
"Hahaha! Hei manusia aneh darimana saja kalian...? Aku sudah lama menunggu kalian disini untuk minum teh herbal terbaik benua tengah ini. Yang di sana keluar ....?! Bagaimana kita mau minum teh bersama jika pekerjaan kalian hanya menguntit saja.." teriak Yang Xuan sambil meledek kelima Jendral tersebut.
"Kurang ajar! Hei bocah, dimana sopan santun mu..?" balas Jendral Feng sambil berteriak.
Bahkan Jendral Feng tidak menyangka bahwa bocah di hadapannya masih berani meledek mereka setelah sekian lama mereka berusaha menangkapnya, bahkan ia juga tidak melihat rasa takut di wajah bocah tersebut malah terlihat seperti merendahkan.
"Hahaha! justru kalian yang tidak punya sopan santun. Apakah manusia dari dunia atas memang senang dengan pekerjaan menguntit seseorang...?" sambil mengangkat-angkat alisnya.
Yang Xuan sudah tahu apa tujuan mereka datang ke benua tengah tersebut, sebagai mantan penguasa alam matahari siapa saja yang di baptis oleh petir ashura, petir kuno dan petir suci pasti di buru oleh para dewa lainnya karena mereka merasa terancam akan kedudukannya.
"Hei bocah, apakah kau sudah bosan hidup,..? lagi pula siapa juga yang menguntit bocah tidak berguna sepertimu..?"
Jendral Feng terkejut bukan main, tapi dia masih terlihat tenang dengan wajah santai, karena bagaimanapun dia sudah hidup ribuan tahun. Sudah begitu banyak masalah yang di hadapinya,
"Hei pak tua, jika bocah ini tidak berguna berarti kalian juga tidak berguna, karena selalu mengikuti ku kemana pun aku pergi! Apa jangan-jangan kalian pengikut iblis ...?" tebak Yang Xuan penuh selidik.
"Kurang ajar, apakah kami mahluk hina sehingga mulutmu berani berbicara bahwa kami adalah pengikut iblis...." balas Jendral Feng bahkan auranya merembes begitu saja tanpa ia sadari.
Jendral Feng sangat geram dia di sebut pak tua dan bahkan di sebut sebagai pengikut iblis, walaupun umurnya sudah ribuan tahun akan tetapi dirinya masih terlihat tampan dan gagah, yang membuatnya bertambah marah adalah karena Yang Xuan menyebutnya pengikut iblis.
"Katakan apa tujuan kalian mengikuti ku jika tidak... ?" tanya Yang Xuan tiba-tiba sambil menggantung kata-kanya.
"Jangan kau coba-coba mengancam ku bocah, itu adalah peringatan terakhir untukmu. Jelaskan kepada kami. Apakah kau yang di baptis oleh petir kuno tempo hari.....?"
"Hahahha! Cih! dasar sinting kultivator tidak berguna sejak kapan ada petir kuno...!" dan ingat..???"
"Dan ingat satu hal, aku tidak takut dengan kalian bahkan kau boleh mengingat wajahku, jika kalian membutuhkan informasi dariku ada dua syarat yang harus kalian penuhi. jika tidak, jangan coba-coba mengikuti ku lagi atau bertanya tentang petir apalah namanya itu, karena saat ini uluran tanganku sangat di butuhkan oleh ibuku, aku tidak punya banyak waktu untuk meladeni manusia tidak berguna seperti kalian." Ucap yang Xuan dengan sorot mata yang tajam.
"Kurang ajar! sebutkan apa syaratnya..." jawab Jendral Feng sambil dengan amarah memuncak.
Jendral Feng ingin sekali merobek-robek mulut bocah di hadapannya, akan tetapi dimana harga dirinya sebagai Jendral yang paling di hormati, jika orang-orang tahu bahwa ia menindas bocah, hancur sudah reputasinya.
"Bagus, bagus. Jika sudah seperti ini berarti kalian sudah setuju bekerja sama denganku, untuk menghancurkan sekte angin timur sebelum kalian pulang ke sarang kalian masing-masing. Kedua, kalian harus bertarung melawanku, dan di atas sekte itu sebagai arena pertarungannya." dengan wajah sumringah sambil menunjuk sekte pedang biru.
"Hei bocah, kau pikir siapa dirimu," sambil melepaskan tinjunya, amarah Jendral Feng sudah mencapai batasnya.
Akan tetapi serangan Jendral Feng hanya mengenai udara kosong, Yang Xuan menangkis serangannya dengan menghilang tanpa jejak mengejutkan Jendral Feng dan tidak lama kemudian muncul kembali dan Yang Xuan melepaskan serangan kearah sekte pedang biru dan bukan kearah Jendral Feng.
Bom
Ledakan dahsyat menggema mengguncang Gunung shen ming dan menghancurkan gunung tersebut, sekte pedang biru yang ada di atas pegunungan itu kini menghilang, getaran dari ledakan itu bahkan mencapai puluhan kilometer, bahkan gunung yang terkenal di wilayah timur tersebut kini sudah rata dengan wilayah lainnya, yang selamat dari sekte itu hanya menyisakan sekitar beberapa ratus orang saja. karena serangan tiba-tiba.
"Menyingkir dari hadapanku dan jangan pernah ikut campur urusanku, aku juga sudah menduga bahwa kalian tidak akan membantuku, tanpa kalian pun aku bisa menghadapai Raja Iblis yang menggangu benua tengah ini, sampaikan salam ku pada kaisar giok, jangan mencampuri urusanku jika tidak suatu saat aku akan menghancurkan istana langit miliknya." sambil mengeluarkan aura panas dan aura naga langit dengan kekuatan penuh.
__ADS_1
Jendral Feng hanya bisa menghela nafas panjang, ia melihat kemarahan di wajah yang Xuan. Masa muda yang kelam," gumam Jendral Feng merasa iba melihat Yang Xuan.
"Hai kalian, cepat bantu aku untuk membunuh keparat ini," sambil menunjuk Jendral Feng.
Satu persatu para ketua dan tetua sekte pedang biru kini bermunculan hingga ratusan orang. Mereka semua yang datang sudah di kuasai amarah karena sekte mereka sudah menghilang di telan gunung shen ming.
"Tunggu apa lagi, aku sudah mencoba menghalanginya akan tetapi dia masih berhasil menghancurkan sekte kalian, aku adalah pengumpul informasi angin timur. Kalian harus membunuhnya dan aku akan melaporkan masalah ini kepada patriak Cao Bun." teriak Yang Xuan pura-pura marah dan mengirim suara melalui telepati.
"Serang.... " teriak ketua sekte pedang biru.
"Bajingan itu telah menjebak ku" batin Jendral Feng dengan urat rahang yang sudah mengeras.
"Seketika pertempuran dahsyat segera terjadi dan Yang Xuan langsung melarikan diri kearah klan Cao tanpa memperdulikan pertempuran itu, dia tidak peduli siapa yang mati dan siapa yang hidup.
"Hahaha! selamat bersenang-senang pak tua, lain kali kita minum teh, aku lupa bahwa aku tidak mempunyai air panas." ledek Yang Xuan mengirim suara melalui telepati sambil melarikan diri menuju klan Cao.
******
Klan Cao
Ledakan-ledakan keras tiba-tiba mengguncang wilayah klan cao mengejutkan klan tersebut, getaran-getaran dahsyat tercipta membuat seluruh penghuni klan tersebut menjadi panik dan ketakutan, untung saja dengan cepat di redam oleh para tetua klan. Kelompok Long Yue juga terus melancarkan serangan untuk menghancurkan array perlindungan klan itu.
Serangan-serangan beruntun terus di lancarkan oleh kelompok Long Yue, walaupun dari pihak mereka mendapat serangan balik dan membuat sebagian terluka parah akan tetapi mereka tetap melancarkan serangan. Ribuan bola-bola api dari berbagai energi senjata terus di lancarkan seperti meteor yang jatuh dari langit, akan tetapi array perlindungan klan Cao tidak tergores sedikit pun.
Patriak klan Cao adalah ayah dari Cao Bun yaitu Cao shen dili, Shen Dili begitu marah ketika ada yang berani menyerang klan mereka dengan secara tiba-tiba bahkan wajah nya sudah terlihat memerah karena menahan amarah.
Memang array perlindungan klan Cao sangatlah terkenal dengan kekuatannya, karena array perlindungan mereka di topang oleh empat pilar iblis raksasa. Setiap pilar memiliki titik pusat formasi dan segel, untuk menyuntikkan kekuatan langit dan bumi atau bisa juga menggunakan batu spritual serta unsur energi Qi.
"Nyonya ternyata rumor yang beredar bukanlah bualan belaka, aku tidak menyangka untuk membuat goresan kecil sekalipun sejauh ini kita belum mampu." celetuk ketua kuil pedang api.
"Tapi walau bagaimanapun kita harus berusaha apapun caranya dan tidak mungkin kita kembali." jawab Long Yue dengan wajah kesal sambil memikirkan bagaimana caranya menghancurkan array perlindungan di depannya.
Akan tetapi ia tiba-tiba mengingat bola formasi matahari pemberian Yang Xuan." Ya, tidak ada salahnya di coba karena aku belum tahu sejauh apa kekutan senjata ini." batinnya tapi ia yakin rumor yang beredar tentang senjata putranya bukan bualan belaka, walaupun ia belum pernah melihat Yang Xuan bertarung antara hidup dan mati menggunakan bola formasi matahari tersebut.
"Aku heran dari mana kalian mendapat keberanian dengan tiba-tiba menyerang klan kami, apakah kalian sudah siap menanggung resikonya?" teriak Shen Dili dengan amarah yang meluap-luap.
Patriak klan Cao tersebut tidak habis pikir sebagai klan dan sekte terkuat di wilayah timur ternyata tidak menjamin memberi ketenteraman kepada keturunan klan Cao dan masih ada lagi yang berani mengusik kedamaian klan mereka.
"Apakah kalian pikir kami takut dengan klan dan sekte kalian yang termahsyur itu, kalian menganggap terlalu tinggi diri kalian." jawab Long Yue dengan wajah memerah.
Satu hal yang ia takutkan sebelum mereka bisa menghancurkan array perlindungan klan tersebut yaitu bantuan klan Cao sudah tiba. Habis sudah, mereka juga masih beruntung karena leluhur klan Cao berada di sekte angin timur membuat mereka terlihat lebih tenang.
Disaat Long Yue ingin mengeluarkan bola formasi matahari dari cincin ruangnya, sebuah suara melalui telepati menggema di kepalanya dan ia pun langsung berteriak keras bahkan suaranya menggema di udara klan Cao.
__ADS_1
"Mundur.... "
Tiba-tiba kelompok Long Yue mundur membuat klan Cao seperti berada di atas angin dan mereka juga tiba-tiba berkumpul dan ingin melakukan perburuan untuk membalas serangan.
Akan tetapi awan gelap di langit tiba-tiba berkumpul sebauh chakra raksasa meleset dengan kecepatan tinggi disertai suara gemuruh dan angin kencang.
Bom
Dhuar
Ledakan mengerikan pun terjadi, suara menggema dan memekakkan telinga mengisi udara klan Cao. Getaran-getaran hebat mengguncang beberapa kilometer wilayah timur, asap tebal membumbung tinggi menutupi pandangan sekitar puluhan mil, array perlindungan klan cao yang terkenal dengan kekuatan nya hancur menjadi debu dan bahkan klan itu berubah menjadi cekungan yang dalam.
Serangan yang dilancarkan oleh Yang Xuan adalah 'jurus amarah dewa surya" bahkan dengan kekuatan penuh. Ia hanya menyisakan unsur energi Qi untuk mengakses cincin penyegel benua seketika ia menghilang kedalamnya dam langsung memulihkan diri karena waktu seperti itu lebih berharga dari apapun.
Sorak-sorai ribuan murid dari berbagai kuil serta kultivator bayaran dan penggelana langsung terdengar kembali dan mengisi udara serta mereka mendekat kearah klan Cao bersama ribuan hewan buas dan siluman, setelah asap menghilang tiba-tiba dentingan senjata kembali terdengar mengisi udara disertai teriakan-teriakan dari berbagai arah.
Serangan Yang Xuan bahkan membuat ribuan anggota klan Cao langsung tewas dalam serangan itu dan ribuan terluka parah, belum sempat mereka memulihkan diri berbagai serangan kembali terjadi di berbagi tempat. Kelompok Long Yue merengsek masuk seperti kelompok lebah memperebutkan madu di sebuah bunga.
"Bajingan, sebenarnya siapa kalian dan apa tujuan kalian menghancurkan klan kami...?" teriak Shen Dili sambil meringis kesakitan.
"Shen Dili, kau mungkin tidak kenal denganku yang sekarang karena perubahan dalam diriku akan tetapi dulu kau sangat mengenalku, apakah kau sudah lupa dengan Xuan Xu ...? Aku adalah istrinya dan aku yakin dulu kau pura-pura buta atas perbuatan putramu terhadap diriku dan keluargaku dan sekarang terimalah kematian mu dan seluruh keluargamu." teriak Long Yue berapi-api sambil mengeluarkan bola formasi matahari.
Shen Dili sadar sudah waktunya menerima balasannya ia tahu orang yang sanggup menghancurkan array perlindungan klan nya adalah orang yang sangat hebat bahkan ayah dan kakeknya serta kakek buyutnya bergabung belum tentu sanggup melawannya.
*****
Sekte golok neraka dan sekte pedang iblis
Pertempuran di sekte golok neraka penuh dengan tawa dan sorak-sorai, mereka dengan mudah menghancurkan array perlindungan sekte tersebut, dan juga sekte itu belum bekerjasama dengan iblis. Mereka juga tidak memiliki senjata tingkat dewa atau artefak iblis.
Para petinggi kuil melarang kultivator tingkat tinggi untuk bertarung, mereka hanya membiarkan murid-murid dan kultivator tingkat menengah bertarung hidup dan mati, mereka hanya mengawasi dan memberi arahan.
Semangat bertarung para murid-murid setiap kuil begitu brutal setelah sekian lama berlatih akhirnya mereka di lepaskan dengan bebas.
Para petinggi sekte golok neraka terlihat menyerang membabi buta, karena dari segi jumlah mereka tidak ada harapan untuk memenangkan pertempuran tersebut, karena jumlah mereka hanya lima puluh ribuan itupun sudah di hitung dengan kultivator pemula akan tetapi yang menyerang hampir ratusan ribu, kelompok kuil serta Jendral dan kedua walikota bersama kultivator yang bermunculan entah dari mana belum lagi siluman dan binatang buas.
Dentingan berbagai jenis senjata terdengar dari berbagai tempat, bahkan para petinggi kuil belum ada yang bertarung karena tidak memiliki lawan yang sepadan, kedatangan jendral Xu dari kekaisaran dan para kultivator yang ingin membantu, membuat mereka memutuskan menyerang sekte pedang iblis.
Sekte itu juga bahkan lebih parah dan lemah dari sekte golok neraka membuat sekte pedang iblis hancur dalam waktu setengah jam dan menghilang begitu saja. Bendera berwarna putih berlambang matahari langsung berkibar dan para petinggi kuil juga memasang array pelindung sebagai pertanda bahwa lahan itu adalah milik mereka.
Ketua sekte golok neraka menatap tamu yang berkunjung kesektenya dengan tatapan nanar seperti terlihat linglung, setelah melihat murid-muridnya di bantai tanpa ampun. Dia juga meminta penjelasan kepada tamunya akan tetapi sepertinya sangat berat untuk di ungkapkan.
"Ketua Daqiu, maafkan kami karena begitu brutal melebihi kalian, orang yang menginginkan sekte kalian hancur mengatakan sudah beberapa kali memperingatkan sekte kalian supaya memutuskan hubungan dengan sekte angin timur, akan tetapi kalian mengabaikan perkataan orang tersebut. Sebagai berawal dari sekte aliran netral beliau menghargai sekte kalian, tapi sepertinya kalian mengabaikannya dan lihatlah sekte kapak perak sekarang tambah berjaya setelah menjadi kuil, kau penasaran siapa orangnya... jangan bertanya kepadakau karena aku juga tidak tahu siapa beliau," ucap wali kota Xu Cang.
__ADS_1