KEMBALINYA SANG PENGUASA

KEMBALINYA SANG PENGUASA
EP 26


__ADS_3

"Ibunda apa ibunda tidak apa apa??" Tanya pangeran Fenli yang baru saja tiba


"Ibunda tidak apa apa " kata Aurora


"Iya udah ibunda sana mandi ibubda sudah berlumpuran darah " kata Pangeran Fenli


sebenarnya pangeran fenli sudah melihat segala gala nya karna pangeran fenli berasa khawatir dengan Aurora jadi dia membuat keputusan untuk mengikuti aurora dengan dia


namun tidak di sangka Dia melihat sisi iblis Aurora yang kembali bangkit


Setelah selesai mandi dan kukar pakaian Aurora langsung pergi ke penjara bawah tanah untuk melihat keadaan feng li


"Permaisuri tiba!!" teriak kasim Itu


Lalu saat Aurora Masuk ke dalam penjara itu aurora disambut dengan barisan penjaga


"Kembali ke tempat kalian" kata Aurora


Aurora kini berani di hadapan feng li


"kau baik baik saja kan" tanya aurora


"Mahu apa kau datang ke sini??" tanya feng li kembali


"Sudah tentu aku datang ingin melawat putra ku " kata aurora


"Hahaha kau masih berfikir kalo aku ini anak mu" kata Pengeran feng li

__ADS_1


"Kenapa?? kau bicara seperti itu" kata Aurora


"Aku telah derhaka dengan mu aku juga yang telah beri racun itu kepada ibunda laila" kata Feng li


(ya.. memang wajar sih kalo aku nggak berpikir kamu itu anak ku... tapi pemilik tubuh ini bilang kalau dia mahu ambil kembali putra dan putrinya) kata Aurora di dalam hatinya


"Nggak apa apa itu semua sudah takdir tuhan dan mereka yang mati dipenggal tadi itu juga takdir tuhan" kata Aurora


(sejak kapan dia Pandai agama??) kata Zen di dalam hatinya


"Heh terima kasih ibunda karna telah menerima aku kembali" Kata Feng li


"Setelah selesai hukuman mu datang lah berjumpa dengan ku" Kata Aurora


Setelah itu Aurora Kembali ke ruang baca


Saat masuk Aurora melihat pangeran Fenli sedang tidur di kerusi dan kepala nya di atas meja


Aurora mendekati dan untuk memastikan kalau pangeran fenli benar benar tidur atau tidak , dia langsung memegang pipi pangeran fenli


"Wah pipinya lembut sekali" kata Aurora


Namun saat dia bermain dengan pipi pangeran fenli , Putri Wei Xia tiba


"Putri Mahkota Wei Xia tiba!!" teriak Kasim itu


Aurora yang terkejut dengan kehadiran putrinya langsung menarik tangannya kembali seperti tidak ada yang terjadi

__ADS_1


Zen,Yin yin, dan Pangeran fen li hanya bisa menahan tertawa melihat tingkah Aurora


ya..sebenarnya pangeran fenli sudah lama sadar kalau Aurora sedang bermain dengan pipinya namun dia hanya diam dan menutup matanya


"Ibunda!!!" Kata Putri Wei Xia dengan manja


"iya..ibunda di sini" Kata Aurora


"ibunda...bisa tidak kalo aku... " kata putri wei xia


"kamu apa..?? mahu nikah??" tanya Aurora


"nggak aku nggak mahu nikah lagi" kata Putri Wei Xia


" kalau nggak mahu nikah mahu apa??" tanya Aurora


"Aku mahu bermain dengan teman ku di tepi danau " kata Putri Wei Xia


"Kalo mahu pergi silakan tapi hati hati jangan sampai terjatuh ke dalam danau" kata Aurora


"Baiklah..auh Ada pangeran fenli juga" kata Putri wei xia yang baru melihat fenli di belakang aurora


"Iya..dia mahu bincang sesuatu dengan ibunda tapi dia malah ketiduran "kata Aurora


"Ya sudah aku pergi duluan ya" kata putri Wei Xia


"baiklah" kata Aurora

__ADS_1


__ADS_2