KEMBALINYA SANG PENGUASA

KEMBALINYA SANG PENGUASA
82, Rencana Yang Xuan ll


__ADS_3

"Untuk tetua tingkat rendah, aku akan mengambil seratus tingkat teratas dari kalian semua, peringkat satu sampai dua puluh, akan menjadi tetua tingkat tinggi di kuil yang akan kita dirikan di ibukota kekaisaran. Untuk peringkat dua puluh satu sampai empat puluh satu, akan mengisi kursi yang kosong tetua tingkat tinggi sebelumnya. Untuk peringkat empat puluh dua sampai enam puluh dua, akan mengisi kursi tetua tingkat tinggi di setiap kuil yang gugur dalam peperangan, untuk peringkat enam puluh dua sampai seratus akan menjadi tetua tingkat tinggi di kuil yang akan kita dirikan di wilayah kerajaan air dan api serta wilayah ini." Yang Xuan menjelaskan.


"Tuan Muda, kursi yang kosong seperti apa yang anda maksud." tanya tetua tingkat rendah kuil kapak baja.


Kursi tetua tingkat tinggi yang akan diangkat menjadi ketua kuil akan menjadi kosong dan kursi itulah yang akan mereka isi nantinya. " jawab Yang Xuan.


Para ketua dan tetua kuil mengangguk, mereka juga tahu ada puluhan tetua yang gugur termasuk tetua Nan dari kuil utara, salah satu tetua tingkat tinggi dari sekte kapak perak sebelumnya. Sekarang mereka baru mengerti bahwa tournament tersebut ternyata banyak tujuannya.


"Untuk Murid-murid seluruh kuil dengarkan baik-baik, aku akan mengambil peringkat satu sampai seribu. Peringkat satu sampai dua puluh akan diangkat menjadi tetua tingkat rendah di kuil yang sudah ditetapkan, peringkat dua puluh satu sampai seratus, akan diangkat menjadi tetua tingkat rendah di seluruh kuil untuk mengisi kursi yang kosong.


"Untuk peringkat seratus sampai seribu akan di angkat menjadi guru pengajar di berbagai kuil, termasuk kuil yang akan di bangun di berbagai tempat, sesuai dengan keahlian masing-masing.


Sorak-sorai para murid dari berbagai kuil begitu bahagia, mereka tidak menyangka akan begitu cepat menjadi tetua dan guru pengajar, bahkan jika mereka tidak berbakat dengan beladiri, mereka juga dibutuhkan untuk menyebarkan kebaikan-kebaikan jika memang keahlian mereka ada di bidang tersebut. dan mereka juga tahu bahwa Tuan Muda mereka ingin melihat setiap potensi di dalam diri mereka masing-masing.


"Tugas khusus untuk tetua setiap kuil, kalian harus mendatangai keluarga yang gugur sebelum tournament di mulai, siapa tahu mereka ingin menggantikan saudara mereka yang gugur, kita juga patut memberikan apresiasi kepada saudara mereka, karena bagaimanapun, yang gugur dari pihak kita sudah ikut berjuang."


"Baik Tuan Muda, itu juga sudah kami pikirkan bagaimana memberikan alasan yang tepat untuk keluarga mereka. kami juga akan berusaha mengajak mereka bergabung, aku yakin mereka tidak akan menolaknya, karena nama kuil kita sudah menjadi bahan cerita para penduduk." jawab ketua kuil pisau terbang.


"Kakek aku punya permintaan khusus untuk kakek."


"Katakan.... " jawab Xuan Li.


"Kakek aku akan membuat pasukan surgawi untuk berperang kedunia bawah untuk memusnahkan raja iblis yang mengusik dunia tengah ini, apakah kakek mau berkeliling kedesa-desa untuk mengumpulkan anak-anak terlantar atau anak-anak panti asuhan?"


"Yang'er, dunia itu sangat berbahaya, tolong urungkan niatmu untuk berkunjung kesana," ucap Xuan Li memohon.


"Yang'er, apa kamu ingin bertualang kesana nak," tanya Long Yue dengan tatapan penuh arti.


"Yang'er, apa tidak ada tempat lain untuk di kunjingi selain dunia bawah," kata Lina mei menekankan.


"Tuan Muda, Benar apa yang mereka katakan, tempat itu sangatlah berbahaya, tolong di pertimbangkan lagi," kata ketua kuil matahari terbenam.


Satu-persatu para ketua dan tetua kuil bahkan tidak sedikit juga para murid ikut memberikan saran supaya Yang Xuan tidak pergi kesana, karena mereka tahu tempat tersebut sangatlah berbahaya.


Yang Xuan hanya menarik nafas panjang mendengar semua permintaan mereka, bahkan satupun diantara ratusan ribu orang yang ada disana tidak ada yang setuju atas niatnya ingin berkunjung kedunia bawah tersebut.


"Aku ingin berkunjung kedunia bawah bukan sekarang akan tetapi beberapa tahun lagi, karena aku juga butuh persiapan yang matang, aku juga berkunjung bukan sampai kedunia bawah akan tetapi kedunia persimpangan, antara dunia tengah ini dan dunia bawah, dunia itu disebut benua hitam yaitu sebuah benua yang dihuni oleh semua ras campuran termasuk iblis, akan tetapi bukanlah ras iblis yang sesungguhnya. benua hitam itu di ciptakan oleh para dewa yang bersekutu dengan iblis, dunia bawah yang sesungguhnya bukanlah tempat yang bisa kita datangi dengan sesuka hati, bahkan para dewa akan berpikir seribu kali untuk mengunjungi tempat tersebut." Yang Xuan menjelaskan.


Xuan Li menghela nafas panjang akan permintaan cucunya, tapi ia juga tahu peperangan yang mereka hadapi adalah ulah dari raja iblis yang berhasil memperdaya manusia di wilayah timur tersebut. bahkan ia juga hampir saja mengikuti kemauan Liu Ci beberapa bulan yang lalu.


"Baiklah, kakek akan membuat tugas isi menjadi misi tingkat tinggi, jika boleh aku tahu berapa orang yang kau butuhkan." Tanya Xuan Li.


"Sepuluh ribu orang kek, untuk saat ini dan mereka nantinya akan di tempatkan di kuil pusat dan akan di latih oleh para tetua tingkat tinggi." Jawab Yang Xuan.


Yang Xuan ingin membuat pasukan surgawi, bukan untuk berperamg kedunia bawah akan tetapi untuk merebut kembali alam matahari, ia berpikir lebih baik mendidiknya dari sekarang.


"Paman Tang, menurut penjelasan Cao lhu, dewa gurun berasal dari gurun shen yang, apakah paman tahu gurun shen yang ada hubungannya dengan kota shen yang, yang ada di kerajaan Zhang Hua..?"


"Pangeran, kota shen yang dulu bernama kota zhang yang, setelah mereka berhasil mengambil alih kerajaan Zhang hua, Hou shen mengganti nama kota itu karena kota shen yang adalah kota kekuasaannya."

__ADS_1


Yang Xuan mengangguk mendengarkan penjelasan Xian Tang, ia tahu penghasilan kerajaan zhang hua di bagi menjadi empat bagian termasuk hutan terlarang, lembah kematian dan Hutan misterius serta sekte angin timur.


"Satu lagi paman, kenapa ada gurun shen yang dan gurun busur dan juga dimana letak dari gunung jing shan." tanya Yang Xuan karena ia belum mendapat informasi yang detail.


"Pangeran, dulu gurun shen yang adalah kekuasaan dari ayah dewa gurun, gurun busur adalah kekuasaan dari dewa gurun sendiri dan gunung jing shan adalah kekuasaan dari kakak dewa gurun yaitu Hou Ying. semenjak ayahnya naik ke dunia atas dan kakaknya menikah dengan leluhur sekte angin timur, seluruh gurun yang ada di sana menjadi kekuasaan dewa gurun. Akan tetapi, gunung jing shan dipisahkan oleh sebuah aliran sungai yaitu sungai gang ming dengan gurun shen yang dan gurun busur.


Semua orang menyimak penjelasan dari Xian Tang karena mereka juga sangat penasaran dengan wilayah tersebut, termasuk murid-murid kuil.


"Apakah paman tahu, kenapa gurun tersebut bernama gurun shen yang."


"Pangeran, aku tidak mengingat dengan detail akan kisah tentang gurun shen yang, Akan tetapi, aku yakin ketua Xuan Li akan tahu tantang kisah gurun tersebut, karena beliau dulu termasuk salah satu kultivator yang terkenal di masa mudanya." jawab Xian Tang.


"Yang'er, gurun shen yang dulunya adalah wilayah dari klan yang, klan itu juga memiliki elemen api dan cahaya, klan mereka sangat ditakuti dan dihormati di zamannya, karena kontribusi mereka kepada wilayah timur ini sangat besar, bahkan kekaisaran jiang berdiri atas perjuangan keturunan klan tersebut, menurut cerita, sekitar ribuan tahun yang lalu, leluhur mereka naik ke dunia atas dan tidak lama kemudian klan itu juga ikut menghilang. Dan juga, menurut cerita dari berbagai pihak klan itu di bawa oleh leluhurnya naik ke dunia atas, akan tetapi masih ada peninggalan klan tersebut di sana, sebuah bangunan yang disegel oleh leluhur klan tersebut." jelas Xuan Li.


"Baiklah informasi ini sangat berguna, untuk paman Xian Tang, pulihkan nama kota shen yang seperti sebelumnya."


"Baik pangeran... " jawab Xian Tang.


"Tetua kai Feng jelaskan tentang kerajaan api."


"Tuan muda, kerajaan api adalah salah satu kerajaan yang sangat kaya dan damai, raja dari kerajaan api tidak jauh beda dengan kaisar jiang, sangat peduli dengan warganya, bahkan ia rela menghabiskan kekayaannya demi memakmurkan kerajaannya, penghasilan kerajaan api salah satunya adalah sebuah tambang dibawah gunung api yang ada di sebelah selatan kerajaan tersebut, semua rakyat di pekerjakan di sana dengan upah yang mumpuni, mereka juga di pekerjakan dengan baik, bahkan aku yakin semua ketua dan tetua yang ada disini tahu akan hal tersebut." kai Feng menjeda penjelasannya.


"Lanjutkan... " ucap Yang Xuan.


"Akan tetapi beberapa tahun terakhir kerajaan itu berubah 180 derajat, setelah sang raja jatuh sakit, semua rakyat mulai merasakan dampaknya, penindasan mulai terjadi akibat sang raja mengangkat putra keduanya menjadi pangeran, dan putra pertama mereka diangkat menjadi putra mahkota karena memiliki kelakuan yang sangat buruk." sambil melihat reaksi Yang Xuan.


"Belum Tuan Muda, karena penyakit itu terus kambuh, dan jika di obati sembuh hanya sebentar dan kambuh lagi beberapa hari berikutnya." jawab Kai Feng.


"Lanjutkan... "


Kelakuan paling buruk dari putra mahkota kerajaan api, yang belum bisa hilang dari ingatanku adalah sebuah sekte kecil di sana diserang oleh mereka, karena putri dari patriak sekte itu tidak mau menikah dengannya, saat itu aku adalah salah satunya murid dari sekte tersebut, putra mahkota kerajaan api membunuh sebagian penghuni sekte itu dan memperkosa putri dari patriak sekte tersebut, bahkan putra mahkota memperkosanya di depan kami termasuk patriak sekte itu sendiri." Kai Feng menjelaskan sambil meneteskan air mata.


"Sekarang dimana patriak sekte itu berada." tanya Yang Xuan.


"Menurut cerita yang kudengar paman Zhan Sheng dipenjara oleh mereka di kerajaan api karena putra mahkota memfitnahnya. Tuan muda aku mohon tolong selamatkan pamanku, hanya mereka-satunya keluargaku dan aku tidak tahu nasib dari bibiku," sambil bersujud.


Bahkan Xuan Li dan para ketua serta tetua kuil tidak menyangka ternyata kehidupan Kai Feng sangatlah tragis, bahkan Long Yue dan beberapa gadis yang ada disana meneteskan air mata.


"Pantas saja tetua kai Feng sangat pendiam." gumam Xuan Li.


"Paman berdirilah, aku pasti akan menolong mereka dan mengangkat pamanmu menjadi tetua kuil di sana jika beliau masih hidup, tunggulah berita baik dariku." ucap Yang Xuan sambil mengeluarkan auranya membuat beberapa tetua kuil menelan ludah melihat kemarahan Yang Xuan.


"Jika ada diantara kalian yang punya masalah segera beritahu aku, jangan sampai berlarut-larut, sebelum aku bertualang menuju wilayah lainnya di dunia tengah ini. aku harap semua masalah di wilayah timur ini dapat kita selesaikan.


Setelah menunggu sekian lama tidak ada lagi yang bersuara." Baiklah aku sangat senang tidak ada lagi yang memiliki masalah seperti paman Kai Feng, mungkin masalah kita disini adalah hanya berhubungan dengan sekte angin timur," tebak Yang Xuan.


"Baiklah jangan lupa mengirim informasi jika ada yang mendesak, diskusi ini cukup sampai disini, kalian silahkan pulang dan jangan lupa berlatih dengan semangat."


"Ibu, aku akan langsung menuju kerajaan api."

__ADS_1


"Yang'er, apakah kamu tidak kangen kepada tuan putri?" tanya Lin Mei sambil mengangkat alisnya.


"Bibi, aku tidak merindukan gadis itu, bahkan aku sudah melupakannya." jawab Yang Xuan singkat.


Senyum Lin Mei langsung menghilang, begitu juga dengan Long Yue setelah mereka melihat tidak ada kebohongan di wajah Yang Xuan.


"Bibi pulanglah, lebih baik kalian mencari jodoh untuk gadis itu." jawab yang Xuan sambil berdiri dari tempatnya dan menatap kepergian semua kelompoknya.


🌸🌸


"Apa...?"


Seorang pria berbadan kekar dan memiliki jenggot putih dan panjang berdiri dari kursinya.


"Maksudmu bibi Hou Ying dan paman Shen Bai telah mati?" tanya pria tersebut.


"Iya Tuan" jawab sorang pria sebagai ketua kelompok dari organisasi pembunuh bayaran di wilayah tersebut.


"Bagaimana mungkin mereka semua kalah dari seorang bocah, setelah kematian ayahku sekarang giliran bibi dan pamanku." teriak pria tersebut.


Pria itu kesal dan marah, setelah kematian ayahnya sekarang giliran bibinya, ia terus menatap lencana ayah serta bibinya, bahkan ia belum yakin bahwa ayah dan bibinya telah mati, dia juga terduduk lemas di kursinya." Apakah besok giliran ku, tidak, tidak, aku tidak boleh mati dan aku akan melakukan sesuatu, aku akan meminta tolong kepada mereka karena merekalah satu-satunya yang bisa menolong ku untuk saat ini." gumam pria tersebut.


Pria itu buru-buru mengirim pesan, ia khawatir pemuda yang membunuh ayah dan bibinya, akan melakukan perjalanan menuju wilayahnya, ia tahu pemuda itu bukanlah pemuda sembarangan karena tiga leluhur bisa di musnahkan pemuda tersebut, akan tetapi ia masih bisa tenang karena masih ada harapan.


"Ini adalah bencana yang tidak terduga bagi kita, untuk saat ini tingkatkan penjagaan di seluruh wilayah gurun busur ini." perintahnya kepada seluruh klan nya dam seluruh aliansi nya.


"Baik tuan," sambil melangkah pergi.


"Baik leluhur, kami akan segera melakukan perintah anda." jawab para tetua klannya.


Tapi tidak lama kemudian sebuah suara muncul mengejutkan pria tersebut." ternyata cepat juga kamu muncul, kukira kalian tidak merespon pesan dariku." ucap putra dari dewa gurun tersebut.


"Hou Chen tidak usah khawatir karena kami akan membantumu, kita akan melanjutkan rencana yang sudah kami sepakati dengan ayahmu. Apakah kamu setuju?" Tanya pria yang baru muncul dihadapannya.


"Jika kalian bisa mengatasi pemuda tersebut, tidak ada lagi alasan bagiku untuk menolak kerja sama dengan kalian, karena ayahku juga pernah berpesan kepadaku." jawab Hou Chen.


"Aku adalah Jie Shen utusan dari raja Mo Shen, sudah lama kami bersekutu dengan kalian mulai dari kakek mu, jika kamu ingin mengambil alih wilayah timur ini kami akan membantumu, Soal pemuda tersebut tidak usah kalian khawatirkan karena kami yang akan mengurusnya, asalkan kau bisa menyiapkan darah manusia setiap tahunnya, bagaimana....,?" tanya Jendral iblis tersebut.


"Baiklah" jawab Hou Chen sambil berjabat tangan dengan jendral iblis tersebut.


Jie Shen menjelaskan rencana mereka kedepannya supaya rencana raja iblis Mo Shen tetap berjalan, ia juga menjelaskan akan mengajak lembah kematian dan hutan misterius bergabung dengan mereka, Jendral iblis tersebut memperingati Hou Chen supaya menjalankan rencana mereka dengan hati-hati.


"Itu semua adalah perintah dari Yang Mulia Raja Mo Shen." ucap Jendral iblis tersebut.


Hou Chen mengangguk setuju dengan rencana Jendral iblis tersebut dan siap melaksanakan tugas dari hasil kerja sama mereka.


Jendral iblis tersebut tersenyum puas akan rencana mereka, karena menghasilkan beberapa poin yang menguntungkan dirinya, ia bersiap untuk pergi dari sana setelah memberikan beberapa kitab dan senjata serta koin emas kepada Hou Chen, bagi dirinya rencana itu tidak boleh gagal lagi jika tidak, ia akan dipenggal oleh rajanya.


Bagi Hou Chen kerja sama mereka juga menguntungkan dirinya karena ia berkesempatan membalas dendam atas kematian ayahnya dan bibinya, walaupun dia tidak sehebat ayahnya, dia akan memamfaatkan Jendral iblis tersebut untuk membunuh Yang Xuan.

__ADS_1


__ADS_2