KEMBALINYA SANG PENGUASA

KEMBALINYA SANG PENGUASA
101. Cincin penyegel benua


__ADS_3

"Tuan, sampai kapan anda menggunakan topeng busuk itu! jika anda bertemu dengan lawan yang lebih kuat, dipastikan wajah asli anda akan ketahuan, itu akan sangat berbahaya. Jangankan Iblis, Dewa pun akan memburu kita" mata Yang Lun terus memperhatikan Yang Xuan.


"Bukankah aku lebih tampan seperti ini! rambut berwarna warni, tidak ketinggalan dengan alis, mataku juga berubah-ubah warna, Hahaha..." sambil mendengus menatap mata Yang Lun yang naik turun menatapnya.


"Energi langit dan bumi dari rembesan aura tuan juga bercampur dengan energi kematian. Itu artinya seseorang yang jauh lebih kuat dari tuan telah muncul di wilayah ini, aku yakin tuan pasti menyadarinya" berbicara sambil menutup mata.


"Cih... Aku mengerti kekhawatiran mu, aku tahu apa yang harus aku lakukan" sembari mengedarkan pandangannya keseluruh penjuru cincin penyegel benua dengan mata emas bersinar terang.


"Baik, aku akan menantikannya. Aku akan melihat dengan jurus mu yang berantakan itu, Apakah Tuan sanggup melawan jendral iblis? Jika anda terluka, Aku akan menertawakan kebodohan itu. Hahaha" Sambil meninggalkan Yang Xuan dengan mulut terbuka lebar.


Yang Xuan tahu maksud dari Yang Lun, semua jurus yang dia pelajari belum ada yang sempurna, semua masih di tahap lima puluh persen. Walaupun Kitab kuno terlarang Klan Surya tidak bisa di gunakan sesuka hati di benua kultivator tersebut, tidak ada salahnya untuk terus mempelajarinya. Itulah yang dipikirkan oleh Yang Lun.


Setiap Yang Xuan menggunakan jurus dari kitab terlarang tersebut, maka langit akan murka, petir akan marah dan angin halilintar pasti mengamuk. Itu disebabkan karena energi langit dan bumi di benua kultivator tersebut sangat tipis dan tidak akan mampu untuk menopang jurus yang dia gunakan.


Yang Xuan juga tahu benua kultivator tidak akan mampu menyuntikkan energi langit dan bumi kepada jurus yang dia gunakan. Dia hanya menggunakan jurus dari kitab terlarang semata hanya karena sudah di kuasai oleh amarah dan dendam.


"Hmm... Sudah waktunya meningkatkan semua keterampilan, walau harus memasuki neraka terlebih dahulu" gerutu Yang Xuan kesal karena dia harus memasuki pagoda api berikutnya untuk menyerap inti api ilahi.


"Tapi sebelum itu aku harus menyelesaikan sesuatu terlebih dahulu" gumam Yang Xuan meleset kelangit menuju wilayah selatan.


Dari ketinggian dia tidak sengaja melihat Pohon sisik naga perak yang akan berevolusi. Dia memutuskan untuk mendekat karena penasaran apa yang di lakukan Long Zhi disana.


"Long Zhi apa yang kau lakukan di situ?" tanya Yang Xuan sambil memandangi pohon Sisik naga perak tersebut yang mulai berbunga sambil berevolusi.


"Tuan, Aku hanya menyuntikkan energi kepada pohon langka ini agar cepat berevolusi, karena aku sangat menginginkan buahnya untuk di tumbuhkan, apakah boleh tuan?" Tanya Long Zhi penuh harap.


"Baik, Menjauhlah, aku akan membuat pohon langka ini cepat berbuah jika klan Naga menginginkannya." lalu membuat segel tangan kemudian membuka telapak tangannya dan menciptakan sebuah bola dari energi. lama kelamaan bola energi itu membesar setelah dirasa cukup Yang Xuan melemparkannya pada pohon langka tersebut.


"Tuan, terimakasih. Aku akan merawatnya dengan baik" senyum sumringah muncul di bibir Long Zhi.


"Ya, aku rasa juga begitu, karena kita juga membutuhkan getahnya, maka kau harus merawatnya dengan baik" kata Yang Xuan karena pohon curian itu ternyata banyak juga manfaatnya.


"Kalau begitu aku pergi dulu" langsung terbang menuju wilayah selatan yang disegel oleh Yang Lun khusus penjara para iblis.


Hanya hitungan detik Yang Xuan sudah tiba di tempat tujuannya, dia langsung mengurangi kecepatan terbangnya dan menukik kesebuah bangunan di atas bukit. Sebelum kakinya menginjak tanah dia menggerakkan tangannya beberapa kali seketika segel dan formasi menghilang, dia langsung turun kebawah dan melangkah secara perlahan menuju salah satu bangunan kuno dan masuk kedalamnya.


"Bagaimana kabar kalian? maafkan aku karena tidak pernah mengunjungi kalian dan aku sangat menyesal" Lalu tertawa keras. Kemudian mengeluarkan api dari telapak tangannya setelah itu memadatkannya, Kobaran api tersebut berubah menjadi ratusan pisau api.


Melihat itu, bukannya para iblis itu menjadi takut, mereka bahkan menyeringai seperti menantikan kematian, karena bagaimanapun kematian lebih baik menurut mereka dari pada disiksa.

__ADS_1


"Kuharap kalian bisa diajak bekerja sama, karena sebelum aku memulai pekerjaanku untuk menguliti kalian, adakalanya kalian membuka mulut" dengan tatapan nyalang dan terus mengintimidasi.


Berapa orang Jendral kalian yang di utus kebenua kultivator ini?"


Para iblis tersebut seakan tidak peduli dengan gertakan Yang Xuan, mereka semua seperti saling pandang lalu menyeringai sambil menatap Yang Xuan. Mereka terlihat lebih baik disiksa dengan cara kejam dari pada membuka mulutnya.


"Kalian memintanya. Baiklah... "


Wush...


Yang Xuan terus menggerakkan tangannya dan menyiksa para iblis tersebut, awalnya dia ingin menyiksanya dengan elemen anginnya. Lama kelamaan dia pun menikmatinya dan terus menggunakan elemen lainnya dan bahkan semua keterampilan yang dia miliki. Dia tidak peduli lagi apakah iblis itu mau bicara atau tidak.


"Ternyata mereka berguna juga untuk meningkatkan kekuatanku, tidak sia-sia aku merawatnya..... " dalam hati Yang Xuan diam-diam tertawa senang.


Sepertinya Yang Xuan sudah menemukan mainan baru, dia terus menyiksanya hingga beberapa jam dan terus mengasah setiap keterampilannya.


Setiap Yang Xuan melepaskan segel dari tubuh iblis itu, iblis tersebut pasti mengamuk membuatnya senang, dan iblis itu juga memiliki tingkat penyembuhan yang luar biasa. Setiap iblis itu terluka pasti akan sembuh dengan sendirinya.


"Dasar iblis sialan, kalian berpikir aku tidak tahu kelemahan kalian, tunggu saja waktunya tiba," batin Yang Xuan sambil menghentikan permainannya. Kemudian mengeluarkan api surgawi dari tangannya dan membakar tubuh iblis yang bermain-main dengannya tersebut.


"Setiap aku berkunjung, maka salah satu di antara kalian akan berubah menjadi debu, terimakasih sudah menjadi ajang latihan ku" kemudian menyegel kembali bangunan tersebut dan terbang kearah barat.


Iblis lainnya hanya menyeringai melihat kepergian Yang Xuan, seakan mereka tidak peduli penyiksaan kepada saudaranya.


Yang Xuan langsung mengeluarkan semua tahanan kecuali leluhur sekte angin timur, Cao Bun, Hong Fu, Hong Zhun dan Nan Shang. lalu dia memberikan pil regenerasi setiap tahanan, setelah itu dia membuka segel di tubuh mereka.


"Pulihkan diri kalian aku akan memberikan waktu satu jam, siapa pun yang bisa menyentuh tubuhku dengan pukulan atau senjata kalian maka aku akan membebaskannya" ucap Yang Xuan penuh percaya diri karena para tahanan itu tidak berguna lagi baginya, Lebih baik dia mengakhiri penderitaannya dari pada menyiksanya


Setelah satu jam berlalu Yang Xuan membawa mereka kehalaman latihan beladiri, dia juga memberikan pedang tingkat surgawi kepada mereka, dan dia hanya menggunakan pedang tingkat langit.


Hanya membutuhkan beberapa detik semuanya mati dengan kepala terbelah dua.


"Ciih... Buat apa bersekutu dengan iblis hanya satu serangan dariku mereka tidak sanggup menangkisnya" gerutu Yang Xuan kesal lalu ia menyuruh Baihu untuk menkonsumsi para tahanan tersebut.


Setelah itu yang Xuan kembali menuju penjara. Dia memperhatikan kelima orang Yang tersisa. melihat Yang Xuan kembali lagi, kelima orang tersebut hanya bisa menunduk dan pasrah atas nasib mereka.


"Jangan berharap bisa bunuh diri ketika sudah menjadi tawanan ku, Nikmatilah hari-hari kalian untuk beberapa tahun kedepan. Sebelum aku bisa mengumpulkan kalian semua."


Mereka hanya bisa menatap Yang Xuan dengan tatapan yang sulit diartikan, karena mereka sudah tahu tempat itu seperti apa.... karena setiap tahanan yang bertambah maka tahanan lainnya akan memberitahukan tempat itu lebih buruk dari neraka.

__ADS_1


"Aku tidak peduli apakah darah yang mengalir di tubuh ini sama dengan darah yang mengalir di tubuh kalian, yang pasti kalian akan menuai apa yang kalian tanam"


Ucapan Yang Xuan membuat mereka menyesal, karena Yang Lainnya sudah tahu dari Cao Bun atas kesalahan mereka.


"Cao Bun, jangan berpikir kau sudah tersiksa begitu lama disini, perbedaan dunia ini dengan dunia luar sangat jauh, satu bulan disini sama dengan satu hari di dunia luar, aku yakin kau bisa menghitungnya,"


Cao Bun tercengang mendengar ucapan Yang Xuan, dia terlihat begitu tersiksa, dia berpikir dunia tempatnya sekarang sama dengan dunianya yang dulu, mungkin itulah penyebabnya dia ingin bunuh diri, dia bahkan menatap Yang Xuan dengan tatapan nyalang karena menahan amarah, Satu tendangan membuatnya kembali tenang.


"Hong Zhun, Kau sudah merasakan bagaiman kerasnya taring baihu bukan, maka mari kita bekerja sama supaya tidak akan terjadi hal-hal yang tidak di inginkan." seringai jahat muncul di bibir Yang Xuan membuat tubuh Hong Zhun mulai bergetar.


"Ba... Baik tuan..." jawab Hong Zhun tergagap.


"Siapa orang yang bekerja sama denganmu di kerajaan air?" sambil menciptakan tombak dari tanah membuat Hong Zhun ketakutan.


"Jendral Yong dan raja kota tengchong tuan... " Jawab hong Zhun dengan cepat. karena melihat tombak bermata tiga itu secara berlahan-lahan terbang kearahnya.


"Bagus. Kau memang sangat luar biasa, aku sangat senang bekerja sama dengan anda" sambil menarik kembali tombak tersebut kemudian melemparkannya kedalam kehampaan.


"Katakan dimana markas kelompok bajak laut!" kembali menciptakan ribuan pisau angin.


"Disebelah barat pulau sihai tuan, tepatnya sebelah barat danau rong" melihat pisau meleset dengan kecepatan tinggi kearahnya membuat jantung Hong Zhun hampir melompat dari tempatnya.


"Bukankah markas kelompok bajak laut berada di sebuah kapal yang karam di pinggir semenanjung Lei Zhu" Yang Xuan bertanya kembali sambil mengganti pisau angin dengan ratusan energi chakra surya.


"Bukan tuan, kapal yang karam itu hanya untuk para tahanan"


"Apakah Putri Hai Rong.....


" Ti... daaaaak Aaaah... " teriak Hong Zhun kesakitan.


"Tidak.... tidak.... Aku tidak menyekapnya di sana. Putri Hai Rong berada di rumah kepala desa di sebelah utara danau rong tepatnya di terowongan bawah tanah" Dengan nafas tersengal-sengal dan suara serak Hong Zhun menjawab pertanyaan Yang Xuan dengan cepat karena dia tidak mau membuat monster di depannya semakin murka.


"Apa maksudmu dengan terowongan....?


"Tuan, terowongan itu di bangun dari markas kelompok bajak laut sampai kedanau rong. kemudian terowongan itu di gunakan untuk bersembunyi dan menciptakan pasukan yang akan menyerang kerajaan air dan menggulingkan kekuasan raja Qian fan" jawab Hong Zhun lemah sambil memegang dadanya.


"Terimakasih atas kerjasamanya, lain kali kita akan mengadakan pertemuan lagi dan gunakan sumberdaya dengan baik supaya bisa lebih lama untuk bertahan hidup" detik berikutnya Hong Zhun kembali terbang dan menghantam jeruji besi.


Hong Zhun kembali berteriak kesakitan setelah terbang kembali kesudut ruangan dan memuntahkan darah segar dari mulutnya, sambil menatap kepergian Yang Xuan dengan tatapan kosong, seakan dia menyesali semua perbuatannya setelah bertemu kucing kecil yang terus menyiksanya.

__ADS_1


Melihat hal tersebut Hong Fu dan Nan Shang bergidik ngeri karena mereka juga pasti mendapatkan hadiah yang tidak kalah bagusnya dari Hong Zhun.


Teriakan-teriakan dari tahanan tersebut bukannya membuat Baihu terganggu dia malah mendengkur tidur di bawah pohon kehidupan didepan penjara tersebut. sesekali dia memakan daun pohon kehidupan tersebut karena sangat berguna untuk meningkatkan kekuatannya. walaupun dia terlihat tidur seperti itu tapi sebenarnya bagi binatang buas itu adalah latihan dan menyerap energi di sekitanya.


__ADS_2