
Madya merasakan migrainnya kambuh. Ia hampir saja pingsan di hadapan makhluk ke-GR-an dengan kepercayaan diri luar biasa di hadapannya ini.
"Uh ... ehm ...." Madya bingung harus memproduksi kata seperti apa. "Gimana ... ehm ... maksudku, kamu bisa nyimpulin itu karena apa?"
"Karena kamu ngelihatin aku melulu. Waktu ujian Laendler kamu nggak berani lihatin aku. Kamu juga sering salah tingkah bahkan kemarin lari karena saking salah tingkahnya. Terus waktu kamu sama dia bawa foto, kamu takut banget foto itu aku lihat. Jujur deh, itu fotoku, kan?"
Madya melirik ke tanah yang berada di sekitar mereka. Barangkali di sana ada jawabnya ... atau mungkin di rumput yang bergoyang .... (semua itu terkandung dan termaktup dalam lagu ciptaan legend, Ebiet G Ade).
"Coba aku lihat foto yang kemarin kalian pegang dan kalian umpetin pas aku lewat."
"Jangan!" cegah Madya.
Bisa hamsyong gue. (Madya).
Hening ....
Gadis itu benar-benar tidak memiliki inspirasi untuk berkata-kata di hadapan Zulfikar. Namun, bukankah pernyataan seperti ini tak butuh jawaban, kan? Yang butuh jawaban adalah pernyataan cinta, sedangkan ini pernyataan embuh.
Karena produksi kata dalam otak Madya seolah sedang macet (karyawannya mogok kerja karena kurang THR), Zulfikar buka suara. "Atau ... karena ada hal lain?" selidiknya.
"Oh, bukan. Apa yang kamu bilang tadi semuanya bener. Ya ya ya semua bener. Eheheh. Aku jadi malu."
Ya Tuhan, apa aku harus jadian sama Zulfikar? Nehi lah yaw. (Madya).
"Zul, terus kamu ngapain ngomong gini sama aku? Kamu mau nembak aku? Ka-kamu juga suka gitu sama aku atau ke-kenapa?" Madya kesulitan mengucapkan kata-katanya sendiri.
__ADS_1
Amit-amit jabang barbie. (Madya).
Madya menyilangkan jari telunjuk dan jari tengah di balik punggungnya. Dia merasa ngeri jika semua yang dia pikirkan terjadi.
Dia takut jawaban Zulfikar 'iya'. Berarti mereka saling suka menurut Zulfikar. Madya kini sedang memikirkan kemungkinan terburuknya, menjadi sepasang kekasih dengan orang yang paling tak disukainya.
Madya menyiapkan jawaban seputar tidak boleh pacaran dulu, atau ingin konsentrasi belajar, atau telah dikontrak oleh agensi artis sehingga dia harus fokus berlatih nyanyi dan dance. (Padahal suaranya sumbang banget sih, jadi nggak mungkin).
"Aku cuma mau bilang kalau aku nggak punya perasaan apa-apa sama kamu."
Madya menghempaskan napasnya lega. "Syukur ...," gumamnya pelan.
"Apa?!"
Air mata, keluar! Air mata, ayo keluar napa? Aduh udah habis kemampuan acting-ku kukerahkan buat tilangan helm kemarin. (Madya).
Madya memencet hidungnya kemudian ngeden agar air mata keluar dari dua bola matanya. Berhasil, air mata keluar dari sana meski tidak deras.
Aku mustinya dapet piala citra. Oh, apa mungkin takdir baruku di jaman ini jadi artis? Boleh deh besok ikut casting. (Madya).
"Aku bener-bener patah hati. Aku masih 17 tahun bentar lagi 18 dan udah ditolak kayak gini. Gimana aku bisa menjalani hidup abis ini?"
Zulfikar iba melihat tangis Madya. "Ya udah, kalau gitu, apa kita pacaran aja? Aku bisa belajar suka sama kamu kok."
"Eh, enggak mau. Gini, meski aku suka sama kamu, tapi aku nggak mau maksa kamu. Aku justru bakal ngerasa bersalah kalau harus maksain kehendakku. Nanti aku tambah nelangsa, nggak bisa makan nggak bisa tidur."
__ADS_1
Zulfikar mengangguk. Sedangkan Madya masih memiliki banyak pertanyaan dalam benaknya. Namun, dia ragu untuk menanyakan. Salah-salah akan membuat keadaan semakin buruk.
Dengan sangat hati-hati dengan diksi yang dipikirkan sedemikian rupa, Madya bertanya, "Kamu kenapa ngomong gini sama aku? Maksudnya, kalau kamu tahu aku suka sama kamu, buat apa kamu ngomong perasaanmu yang nggak suka sama aku?"
Harus pake nangis lagi nggak nih? Eh jangan ding! Nanti kalau dia kasihan malah mau jadi pacarku. Hah, acting menangis tak selamanya indah. (Madya). []
Bersambung ....
***
promo
TERJEBAK CINTA DUDA AROGANT
(Morata)
Kamu bisa meminta apapun, Termasuk uang adan harta kekayaan dariku. Tapi jangan pernah meminta aku mencintaimu.ucap Damian Perez setelah mengabil sesuatu yang paling berharga dari diri Ayeuna.
Ayeuna bertekad untuk pergi dari hidup Damian perez dan muoakan malam pertama yang terjadi di antara mereka.tetapi siapa sangka,takdir malah membuat mereka tetap terhubung.
Trik dan siasat dilakukan oleh Sania Wijaya, tunangan Damian perez dan juga mantan kekasih Damian sewaktu sekolah dan pernah berselingkuh dengan Leonardo kakak tiri Ayeuna.
Bagaimana jika tiba tiba Ayeuna tau kalau Leonardo ternyata mencintainya?
__ADS_1