
Boom
Dhuar
Ledakan dahsyat mengguncang seluruh wilayah sekte angin timur, bahkan akibat dari serangan tunggal yang dilancarkan oleh Long Zhi tersebut, hampir seluruh penghuni sekte angin timur binasa, ribuan murid-muridnya berubah menjadi debu, sebagian berubah menjadi kabut darah.
Setelah melancarkan serangannya Long Zhi bersama Baihu dan Elang Api langsung melarikan diri.
"Apa...?"
Shen Bai kaget saat ada bunyi ledakan yang begitu keras di sekte nya, wajahnya langsung berubah menjadi jelek, tiba-tiba dia menghilang dari tempatnya dan muncul dari sumber ledakan tersebut. Wajahnya langsung memerah dan kemarahan langsung menguasai pikirannya, ketika dia melihat hampir seluruh penghuni sekte nya binasa, mereka yang tersisa rata-rata sudah terluka parah.
Long Zhi bahkan melepaskan serangannya dengan kekuatan penuh, karena dia mendapat ide ketika melihat semua penghuni sekte itu berkumpul, hasilnya juga tidak mengecewakan. Tidak lama kemudian ketiganya menghilang kedalam dimensi buatan Yang Xuan.
"Apa...?"
Shen Bai kembali kaget setelah buruannya menghilang begitu saja, bahkan ia tidak merasakan lagi aura keberadaan buruannya.
"Sial, sebenarnya apa yang terjadi di sekte ini...? Siapa ketiga binatang sialan itu...?" Teriak Shen Bai sambil menahan amarahnya, tidak lama kemudian Hou Ying muncul disampingnya, keduanya memperhatikan tempat yang ada di sekitar mereka untuk memastikan buruannya.
Saat Shen Bai dan Hou Ying sibuk mencari kemana hilangnya buruan mereka, tiba-tiba ledakan dahsyat kembali terjadi, bahkan ledakan kedua kalinya lebih besar daripada ledakan pertama.
Yang Xuan melepaskan serangan beruntun dengan kekuatan penuh, hingga sekte angin timur menghilang begitu saja.
"Arrrgh.... tidak...!" Teriak Shen Bai dan Hou Ying secara bersamaan, karena sekte mereka sudah menghilang, hanya menyisakan sebuah cekungan yang sangat luas bekas sekte mereka, bahkan cekungan itu begitu dalam.
Setelah melepaskan serangannya, Yang Xuan juga menghilang kedalam cincin penyegel benua, membuat Shen Bai tidak bisa mendeteksi kemana menghilang semua buruannya.
Shen Bai kembali ketempat dimana Long Zhi menghilang dan dia mengamuk di tempat tersebut dan menyerang kesegala arah, dia menuntaskan rasa kekesalannya ditempat tersebut karena tidak kunjung menemukan buruannya, bahkan sektenya sudah menghilang tanpa jejak dan dia belum tahu siapa yang menyerangnya, semua penghuni sektenya sudah binasa hanya menyisakan dirinya dan istrinya.
Tapi tidak lama kemudian dia menghentikan ulahnya karena merasakan kehadiran seseorang, dia juga melihat istrinya sedang memperhatikan kearah aura tersebut.
Shen Bai mengerutkan dahinya ketika dia memeriksa kekuatan pemuda tersebut, dia sudah mencoba beberapa kali hanya lubang hitam yang sangat dalam yang bisa ia lihat,
"Hei bocah, apa yang kau lakukan disini...?" tanya Shen Bai sambil memperhatikan Yang Xuan dengan teliti dari ujung kaki sampai ujung kepala.
"Pertanyaan yang sangat bagus, yang ingin kulakukan disini tentu ingin membunuhmu.." jawab Yang Xuan dengan santai.
"Hahaha! hei bocah apa kau buta...? apakah kamu tahu berhadapan dengan siapa....?" tanya Shen Bai sambil tertawa.
__ADS_1
"Tentu aku tahu siapa kalian," jawab Yang Xuan sambil menciptakan pusaran angin di belakang kedua leluhur tersebut.
Saat Shen Bai merasakan sesuatu, keduanya dengan reflek menolah kebelakang bersamaan, tiba-tiba Yang Xuan menghilang dari tempatnya dan menyerang kedua leluhur tersebut.
Tapak Naga langit.
Dhuar.
Keduanya sempat merasakan ada serangan juga yang datang dari arah depan, seketika mereka ingin menghindar akan tetapi sudah terlambat, keduanya terlempar beberapa meter kebelakang dan memuntahkan seteguk darah dari mulutnya, belum sempat mereka bergerak dari tempatnya tiba-tiba pusaran angin menggulung keduanya, akan tetapi karena mereka menguasai elemen angin tidak butuh waktu lama bagi keduanya untuk terlepas dari pusaran angin tersebut, walaupun mereka bisa lepas dari pusaran angin tersebut tubuh mereka terlihat berantakan.
"Siapa kamu sebenarnya...?" Tanya Shen Bai dengan tubuh terlihat menyedihkan, dia mencoba mengulur waktu untuk memulihkan diri.
"Siapa aku...? Tentu aku Xuan Lun putra dari Xuan Xu dan Long Yue, aku kembali dari neraka untuk membunuhmu dan seluruh keturunanmu.
"Tidak mungkin, tidak mungkin, tidak mungkin," teriak Hou Ying berulangkali karena ia juga tahu masalah Xuan Xun disektenya tersebut.
Bahkan Shen Bai juga merasakan hal yang sama dengan istrinya, dia belum percaya bahwa pemuda yang ada di depan mereka adalah Xuan Lun. Terlebih lagi kekuatannya tidak bisa ia lihat walupun Yang Xuan sudah menyerang mereka.
"Apa yang tidak mungkin....? Hari ini adalah hari dimana berakhirnya sekte angin timur dan hari terakhir kalian berdua. Apakah ada pesan yang ingin kau sampaikan pada Cao Lim...?" tanya Yang Xuan.
"Kurang Ajar." teriak Shen Bai dan langsung menyerang Yang Xuan dengan tombaknya.
Trang
Dhuar
"Ugh.. !" Shen Bai terlempar dari ketinggian dan menghantam tanah sambil memuntahkan kembali seteguk darah dari mulutnya, bahkan tombaknya hancur berkeping-keping.
"Suamiku!" Hou Ying Kaget dengan apa yang dia saksikan, kultivasi Shen Bai sudah berada pada tahap surgawi bintang lima, akan tetapi dengan mudah terluka setelah beradu pukulan dengan Yang Xuan.
"Seberapa kuat bajingan itu...?" teriaknya marah sambil mendekat kearah Shen Bai.
Yang Xuan tahu, Shen Bai hanya berpura-pura lemah, karena ia sudah tahu betul akan sifat pria tua itu. bahkan sudah lama Shen Bai bersekutu dengan iblis tidak ada yang bisa mendeteksinya, ia juga tahu bahwa Shen Bai juga bisa berevolusi menjadi iblis dan harimau putih.
Yang Xuan memperhatikan kesegala penjuru, is bisa melihat ada beberapa pasang mata dari ketinggian yang sedang memperhatikan pertarungannya, kemungkinan juga mengikuti gerak-geriknya.
" Hm...?!"
"Untung saja kelima pria tua itu belum kembali kesarangnya, jika mereka tidak mau bekerja sama untuk membantuku kali ini, suatu saat aku akan membuat perhitungan dengan mereka." Batin Yang Xuan sambil mengirim suara melalui telepati.
__ADS_1
Akan tetapi tidak butuh waktu lama untuk menerima balasan dari pesan yang ia kirim.
Setelah mendapat balasan dari pesan yang ia kirim, seketika wajahnya memerah sambil menahan amarah karena kelima jendral itu tidak mau membantunya, bahkan mereka menghinanya dan akan menendang pantatnya jika Yang Xuan sekali lagi berani menyuruh mereka.
"Jika mereka berani mengambil keuntungan dariku saat-saat seperti ini, aku bersumpah atas nama langit akan membalas mereka." teriak Yang Xuan sambil mengeluarkan aura pertarungan dan mengarahkan kepada kelima jendral tersebut.
Bahkan ia langsung menatap Shen Bai dan Hou Ying untuk melampiaskan kemarahannya, karena menurut ingatannya dari kehidupan pertamanya, orang-orang dari dunia atas tidak akan pernah mau membantu orang-orang dari dunia tengah, malah ingin menghancurkannya jika keinginan mereka tidak dipenuhi. Yang Xuan yakin mereka datang kedunia tengah tersebut pasti karena kaisar langit.
"Shen Bai, inilah akhir dari sekte kalian dan akhir dari harimau putih yang sangat ditakuti itu. kuharap dimasa depan semua keturunanmu yang tersisa, tidak mengulangi kesalahan yang sama denganmu," sambil mengeluarkan kapak berlian dan mengacungkannya kepada Shen Bai.
"Anak muda, sebenarnya aku tidak tahu apa yang terjadi antara sekteku dengan keluargamu dan juga apa alasanmu memusnahkan sekte ini," tanya Shen Bai dengan niat membunuh yang begitu besar.
"Banyak alasanku untuk memusnahkan sekte ini, terutama nyawaku berakhir disini untung saja aku masih mendapat kesempatan kedua dan mungkin karena langit masih memihak kepadaku. Kedua, karena ulah keturunanmu yang telah membunuh ratusan ribu orang yang tidak bersalah selama tiga puluh tahun terakhir. Ketiga dendam klan Xuan, Keempat, balas dendam untuk ibuku dan masih banyak lagi kesalahan kalian yang belum aku sebutkan satu persatu." jelas Yang Xuan.
Mendengar alasan itu, Shen Bai mengerti bahwa apa yang dilakukan pemuda dihadapannya adalah hal yang wajar, karena mungkin sudah mengetahui tujuan sektenya, hanya saja ia belum yakin bahwa pemuda itu adalah Xuan Lun.
Bahkan selama ini tidak ada yang berani menggertak sektenya atau klan cao dia juga sudah lama menerima dampaknya setelah Cao Ya melarikan diri. Akan tetapi, ia tidak menyangka akan begitu cepat berakhir, jika tebakannya benar pemuda dihadapannya tidak bisa dihentikan lagi, kecuali bertarung.
Hanya saja setelah berulang kali memeriksa kultivasi Yang Xuan dan dia tidak bisa mengetahui sejauh mana kekuatan lawannya, membuat dia ragu untuk melawannya, belum lagi orang-orang yang menghilang secara misterius membuat dia bersama istrinya ingin melarikan diri.
Saat dia memikirkan tidak ada pilihan lain, dia mengeluarkan sesuatu dari jubahnya untuk melarikan diri bersama istrinya. Akan tetapi, sepertinya gerak-gerik mereka di ketahui oleh Yang Xuan, seketika Yang Xuan menciptakan bola formasi cincin matahari berbentuk bola untuk mengurung mereka diketinggian serta menciptakan menyegelnya dengan segel kuno dan segel ilusi.
Seketika wajah kedua leluhur tersebut berubah menjadi jelek, setelah melihat formasi tiba-tiba mengurung mereka di ketinggian.
"Jangan pernah mencoba lari dari masalah yang kalian lakukan, apalagi setelah membuat kekacauan puluhan tahun." ucap Yang Xuan.
"Kurang ajar!" Teriak Shen Bai dan Hou Ying secara bersamaan, mereka berdua mengeluarkan senjata dan langsung menyerang formasi tersebut.
BoM
"Arrrrgh.... " teriak keduanya secara bersamaan karena mendapat serangan balik berupa pisau dan melukai tubuh keduanya, kedua leluhur itu terlempar dan menabrak dinding formasi sambil memuntahkan darah berkali-kali dari mulutnya. Mereka tidak tahu bahwa formasi tersebut dilapisi oleh formasi yang di topang oleh dua senjata pisau emas tingkat dewa.
Jangankan untuk menghancurkan formasi tersebut, hanya untuk membuat goresan kecil saja mereka tidak sanggup, bahkan akibat serangan balik dari formasi tersebut tubuh mereka kembali terluka, kali ini luka mereka sudah termasuk lumayan parah, karena pisau emas berhasil mengoyak tubuh keduanya.
" Uhugh... uhugh... ugh." sambil terus memuntahkan darah dari mulutnya keduanya juga merasakan tubuh mereka kepanasan dan seakan tubuh mereka ingin meledak, mereka tidak menyangka formasi tersebut sangat kuat.
"Bajingan! Anak muda terimalah murka dari pria tua ini," teriak Shen Bai sangat marah sekarang.
BoM
__ADS_1
Aura spiritual seorang prajurit surgawi bintang delapan dan bintang lima merembes dari tubuh keduanya, seiring tanduk yang muncul di kepala keduanya, serta aura kematian yang begitu pekat juga mengisi seluruh formasi cincin matahari, hanya saja Hou Ying memiliki satu tanduk di kepalanya. tidak seperti Shen Bai yang memiliki dua tanduk di kepalanya.