Kembalilah (Istri Kesayangan Tuan Delon)

Kembalilah (Istri Kesayangan Tuan Delon)
IKTD. Kembalilah (Istri kesayangan Tuan Delon)


__ADS_3

Suara lantang Delon membuat Zifana menghentikan langkahnya. Air matanya semakin deras. Sesak di hatinya sangat terasa. Apa maksud Delon?


Delon terdengar melangkah ke arahnya, Zifana masih berdiri dengan menahan kesesakan di dada yang seakan bergemuruh.


Tak lama dari itu, Delon berdiri di depan Zifana memegang kedua pipi Zifana yang sangat sembab itu. Dia mendongakkan wajah Zifana ke arahnya. Menatap lekat wajah Zifana yang cantik mempesona di dalam balutan hijab yang menghiasi wajahnya.


Zifana terdiam, rasanya dia ingin memberondong pertanyaan pada suaminya itu. Bagaimana bisa? Kenapa begitu? Apa benar Elia bukan putrimu? Lalu, apa maksudmu kalau wanita itu telah menceraikanmu tiga tahun lalu? Akan tetapi berbagai pertanyaan itu hanya mampu lewat di pikirannya, tanpa terucap dengan kata.


Zifana malah mencoba melepaskan dirinya dari sentuhan Delon.


"Zifa aku mohon dengarkan aku, oke aku salah, aku banyak sekali dosa padamu, menyakitimu, melukaimu. Aku tau itu Zifa, tapi tolong dengarkan aku dulu, sebentar saja," ucap Delon penuh pengharapan.


Zifana yang tadinya menggebu ingin pergi, kini terdiam. Rasanya tidak adil jika tidak mendengarkan apa yang akan diucapkan Delon. Pada akhirnya dia menganggukkan kepalanya dengan keterpaksaan.


Delon tampak tersenyum dan reflek menarik Zifana dalam pelukannya. Bersyukur pada sang maha pencipta yang telah memberikan kelapangan hati istrinya untuk mendengar keluh dan kesahnya.


"Aku memberikanmu kesempatan untuk bicara, bukan untuk memeluku seperti ini, Tuan Delon yang terhormat," ucap Zifana dengan ketus.


Sebenarnya dia sangat bahagia. Bahkan, hatinya sangat berbunga sekali. Tapi ego dalam hatinya juga masih menyimpan lara, meski Delon mengatakan hal yang tak dipikirkan sama sekali sebelumnya dan dipastikan hal itu menambah penasaran dalam benaknya.


Delon terkekeh dan melepaskan pelukan itu. Dia menatap istrinya yang cantik jelita.


"Oke, maaf. Aku terlalu bahagia zifa, setelah sebulan lebih aku mengalami Depresi. Saat ini aku rasa aku benar benar bahagia dan sembuh karna menemukanmu," ucap Delon.

__ADS_1


Zifana terdiam, kabar Delon depresi memang dia dengar. Tapi penyebab utamanya tak dia ketahui. Yang dia pikir, Delon depresi karna kejadian kecelakaan yang menimpa Elia, dan itu karna dirinya.


Kini Delon berjalan ke arah dekat jendela, memandang gedung gedung tinggi yang nampak dari tempatnya berdiri. Sedangkan Zifana tampak berdiri di belakangnya.


"Wanita itu telah menggugat cerai dan disetujui oleh pengadilan tiga tahun lalu, tanpa sepengetahuanku," ucap Delon dengan tenang, dia menatap sana. Dengan perasaan sakit yang bermunculan saat mengingat kejahatan mantan istrinya.


"Dia yang mengatakan berobat di luar negri, ternyata dia tidak pernah sakit. Dia disana malah menikah dengan orang lain Zifa," ucap Delon.


Deg


Hati Zifa seakan perih, mendengar keluh kesah Delon.


"Wanita itu memintaku menikah lagi dengan dalih Elia butuh mama, aku pikir adalah kelapangan hatinya karna penyakit yang dia derita. Namun nyatanya itu hanya pencitraan semata agar aku semakin percaya. Bodohnya aku, kabar itu aku ketahui beberapa hari setelah menikah denganmu," ucap Delon dengan perasaan yang sedih.


"Elia, adalah satu satunya benteng pertahananku untuk tetap baik padanya dan membiarkan dia hidup seperti sebelumnya. Karna aku berpikir, walau bagaimanapun dia adalah ibu dari anakku. Tapi nyatanya, Elia adalah putri kandung Asti yang diambil paksa wanita iblis itu untuk memperlancar segala tipu dayanya padaku," ucap Delon sambil memejamkan matanya. Merasakan desiran sakit yang menyayat hatinya.


Dia merasakan luka yang begitu perih saat mengingat kejahatan mantan istri pertamanya. Zifana menundukan kepalanya.


"Zifa kamu tau, andai saja tidak ada kamu saat kabar itu aku dengar. Mungkin aku sudah gila Zifa, kamu ada disaat aku dalam keadaan yang tidak baik baik saja. Kamu memberikan ketenangan padaku, tapi nyatanya kamu juga yang menerima segala cela dariku karna perbuatan wanita iblis itu," ucap Delon dengan memejamkan matanya menetralisir hatinya yang sakit.


Zifana meneteskan air mata, dia tak sanggup untuk berkata lagi. Delon memutar langkahnya dan menatap Zifana yang menunduk. Dia membawa tatapan mata Zifana ke arahnya. Sepasang suami istri yang terpisah lama itu tampak saling menatap lekat.


"Zifa, ketika saat itu aku menyalahkanmu atas kecelakaan yang menimpa Elia, maka saat saat ini aku berterima kasih. Mungkin ini sudah menjadi jalannya aku mengetahui semuanya. Dari situ aku tau Elia bukan darah dagingku, nyatanya Elia adalah putri Asti, asisten pribadimu," ucap Delon.

__ADS_1


Zifana menutup mulutnya dengan kedua tangannya, pantas saja dia merasa mbak Asti mirip sekali dengan orang yang dia kenal. ternyata Mbak Asti ibu Elia yang dia pikir anak sambungnya?


"Elia diambil sejak lahir oleh Wanita iblis itu untuk memperlancar aksinya membodohiku," ucap Delon.


Zifana tampak berderai air mata, dia tau perasaan Delon pasti sangat hancur sekali saat itu. Mendapati putrinya kecelakaan sudah membuatnya hancur, dan mendapati kenyataan bahwa dia bukan putri kandungnya pasti membuatnya semakin hancur.


"Zifa, aku tau semua itu karna kamu. Bahkan kedatanganmu padaku adalah sebenarnya adalah cahaya yang mampu menerangi kebodohanku selama ini. Tapi bodohnya aku malah menyalahkanmu atas semua yang terjadi dan memintamu pergi," ucap Delon penuh penyesalan.


"Kamu adalah berlian terindah, memberikan kesejukan kenyamanan padaku. Berhasil memberikan cinta dan kasih sayang yang tulus, tapi belum bisa aku pastikan saat itu sehingga aku menyakitimu," ucap Delon.


Delon dan Zifana saling memandang, emosi yang ada dalam diri Zifana seolah menghilang tanpa minta izin. Delon mengusap air mata di pipi Zifana dan menatap Zifana dengan teduh.


"Zifa, mungkin saat itu aku sudah jatuh cinta padamu. Tapi aku punya hati, aku bukan casanova atau pemain wanita. Aku tidak bisa sekaligus melepaskan dan menerima cinta dalam satu waktu. Butuh proses untuk ku bisa memahami bahwa sesungguhnya aku sangat mencintaimu, saat kamu telah pergi meninggalkan aku," ucap Delon dengan pelan.


Deg


Jantung Zifana berdetak hebat, tubuhnya semakin lunglai. Dia terhuyung mundur. Delon mengatakan cinta padanya? Segera Delon menarik istri cantiknya dalam rengkuhannya. Mengusap air mata Zifana yang meleleh di pipinya.


Zifana menangis dalam dada bidang Delon, dia merasakan sesak yang sama. Jadi saat itu Delon juga hancur seperti dirinya? Jadi semua ini yang membuat Delon pada akhirnya Depresi? Zifana menangis pilu dalam dekapan Delon, Delon juga mengalirkan air mata. Tapi ada Zifana dalam pelukannya mampu membuatnya menjadi kuat.


"Zifana, maafkan aku. Kembalilah, kau bukan istri simpananku. Kau istri Kesayangan Tuan Delon," ucap Delon lirih.


Zifana memejamkan matanya, merasakan sesak, lara, bahagia. Semuanya bercampur menjadi satu dalam benaknya.

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2