
"Apa aku juga mahu makan " kata Beeci dan dia melihat kalau ada satu piring di atas meja dan isi nya sama seperti piring baeyi
"Itu kan milik ku" Kata Aurora
"Kamu masak saja lagi" Kata Beeci
(udah aaa aku mahu mandi sudah tidak tahan dengan dua monyet ini) kata Aurora di dalam hatinya
"Aku mandi duluan ya.." kata Aurora
Skip mandi
Aurora melihat Baeyi dan Beeci yang sudah seperti B*b* ke kenyanggan
"Aduh...apa ada b*b* di dalam kamar ku" kata Aurora
"apa Kau panggil abang mu ba**" kata Baeyi dan Beeci sama sama
" Aurora apa kamu di dalam " kata Shuwa ( istri Booyi)
"iya aku ada di dalam" kata Aurora
" eh..kalian juga ada di sini" kata Shuwa
"Untuk apa kau kesini??" tanya Baeyi
"Aku mahu berjumpa dengan Aurora" kata Shuwa
"Begitu kah kalau begitu kau sudah berjumpa dengan nya jadi kau bisa pergi sekarang" kata Beeci
__ADS_1
"Hiks hiks...tega sekali kalian" kata Shuwa dan berlari keluar kamar aurora
"Kenapa kalian lakukan itu kepadanya??" Tanya Aurora
"Kau harus berhati hati dengan nya " Kata Beeci
"Iya benar dia itu adalah ular bermuka dua" Kata Baeyi
"ya sudah kalian pergi saja dulu" Kata Aurora
Di sisi lain
"Dasar.....perempuan tidak tahu diri!!!!" kata Shuwa
"Nona anda harus bertenang bagaimana juga dia itu putri Ratu Dewi" Kata May ( Pelayan shuwa)
" Hmm...aku akan pastikan dia kehilangan nyawa nya esok" kata Shuwa
" buat apa aku mahu takut" tanya Shuwa
"Ratu dewi pasti membunuh anda setelah tahu anda pelakunya" kata May
"Heh..Ratu dewi pasti tidak akan bisa berbuat apa terhadap ku karna Aku menyimpan segala rahsia nya" kata Shuwa dengan begitu yakin
Sementara si atas atap kamar Shuwa .Aurora sudah daritadi mendengarnya
"Kau begitu bodoh Jikalau ibunda tidak bisa menyentuh mu tapi bukan aku karna aku akan pastikan tubuh mu hancur di tangan ku " KAta Aurora
Di kerajaan mawar
__ADS_1
semua orang di dalam istana menjadi sibuk karna mencari keberadaan Aurora yang tiba tiba menghilang tidak tahu kemana
"Apa kau sudah jumpa" kata Pangeran Fenli pada Zen
"Tidak" Kata Zen
"aku juga tidak jumpa" Kata Putri mahkota Wei Xia
"Aduh dimana permaisuri ya.." Kata Zen
Sementara di dalam kamar Zen, Yin yin cuba berbicara dengan Aurora namun masih belum bisa berbicara dengan nya
"Kemana kau sudah pergi Fang yin??" kata Yin yin
Yin yin duduk dan memejamkan matanya lagi dan memberi seluruh tenaganya untuk berjumpa dengan Aurora
"Dimana kau... aku sudah tidak tahan lagi " Kata Yin yin yang menahan dirinya dari sakit kehilangan tenaga nya..Tanpa sedar dia mengeluarkan darah dari hidungnya
Tiba tiba dia pingsan
Di luar kamar Zen
(Apa dia sudah jumpa dengan Aurora) kata Zen di dalam hatinya
"Aku masuk ke kamar ku duluan nya pangeran " Kata Zen
"Baiklah besok saja kita cari permaisuri" Kata pangeran Fenli
"Baiklah" Kata Putri Mahkota Wei Xia
__ADS_1
Zen masuk kedalam kamar nya dia terkejut melihat Yin yin terbaring di atas ranjang nya dan ada darah yang banyak di atas ranjang itu.