Kembalilah (Istri Kesayangan Tuan Delon)

Kembalilah (Istri Kesayangan Tuan Delon)
IKTD. Dendam yang semakin dalam


__ADS_3

"Jadi Delon dan Zifana pasangan suami istri?" tanya Mr Lee dengan wajah datarnya.


Leo mengangguk, orangnya baru saja menemukan informasi tentang Zifana. Bahwa Zifana dan Delon adalah pasangan suami istri hampir enam bulan yang lalu. Itu artinya Delon dan juga Zifana menikah setelah Zifana kabur dari mereka.


Lalu, bagaimana bisa? Bukankah Delon adalah sahabat dari Radit, yang notabenenya mengetahui kajahatan yang pernah Zifana lakukan? Lalu kenapa bisa menikah? Pertanyaan yang selalu mengiang dalam pikiran Leo.


Leo semakin kesal, karna dia menyadari tak mendapatkan undangan pernikahan. Padahal dalam berkas yang diberikan oleh orangnya mengatakan jika Delon, Zifana, Willy dan juga adiknya yang bernama Gisel akan segera menikah.


Apa artinya Delon tau sesuatu? Bagaimana bisa dia dikecualikan dalam undangan sepenting ini? Sempat juga tadi dia menanyakan pada klien yang lain, dan mereka membenarkan. Bahkan Delon akan segera mengadakan acara resepsi, dan mereka juga diberikan undangan.


"Lalu apa langkah yang akan kau tempuh Le? Kenapa masih saja kau mengurus wanita itu? Bukankah dia sudah mengembalikan semua yang pernah kita berikan?" tanya Mr Le.


Ya, memang beberapa hari yang lalu, Leo datang ke sakura grup. Sebenarnya ingin saja bertemu dengan Zifana untuk kembali berbincang. Akan tetapi ternyata Zifana sudah tidak lagi masuk ke kantor.


Mungkin Zifana telah mempersiapkan semua, sehingga ketika pamit untuk pergi dari sakura grup waktu itu, langsung saja manda datang dan meminta waktu untuk bicara.


Leo pun mengiyakan dan mengikuti langkah Manda, Manda memberikan sebuah cek dalam amplop yang sudah dibubuhi tanda tangan Zifana. Sempat kesal dan tak terima, tapi karna dipaksa oleh Manda, pada akhirnya lelaki itu mengambil cek tersebut.


"Ini bukan lagi soal uang pa, bagiku ini adalah sebuah penghinaan, ketika semua orang diundang, dan aku? Aku tidak tau sama sekali, sakit hati dan kesalku pada mereka harus terbalaskan, walau hanya secuil," ucap Leo sambil mengepalkan tangannya. Mr Lee tersenyum sinis.

__ADS_1


"Apa yang kau inginkan dari mereka?" tanya Leo.


"Sedikit bermain main, lama sekali aku tak bermain main, aku harap kepanikan mereka akan membuahkan senyuman dibibirku," ucap Leo.


Mr Lee terkekeh pelan.


"Anggap saja kau menguji rumah tangga harmonis mereka. Memangnya apa yang ingin kau lakukan?" tanya Mr Lee.


"Papa akan lihat nanti," jawab Leo kemudian melenggang pergi.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Padahal, sampai saat inipun Zifana belum bisa diajak bicara oleh Delon mengenai keadaan papanya. Gino menghela napas panjang, rasa sesal seakan menghantuinya.


Sempat juga Delon mengajaknya untuk bertemu dengan Zifana, akan tetapi lelaki yang merasa sangat berdosa pada adiknya itu enggan menerima ajakan Delon, dengan alasan tak mau membuat Zifana bersedih dengan kemunculannya.


Akan tetapi, melihat keadaan papanya yang semakin parah, hati Gino tergerak untuk menemui Zifana nanti, bahkan dia juga ingin menemui Selena, istrinya. Delon juga telah memberikan alamat Selena pada Gino. Benar benar lelaki itu ingin menebus kesalahannya.


"Selena dan Zifana sangat Dekat kak, bahkan Zifana sangat menyayangi Alya, putrimu. Jika aku tak berhasil bicara dengan Zifana, cobalah untuk meminta bantuan pada istrimu, mungkin Zifana akan mendengar jika Selena yang bicara,"

__ADS_1


Ucapan Delon saat itu mengiang di telingan Gino, akan tetapi, jika Zifana saja saat ini belum mau bertemu dengannya. Lalu, apa Selena mau? Bahkan selama pernikahan, dia tak pernah sekalipun membahagiakan istrinya, selalu menyakitinya, bahkan pernah juga dengan terang terangan mengatakan jatuh cinta pada wanita lain.


Apa masih ada kesempatan untuk berbicara pada wanita yang dia sakiti itu? Apa masih ada waktu untuk menebus segala perbuatannya? Rasa bersalah menyeruak dalam benaknya, ketika seharusnya dia menyayangi Selena, mengayomi, menafkahi, nyatanya hanya menyakiti wanita itu saja selama ini.


"Selena, maafkan aku," ucap Gino lirih.


Gino mengetikan pesan pada Delon dan mengirimnya.


De, aku ingin coba bertemu Zifana. Apa boleh?


Tak lama dari itu, satu balasan di terima oleh Gino.


Temui saja kak, Zifa dan Gisel akan ke butik milik Nada. Kakak bisa langsung saja kesana nanti. Karna kalau aku katakan pada Zifa sebelumnya, pasti dia akan menolak.


Oke De, terimakasih.


Sama sama Kak, semoga berhasil.


Gino mengakhiri pesan WA, kemudian melangkah keluar dari rumahsakit.

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2