KEMBALINYA SANG PENGUASA

KEMBALINYA SANG PENGUASA
97. Berkunjung ke sekte giok merah.


__ADS_3

Kedatangan Yang Xuan dengan rombongannya pada tengah malam tidak diketahui para tahanan yang akan menjadi murid kuil, karena mereka masih sibuk berkultivasi untuk memulihkan diri di tenda masing-masing.


Keesokan harinya Putri Shui berteriak keras minta tolong, ketika dia melihat seekor hewan buas harimau berkepala tiga merengsek masuk kedalam tendanya.


"Tolong... tolong..... siapapun di sana." teriak putri Shui dengan suara menggelegar.


Para tahanan yang akan menjadi murid kuil bergegas keluar dari dalam tenda masing-masing setelah mendengar teriakan minta tolong, apalagi sebelumya tidak ada perempuan di sana membuat mereka penasaran.


Ketika Yang Xuan besama Baihu mendengar teriakan tersebut, Yang Xuan menjadi tertawa terbahak-bahak sambil memegangi perutnya. Sementara itu Baihu mengintip dari celah-celah tenda.


"Tolong... siapapun di sana.. tolong aku." teriak putri Shui ketakutan, wajahnya memucat dan tubuhnya bergetar setelah harimau berkepala tiga itu semakin mendekat.


"Siapa yang ribut pagi-pagi begini?" kesal Dou Sheng bangkit dari posisi tidurnya, dia bergegas keluar dari tendanya, tiba-tiba dia melihat harimau berkepala tiga ada disekitar tenda putri Shui, dia pun langsung terlonjak kaget dan berlari ke arah tenda Yang Xuan.


Ketika dia mau membuka pintu tenda Yang Xuan, dia kembali terlonjak dan langsung terjatuh ketanah sambil bergerak mundur, dia kembali berdiri dan mundur secara perlahan.


Baihu mengeram dan mengais-ngais tanah dengan taringnya.


Dou Sheng terus mundur perlahan-lahan dan ketakutan dengan tubuh gemetaran, tidak lama kemudian dia mendengar semua orang tertawa terbahak-bahak membuat dia mengerutkan keningnya, dan melihat ke arah suara tersebut, seketika dia terduduk lemas.


"Paman ada apa dengan dirimu? kenapa juga dengan wajahmu?" tanya Yang Xuan tiba-tiba keluar dari dalam tenda, seakan ia tidak tahu apa barusan yang terjadi.


"Ti... tidak apa-apa tuan muda." jawab Dou Sheng tergagap, setelah menguasai dirinya dia pun menjadi kesal, karena Yang Xuan berhasil mengerjai mereka.


Sementara itu Putri Shui yang ketakutan menjadi kesal juga dan marah-marah, akan tetapi tidak lama kemudian menjadi gembira dan tertawa lepas, apalagi setelah bertemu dengan para tetua sekte nya dulu dan saudara-saudara seperguruannya.


Melihat Putri Shui tertawa lepas membuat Dou Sheng menjadi senang, akhirnya dia tahu bahwa Yang Xuan bermaksud menghiburnya.


Mereka terus berbincang- bincang, terutama Putri Shui yang penasaran dengan hewan buas yang bisa berbicara tersebut, karena menurutnya itu adalah hewan buas yang sangat berbahaya.


Mereka terus saling menyapa, dan terus bertukar cerita, apalagi setelah Dou Sheng bergabung membuat mereka ada yang senang dan ada yang menangis, Dou Pan juga langsung memeluk Dou Sheng setelah sekian lama tidak bertemu. Dou Sheng kelihatan sangat gembira karena putranya masih hidup, mereka semua tidak menyangka akan berkumpul kembali, kehadiran Dou Sheng seakan membawa harapan besar bagi mereka.


Walaupun mereka penasaran kepada identitas Yang Xuan dan tidak mendapat jawaban dari Dou Sheng mereka tidak peduli lagi, karena Dou Sheng sudah kembali, itu sudah cukup membuat rasa penasaran mereka terbayar,


Setelah mereka semua sarapan pagi, Yang Xuan mengumpulkan mereka semua,


Yang Xuan langsung berdiri dari tempat duduknya, dan membisikkan sesuatu kepada Dou Sheng supaya merahasiakan misi Huang Qin.


"Kalian pasti penasaran dengan identitas ku, bahkan Paman Sheng juga tidak mengetahuinya. Namaku adalah Yang Xuan. Aku berasal dari kekaisaran Jiang tepatnya dari hutan iblis.


Mendengar hutan iblis disebut mereka malah tambah penasaran, karena setahu mereka tempat itu adalah tempat paling di takuti di kekaisaran Jiang. dan terkenal sebagai tempat pelatihan para kultovator pemula hingga tingkat tinggi, tetapi mereka juga tidak berani bertanya.

__ADS_1


"Aku dengar percakapan kalian yang masih memikirkan tentang sekte mutiara biru, yaitu sekte kalian bernaung di masa lalu, yang diambil alih oleh pangeran Hong Zhun dan jagoan nomor satu di kerajaan ini, yang diubah mereka menjadi sekte mutiara merah dan hari ini aku akan mengubahnya lagi menjadi kuil. Apakah kalian setuju....?" Tanya Yang Xuan.


"Setuju... kami semua setuju tuan muda." teriak mereka semua dengan suara menggelegar.


"Kita akan mendirikan kuil dalam minggu ini, tugas utama kuil ini nantinya sebagai pengumpul informasi, dan bidang perdagangan,


"Kalau boleh kamu tahu, apakah tuan muda sudah memikirkan nama dari kuil ini...?" tanya Dou Pan penasaran.


"Oh.... aku hampir lupa, nama dari kuil ini adalah kuil Zhan Sheng.


Putri Shui langsung bereaksi akan tetapi tidak mengucapkan sepatah kata pun, dia hanya kaget karena nama kuil tersebut sama dengan nama ayahnya, begitu juga dengan yang lainnya.


Mereka juga tahu tempat tersebut begitu strategis dan berada ditengah tengah empat kota sekaligus termasuk kota Hong Li. akan tetapi mereka tidak menyangka akan mendirikannya secepat itu.


Wajah Dou Sheng juga berkedut dan berubah-ubah setelah Yang Xuan menjelaskan satu persatu visi dan misi dari kuil tersebut, terutama di bagian perdagangan. Mendirikan pavilum perdagangan dan pavilum al kimia serta rumah lelang di bagian terluar kuil tersebut.


Dou Sheng Juga tidak menyangka mereka akan mendirikan kuli yang lumayan megah setelah melihat sketsa yang diberikan oleh Yang Xuan.


"Apakah tuan muda akan mendirikan sebuah kota disini." Batinnya Dou Sheng.


Tiba-tiba dia merasa sesak setelah menghirup udara beberapa kali, tugas yang diberikan oleh Yang Xuan terasa berat dipundaknya, akan tetapi dia langsung tersadar setelah mendengar Yang Xuan berbicara kembali.


Mendengar kata demi kata yang di lontarkan oleh yang Xuan membuat mereka bertambah bahagia, karena bagaimanapun selama ini sekte mereka selalu mendukung Raja Hong Chun.


"Untuk mengumpulkan informasi kalian tidak perlu menguntit dari rumah ke rumah, dari kedai kerestaurant, cukup mengunjungi kuil lainnya. Lagi pula tugas ketua dan para tetua sekte adalah menyebarkan kebaikan-kebaikan dari desa-ke desa dan dari kota ke kota lainnya secara bergiliran. Apakah kalian sudah mengerti?"


"Kami mengerti tuan muda,"jawab mereka dengan mantap.


Yang Xuan langsung melirik Dou Sheng dan langsung membuat Dou Sheng menundukkan kepalanya.


"Paman angkat kepalamu, aku yakin kamu mampu, dan jangan tunjukkan kelemahan didepan murid-murid mu, bermimpi lah setinggi langit dan aku akan mengarahkan mu."


"Baik tuan muda." jawab Dou sheng sambil memperbaiki posisi duduknya.


"Paman apakah menurutmu sekte giok merah dan sekte golok api akan mendukung Hong Chun jika aku mendukung sekte itu, karena bagaimanapun mereka berbeda dari kelompok harimau gunung." tanya Yang Xuan.


Yang Xuan sudah memikirkannya sejak beberapa hari yang lalu. menurutnya jika ia membunuh kedua patriark sekte itu dan membunuh Hong Fu, dan kemungkinan kedua sekte itu akan beralih menjadi sekte yang berjalan dijalan yang benar.


"Tuan muda, siapa yang tidak kenal dengan sifat yang Mulia raja Hong Chun di kerajaan ini, akan tetapi keserakahan lah yang membutakan mata dan pikiran mereka, Lagi pula siapa yang tidak tahu dengan kelakuan pangeran Hong Zhun." Jawab Dou Sheng.


"Baiklah, aku mengerti atas penjelasan dari paman, jika Putri Shui tidak nyaman disini, antar kan saja kekaisaran Jiang untuk sementara waktu, karena ibuku juga sangat menginginkan teman perempuan untuk membantu pekerjaannya. Jika dia merasa tidak cocok dengan ibuku, di sana juga ada kuil khusus perempuan yaitu kuil teratai merah, kuil teratai biru dan kuil teratai putih." jelas Yang Xuan.

__ADS_1


"Baik tuan muda, aku akan berbicara dengannya nanti." jawab Dou Sheng.


"Paman sekarang aku akan melanjutkan perjalananku, akan ada beberapa tetua dan murid-murid kuil dari kekaisaran Jiang yang akan membantu kalian,"


"Baik tuan muda." ucap mereka dengan sedih setelah melihat kepergian Yang Xuan, terutama putri Shui dia bahkan belum mengucapkan terimakasih.


"Ayah untuk saat ini apa kegiatan kita," celetuk Dou Pan mengagetkan mereka semua.


"Karena jumlah kalian hampir tiga ratus orang maka bentuk kelompok, setiap kelompok terdiri dari lima orang, sebagian mencari para pekerja, sebagian mencari pemahat terbaik, arsitektur terbaik. dan sebagian mencari kereta kuda dan beberapa ekor kuda untuk membantu mengangkut material yang di perlukan." jelas Dou Sheng.


Dou Sheng terus menjelaskan setiap kelompok karena waktu yang di berikan Yang Xuan hanyalah satu bulan.


Setelah itu dia mengambil tiga cincin penyimpan yang diberikan oleh Yang Xuan, dia langsung membelalakkan matanya setelah melihat isinya. Satu cincin khusus material, satu lagi khusus untuk sumber daya dan koin emas serta kitab-kitab dan senjata, dan satu lagi khusus untuk nya isinya hanya sebuah kitab dan sebuah tombak serta beberapa sumber daya tingkat tinggi, serta catatan-catatan Visi dan Misi kuil itu sendiri dan buku-buku tentang strategi perang dan buku -buku perdagangan.


"Tuan muda yang rendah hati, unik dan misterius dan tidak aku sangka tuan muda tahu apa yang aku butuhkan." batin Dou Sheng sambil mengelus-elus kitab tingkat surgawi yang ada ditangannya seakan takut kotor.


*****


Sementara itu, Yang Xuan langsung meleset menuju sekte giok merah, tiba-tiba cincin penyimpanannya bergetar dan langsung saja memeriksanya.


"Yang'er putri maharani jatuh sakit, mungkin dia merindukanmu, apakah kamu tidak ingin mengunjunginya."


"Ah dasar bibi sialan, pesan tidak berguna begini masih aja dikirimkan." apakah tidak ada lagi pesan yang lebih penting?" Yang Xuan kesal melihat isi pesan dari bibinya, sudah beberapa kali ia mendapat pesan yang tidak jelas dari Lin Mei.


Setelah memeriksa pesan Yang Xuan kembali meleset dengan kecepatan tinggi, akan tetapi cincin penyimpanannya kembali bergetar.


"Hmm... ada paman Sheng mengirim pesan padaku," gumam Yang Xuan dan langsung memeriksanya.


"Tuan Muda, penyakit Yang Mulia raja Hong Chun bertambah parah."


Setelah melihat isi pesan Yang Xuan mengabaikannya, dia langsung meleset kearah barat menuju sekte giok merah. menurutnya masih ada waktu esok hari. Tidak butuh waktu yang lama ia sudah tiba di tempat yang di maksud, ia berputar-putar di ketinggian beberapa kali dan mengamati dati ketinggian.


"IIusi tingkat tinggi." batinnya.


Yang Xuan langsung mengaktifkan mata emas. ia melihat banyak orang yang menuju sekte tersebut.


"Apakah mereka mengadakan pertemuan, kebetulan sekali, aku tidak akan repot-repot lagi mengunjungi sekte golok api." seringai jahat muncul di bibirnya.


Setelah menunggu hampir satu jam secara perlahan-lahan Yang Xuan turun dari ketinggian, sebelum mengetuk pintu sekte tersebut Yang Xuan Diam-diam menyegel kawasan tersebut. kemudian ia langsung muncul didekat gerbang


"Siapa kamu...????

__ADS_1


__ADS_2