
"Apa...?" Yang Xuan kaget setelah memeriksa pesan yang dikirim oleh ibunya. Ia kembali memeriksanya sekali lagi untuk memastikan apakah penglihatannya kurang bagus akibat kena hantaman petir kesengsaraan. Ternyata memang benar bahwa kuil halilintar melakukan perlawanan, hanya saja anggota kuil terlalu banyak korban.
Yang Xuan bukan kaget karena anggota kuil halilintar di serang, tetapi dia kaget karena Cao Ming melakukan perlawanan. Ketua kuil halilintar terluka parah bersama puluhan tetua tingkat tinggi, namun mereka berhasil mengusir kelompok klan Hou.
"Apakah sekarang Cao Ming sudah sadar telah melakukan kesalahan besar?" Yang Xuan sebenarnya sudah tahu bahwa pihak musuh sering muncul di wilayah kuil halilintar. Ia menunggu momen yang tepat kapan Cao Ming berkhianat, akan tetapi, dia tidak menyangka bahwa Cao Ming melakukan perlawanan.
Yang Xuan menyegel kawasan gunung jing shang, tiba-tiba asap putih berkumpul lalu menutupi puncak gunung jing shang, setelah selesai menyegel kawasan puncak gunung tersebut. Yang Xuan segera memasukkan kesadaran spiritualnya ketengah-tengah asap putih yang berkumpul di hadapannya untuk menciptakan formasi ruang, Ia terus mengedarkan kekuatan spiritualnya untuk memperluas ruang di tengah-tengah asap putih tersebut.
Setelah selesai membuat ruang yang memiliki luas sekitar ribuan meter. Yang Xuan kembali membuat titik pusat formasi untuk menciptakan formasi waktu. Ia terbang keatas langit di dalam formasi ruang lalu membuat titik pusat formasi perputaran waktu kemudian membuat pilar-pilar raksasa untuk menopang dunia dimensi tersebut.
Setelah melihat rotasi dititik pusat formasi sudah stabil, Yang Xuan kembali menyegel dunia dimensi tersebut agar memiliki gravitasi yang kuat. Yang Xuan kembali membuat gerbang teleportasi sambil mengeluarkan artevak tingkat tinggi lalu menyegelnya di sudut gerbang untuk menopang gerbang teleportasi agar jalur teleportasi aman.
Yang Xuan membuat dunia di mensi supaya Ilena cepat menyelesaikan latihannya, ia membuat waktu satu bulan di dunia dimensi tersebut sama dengan satu hari di dunia luar. Yang Xuan menatap Ilena didalam bola formasi matahari cukup lama kemudian mengeluarkan puluhan hewan buas dan siluman dari kalung binatang untuk menjaga gadis itu.
Yang Xuan memasuki gerbang teleportasi sambil menatap jutaan cahaya didalam lorong teleportasi saling bertabrakan bahkan terlihat sangat indah. Ia menatap jalur teleportasi tersebut sudah sempurna. Yang Xuan tersenyum puas setelah melihat jalur teleportasi di celah dimensi ruang dan waktu tersebut sudah stabil.
Walaupun dia menciptakan jalur teleportasi jarak pendek akan tetapi dia masih takut badai ruang dan waktu yang sewaktu-waktu muncul dan merusak jalur teleportasi tersebut. Ia takut akan terlempar kedimensi kehampaan karena sudah pernah mengalaminya.
Yang Xuan muncul di langit wilayah kuil halilintar dan melihat kuil itu masih aman. Ia memperhatikan seluruh wilayah itu dan terus terbang secara perlahan kearah lain untuk memeriksa dimana lokasi pertempuran.
"Apakah disini lokasi pertempuran mereka." Yang Xuan melihat sebuah bukit sudah porak- poranda, cekungan-cekungan dalam tercipta, hutan di sekitarnya sudah rata dengan tanah, darah berceceran ada dimana-mana.
Yang Xuan terbang menuju kuil halilintar dengan perasaan kesal, ia membiarkan sekte pedang iblis berdiri hingga saat ini karena tidak pernah berkonflik dengan kuil atau dengannya. Peperangan di sekte angin timur dan peperangan di gunung jing shang, sekte pedang iblis juga tidak terlibat, sehingga Yang Xuan tidak berniat untuk memusnahkannya.
Yang Xuan tidak menyangka sekte pedang iblis menyerang kuil halilintar secara diam-diam, sekarang tidak ada lagi alasan bagi dirinya untuk membiarkan sekte itu tetap berdiri. Lagi pula, jarak antara sekte pedang iblis dengan kuil halilintar tidak terlalu jauh sehingga sangat berbahaya membiarkan sekte itu tetap berdiri.
"Mereka memang hama di wilayah ini, sangat berbahaya membiarkan mereka berkeliaran. Tunggu saja, kalian akan menanggung akibatnya." Yang Xuan sangat marah karena sekte itu sudah berani bermain-main dengannya padahal dia sengaja tidak memusnahkan sekte itu.
Kemarahan Yang Xuan salah satunya tertuju kepada Cao Ming, dia kembali marah setelah memeriksa pesan yang masuk. Satu hal yang membuat Yang Xuan sangat marah karena Cao Ming membiarkan musuh berkeliaran di wilayah kuil halilintar, itu akan sangat membahayakan desa-desa di sekitarnya.
Setelah tiba di kuil halilintar Yang Xuan melihat Cao Ming sedang memulihkan diri di halaman kuil bersama ribuan anggota kuil. Dia langsung berjalan santai kearah Cao Ming untuk memberikan hadiah.
Dhuar
"Aarrgghh...." teriak Cao Ming kesakitan. Dia terlempar jauh karena pukulan Yang Xuan mendarat telak di dadanya. Cao Ming kembali terluka parah setelah hampir selesai memulihkan diri.
Seluruh penghuni kuil halilintar kaget dan langsung berteriak menyelamatkan diri. Mereka mengira yang menyerang Cao Ming adalah pria berjubah hitam itu lagi. tapi setelah melihat siapa yang datang mereka langsung terdiam ketika melihat kemarahan Yang Xuan.
__ADS_1
"Apakah kau masih layak menjadi ketua kuil, bahkan murid-murid kuil ini tahu kalau membiarkan musuh berkeliaran di wilayahnya adalah tindakan yang sangat bodoh." Bentak Yang Xuan. Ia menatap Cao Ming dengan penuh kemarahan, apalagi setelah menatap ratusan jasad-jasad tergelatak di halaman kuil dan ratusan lainnya terluka parah.
"Maafkan saya Tuan Muda, berikan kesempatan sekali lagi, saya akan memperbaikinya." Cao Ming memohon sambil bersujud. Bahkan dia merasakan tubuhnya hampir meledak setelah aura spritual tingkat surgawi di arahkan Yang Xuan khusus padanya. Dia juga memuntahkan darah segar berkali-kali.
Cao Ming baru menyadari ternyata Yang Xuan mengetahui kemunculan ketua sekte pedang iblis di wilayah kuil halilintar. Dia sekarang mengerti kalau Yang Xuan bahkan lebih cerdas dari apa yang dia pikirkan. bahkan jelas Yang Xuan bisa membedakan di mana tempat dia harus rendah hati maupun kejam.
Cao Ming juga baru menyadari bahwa Yang Xuan masih ragu kepada kesetiannya, kemarahan Yang Xuan bukan karena banyak anggota kuil yang menjadi korban akan tetapi karena sudah meragukan kesetiannya, sekarang nyawanya sudah di ujung tanduk tidak kemungkinan dengan keluarganya.
Melihat itu, semua anggota kuil halilintar bergidik ketakutan, selama ini mereka mendengar Tuan Muda mereka sangat baik dan lembut tetapi setelah melihat secara langsung mereka menyadari kesalahan Cao Ming amatlah besar.
"Apakah kau masih dapat dipercaya, semua ketua kuil berusaha untuk kuat termasuk paman Liang dari kuil bukit matahari, tapi paman Liang masih bisa mengembangkan wilayah selatan kekaisaran jiang, lihat wilayah ini bahkan jauh tertinggal dari wilayah lainnya, bahkan aku tidak pernah meminta anggota kuil ini untuk ikut berperang." ucap Yang Xuan tidak peduli bagaimana Cao Ming bersujud di hadapannya.
Cao Ming jelas tahu bahwa Xuan Liang jauh lebih lemah darinya, tetapi Xuan Liang mampu mengembangkan wilayah selatan kekaisaran jiang dengan baik padahal Yang Xuan tidak pernah membantunya. Bahkan kuil bukit matahari sudah setara sekte basar padahal wilayah itu adalah wilayah terpencil, jangankan kota besar kota kecil pun tidak ada di sekitar kuil bukit matahari akan tetapi kuil itu masih bisa berkembang.
Berbeda dengan kuil halilintar, wilayah kuil halilintar adalah wilayah yang kaya akan sumber daya bahkan ada beberapa kota kecil di sekitarnya. Sebelumnya sekte angin timur dan puluhan sekte lainnya serta klan cao ada di wilayah tersebut akan tetapi tetap maju. Sekarang hanya kuil halilintar yang menguasai wilayah tersebut, itupun belum bisa di kembangkan oleh Cao Ming sehingga Yang Xuan sangat marah.
"Tuan Muda, percayalah. Saya terlalu takut untuk melindungi wilayah ini sehingga fokus berlatih, saya berjanji akan mengembangkan wilayah ini dengan segenap kemampuan yang saya miliki dan tidak akan membiarkan musuh berkeliaran lagi di wilayah ini." Cao Ming terus memohon sambil memegang kaki Yang Xuan.
"Baiklah, aku akan memegang kata-katamu, aku memberikan kesempatan sekali lagi karena aku sangat menghormatimu. Pulihkan diri kalian, makamkan mereka secara layak, dua hari lagi kita akan menyerang sekte pedang iblis." titah Yang Xuan dengan tegas. Dia ingin mencari pengendali siluman terlebih dahulu setelah itu baru menyerang sekte pedang iblis.
"Terimakasih, Tuan Muda." ucap Cao Ming sambil bersujud bekali-kali.
******
Gunung Hitam.
"Apa...?" Mata emas bersinar terang menatap gunung di hadapannya. Yang Xuan kaget gunung di hadapannya memiliki dinding penghalang yang begitu kuat berbentuk asap hitam sehingga mata emasnya tidak dapat menembusnya.
Yang Xuan sudah bolak-balik beberapa kali di sekitar gunung hitam yang sangat luas itu untuk mencari pengendali siluman dan mencari keberadaan artevak segel terlarang. Ia yakin pengendali siluman adalah master segel atau master ilusi dan tidak kemungkinan memiliki dimensi siluman sehingga kelompok kuil sangat kesulitan mencari jejaknya. Dia juga sedikit heran kenapa di gunung itu tidak ada jejak siluman atau binatang buas.
Yang Xuan bolak-balik di sekitar gunung hitam untuk mencari artevak terlarang. Dia tidak peduli apakah pengendali siluman ada di wilayah itu atau bukan. Ia tiba-tiba mengingat perkataan orang-orang di kota laut utara bahwa gunung hitam adalah bukit hitam. Hanya kelompok kuil yang mengatakan bukit tersebut adalah gunung hitam.
Disebelah timur gunung hitam, ledakan-ledakan keras terus terjadi sepanjang waktu, pertempuran antara kelompok kuil dengan sekte laut hitam sudah berlangsung beberapa jam, getaran dari ledakan- ledakan itu bahkan hingga gunung hitam membuat Yang Xuan keheranan,
"Apakah kekuatan kelompok kuil sudah melemah sehingga menghancurkan sekte laut hitam butuh waktu beberapa jam?" gerutu Yang Xuan sambil memikirkan apa perbedaan bukit hitam dengan gunung hitam. Kenapa para pria sepuh di kota laut hitam menyebut gunung hitam adalah bukit hitam. Padahal jelas-jelas bahwa bukit hitam sangat tinggi dan tidak tepat jika namanya bukit hitam. Yang Xuan yakin bahwa gunung hitam adalah artevak tingkat tinggi sehingga terlihat sangat nyata bahkan mata emasnya tidak dapat membedakan apakah itu ilusi atau bukan.
"Apa...? bagaimana mungkin ada aura iblis di wilayah sekte laut hitam!" Yang Xuan merasakan aura menyeramkan muncul dari lokasi pertempuran kelompok kuil dengan sekte laut hitam walaupun beberapa detik. Yang Xuan yakin siluman yang menjadi lawan kelompok kuil adalah memang peliharaan pengendali siluman. Walaupun yang dilihatnya hanya siluman yang lemah, ia yakin pengendali siluman belum melepaskan siluman yang kuat.
__ADS_1
Yang Xuan meleset kearah timur gunung hitam untuk memastikannya.
******
Klan Hou.
Dasar tidak berguna!" Teriak patriak klan Hou sangat marah ketika aliansi mereka gagal menjalankan rencana untuk mengambil alih kuil halilintar. Dia menatap enam orang yang tersisa tiba-tiba sudah muncul di hadapannya. Dia tidak tahu bagaimana cara kinerja aliansinya sehingga gagal menyusup kekuil halilintar.
Mereka berenam tidak menyangka kegagalan mereka ternyata berdampak besar bagi aliansinya. Sekarang bukan hanya mereka tapi seluruh aliansi mereka berada di ujung tanduk. Bahkan patriak klan Hou sampai menghancurkan beberapa material di sekitarnya.
"Bukannya kami tidak bisa menyusup patriak, baru saja kami menginjakkan kaki di kota lembah angin tetapi keberadaan kami sudah di ketahui oleh pihak kuil. Cao Ming tiba-tiba muncul dan tidak menginginkan kehadiran kami disana." ucap salah satu pria sepuh dengan gugup.
"Benar patriak, kami tidak ada kesempatan untuk menyusup, Cao Ming bahkan menolak keras kehadiran kami di sana." Sambung yang lainnya mencoba menenangkan kemarahan patriak klan Hou.
"Benarkah... " Patriak klan Hou menatap mereka satu persatu dan dia bisa melihat tidak ada aura kebohongan. Jika benar apa yang di katakan mereka itu tetap saja jadi masalah, yang jadi masalah bagi aliansi mereka adalah karena telah membangunkan seseorang monster. Mereka jelas tahu bahkan monster itu tidak pernah memberikan kesempatan kepada orang-orang yang telah bekerja sama dengan iblis.
Bahkan monster itu jauh lebih hebat dari Leluhur klan Hou dan klan lainnya yang sudah berada di tingkat ilahi dan tingkat surgawi. Jadi sekarang patriak klan Hou memikirkan bagaimana solusinya untuk menghindari kemarahan monster tersebut.
Walaupun alasan mereka benar atau salah itu tidak penting lagi, sekarang yang menjadi masalah utamanya adalah mereka benar-benar telah gagal menjalankan rencana tersebut sehingga membangunkan monster itu lagi. Apalagi Cao Ming sudah banyak tahu mengenai informasi keberadaan mereka dan kekuatan aliansi mereka. Sekarang hanya ada dua pilihan setelah rencana mereka gagal, menghadapi monster itu sampai titik darah penghabisan dan melarikan diri untuk bersembunyi.
"Kalian masih ingin mencari alasan lain, sudah terlambat." ucap patriak klan Hou sangat marah karena kegagalan rencana mereka.
Melihat kemarahan patriak klan Hou, mereka sangat ketakutan ternyata rencana itu amatlah penting bagi kelangsungan aliansi mereka. Sekarang mereka menyadari telah membangunkan monster yang sesungguhnya.
"Memang dasar tidak berguna, habisi mereka semua." sambil mengangkat tangannya.
Mendengar perkataan patriak klan Hou serta melihat kemunculan tetua tingkat tinggi dari klan Hou, seketika mereka berenam bersujud agar nyawa mereka di lepaskan, mereka berjanji tidak akan melakukan kesalahan lagi.
Tentu patriak klan Hou tidak peduli lagi, mereka dibiarkan hidup atau mati hal itu tidak akan mengubah apapun. Saat ini aliansi mereka sudah berada di ujung tanduk, satu-satunya cara untuk bertahan hidup adalah bersembunyi untuk sementara waktu lalu melarikan diri jika ada kesempatan.
crash
crash
Kepala mereka berenam terlepas dari tubuh masing-masing. Mereka dibunuh oleh para tetua tingkat tinggi klan Hou, jasad mereka berenam langsung di lempar kekandang hewan buas untuk di jadikan santapan hewan buas itu sendiri.
Walaupun patriak klan Hou membunuhnya secara diam-diam dan menghilangkan jejak. Tentu patriak klan darah iblis dan sekte pedang iblis mengetahui anggota mereka masih ada yang berhasil selamat dari pertempuran di kuil halilintar. Sebelum mereka berenam menuju klan Hou, mereka terlebih dahulu singgah di sekte pedang iblis dan klan darah iblis.
__ADS_1
"Kumpulkan semua anggota klan, kita akan bersembunyi untuk sementara waktu." perintah patriak klan Hou kepada semua tetua klan Hou. Dia tidak ingin klan darah iblis serta sekte pedang iblis tiba-tiba muncul di klan Hou sebelum kemunculan Yang Xuan. Patriak klan Hou yakin klan darah iblis dan sekte pedang iblis pasti mengetahuinya, walupun dia menghilangkan bukti.