KEMBALINYA SANG PENGUASA

KEMBALINYA SANG PENGUASA
65. Meninggalkan turnamen.


__ADS_3

Yang Xuan langsung melarikan diri kearah selatan sekte angin timur setelah ia berhasil melepaskan jurus untuk melumpuhkan kelima Jendral yang mengejarnya tersebut. Saat melarikan diri ia mendapat pesan dari ibunya. Mengetahui ibunya bersama semua kuil akan bergerak, ia berpikir akan mencari bantuan tambahan.


Yang Xuan langsung mengurungkan niatnya menuju klan cao, ia bergegas menuju kota shu dan kota laut biru untuk meminta bantuan kepada kedua wali kota tersebut, supaya mencari kultivator dan mantan Jendral atau mantan komandan perang serta kultivator penggelana di wilayah tersebut, agar membantu pasukannya untuk menghancurkan klan Cao dan tiga sekte lainnya di wilayah selatan sekte angin timur.


Perjalananya kekota shu dan kota laut biru membuahkan hasil, Yang Xuan juga langsung bergegas menuju kota baiping dan kota xucang untuk meminta bantuan kedua walikota tersebut, agar membantu pasukannya untuk menghancurkan dua sekte menengah di wilayah utara kota baiping. mendapat penolakan dari walikota baiping membuat wali kota itu babak belur akibat Yang Xuan tidak bisa menahan amarahnya.


Setelah di jelaskan dengan detail oleh walikota xucang walikota baiping menyesal terlalu cepat mengambil keputusan, bahkan dia meminta maaf berulang kali kepada Yang Xuan, karena dia juga pernah berniat untuk menghancurkan sekte golok neraka akibat terlalu sering membuat keributan di wilayah kota baiping. akan tetapi dia tidak punya keberanian, tapi kali ini setelah mengetahui ribuan kultivator akan datang dari ibukota kekaisaran, wali kota baiping langsung bergegas menyiapkan seluruh aliansi nya.


Begitu juga di kerajaan Zhang hua, walupun kondisi kerajaan itu belum stabil dan kultivator masih lemah di sana tapi mereka juga tidak mau ketinggalan, Xian Tang bersama ribuan prajurit dan wali kota serta beberapa sekte kecil aliran putih netral telah berkumpul di istana kerajaan sambil menunggu kedatangan sekutu mereka dari kekaisaran jiang.


Yang Xuan juga langsung bergegas menuju utara sekte angin timur setelah ia merasakan aura kelima Jendral tersebut ada disekitar kota baiping, ia tidak mau kota baiping hancur akibat dari imbas pertarungannya jika kelima Jendral tersebut tidak bisa menerima penjelasan darinya. Yang Xuan juga mengunjungi semua petinggi kuil saat melarikan diri beberapa kali untuk memberikan bola formasi chakra surya yang sudah ia ubah menjadi artevak untuk melawan bola formasi naga hitam. Yang Xuan juga memberikan sumber daya kepada seluruh pemimpin kuil dan memberikan cincin dimensi khusus binatang berisi hewan buas dan siluman kepada petinggi setiap kuil.


Dengan kecepatan tinggi Yang Xuan meleset seperti kilatan cahaya menuju sekte pedang biru, sebuah sekte menengah aliran netral yang menghubungkan sekte angin timur dengan hutan terlarang, lembah kematian dan wilayah dewa gurun. Ia ingin menunggu kelima Jendral itu di sana sambil menghancurkan sekte itu dengan memamfaatkan kelima jendral tersebut, supaya sekte angin timur juga tidak bisa melarikan diri ketika sudah di kepung dari berbagai arah.


******


Meninggalkan kota Jian Shang


Sebelumnya Long Yue sudah menghimbau kepada seluruh kuil yang berhasil ia dirikan agar melakukan perjalanan menuju pusat kota Jian Shang, karena beberapa hari terakhir Yang Xuan selalu mengirim pesan supaya Long Yue selalu bersiap setiap saat, ia juga sudah menyerahkan tugasnya kepada sekte mawar merah dan kuil cahaya bintang serta sekte awan jingga supaya menggantikannya sementara waktu. karena ia mempunyai tugas penting yang tidak bisa di tunda.


Tournament bergengsi itu baru di mulai akan tetapi ribuan kultivator datang dari berbagai penjuru membuat sang kaisar khawatir setelah melihat setiap harinya kultivator selalu bertambah. Tetapi ia masih bisa tenang setelah kehadiran ketiga sekte besar aliran putih netral untuk menggantikan tugas Long Yue. Kaisar Jiang Hong Li khawatir bukan tanpa sebab, karena Long Yue sudah memberi tanda kepadanya.


Setelah menerima pesan dari putranya, Long Yue bersama dua ratus ribuan kultivator bersiap-siap menuju tempat yang sudah di tentukan oleh Yang Xuan, seluruh petinggi kuil, tetua tingkat tinggi dan tetua tingkat rendah serta murid elit, selebihnya adalah kultivator bayaran dari berbagai sekte aliran putih dan netral serta klan dan kultivator penggelana.


Ketika pagi tiba, Long Yue mengumumkan mengundurkan diri bersama seluruh murid dari berbagai kuil dan meminta maaf dengan alasan memiliki tugas penting yang tidak bisa di tunda. Pengunduran diri yang di ajukan Long Yue mengejutkan semua pihak terutama yang datang dari tiga wilayah, yaitu wilayah selatan, barat dan utara. Akan tetapi dengan cepat Kaisar Jiang meredam kemarahan setiap wilayah supaya tetap melanjutkan kompetisi.


Setelah Kaisar Jiang dan semua petinggi setiap sekte dan setiap wilayah menyetujui permintaannya, Long Yue langsung memberikan tanda supaya bergerak saat itu juga, kelompok yang dipimpin oleh Long Yue bergerak keempat arah yang berbeda-beda dari kota Jian Shang.


Ular hijau berkepala lima dan ular api berkepala lima dengan bendera warna putih berlambang matahari di lehernya sebagai ujung tombak dari kuil utara dan kuil tongkat keadilan bersama ribuan kuda sebagai tunggangan mereka menuju kota baiping, untuk menghancurkan sekte golok neraka dan sekte pedang iblis di utara kota baiping dan akan melanjutkan perjalanan menuju hutan terlarang.


Singa api berkepala tiga dan elang api serta serigala api sebagai ujung tombak dari kuil bukit matahari, kuil matahari terbit, kuil matahari terbenam dan kuil pedang api akan menuju wilayah klan cao di selatan sekte angin timur yang di pimpin oleh Long Yue.


Sebagai pengguna elemen api Yang Xuan menempatkan mereka menuju klan cao untuk melawan elemen kegelapan milik klan tersebut.

__ADS_1


Harimau berkepala empat dan serigala api berkepala tiga dan badak bercula satu sebagai ujung tombak kuil kapak baja, kuil tombak baja, kuil pisau terbang, kuil golok kembar dan kuil bukit naga akan menuju hutan terlarang yang di bantu oleh kerajaan Zhang hua dan dipimpin oleh Cao ya dan Cao Ming.


Kelabang merah berkepala dua dan kelabang hitam berkepala tiga serta kalajengking berekor lima sebagai ujung tombak kuil teratai merah, kuil teratai biru, kuil teratai putih yang akan di bantu oleh beberapa kultivator dari kerajaan api dan kerajaan air menuju wilayah selatan kekaisaran Jiang, untuk menghancurkan sekte lembah siluman dan sekte pedang bintang.


Ketika mendapat ajakan dari pihak Long Yue akan menghancurkan kedua sekte tersebut, pihak kerajaan air dan kerajaan api langsung menyetujui akan membantu mereka, karena kedua sekte itu juga sering meresahkan wilayah kedua kerajaan tersebut karena kedua sekte itu juga berbatasan dengan kerajaan api dan kerajaan air.


Kaisar Jiang menelan ludah setelah ia menyaksikan pergerakan dari kelompok Long Yue. Bendera berlambang matahari bertuliskan pasukan berkuda yang berkibar di setiap leher siluman tersebut. membuat tubuh Kaisar Jiang bergetar hebat karena ia baru sadar ternyata kekuatan kuil yang baru berdiri tersebut sangat menakutkan.


Suara gemuruh mengisi udara ketika langkah kaki hewan buas dan siluman serta ratusan ribu kuda meninggalkan kota Jian Shang, getaran- getaran hebat tercipta setiap detiknya setelah mereka meninggalkan kota Jian Shang membuat sebagian kultivator menelan ludah dan ketakutan.


Walaupun mereka bisa terbang akan tetapi Yang Xuan menghimbau seluruh kuil supaya menunggangi kuda atau hewan buas dan siluman, bagi Yang Xuan di kehidupan pertamanya sekalipun kuda adalah hewan yang sangat ia hormati, dan kuda yang mereka tunggangi adalah bukan kuda biasa, kuda itu adalah kuda pilihan dari berbagai wilayah yang mereka kumpulkan atas perintah Yang Xuan. bahkan ratusan ribu kuda tersebut di lengkapi armor perang.


Bahkan dari wilayah selatan, barat dan utara tersebut sempat mengerutkan dahi, jika bisa terbang untuk apa menunggangi kuda pikir mereka, tapi yang paling unik dan membuat wajah mereka memucat adalah siluman berkepala dua, tiga, dan empat sebagai ujung tombak dari setiap pasukan, dengan bendera berkibar di setiap leher siluman itu.


Sebelumnya juga mereka sangat marah akibat mundurnya Long Yue dari totrnament tersebut. Tapi setelah melihat Long Yue bersama pasukannya begitu menakutkan, membuat mereka menelan ludah dan ketakutan setelah melihat ratusan ribu kultivator meninggalkan ibukota kekaisaran Jiang. Bahkan ratusan hewan buas tingkat tinggi dan siluman berkepala dua, tiga, empat sudah membuat nyali mereka menciut dan ketakutan.


Sebelumnya setelah menyelesaikan latihannya di cincin penyegel benua Yang Xuan langsung mengunjungi semua sekte yang berhasil di rekrut ibunya menjadi kuil, ia memberikan bantuan untuk berjaga-jaga berupa hewan buas dan siluman jika pertempuran tidak memungkinkan dimenangkan pihaknya, Yang Xuan memberikan satu cincin untuk setiap kuil dan ternyata ratusan hewan buas dan siluman sudah ada di dalamnya.


*****


Di langit kota baiping


"Sial, bagaimana bisa bocah itu menghilang kembali tanpa jejak setiap kita muncul." teriak Jendral Feng frustasi.


Jendral Lin menatap wajah Jendral Feng sambil tertawa. Ia melihat wajah Jendral Feng sangat buruk karena mereka sudah mengejarnya kesana kemari tapi tak kunjung bisa menangkap buruan mereka.


"Hei Jendral bodoh, kenapa kau tertawa," teriak Jendral Feng sambil menahan tawa.


Mereka berlima pun saling pandang dan tertawa bersama-sama, sebagai Jendral paling di hormati di dunia atas, membuat mereka selama ini merasa bangga atas kinerja mereka, tapi kali ini hampir membuat mereka frustasi, hanya untuk menangkap bocah saja mereka kesulitan padahal ini benua tengah atau benua kultivator paling lemah menurut mereka, kenapa tidak frustasi. Setiap mereka hampir menangkap Yang Xuan, mereka akan kehilangan jejak bukan karena Yang Xuan merobek ruang, akan tetapi ia akan menghilang kedalam cincin penyegel benua.


"Jendral Feng, bagaimana kalau kita berpencar aku bersama Jendral Yang, Jendral Lin bersama Jendral Li. dan anda sendiri yang akan memancing bocah itu keluar. jika sudah ketemu jangan buru-buru menangkapnya, berikan penjelasan. Aku yakin bocah itu tidak akan kabur. Lihatlah, banyak sekali pasukan perang menuju wilayah tertentu dan aku yakin pasti bocah itu pahlawan mereka." usul Jendral Zu.


"Ya, aku juga yakin dengan dugaan Jendral Zu, bahwa, bocah itu adalah pahlawan mereka. Lihatlah, hewan buas dan siluman itu bukankah seperti itu juga yang membantu pemuda itu." sambung Jendral Li.

__ADS_1


"Benar, apa yang di katakan Jendral Zu dan Jendral Li bukankah kemaren bocah itu membunuh pasukan iblis, bukankah Jendral Long dari istana langit memberitahukan pada lima kaisar bahwa iblis akan muncul di dunia tengah ini." ucap Jendral Yang tiba-tiba.


"Sebaiknya kita jangan ada niat untuk memberi pemuda itu pelajaran untuk saat ini, karena aku yakin benua tengah ini sangat membutuhkannya," Jendral Lin menambahkan.


"Baik, aku setuju akan hal itu, lebih baik kita memberi penjelasan terkait kita memata-matainya selama ini, aku yakin bocah itu pasti mengetahui persembunyian kita. Sekarang aku merasakan auranya menuju timur, kali ini kita harus merendahkan diri untuk menangkapnya, Sebelum menangkapnya kirim suara melalui telepati supaya kita tidak kehilangan jejak," ucap Jendral Li menambahkan.


"Kenapa harus aku sendiri." gerutu Jendral Feng tidak terima.


"Itu karena anda begitu bersemangat, bukankah anda merasa puas nantinya jika anda bisa menangkap bocah itu," jawab Jendral Yang sambil menyemangati Jendral Feng.


Jendral Feng terdiam beberapa saat, lalu tersenyum kembali sebelum meleset dengan kecepatan tinggi menuju wilayah timur.


Sebelum keempat Jendral lainnya meninggalkan wilayah langit kota baiping mereka terlebih dulu menertawakan Jendral Feng.


🙏🙏🙏


Jalan-jalan ke pulau jawa


Janganlah lupa lewat blitar


Jika anda sudah membaca


Tinggalkan like dan komentar.


Sudah sampai di pulau jawa


jangan lah lupa bakso lamongan


terimakasih sudah membaca


tunggu episode yang menegangkan.


🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2