
Delon kini berjalan di belakang Zifana, seolah tak kenal saja, dan ini adalah permintaan Nona sombong. Memang status pernikahan mereka sampai saat ini belum diketahui publik, tapi bagi Delon dia tak lagi ingin menyimpan status pernikahannya.
Zifana istrinya, jika ada yang bertanya kedekatan keduanya, dia akan menjawab seperti itu. Mebicarakan resepsi pada Zifana? Bahwa Nona sombong itu masih saja sok jual mahal padanya. Bahkan masih saja bepergian dengan masker hijab yang menyembunyikan wajahnya.
Setelah sampai di lobi, Delon tak bisa lagi jalan di belakang yang seperti ekor. Dia meraih tangan Zifana dan menggenggam tangan wanita cantik itu, menarik tangan Zifana sehingga Delon sedikit lebih cepat darinya.
Zifana membelalakan matanya, bagaimana bisa Delon melakukan ini?
"Kak, kenapa di gandeng?" kesalnya saat melihat tatapan banyak orang menatap ke arahnya.
Arzenio Delon wilantama, lelaki itu terdiam tak menjawab pertanyaan yang dilontarkan Zifana yang baginya sangat tidak penting.
"Kak, tadi kamu setuju untuk tidak bertindak berlebihan!" kesal Zifana lagi.
Delon berhenti mendadak dan memutar langkah menghadap Zifana. Zifana yang tak punya rem cakram menabrak dada bidang lelaki itu, dan keduanya saling berpandangan. Delon yang berada di anak tangga rendah, kini bisa bertatapan intens dengan Zifana karna keduanya hampir sejajar.
"Tadi aku sudah menuruti kemauanmu," ucap Delon sambil mengangkat sudut bibirnya, mengulas senyum tipis.
Zifana membelalakkan matanya, lima menit saja menurut? kemudian membangkang? Oh jadi begitu? Sangat menjengkelkan. Zifana menghela napas panjang, keduanya menjadi pusat perhatian lalu lalang orang yang lewat. Dipastikan mereka mengawasi, bahkan ada yang mengambil gambar. Dan dipastikan wajah Zifana menjadikan banyak orang penasaran.
__ADS_1
"Dengarkan aku Nona, bersama Vely aku seperti memiliki istri simpanan. Walau status jelas, tapi tak sekalipun Vely pergi denganku selayaknya pasangan lain. Bahkan kau juga pernah tersimpan karna terhalang status pernikahanku dengan Vely. Dan sekarang kau minta aku menyembunyikan kemesraan kita?" tanya Delon.
Zifana tampak diam saja, menatap ke arah Delon yang tampak dingin itu.
"Kau istriku, aku tidak perduli kau menolak Nona sombong," ucap Delon dengan suara tegas. Suara dingin, seakan mengintimidasi Zifana.
Zifana mengerjab beberapa kali, bola mata indahnya tampak berbinar. Baginya Delon sangat sweet, sebenarnya dia tidak mau Delon mendapatkan banyak gosib karna status mereka yang belum diketahui publik. Tapi mendengar penuturan Delon membuatnya yakin jika memang Delon tak mau lagi menyembunyikan dirinya.
"Kau yakin kak?" tanya Zifana seolah menegaskan.
"Kau istriku, Zifa. Apa perlu aku mengatakan pada publik sekarang juga?" tanya Delon.
Zifana menggelengkan kepalanya, entah nanti bagaimana pandangan publik padanya, dia tak peduli. Lagi pula wajahnya tertutup masker, dan itu sudah membuatnya sedikit selamat.
"Biarkan mereka penasaran," ucap Delon lagi kemudian membalikan langkah dan menarik Zifana ke arah mobil.
Zifana menundukan wajahnya, menolak juga percuma, karna pada akhirnya Delon tak akan pernah mau mengalah.
Bisik bisik orang diatas, di bawah, di parkiran, terdengar sangat antusias membicarakan kedekatan CEO wilantama grup dengan seorang wanita berhijab yang entah itu siapa, mereka tidak tau.
__ADS_1
Mereka tampak penasaran, karna tak pernah sekalipun Delon bersama dengan wanita, walau dia dikabarkan telah mempunyai putri. Putri? Bahkan putri cantik yang beberapa kali tampak bersamanya, kini tak pernah lagi kelihatan bersamanya.
"Apa istrinya ya? Kan memang kabarnya dulu Tuan Delon juga sudah menikah," ucap salah satu dari mereka.
"Iya mungkin, kalau bukan istrinya mana mau digandeng seperti itu. Bukan mahrom kan," ucap yang lain.
"Mana tau aku, mungkin saja sih. Tak menutup kemungkinan juga, itu salah satu artisnya. Disembunyikan gitu wajahnya, kan sempet juga beberapa waktu lalu dikabarkan dekat dengan modelnya yang bernama Ziera," ucap yang lain.
"Ziera?" tanya yang lain.
"Ya, model cantik yang memasarkan mobil terbaru dan banyak meraih untung. Setelah itu Tuan Delon ke luar negri, bahkan nona Ziera sendiri juga tidak diketahui keberadaannya. Mungkin saja mereka menikah dan Nona Ziera merubah penampilannya," ucap yang lain.
"Entahlah, sebaiknya kita kerja lagi," ucap salah satunya dan membubarkan diri.
Delon dan Zifana tetap melanjutkan langkah dengan tenang, Delon tak perduli apapun. Kini dia membukakan pintu mobil untuk Zifana. Zifana masuk, Delon segera menutup mobil dan berlari kecil ke arah kemudi. Dia melajukan mobilnya ke arah pusat kota. Dia sudah janjian dengan Asti dan suaminya untuk bertemu di pusat kota.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Hai, assalamualaikum readers tercinta.. Jangan lupa ritualnya. wkwk. maaf ya kemarin 1. Othornya ketiduran wkwkwk.
__ADS_1
Sambil nunggu up, baca juga karya temen othor yang pastinya kece banget yak.. Jangan lupa tinggalkan jejak. Kasih dukungan like dan komen, biar bahagia. kalau banyak poinya kasih juga hadiah lo ya.. wkwkwk lope sekebun cabe.