
Kiyak ?!
Kiyak?!
Sambil mengepakkan sayapnya dan meleset kesana kemari, elang api tersebut terus menyerang dari arah berlawanan dengan Yang Xuan. Bahkan elang api itu terus melancarkan serangan walaupun sesekali menerima serangan balik dari lawannya. Tapi sepertinya semangat elang api tersebut tidak menurun dan badai api terus-menerus berkobar di udara akibat dari kepakan sayapnya.
Peperangan di klan Cao terus kedatangan bantuan membuat Yang Xuan kesulitan untuk menghadapai kelompok klan Cao, bahkan ia juga tidak sempat membantu kelompoknya ke hutan terlarang, akan tetapi rencana cadangan sepertinya berhasil, ia sengaja tidak menyerang sekte angin timur supaya kekuatan sekte itu terpecah hanya saja akan memakan korban di pihaknya yang tidak sedikit.
Para kultivator penggelana dan murid-murid kuil tidak menyangka bahwa Tuan Muda mereka sangatlah kuat, bahkan sanggup menghadapi ratusan tetua dan patriak klan Cao atau Shen Dili, sekarang hanya tersisa sekitar dua puluh orang saja. Mereka menyaksikan pertarungan Yang Xuan setelah mereka menghabisi bantuan klan Cao untuk yang ketiga kalinya.
Mereka bahkan terus berteriak dan menyemangati Tuan Muda mereka.
"Apakah kalian tahu berapa umur dari tuan muda kita." jawab salah satu diantara mereka.
"Aku tahu dan pernah mendengar obrolan dari tetua kami di sekte pedang api bahwa tuan muda masih berumur sembilan belas tahun." celetuk seorang pemuda.
"Tuan muda juga sangat lincah dan bahkan jurus-jurusnya juga sangat aneh....? Apakah kalian juga tahu dimana Tuan Muda berlatih....?" tanya salah satu diantara mereka.
Semua yang mendengar pertanyaan pemuda tersebut, hanya menggelengkan kepalanya dan bahkan tidak menghiraukan pertanyaan pemuda tersebut dan mereka hanya fokus menyaksikan pertarungan Yang Xuan dan elang api itu tanpa berkedip.
Yang Xuan juga terus mengendalikan chakra surya yang terus meleset kesana kemari untuk menghadang serangan yang mengarah kepadanya, bahkan kelompok klan Cao tidak berani mendekat hanya untuk menangkis chakra surya tersebut tangan mereka bahkan bergetar.
Mata elang api itu juga perlahan-lahan mengetahui dimana kelemahan lawannya setelah sekian lama bertempur. Mata elang sangat lah jeli kepada musuhnya, bahkan ilusi tingkat tinggi bisa di tembus oleh mata elang tersebut. Hanya saja elang itu butuh waktu untuk mengetahui kelemahan jurus-jurus lawannya. Yang Xuan juga terus mencari berbagai macam kelemahan lawannya,
Setelah mengetahui berbagai macam kelemahan dari jurus-jurus klan Cao, Yang Xuan terus mengirim pesan kesemua ketua kuil supaya mereka bisa mendominasi pertempuran ketika ia tidak sempat memberikan bantuan.
Kiyak
Kiyak
Saat menemukan celah elang api tersebut selalu mengeluarkan suara dan Yang Xuan juga baru menyadari akan hal itu, ternyata elang api tersebut seperti memberikan kode.
Lawan Yang Xuan yang semula ratusan sekarang hanya tersisa dua puluh orang saja, akan tetapi mereka yang tersisa sudah berada di ranah langit dan ilahi, membuat ia juga sedikit kerepotan dan sesekali menerima serangan balik.
Saat ia menemukan kelemahan lawannya Yang Xuan menyuruh elang api untuk memulihkan diri. Ia juga pura-pura lengah dan kelelahan dan tidak disangka dua orang tetua langsung meleset kearahnya dan melepaskan serangan.
Saat sebuah pedang dan tombak meleset kearah tubuhnya, Yang Xuan mengeraskan rahangnya dan menyambut serangan tersebut.
Prang
Dhuar
"Arrrgh..." Senjata kedua tetua tersebut hancur berkeping-keping dan cakar Yang Xuan terus melaju dan menembus tubuh kedua lawannya tersebut.
Nafas kedua tetua tersebut langsung berhenti dan mereka juga jatuh dari ketinggian saat cakar Yang Xuan menembus jantungnya.
__ADS_1
Kematian ratusan tetua dari pihaknya membuat kelompok klan Cao seketika murka, bahkan kemarahan mereka sudah memuncak setelah mengetahui bahwa anggota klan cao dan bantuan yang datang tidak ada lagi yang tersisa.
"Arrrgh....." teriak Shen Dili dengan raungan kemarahan walaupun kelompoknya sudah kelelahan, akan tetapi mereka terus melakukan perlawanan dan awalnya kelompoknya mengulur waktu untuk menguras unsur energi Qi Yang Xuan, tapi dugaan mereka salah malah mereka yang lebih dulu kelelahan dan bahkan sudah ratusan tetua yang tewas.
Shen Dili bersama kelompoknya menyerang Yang Xuan dengan bola formasi angin hitam.
"Mereka tidak bersekutu dengan iblis berarti dugaan ku selama ini salah aku yakin klan Cao pasti menentang perbuatan Cao Bun akan tetapi mereka tidak menolak bola formasi pemberian Cao Bun tersebut." batin Yang Xuan sambil memperhatikan lawannya.
Yang Xuan Hanya diam saja ketika ia melihat Shen Dili membuat formasi sambil menyuntikkan energi.
"Ternyata memang dugaan ku tidak salah, semua artevak yang ada di setiap sekte di wilayah timur ini pasti pemberian Cao Bun, hanya saja mereka sebagian mungkin menolak bersekutu dengan iblis" pikir Yang Xuan lagi sambil mengirim suara telepati kepada ibunya.
Saat lima energi naga angin hitam raksasa terbentuk di udara dan meleset kearahnya, Yang Xaun langsung menghilang dari tempatnya dan muncul di belakang kelompok Shen Dili
Bom.
Bom
Dhuar
Ledakan dahsyat kembali bergema mengguncang wilayah kalan Cao, ledakan cahaya putih dan cahaya hitam memenuhi langit klan cao, saat naga angin hitam raksasa bertabrakan dengan chakra raksasa yang di lepaskan oleh kelompok Long Yue.
Saat ledakan besar terjadi kelompok Shen Dili juga terlempar dari tempatnya karena Yang Xuan juga melepaskan serangan disaat yang sama.
"Arrrrgh.... " Sambil berteriak kesakitan dan berlumuran darah Shen Dili mencoba bertahan untuk mengetahui sebenarnya siapa pemuda yang sanggup menghancurkan klan Cao dalam waktu singkat tersebut.....?"
Walaupun dia tahu bahwa Long Yue dan klan Xuan bersama aliansi nya mempunyai keberanian untuk menghancurkan klan Cao dan sekte angin timur, akan tetapi dia heran sejak kapan ada kultivator muda yang begitu kuat di wilayah timur tersebut. Dia tahu bahwa klan Xuan tidak lagi memiliki generasi penerus karena mereka sudah menghabisinya,
"Lebih baik kau mati penasaran dari pada bertanya yang tidak perlu, kau bersama aliansi mu bahkan memiliki pengumpul informasi yang sangat buruk." jawab Yang Xuan sambil memasang segel kepada tubuh Shen Dili dan ia langsung memasukkannya kedalam cincin penyegel benua untuk disiksa lebih lanjut.
Satu-persatu tetua tersebut ia lemparkan kedalam cincin penyegel benua untuk mengorek informasi sebelum mengulitinya.
Setelah pertempuran selesai Yang Xuan langsung membuat array pelindung seperti kubah transparan tingkat surgawi, yang di topang oleh empat pilar raksasa di setiap sudut, dan ia juga langsung meletakkan batu spritual untuk mempertahankan pilar tersebut tanpa harus menyuntikkan unsur energi Qi, dan ia juga memasang formasi pembunuhan yang di topang oleh sebuah tombak. walaupun bantuan dari sekte angin timur tidak akan datang lagi. Yang Xuan juga membuat segel ilusi dan menciptakan dunia dimensi untuk meningkatkan kekutan kelompoknya. Yang Xuan memberikan sumber daya kepada kelompoknya supaya menaikkan tingkat kultivasi dalam tiga bulan kedepan di dalam di mensi atau tiga hari di dunia luar. Yang Xuan tidak mau korban di pihaknya terus meningkat. ia juga mengirim pesan kepada Naga Air dan Baihu.
Setelah selesai membuat dunia dimensi Yang Xuan langsung meleset dengan kecepatan tinggi menuju hutan terlarang,
Mereka menyaksikan Yang Xuan meleset seperti kilatan cahaya menuju hutan terlarang sambil menelan ludah.
"Nyonya, kalau boleh kami tahu bagaimana Tuan Muda mengendalikan semua hewan buas dan siluman tersebut." tanya ketua sekte matahari terbenam dengan sangat penasaran.
Bahkan semua ketua kuil bersama murid-murid mereka ikut mendengar pertanyaan ketua tersebut karena mereka juga sangat penasaran atas Tuan Muda mereka,
Long Yue hanya menggelengkan kepalanya dan tidak tahu seperti apa menjawab pertanyaan tetua tersebut.
"Tetua, aku tidak tahu kapan putraku menangkap hewan buas dan siluman tersebut, karena setiap memasuki hutan iblis bagian dalam dia hanya pamit untuk berburu. Bahkan untuk berkultivasi aku tidak pernah mengajarinya secara mendalam, setiap aku ingin mengajarinya bahkan kultivasinya sudah naik hingga sepuluh bintang,
__ADS_1
Jurus-jurus yang dia pelajari juga aku tidak tahu dari mana dia mendapatkannya, karena kalian juga tahu bahwa aku dan klan Xuan tidak memiliki jurus seperti itu." jawab Long Yue sambil memberikan sedikit gambaran tentang putranya, karena para tetua kuil sudah beberapa kali mengajukan pertanyaan yang sama.
Para tetua kuil yang mendengar jawaban Long Yue merasa langit benar-benar tidak adil kepada mereka.
******
Sekte tengkorak iblis
"Hei naga sialan, jika aku membunuh lebih banyak darimu maka untuk selamanya kau akan menjadi tunggangan ku." teriak Baihu karena sejauh ini ia sudah membunuh lebih banyak dari Naga air tersebut.
"Dasar babi sialan, kau hanya membunuh yang lemah-lemahnya saja," jawab Naga air itu murka karena lawannya adalah para tetua sekte tersebut.
"Kurang ajar," teriak para tetua sekte tengkorak iblis tersebut sambil menahan amarah mereka.
Mereka sangat marah karena kepala mereka di pertaruhkan kedua binatang tersebut, akan tetapi mereka tidak berdaya jangankan untuk menghadapi ribuan binatang buas atau siluman. bahkan melawan kedua binatang yang ada dihadapannya, sekte mereka sudah kerepotan.
Tetapi mereka juga tidak menyerah begitu saja bahkan mereka berusaha melakukan perlawanan, walaupun hanya membawa beberapa orang mati bersama mereka dan beberapa siluman dan hewan buas mati bersama mereka. Tapi sayangnya Murid kuli dan hewan buas serta siluman yang paling lemah justru ada di barisan paling belakang membuat mereka tidak bisa membunuhnya dan mereka hanya bisa pasrah menerima kematiannya.
Saat asyik dalam pertempurannya tiba-tiba Naga air mendapat pesan dari Yang Xuan, naga air itu langsung mengaum keras beberapa kali. Sepertinya ia menyuruh kelompoknya untuk memusnahkan sekte itu secepatnya.
Groaaaar
Seketika gelombang hewan buas serat siluman merengsek masuk dari enam titik yang berbeda dan langsung menggempur sekte tengkorak iblis dengan brutal
"Hei babi sialan, sepertinya kita harus membatalkan taruhan kita, karena aku mendapat pesan dari, Tuan. Kita harus secepatnya menghancurkan ketiga sekte ini karena pihak sekte angin timur bisa saja mengirim bantuan untuk yang keempat kalinya dan kita tidak tahu sebanyak apa murid dan aliansi mereka.
"Kenapa tuan meninggalkan klan Cao......? bukankah itu sangat berbahaya karena mereka yang ada disana tinggal sedikit lagi." tanya Baihu penasaran.
"Pihak hutan terlarang butuh bantuan karena ada tiga leluhur di sana." jawab naga air tersebut.
Baihu juga terus mengaum keras untuk menyemangati kelompoknya supaya secepatnya menghancurkan sekte tersebut.
Setelah menunggu beberapa saat pertempuran itu sudah hening dan tidak ada lagi yang tersisa disana bahkan jasadnya sekalipun. Semua anggota sekte tengkorak iblis sudah di santap hewan buas dan siluman tersebut.
"Hai, kumpulkan mereka semua dan aku akan mencari harta sekte ini." teriak naga air itu kepada Baihu.
🌸🌸
Sekte darah iblis.
Sebelum menyerang sekte tengkorak iblis, naga air lebih dulu menuju sekte darah iblis untuk menghancurkan array pelindung sekte tersebut. Naga air tersebut memporak-porandakan sekte darah iblis dengan tubuh naga nya sebelum meleset kearah sekte tengkorak iblis.
Para murid-murid dan tetua sekte darah iblis hanya bisa pasrah melihat sekte mereka di hancurkan jangankan untuk melawan melihat Naga dan Elang itu saja mereka sudah ketakutan.
Bahkan akibat dari serangan naga air tersebut murid-murid kuil dan kultivator bayaran Long Yue dengan mudah menghancurkan sekte itu tanpa perlawanan yang berarti, dalam sekejap sekte darah iblis langsung berubah menjadi lautan api. Karena murid-murid kuil yang menyerang adalah pengguna elemen api.
__ADS_1
Walupun masih banyak yang bisa terbang di udara akan tetapi kelompok sekte darah iblis tidak sanggup menahan gempuran kedua elang tersebut, tekanan api dari bawah dan tekanan kedua elang dari atas membuat semua yang berada di udara dalam sekejap sudah tidak tersisa, sekte itu menghilang dalam beberapa tarikan nafas karena sekte itu juga belum termasuk sekte menengah.
Para murid-murid dan tetua kuil yang memiliki elemen api telah di bekali Yang Xuan dengan senjata yang memiliki kekuatan api. Nahkan senjata itu berada dalam tingkatan kaisar, legenda, bumi, langit dan surgawi. Membuat kekutan mereka meningkat, itulah sebabnya mereka dengan mudah menghancurkan klan Cao walupun lawan mereka sudah kedatangan bantuan hingga yang ketiga kalinya.