Kembalilah (Istri Kesayangan Tuan Delon)

Kembalilah (Istri Kesayangan Tuan Delon)
IKTD. Selena


__ADS_3

Zifana tampak menatap ke arah Delon, Marvel dan juga Nada. Apa tentang kejahatan ayah dan kakaknya?


"Tunggu, sebenarnya apa yang akan kalian bicarakan?" tanya Zifana sambil mengamati tiga orang di depannya, baby Dirly sudah tertidur pulas dalam bok bayinya. Sehingga, mereka tampak leluasa untuk berbicara.


"Aku hanya ingin menyampaikan beberapa hal saja, berkaitan dengan papa, kakak, dan juga satu wanita yang kami pikir mempunyai hubungan dengan kakakmu," ucap Marvel.


Zifana menghela napas panjang dan mencoba untuk tenang. Marvel dan Delon adalah dua orang yang saling berkaitan. Masalalu mereka sangat rumit, tapi bukankah semuanya sudah selesai? Zifana mencoba tersenyum.


"Katakan saja, jangan membuat aku semakin penasaran," ucap Zifana lagi.


"Disini aku mau minta maaf karna mungkin nantinya akan membuatmu bersedih Zie," ucap Marvel.


"Tapi sebagai sahabat Delon, aku juga ingin tidak ada kesalahpahamam antara kamu dan Delon nantinya karna hal ini, Delon adalah sahabatku. Dia turut andil dalam masalah yang saat itu menghadangku, saat itu" ucap Marvel.


Zifana menghela napas panjang dan menganggukan kepalanya.


"Aku cukup tau itu Tuan Marvel," ucap Zifana.


Zifana menatap ke arah suaminya.


"Apa kau takut membicarakanya sendiri? Kenapa membawa marvel?" tanya Zifana.


Delon membelalakkan matanya, bagaimana bisa istrinya berpikir seperti itu?

__ADS_1


"Aku sebenarnya juga mau membicarakannya sendiri, Sayang. Tapi...."


"Tapi kau takut aku marah? Aku lebih marah jika kamu tidak jujur," ucap Zifana yang saat itu mendengar percakapan antara Marvel dan Delon dalam sambungan telepon.


"Kalian mau membicarakan apa? Kakak dan papaku yang dipenjara? Atau yang lainya?" tanya Zifana pada dua lelaki itu.


Marvel dan Delon tampak membelalakan matanya. Jadi Zifana sudah tau itu?


"Kau sudah tau Nona Zie?" tanya Delon.


Nada dan Zifana saling berpandangan. Keduanya tampak tersenyum. Memang Nada yang memberi tau, tak lama setelah kejadian itu. Bahkan, Zifana tak keberatan jika papa dan kakaknya diberikan hukuman atas kesalahan yang memang dilakukan. Walaupun sebenarnya sangat menyakitkan, tapi itu baginya yang terbaik.


"Aku tau itu," jawab Zifana.


"Ini ulahmu Yang?" tanya Marvel pada Nada.


"Aku hanya ingin Zifana tau di awal, agar tidak ada kebencian. Aku memberi tau, sejak Zifana memutuskan untuk berubah dan memintaku untuk menjadi teman belajarnya," ucap Nada.


Marvel dan Delon menghela napas lega, jadi Zifana sudah tau? Mereka tampak bahagia.


"Dan kau tidak keberatan, Sayang?" tanya Delon yang tampak masih tak percaya. Dipandangnya wajah cantik istrinya itu.


"Awalnya berat, tapi aku tau kejahatan kami sangat kelewatan. Bahkan seharusnya aku juga kalian penjarakan, tapi kalian tidak melakukan itu. Bahkan papa dan kakakku dengan baiknya juga tidak menyeret namaku, kalian semua terbaik," ucap Zifana. Bayangan kejadian kejahatannya pada Nada dan Marvel mengiang di otaknya. Dia memejamkan matanya merasakan sesak yang mendera.

__ADS_1


Delon mendekat dan memegang kedua pipi Zifana.


"Kami memaafkanmu, bahkan kamu sudah berubah. Itu lebih dari cukup," ucap Delon dengan lembut.


Zifana semakin terisak, bayangan kakak dan papanya membayangi pelupuk matanya. Baginya mereka baik padanya walau kelakuan nya salah.


"Bahkan jika kau menginginkan mereka bebas, aku akan mencabut tuntutannya," tambah Marvel.


Zifana tersenyum, Delon menghapus air mata istrinya dengan lembut.


"Buarkan dulu, aku akan memintanya dari kalian jika aku rasa aku merindukan mereka dan tidak bisa dibendung lagi," ucapnya.


Delon menarik Zifana dalam dekapannya. Merasa lega dengan kenyataan ini.


"Jadi sebaiknya kita bertemu Selena sekarang saja," ucap Marvel.


Zifana seketika melepas pelukan Delon.


"Selena?" tanyanya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Maafkan ya.. up nya lama... kalo ada waktu banyak aku usahain up banyak. Dunia nyatanya sangat padat 🙏🙏🙏😂😭

__ADS_1


__ADS_2