Kembalilah (Istri Kesayangan Tuan Delon)

Kembalilah (Istri Kesayangan Tuan Delon)
IKTD. Lebih cantik kamu


__ADS_3

Selena memperhatikan penampilan Zifana, dia merasa tenang. Bahkan dia juga melihat Marvel, Delon dan Nada membersamai wanita itu. Apa dia harus mendengar Zifana?


"Kak," Zifana mendekat.


Kali ini Selena tidak menjauh, dia menatap ke arah Zifana. Memandang ke arah wanita yang dulu tidak pernah menegurnya sama sekali.


"Dia keponakanku?" tanya Zifana.


Selena masih terdiam, bagaimana bisa Zifana bersama dengan Nada, Marvel dan Delon? Selena mencoba berpikir jernih. Bukankah Zifana pernah juga jahat dengan Nada?


"Kak," ucap Zifana lagi dan membuat Selena menatapnya.


"Ya, dia keponakanmu. Namanya Alya," jawab Selena. Zifana tersenyum.


"Boleh aku menggendongnya?" tanya Zifana lagi.


Selena menatap Zifana sejenak, merasa Zifana tulus, Selena mengangguk pelan. Zifana yang sangat bahagia antusias mengambil bayi mungil itu dari gendongan Selena.


"Maafkan aku kak, maaf atas salah tingkahku dulu," ucap Zifana saat menimang baby Alya. Netranya menatap fokus pada Selena.


Selena berkaca, dia hanya bisa menangis meratapi masalalunya.


"Kamu tidak salah apapun," ucap Selena.


"Seharusnya aku mengingatkan kakakku," ucap Zifana.


"Lupakan masalalu Zifa, aku tidak ingin mengingatnya," ucap Selena.


"Membicarakan masa lalu, kita sama saja. Manusia penuh dosa," ucap Selena lagi. Zifana menganggukkan kepalanya.


"Kakak memaafkan aku?" tanyanya.

__ADS_1


"Hem," jawab Selena.


Zifana tampak tersenyum, dia mendekat. Selena seolah tau Zifana ingin memeluknya. Dengan antusias ibu satu anak itu memeluk tubuh Zifana.


"Aku memaafkanmu, walau aku tidak tau bagaimana hubunganku dengan kakakmu kedepannya," ucap Selena.


Zifana tersenyum, dia hanya bisa bernafas lega. Semoga saja hubungan kakak dan kakak iparnya bisa diperbaiki.


Selena melepas pelukannya, Netranya tak sengaja menatap Delon yang memandang Zifana penuh cinta. Hatinya terasa ngilu. Segera wanita cantik itu mengalihkan pandangannya. Kenapa dengan hatinya?


Delon tampak bernapas lega, menatap Zifana yang menggendong bayi membuat wajahnya berseri. Dia mendekat dan berdiri di belakang Zifana. Delon yang lebih tinggi mengulur tangannya menyentuh pipi bayi mungil itu.


"Dia sangat cantik," ucap Zifana.


"Jauh lebih cantik kamu bagiku," ucap Delon dengan lirih. Hanya telinga Zifana yang mendengar. Dan dipastikan wajahnya bersemu merah.


"Kita akan memiliki yang tampan nantinya, sangat tampan sepertiku," ucap Delon. Tangan nakalnya berkelana mengusap perut datar Zifana. Dan dipastikan tak ada yang tau, membuat desiran halus yang menghangatkan perasaan Zifana.


Keduanya sangat mesra, hingga tatapan Selena tampak menduga duga. Ada hubungan apa diantara Delon dan Zifana?


Selena menepis perasaan yang membuncah di dadanya. Ada apa dengan perasaannya?


"Kak, dia sangat mirip dengan kak Gino," ucap Zifana sambil menatap Selena.


Selena tersenyum miris, nama itu membuat dia mengingat betapa jahatnya lelaki yang berstatus sebagai suaminya itu.


Luka yang dia dapat dari Gino seolah tersembuhkan dengan keberadaan Delon beberapa bulan ini. Walau tidak setiap saat ada, tetapi lelaki itu selalu memberikan solusi saat dia membutuhkan. Walau sebenarnya Andreas yang selalu mendatanginya.


Jatuh cinta pada Delon? lelaki yang diketahuinya telah beristri itu? Entahlah, yang jelas dia menahan diri untuk tidak memupuk cintanya.


Lalu, bagaimana bisa Delon dan Zifana sedekat ini? Pertanyaan itu mengiang di kepala Selena.

__ADS_1


"Ya, dia sangat mirip dengan papanya, walau tidak diakui," jawabnya.


Zifana menoleh, menatap ke arah Selena yang tampak bersedih.


"Lain kali aku akan membicarakan ini dengan Kak Gino, aku harap kakak bersabar. Saat ini Kak Gino menjalankan hukuman atas apa yang dilakukan dimasa lalu," ucap Zifana.


Selena hanya tersenyum, tak berharap banyak pada lelaki yang banyak menorehkan luka dalam dirinya itu.


"Delon, apa kau tak tau malu? Bagaimana bisa kau memamerkan kemesraan di sini. Bukan kau saja yang beristri, aku juga," protes Marvel pada sahabatnya.


Delon menoleh dan tangannya merengkuh Zifana, sehingga Zifana dan dia dekat dan merapat.


"Kau bisa melakukannya sesukamu, lagi pula aku hanya memeluknya. Jauh lebih sopan diriku, dari pada kau yang memperlihatkan lebih dari ini padaku," ucap Delon.


Marvel dan Nada tampak membelalakan matanya. Nada dan Marvel yang pernah terpergok berciuman oleh Delon tampak tak terima.


"Heh, itu karna kau yang tak sopan mengikuti kami," kesal Nada.


"Lagi pula saat itu masih pengantin baru, hubungan kami juga belum membaik," lanjut Nada.


"Yang, jangan keras keras juga dong, kan malu," kesal Marvel.


Zifana hanya terkekeh melihat tingkah sahabat dan suaminya itu. Delon merengkuh pinggang Zifana dan menatap Nada dan Marvel sambil tertawa.


Selena menghela napas panjang, jadi istri Delon adalah Zifana? Jadi selama ini iparnya yang menolong? Apa ikatan ini yang membuat dia nyaman?


Selena, tolong jangan menciptakan api. Meredam semua lebih baik dari pada terjadi hal yang tidak diinginkan. Hilangkan perasaanmu. batin Selena.


Delon, Zifana, Nada, marvel dan Selena tampak mengobrol saat baby Dirly dan juga baby Alya tertidur pulas. Mereka tampak bercengkrama dengan Riang.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


__ADS_2