Kembali Ke Masa SMA

Kembali Ke Masa SMA
49. Dijenguk


__ADS_3


Deringan ponsel Madya memekakkan telinga membuat sang ibu terganggu. Bu Sriyani pun pergi ke ruang televisi agar tak mendegar ringtone keras itu.


Madya memandangi layar ponsel yang warnanya tidak jelas itu. Tertera nama sahabatnya yang memang paling sering menghubungi, 'Asa Lemot'.


📞"Halo, As."


📞"Halo, kamu kemana aja, Mad? Kok nggak pernah kelihatan?"


📞"Sakit."


📞"Kok suaranya biasa aja?"


📞"Uhuk-uhuk, sakit, As. Akh kamu nih. Ada apaan?"


📞"Dua hari yang lalu aku udah kasih tahu orang tua Daniel tentang asal foto itu. Mereka terus datengin Pak Asrul."


📞"Oh, bagus kalau gitu. Mudah-mudahan cepet diungkap."


📞"Aku ke situ ya."


📞"Kenapa? Kangen ya?"


📞"Ikh, nggak lah ya. Ada yang mau aku tanyain."


📞"Iya ke sini aja." Madya memandangi jam dinding, pukul 14.20 siang. Perkiraannya, Asa telah berada di rumah. "Langsung aja ke sini!"


Jarak rumah Madya dengan Asa tak begitu dekat. Butuh 20 menit lamanya untuk mencapai rumah Madya. 2 menit berselang, terdengar ketukan di pintu depan.


Hah?! Buset cepet amat dia sampai. Oh mungkin tadi udah di jalan. Atau mungkin dia punya kemampuan teleportasi? Bisa jadi. Aku aja bisa time travelling. (Madya).

__ADS_1


Ibu Madya yang tengah menonton televisi beranjak dari duduk untuk membuka pintu. Madya buru-buru menyerobotnya.


"Biar aku aja yang buka, Bu."


"Kamu tuh katanya sakit kok bisa lari-lari gitu?"


"Aduh ... kepalaku sakit banget. Tapi kakiku masih bisa jalan kok, Bu. Udah, Ibu duduk aja."


Sakit apa sih dia itu? Apa perlu panggil dukun lagi? (Bu Sriyani).


Madya berjalan mendekati pintu sembari memegangi kepalanya. Acting-nya harus sangat meyakinkan di hadapan ibunya. Bu Sriyani merupakan pemerhati sinetron dan film.


Tayangan favoritnya adalah sinetron 'Kisah Sedih Di Hari Libur' yang dibintangi oleh aktris kenamaan di negeri wakanda yaitu Marsandal dengan pemeran antagonisnya seorang aktris senior bernama Meriang Belatung.


Madya memegang handle pintu dan siap membuka. Biasanya, di sinetron-sinetron, adegan ini diiringi musik misteri. Apakah seseorang di balik pintu itu adalah Asa sahabatnya, atau kah sales penjual panci door to door?


Madya membuka pintu itu.


Lelaki di hadapannya itu tak mengucapkan sepatah kata pun. Dia berwajah datar menatap Madya. Gadis itu telah mengalami beberapa kali jatuh cinta dan patah hati, kemunculan pria di hadapannya ini tetap saja membuat jantungnya berdegup kencang.


Angin berhembus menyapu aroma wangi parfum Abu alias Raihan (Raihan Abu aja wes nyebutnya) menuju ke indera penciuman Madya. Segar.


"Aku nggak disuruh masuk?" tanya Raihan Abu setelah beberapa detik berlalu.


"Ahahahah, i-iya, silakan masuk," kata Madya sembari membuka pintu. Tak lupa satu tangannya memegangi kepala.


"Kepalamu kenapa?"


"Kesleo. Eh, pusing aja."


"Udah ke dokter belum?"

__ADS_1


"Belum, tapi dikasih minyak angin aja sama jamu nanti sembuh kok."


Bu Sriyani menuju ruang tamu. Suara seorang laki-laki berbicara dengan putrinya membuat penasaran. Selama ini tak pernah ada tamu lelaki datang ke rumahnya. Duduk di ruang tamu seorang siswa SMA yang masih mengenakan seragam, wajahnya tampan membuat jiwa keibuan yang mendamba mantu bergejolak.


Bu Sriyani tersenyum, tapi detik berikutnya senyumnya hilang ditelan buto ijo. Ibu Madya kini beraut wajah tak mengenakkan.


"Masnya siapa?"


"Siang, Bu. Saya Raihan, temen Madya."


"Temen apa pacar?" tanya Bu Sriyani dengan dahi mengerut.


"Temen, Bu."


Bu Sriyani mengamati Raihan Abu dari atas hingga bawah. Tak sejengkal pun luput dari pandangan matanya. Wajahnya tambah menunjukkan ketidaksukaan.


"Oh! Kalau gitu saya buatkan minum dulu."


"Nggak usah repot-repot, Bu."


"Kenapa emangnya? Kamu mau bikin sendiri?"


"Ehm ... errr ... ya ya ya, saya bikin sendiri aja, Bu." Lelaki itu berdiri. "Mad, di mana dapurnya?"


"Udah, aku aja yang bikin. Kamu di sini aja!" Madya akhirnya tahu diri juga.


Raihan berbisik, "Aku aja. Ya udah kamu temenin deh. Kamu nggak lihat ibumu mau nyaplok aku?" []


Bersambung ....


__ADS_1


__ADS_2