."Kata Yani .
"Baiklah non ,mari ."Kata Pembantu itu .
Setelah mengambil minyak urut dikamar pembantu tadi ,Yani kembali melangkah pergi ke kamarnya.
Setibanya dikamar Kiki sudah terduduk disamping tempat tidur dengan memainkan ponsel miliknya .Apalagi kalau tidak main game di ponsel Yani .
"Sudah dapat Ki ,aku tadi minta ke pembantu ."Kata Yani duduk disamping tempat tidur.
"Kalau tidak ada ,tidak pakai minyak juga tidak apa-apa Yan ."Kata Kiki.
"Kan ada jadi pakai aja ."Kata Yani. "Lagian ini bukan minyak tapi kayak lulur gitu ,baunya harum banget ."Sambungnya mencium bau minyak itu .
Menaruh ponsel Yani diatas meja. "Yaudah ayok ."Kata Kiki melepas kemeja putih yang ia kenakan .
Yani langsung membulatkan matanya disaat suaminya berbaring tengkurap .Bagaimana tidak memasang bola mata jengkal ,Yani melihat bekas luka yang amat besar dipunggung suaminya .
Memegang luka itu ."Ki ,apa ini tidak sakit?".Tanya Yani .
"Tidak ,kan sudah sembuh ."Kata Kiki.
"Kenapa bisa terluka seperti ini Ki?".Tanya Yani .
"Karna tawuran dulu ."jawab Kiki .
"Terus ..."Ucap Yani terhenti oleh ucap Kiki.
"Jika kau bertanya terus ,kapan kau akan memijat ku ."Kata Kiki .
"Iyaiya ."Kata Yani mulai memijat punggung suaminya .
__ADS_1
Selesai dipijat Kiki yang keenakan langsung terlelap dalam mimpinya .Yani yang sudah selesai beranjak dari tempat tidurnya ,untuk cuci tangan .Setelah cuci tangan Yani membaringkan dirinya disamping suaminya yang sudah tertidur pulas .
Memperhatikan wajah polos suaminya saat tidur ."Dia terlihat sangat letih sekali. "Batin Yani di barengi mulai memejamkan matanya.