
Tempat operasi The Red Moon
"Bagaimana kalian bisa kehilangan jejaknya!!" Marah Aurora membuatkan semua orang disitu ketakutan
"Kami juga tidak tahu.. nona...namun begitu kami berasa sepertinya ada orang yang menganggu misi kita" kata Anggota Red moon
"Siapa??" Tanya Aurora
"Black key..."Jawab anggota itu
"apa yang mereka mahu dengan kita??" tanya Aurora
" Mungkin mereka mahu Permata Biru?? " kata Anggota itu
"em...sepertinya benar...kalau begitu biarkan aku masuk melihat Permata Biru"Kata Aurora
Back to story❤❤
Hari sudah pagi
"Mari kita dapat kan Bunga itu secepat mungkin" Kata Aurora
Lalu Zen, dan Kaisar you menganguk tanda faham
mereka mencari Bunga Permata darah itu di dalam air Sungai yang deras
Saat Aurora menyelam tiba-tiba kaki nya tidak bisa bergerak , Aurora teriak minta tolong...
Kaisar you terdengar Suara Aurora lalu dia secepatnya pergi menyelamat kan Aurora namun... Aurora sudah tidak sadarkan diri
"Aurora!! bangun" kata Kaisar You dengan mengoncang tubuh Aurora
__ADS_1
Tanpa membuang masa Kaisar You langsung memberikan Nafas mulut ke mulut(CPR) kepada Aurora
Akhirnya Aurora tersadar
"uhuk... uhuk"Aurora mengeluarkan Air di dalam tubuh nya
"kau udah nggak apa apa kan??" tanya Kaisar you
"Emm terima kasih karna udah selamatkan aku" kata Aurora
Zen yang baru saja Kembali setelah mendapat kan bunga penawar itu kaget karna melihat Aurora yang dalam keadaan tidak begitu baik.
"Aurora!!!!" teriak Zen yang dalam keadaan cemas
"Aku nggak apa apa kok" kata Aurora menenangkan hati Zen
"Mari kita pulang kalo telat kau bisa terkena flu"kata Zen
saar Aurora mahu berjalan dia malah digendong Kaisar You
"turun kan aku" kata Aurora dengan memberontak
"Diam saja apa kau mahu aku bunuh dirimu??" tanya Kaisar you
"Bunuh saja kalo mahu bunuh aku nggak peduli" kata Aurora
" ooo jadi kau nggak takut mati kalo gitu kamu takut apa??" Tanya Kaisar you
"aku takut menikah dengan mu" kata Aurora
"Begitukah kalo gitu aku akan adakan pernikahan itu pada minggu hadapan saja" Kata Kaisar you
__ADS_1
"Tidak..!! tidak aku tidak mahu nikahi kau"Teriak Aurora
(Sebegitukah takunya kamu ingin nikah sama aku) kata Kaisar you di dalam hatinya lalu menurunkan Aurora
Aurora keget dengan tindakan Kaisar you yang Tiba tiba menjadi dingin
(Apa yang terjadi bukankah sebentar tadi dia mempermainkan aku...kok jadi dingin??) kata Aurora di dalam hatinya dengan melihat kaisar you yang telah menugang kuda tanpa menunggu nya
"apa kau bertengkar dengan kaisar dingin itu lagi" tanya Zen
"Tidak" kata Aurora
"jadi kenapa muka nya jadi dingin lagi??" tanya Zen
"Kau pikir aku tahu"kata Aurora
Akhirnya mereka memilih untuk pulang ke istana dengan pantas agar hari tidak gelap
Kamar Zen dan Yin yin
"Ehmm..." Yin yin baru saja sadar dari tidurnya
"Zen" panggil Yin yin
"Zen...kau dimana??"panggil Yin yin kembali namun tiada jawapan
Yin yin berasa ingin Minum jadi dia memilih untuk berdiri namun saat dia mahu berdiri dia malah jatuh ke lantai
Seseorang memberikan Yin yin bantuan dengan mengulurkan tangan nya untuk yin yin pegang
"Zen..."Kata Yin yin tanpa Tahu kalo tangan orang yang dia pegang itu bukan Zen..
__ADS_1