KEMBALINYA SANG PENGUASA

KEMBALINYA SANG PENGUASA
89. Memusnahkan organisasi harimau gunung


__ADS_3

"Crash.... "


Kepala tetua itu terbelah dua, sebelum kesadarannya hilang, bahkan dia belum percaya akan mati semudah itu, sia-sia sudah latihannya selama puluhan tahun.


Melihat saudara mereka mati puluhan tetua yang menyaksikan pertarungan tersebut, seketika mengambil posisi dan melepaskan serangan mereka masing-masing.


"Keluarkan kekuatan penuh kalian jangan remehkan kekuatan lawan, dan pakai pusaka masing-masing," Teriak ketua mereka sambil menaham amarahnya, puluhan tahun dia menciptakan kelompok itu, hanya untuk mendukung putra mahkota Hong Zhun, tapi dalam sekejap markas mereka luluh lantah hanya karena seorang pemuda.


"Dari mana bajingan ini muncul. Kenapa aku tidak pernah mendengar namanya atau melihat wajahnya sebelumnya."gumam ketua kelompok tersebut sambil membaatu pertarungan bawahannya.


Pertarungan Yang Xuan dengan kelompok tersebut tidaklah berimbang walaupun satu melawan puluhan orang, pertarungan itu begitu didominasi oleh Yang Xuan, membuat dua tetua tiba-tiba keluar dari dalam formasi.


Mereka ingin menaklukkan Yang Xuan dengan cara lain, sebab jika terus bertarung seperti itu, insting mereka mengatakan akan mati dalam beberapa tarikan nafas lagi.


"Tetua Li saat aku menyerang pemuda itu, kalian harus menjeratnya dengan ilusi," bisik ketua kelompok tersebut.


"Baik ketua" jawab tetua Li dengan cepat.


Tiba-tiba puluhan lawan Yang Xuan membuat lingkaran di udara, mereka ingin mengunci pergerakannya. walaupun mereka kesusahan dan mendapat serangan balik akan tetapi mereka terus berusaha. berkat bantuan ketua mereka akhirnya mereka memiliki kesempatan untuk melakukan sesuatu.


"Sekarang... " teriak ketua kelompok tersebut


Kedua tetua sebelumnya yang keluar dari formasi mereka, seketika menggerakkan tangannya untuk membuat segel ilusi, kedua tetua itu membuat segel tangan yang cukup rumit, lalu mengarahkan tangan mereka kepada Yang Xuan, bersamaan dengan itu sebuah lingkaran sihir yang lumayan lebar muncul di bawah kaki dan di atas kepala Yang Xuan. yang memancarkan cahaya ungu yang sangat menyilaukan disertai aura kematian yang begitu pekat.


"Hahaha ..... Nikmatilah siksaan dari penjara ilusi kematian.


Sebelum mereka berhasil membuat ilusi, Yang Xuan Juga diam-diam membuat ilusi, bahkan ketua kelompok tersebut tidak menyadari akan hal itu, karena terlalu fokus untuk mengunci pergerakan Yang Xuan, tidak butuh waktu lama bagi Yang Xuan untuk membuat ilusi tersebut, hanya hitungan detik ia sudah selesai membuatnya.


Tiba-tiba cahaya ungu tersebut masuk kedalam tubuh Yang Xuan, saat cahaya itu masuk kedalam tubuhnya Yang Xuan Merasakan seperti berpindah ke dimensi lain, atau lebih tepatnya kesadarannya di bawah pengaruh ilusi.


Yang Xuan merasakan seperti berada di dunuia bawah sebuah tempat yang sangat mengerikan dan cahaya pun hanya terlihat samar akibat di tempat tersebut di penuhi olah asap hitam yang begitu tebal, aura kematian bahkan sangat pekat.


Hewan-hewan mengerikan pun muncul dari mana-mana hewan-hewan tersebut terus mengejar Yang Xuan, tidak lama kemudian dari asap hitam tersebut muncul ribuan iblis bertanduk dan bermata satu bahkan mata iblis tersebut berwarna merah darah dan mata itu seperti terus menyala, tubuh iblis itu juga seperti terbuat dari asap hitam dan iblis itu juga sepertinya ingin menghadang langkah Yang Xuan.


Sebagai pengguna formasi ilusi atau bermacam-macam ilusi, bukanlah hal yang sulit bagi Yang Xuan untuk keluar dari pengaruh ilusi tersebut.


Yang Xuan mengedarkan aura spritual nya, tidak lama kemudian ia merasakan sesuatu yang aneh dari dua arah tempat yang berbeda, kemudian ia mengaktifkan mata emasnya, dan langsung meleset ketempat tersebut.


Yang Xuan mengayunkan kapaknya kearah asap Yang Paling tebal dan paling luas tersebut, tiba-tiba asap tebal tersebut hancur berkeping-kepung saat energi dari kapak berlian menghantamnya, akan tetapi asap tersebut menyatu kembali saat Yang Xuan akan keluar.


"Luar biasa..... aku yakin kultivator tingkat illahi belum tentu bisa keluar dari tempat ini, sebelum tubuh mereka mengering di hisap oleh aura kematian ini," batin Yang Xuan.


Yang Xuan mengaktifkan mata emasnya kembali dan memperhatikan kepada seluruh penjuru. dan ia kembali meleset pada suatu tempat.


"Jika ilusi ini ditopang oleh pilar atau pusaka bahkan aku akan kesulitan keluar dari pengaruh ilusi ini, walaupun aku sudah tahu bahwa ini ilusi." Batin Yang Xuan sambil menancapkan kapaknya pada batang salah satu pohon besar.


Ketika kapak berlian menancap pada batang pohon tersebut Yang Xuan mengalirkan unsur energi Qi Nya, seketika batang pohon tersebut hancur berkeping-keping disertai ledakan besar.


"Bom... " Yang Xuan terlempar dan menabrak rantai pegunungan kunlun tersebut.


"Sial.... Aku terlalu banyak mengalirkan unsur energi Qi." gerutu Yang Xuan sambil mengutuk keteledorannya, akan tetapi ia sudah berhasil keluar dari pengaruh ilusi tersebut. setalah ia berhasil menghancurkan kedua titik pusat formasi ilusi tersebut.


🌸🌸🌸


Sementara itu, saat Yang Xuan terjerat ilusi kelompok harimau gunung juga terjerat ilusi, kelompok tersebut tidak menyadari bahwa di belakang tubuh mereka muncul lingkaran seperti cincin berukuran kecil.


Lingkaran sihir itu adalah mantra formasi ilusi chakra surya, dan mantra formasi ilusi tersebut ditopang oleh dua pilar raksasa dan cahaya yang keluar dari lingkaran tersebut langsung masuk pada tubuh mereka. Saat kesadaran Yang Xuan terpengaruh ilusi kelompok harimau gunung juga terpengaruh ilusi tingkat tinggi.


Kelompok harimau gunung merasakan seperti di transfer pada dimensi lain, atau kesadaran mereka bersama jiwanya berada di bawah pengaruh ilusi. kelompok harimau gunung merasakan seperti berada di surga, mereka melihat tanaman langka, koin emas, batu spritual, buah-buahan abadi yang berasal dari surga, seperti persik, anggur perak, kristal, pohon dewa, pohon kehidupan, dan bermacam-macam kolam air abadi ada dimana-mana.


Bahkan gadis-gadis cantik seperti dewi bermunculan dari mana-mana dan terus menggoda mereka. kelompok harimau gunung merasakan bahwa semua itu adalah benar-benar nyata, karena hawa sejuk dan dan aura spritual di tempat tersebut juga membuat mereka benar-benar merasa nyaman.

__ADS_1


"Sebenarnya, walaupun kelompok tersebut mengetahui bahwa mereka terkena ilusi, mereka tidak akan sanggup keluar dari sana, karena kekuatan mereka belum sanggup bertahan lama di sana. dan juga ilusi tersebut di topang oleh dua kristal cahaya yang menerangi tempat tersebut.


Cahaya yang menerangi tempat itu keluar dari kristal cahaya yang ada di berbagai tempat, bahkan kristal cahaya tersebut tidak terhitung jumlahnya, dua diantara jutaan kristal cahaya tersebut adalah titik pusat dari formasi ilusi chakra surya tersebut.


🌸🌸


Di dunia nyata, tubuh para kelompok harimau gunung seperti orang gila, ada yang tertawa dan ada yang memeluk sesama mereka, ada yang seperti berjalan kesana kemari tanpa tujuan yang jelas.


Jiwa-jiwa mereka juga perlahan-lahan melemah dan terluka, dan aura kehidupan mereka juga perlahan-lahan melemah, Yang Xuan yang memperhatikan kelompok tersebut hanya bisa menggelengkan kepala, kemudian ia mengambil semua cincin penyimpanannya, dan ia memutuskan memasuki goa tempat kelompok tersebut.


"Sebelum mereka mati, sebaiknya aku membersihkan goa tempat tinggal mereka terlebih dahulu, siapa tahu mereka tidak sempat membersihkannya." batin Yang Xuan sambil tertawa dan memperhatikan tempat itu.


Saat memasuki goa hari sudah menjelang pagi dan mata Yang Xuan sudah mulai mengantuk, akan tetapi setelah masuk lebih dalam ia tiba-tiba membulatkan matanya karena di dalam goa persis seperti istana.


"Sejak kapan kelompok seperti ini memiliki istana, bahkan aku yakin, istana kerajaan api tidak semewah ini, dan dari mana mereka mendapatkan koin emas untuk membuat istana bawah tanah seperti ini." gerutu Yang Xuan kesal karena ia yakin para bangsawan sudah banyak menjadi korban dari keganasan kelompok tersebut.


"Waw...." ia kembali membuka mulutnya lebar-lebar saat melihat ruang harta kelompok tersebut.


"Sebenarnya sudah berapa lama kelompok ini berdiri. Kenapa mereka sangat kaya." Yang Xuan menggerutu setelah melihat koin emas memenuhi ruangan, armor perang, senjata, dan sumber daya lainnya, menumpuk di tempat tersebut.


Tiba-tiba Yang Xuan mengeluarkan auranya dengan kekuatan penuh, setelah melihat satu ruangan di penuhi dengan perhiasan para wanita, bahkan aura yang ia keluarkan membuat gunung kunlun bergetar hebat, dan menimbulkan cahaya emas bersinar terang dari puncak gunung tersebut, akan tetapi Yang Xuan tidak menyadarinya karena ia masih berada di dalam goa atau tepatnya istana kelompok harimau gunung.


"Sudah berapa banyak rakyat yang tidak bersalah menjadi korban akibat dari ulah putra mahkota bajingan itu....? semoga paman Dou Sheng cepat menemukan keberadaannya, supaya aku bisa mengulitinya." teriak Yang Xuan dengan penuh amarah.


Yang Xua kembali mengelilingi istana tersebut sambil menguras apa saja yang ada di sana. ia kemudian menyegel tempat itu dengan segel tingkat tinggi dan mantra formasi ilusi tingkat tinggi. setelah itu ia membuat mantra formasi pembunuhan dengan ratusan tombak dan pisau milik kelompok tersebut.


Kemudian Yang Xuan keluar dari dalam istana kelompok harimau gunung tersebut setelah hari menjelang siang dan juga menyegel kembali mulut goa tersebut, setelah itu ia melihat array pelindung yang ia buat sebelumnya untuk melindungi satu tawanan lagi.


"Perkenalkan dirimu dengan detail, aku tidak merasakan ada niat membunuh didalam dirimu dan aku juga merasakan tidak ada aura negatif didalam tubuhmu." ucap Yang Xuan dengan tatapan dingin.


"Tuan, aku adalah Hai Fen salah satu jendral dari kerajaan air. aku bergabung dengan mereka untuk menyelidiki keponakanku yang menghilang secara misterius." Ucap tetua tersebut dengan penuh hormat setelah melihat pertempuran Yang Xuan dengan kelompok harimau gunung tersebut.


"Menurut cerita dari berbagai pihak dan juga menurut penyelidikan ku, keponakan ku di culik oleh putra mahkota bersama tuan kota Cheng Hai beberapa bulan Yang lalu." jawab jendral tersebut.


"Kalau boleh aku tahu siapa keponakanmu jendral." tanya Yang Xuan.


"Tuan putri Hai Rong tuan muda, putri raja dari kerajaan air," jawab Hai Fen.


Yang Xuan hanya mengangguk dan tidak bertanya lagi." Aku harap jendral bisa menemukan putri Hai Rong secepatnya." ucap Yang Xuan sambil berdiri dari tempatnya.


Sekarang ayo kita kembali jendral. kita akan menuju kota Cheng Hai terlebih dahulu." Apakah jendral tidak keberatan," tanya Yang Xuan.


"Tidak tuan, karena aku juga masih punya urusan di sana.


Mereka langsung naik keatas punggung elang hitam setelah hari menjelang siang dan meleset dengan kecepatan tinggi menuju kota Cheng Hai.


🌸🌸🌸


Penginapan mutiara biru.


Dou Sheng bersama Huang Qin terlihat sangat gelisah apalagi dengan Quentin, mereka sudah menunggu hingga siang hari. akan tetapi Yang Xuan belum juga muncul.


Mereka mengobrol sambil memesan arak dan beberapa daging binatang buas, setelah kembali dari kediaman tuan kota Cheng Hai.


Swhus.... Yang Xuan bersama Jendral Hai Fen tiba-tiba muncul di depan penginapan mutiara biru tersebut saat mereka asyik menikmati arak.


"Tuan muda..." ucap Dou Sheng senang.


"Tetua Huang." ucap jendral Hai Fen menyapa Huang Qin dengan senyum lebar, dan menceritakan perihal penyamarannya, mengapa dia ingin meminta bantuan kepada Huang Qin.


"Syukurlah jika demikian tugas Jendral Hai Fen sudah selesai, aku juga berharap kita masih bisa menjalin kerja sama dengan baik." kata Huang Qin senang.

__ADS_1


"Tuan, urusan saya telah selesai, maaf sebelumnya karena sudah ikut menyerang anda, hanya dengan seperti itu kami bisa mendapatkan informasi, kerajaan air akan menunggu kedatangan tuan." Ucap Jendral Hai Fen sambil menangkupkan tangannya.


"Sama-sama jendral."balas Yang Xuan Singkat.


"Jendral apakah anda akan kembali hari ini....? Apakah benar tugas jendral sudah selesai...?" Tanya Dou Sheng sambil mengerutkan dahi. Dia juga bingung sejak kapan Jendral Hai Fen bertemu dengan Yang Xuan.


"Benar ketua, Terimakasih juga atas bantuannya, aku harap kita masih bisa menjalin kerja sama dengan baik kedepannya, dan juga aku harus kembali, karena kerajaan air sangat membutuhkan bantuan ku." jawab jendral Hai Fen.


"Tuan, Boleh kah aku tahu siapa anda sebenarnya.. ?" Tanya Jendral Hai Fen dengan sopan.


Jendral Hai Fen bertanya bukan tanpa alasan, dia sangat penasaran tentang kekuatan Yang Xuan akan tetapi kenapa berpakaian seperti gembel...


"Jendral Hai Fen, anda boleh memanggilku tuan muda Yang, orang-orang juga memanggilku kultivator gila dari hutan iblis." jawab Yang Xuan dengan senyum khasnya.


Jendral Hai Fen menaikkan sebelah alisnya ketika mendengar jawaban Yang Xuan, akan tetapi dia tidak berani bertanya lebih lanjut, karena ia yakin Yang Xuan menyembunyikan identitas aslinya, sebagai jendral kerajaan dia juga sudah sering bekerja sama dengan seseorang yang menyembunyikan identitasnya.


"Apakah tuan muda yang berasal dari kekaisaran Jiang." tanya Jendral Hai Fen penasaran.


Karena sejauh ini dia belum pernah melihat Yang Xuan atau mendengar namanya, dan juga tebakannya tidaklah meleset, dan juga tentang hutan iblis ia sudah sering mendengar tentang hutan paling di takuti di kekaisaran jiang tersebut.


"Benar Jendral, aku berasal dari sana." jawab Yang Xuan singkat.


"Tuan muda Yang, terimalah sedikit pemberian dari saya, sebagai ungkapan rasa terimakasih, karena masih memberikan kesempatan kepada jendral yang tidak berguna ini," ucap jendral Hai Fen sambil memberikan sebuah kotak dan memohon dengan tulus.


"Baiklah jendral," jawab Yang Xuan karena ia juga tidak tega menolak pemberian orang lain dengan dengan sungguh-sungguh.


"Tuan Muda Yang, ketua Dou Sheng, tetua Huang Qin, dan Nona, Urusan saya telah selesai, terimakasih atas bantuan kalian, dan juga terimakasih atas hidangan ini, aku harap dimasa depan, kita bertemu dengan cara yang berbeda, supaya aku bisa menjamu kalian dengan baik." Kata jendral Hui Fen sambil menangkupkan tangannya dan membungkukkan badannya dan melangkah pergi.


Setelah kepergian Jendral Hui Fen Yang Xuan menatap Dou Shen dan Huang Qin dengan tatapan serius


"Paman, aku harap kalian bisa menyelesaikan misi tersebut dengan baik dan tepat waktu, aku akan membayar biaya kalian untuk satu bulan di penginapan ini." Ucap Yang Xuan sambil melangkah pergi dan menuju ruangan kasir penginapan tersebut.


"Baik tuan muda... " jawab Huang Qin sambil tersenyum.


"Quentin, mari kita pergi," ucap Yang Xuan sambil meninggalkan penginapan tersebut.


"Baik tuan muda." jawab Quentin sambil mengikuti Yang Xuan dari belakang.


🌸🌸🌸


Meninggalkan kota Cheng Hai


Didalam perjalanan menuju desa hongger, di atas punggung elang hitam, Yang Xuan mencoba untuk berkultivasi, akan tetapi pikirannya melayang pada puncak gunung kunlun, akibat penuturan dari orang-orang yang ia temui.


Akhirnya ia menghentikan kegiatannya dan mencoba berkomunikasi dengan Quentin.


"Nona, Apakah kamu tahu apa yang terjadi di kota Cheng Hai.... ?" Yang Xuan bertanya akibat cerita dari orang-orang di dalam kota tersebut.


"Tuan muda, kota Cheng Hai gempar akibat kediaman tuan kota berubah menjadi danau akan tetapi danau tersebut hanya sekitar kediaman tuan kota itu saja, para panatua bersama kultivator lainnya sudah menyelidiki fenomena tersebut." jawab Quentin.


"Apakah mereka sudah mengetahui penyebab kejadian tersebut."


"Belum tuan muda, mereka masih berusaha keras untuk memecahkan fenomena tersebut, karena sebelumnya belum pernah terjadi seperti itu, akan tetapi menurut sebagian kultivator ilusi, mereka menyebutkan bahwa kediaman tuan kota tersebut hanya disegel seseorang dengan segel ilusi akan tetapi mereka heran karena ada serangan ketika mereka mendekat kearah danau tersebut."Jawab Quentin.


Yang Xuan hanya menganggukkan kepalanya dan tidak bertanya kembali, karena ia fokus memperhatikan pada suatu tempat.


"Nona, Apakah kamu tahu......??" Yang Xuan berhenti berbicara setelah elang hitam tiba-tiba berhenti dan tidak mau terbang lagi membuat keseimbangan mereka terganggu.


"Tuan, kita sudah tiba di lembah Hoang Ho, lembah ini juga di sebut lembah para leluhur atau lembah suci. dan di atas lembah ini dilarang untuk terbang." ucap Quentin Tiba-tiba.


"Sudah kuduga." ucap Yang Xuan,

__ADS_1


__ADS_2