
"heh...semua orang tahu kalau yang racun permaisuri itu adalah Ibunda Laila" kata Putra mahkota Feng
"kamu tidak marah??" tanya Aurora
"Kenapa aku perlu marah, aku yang Memberi racun itu pada Ibunda Laila" Kata putra mahkota Feng Tanpa sedar
selepas dengarkan itu Aurora langsung mehilangkan diri dari taman putra mahkota
dan menuju ke arah kamar putri nya iaitu yu wei xia
sama seperti tadi saat dihadapan kamar putri Wei Xia kasim itu bertanya siapa nama nya dan jawapan nya tetap sama kemudian dia dibenarkan untuk masuk ke dalam kamar putri wei
"Siapa kamu???" tanya putri Wei Xia
"Nama hamba Aurora " jawab Aurora
"duduk lah" kata Putri Wei Xia
"terima kasih" balas Aurora
(mari lihat gimana reaksi anak perempuan mu ini) kata Aurora di dalam hati nya
"untuk apa kau kemari???" tanya putri Wei Xia
"hamba datang kemari untuk bertanya sesuatu dengan putri"kata Aurora
__ADS_1
" katakan Apa yang mahu kau tanya kan" kata Putri Wei xia
"hamba dengar Permaisuri sudah sakit dan hamba dengar dari tabib kalau permaisuri sudah tidak lama lagi...apa putri tidak mahu berjumpa dengan nya.???" kata Aurora
"hmmm.. itu aku mahu berjumpa dengan nya akan tetapi putra mahkota tidak membenarkan aku pergi begitu juga dengan kaisar kata mereka aku akan terkena sial kalau bertemu dengan nya "jelas Putri Wei Xia
"begitu.. kah apa putri tidak tahu tentang orang yang meracuni Permaisuri??" tanya Aurora lagi
"Aku tahu tetapi...aku takut..untuk mendedahkan kebenarannya" kata Putri Wei Xia
"begitukah..."kata Aurora
"Nona sudah waktunya kita pergi kata "mei lin(info: sewaktu ingin menuju ke arah kediaman awan hana tiba tiba saja hilang dan kini yang mengantikan hana adalah mei lin gadis yang diambil oleh aurora saat dia berada dipasar)
"baiklah " balas putri Wei xia
KEDIAMAN AWAN : KAMAR Aurora
"Cih..kau tahu Zen semua ini sudah dirancang dan semua ini telah melibatkan semua orang yang berada di istana ini" kata Aurora pada Zen yang sedang mengelus Bulu yin yin
"benarkah..jadi apa racangan kau untuk menjatuhkan mereka??" Tanya Zen
"Tak lama lagi akan ada pesta hari lahir untuk putra mahkota jadi....kita akan lakukan rencana nya si sana" kata Aurora
KAMAR PUTRA MAHKOTA FENG
__ADS_1
" siapa gadis sebentar tadi???
aku berharap dapat bertemu dengan nya lagi " kata Putra mahkota Feng
"aku berharap dia datang ke pesta ulang tahun ku dan aku akan mengangkatnya menjadi Permaisuri ku" Kata Putra mahkota Feng
EXTRA PART
sewaktu Aurora pergi ke kediaman petri tinggal lah Yin yin dan Zen berdua.. merka salin menatap wajah mereka
"ehem..kenapa kau bisa berubah menjadi kucing??" tanya Zen
"aku juga Tidak tahu saat turun aku sudah menjadi kucing" balas Yin yin
" dan kamu kenapa tiba tiba menjadi kecil??" tanya Yin yin
" aku juga sama dengan kau" kata Zen
"Apa kau tidak kangen dengan ku??" tanya Yin yin
" sudah tentu aku kangen sekali dengan mu" kata Zen
"aku masih mengantuk ..bisa kah kau temani aku tidur??" tanya Yinyin
"iya...bisa dan kalau hari yang akan datang juga aku bisa menemani mu sayang" kata Zen lalu mencium bibir Yin yin sekilas dan Yin yin yang mendapat kan ciuman itu menarik Zen jatuh ke bawah nya ( kini Yin yin berada Di atas Zen) Yin Yin langsung mencium bibir Zen dengan dalam dan Zen juga memalas Ciuman Yin yin dan membuatkan Ciuman mereka menjadi lebih dalam, yin yin kini mencium leher Zen dan meninggalkan Kissmark di sana ( baik lah kita berhenti di sini saja ya.....dan silakan anda ber imajinasi sendiri apa yang dilakukan Yin yin dengan Zen Selepas itu)
__ADS_1