
Semua orang yang menyaksikan pertempuran itu tiba-tiba kaget ketika mereka merasakan aura kegelapan yang menakutkan tersebut langsung menghilang. Detik berikutnya mereka menjadi kaget pasalnya array pelindung transparan sudah menutupi kawasan itu hingga ribuan meter. Mereka kembali menatap keatas langit dan semua bisa menyaksikan tranformasi jendral iblis.
Jendral iblis berubah seperti singa hitam dan memiliki dua sayap hitam, tanduk perak, enam kaki, dua tangan serta kepala singa hitam bersayap itu persis seperti kepala naga. Mereka mengalihkan pandanganya kearah Yang Xuan, Seketika mata mereka tidak bisa melihat tubuh Yang Xuan karena memancarkan cahaya yang sangat menyilaukan persis seperti melihat matahari.
Jendral iblis yang sudah bertranformasi menjadi singa bersayap langsung bergerak menyerang Yang Xuan. Akan tetapi, matanya langsung melebar melihat perubahan tubuh pemuda di hadapannya. Hawa panas yang begitu extrim meledak dari tubuh Yang Xuan membuatnya seketika menjauh.
"G-Gawat, d-dia mempunyai artevak matahari." gumam jendral iblis terbata-bata. Dia langsung merasakan dirinya sudah dekat dengan gerbang neraka. Bahkan dari jarak puluhan meter dia masih bersusah payah menimalisir hawa panas tersebut.
Tuannya bahkan selalu memperingatkan mereka dari dulu jika bertemu seseorang manusia atau dewa yang memiliki formasi cincin matahari dan artevak matahari lebih baik menghindarinya sebelum semuanya terlambat.
"Bagaimana mungkin hawa panas yang terpancar dari tubuhnya hanya ada di lingkaran pertarungan." teriak jendral iblis terbata-bata. Dia sudah menjauh, akan tetapi, hawa panas tetap sama saja dan bukan semakin dingin. Bahkan api yang dia bangga-banggakan selama ini tidak ada apa-apanya di bandingkan oleh hawa panas yang terpancar dari tubuh Yang Xuan.
"Kakek iblis, izinkan cucu yang nakal ini memanggang tubuh, kakek..." Yang Xuan tertawa keras. Bahkan kapak berlian dan chakra surya sudah di selimuti bermacam-macan api dan berbeda-beda warna.
"Bajingan... " teriak Jendral iblis marah namun rasa khawatir sudah memenuhi pikirannya.
"Armor surya, artevak matahari, pengendali senjata, api abadi. Apakah dia yang menerima murka langit tempo hari? Tetapi, sejauh ini aku belum melihat petir keluar dari tubuhnya. Jika dia yang menerima murka langit tempo hari takdirnya bukan mati di tanganku. seribu dewa iblis pun tidak akan bisa membunuhnya. Langit akan murka jika aku mencoba membunuhnya karena dia sudah ditakdirkan oleh langit itu sendiri. Jikapun aku membunuhnya sekarang cepat atau lambat dia akan bereinkaranasi dan tidak akan pernah mati." batin Jendral iblis kesal.
"Kakek iblis, Maafkan cucu yang nakal ini karena akan memanggang kakek hidup-hidup." Yang Xuan kembali tertawa keras dan seketika menghilang dari tempatnya seiring mengendalikan kedua senjata yang terus berputar-putar di sekitar tubuhnya.
Di saat yang bersamaan Jendral iblis pun kabur, dia merasakan tubuhnya akan gosong jika berdekatan dengan Yang Xuan.
"Dhuar... " Chakra surya berhasil memotong salah satu sayap tranformasi jendral iblis yang berusaha melarikan diri dari lingkaran pertarungan.
"Roaaar....." bagaimana mungkin senjata sampah itu bisa memotong sayap tranformasiku dengan mudah, i-itu adalah senjata tingkat suci." jendral iblis menatap Yang Xuan dengan penuh kebencian.
Yang Xuan menyeringai dan mencoba mengamati jendral iblis yang berusaha menumbuhkan sayapnya, akan tetapi. tidak berhasil.
"Apakah kakek ingin menumbuhkan sayap yang sudah terpotong itu? senjata yang memotong sayap kakek adalah senjata sampah yang juga sudah karatan mangkanya itu tidak akan berhasil. Jika kakek mau aku akan mengambil dedaunan lebar untuk mengganti nya." Yang Xuan tertawa terbahak-bahak. Kemudian menyuruh Long Zhi mengambil sayap iblis yang terjatuh untuk di jadikan senjata.
Long Zhi tiba-tiba meleset dari dalam array perlindungan untuk mengambil sayap iblis itu. Dia yakin tuannya akan menempa senjata dari tulang sayap singa iblis bersayap tersebut.
"Guru, untuk apa teman kakak Yang mengambil sayap iblis itu." tanya Li Ling penasaran.
"Guru juga tidak tahu," jawab Long Yue sambil terus menatap keatas langit. Mungkin di antara ratusan ribu orang yang ada di tempat itu hanya dia yang bisa menyaksikan pertempuran itu berkat kitab-kitab pemberian Yang Xuan. Bahkan mata biru bersinar terang ketika Long Yue mengamati pertarungan itu dengan serius.
Ledakan-ledakan dahsyat terus terjadi karena jendral iblis itu tidak bisa lagi menumbuhkan sayap tranformasinya. Sepertinya dia sudah lupa perkataan sebelumnya yang mengatakan pemuda di hadapannya adalah sudah ditakdirkan langit sehingga kemarahannya sudah mencapai batasnya.
"Dhuar.... dhuar... " Ledakan-ledakan dahsyat kembali bergema karena tebasan puluhan pedang iblis dari jarak jauh dan dari jarak dekat terus beruntun. Chakra surya dan kapak berlian terus menghalau puluhan pedang iblis tersebut sehingga senjata tingkat tinggi terus berbenturan di udara.
Chakra surya bahkan puluhan kali lipat lebih cepat dari pedang iblis ketika Yang Xuan menyuntikkan energi cahaya, sehingga, ratusan pedang iblis sanggup di hentikan chakra surya tersebut,
"Saat jendral iblis mengendalikan sepuluh pedangnya di udara dan terus menyerang Yang Xuan dengan ganas. Yang Xuan meleset dengan kecepatan tinggi sambil mengalirkan api surgawi, api phoenix, petir merah serta petir emas.
__ADS_1
Cakar Naga
"Dhuar...." Ledakan dahsyat bergema ketika Yang Xuan berhasil melepaskan jurus kepada perut jendral iblis, bahkan tubuh tranformasi jendral iblis itu terlempar jauh dan organ dalamnya satu persatu keluar dari perutnya.
"Roar...." Raungan singa hitam bersayap yang memiliki kepala seperti naga itu mengagetkan seluruh penghuni gurun busur, bahkan suara iblis itu terdengar hingga puluhan kilometer.
Matahari menembus bumi
Tiba-tiba busur emas menempel di tangan Yang Xuan, dalam hitungan detik puluhan anak panah energi meleset dengan kecepatan tinggi seperti cahaya menuju jendral iblis yang sudah terluka parah.
"Dhuar... dhuar... " Ledakan-ledakan keras terjadi ketika panah energi yang sudah di lapisi energi petir emas dan api phoenix langsung meledak ketika mengenai sasaran. Tubuh jendral iblis tiba-tiba berubah menjadi debu sebelum jatuh dari ketinggian.
"Sial, Hanya puluhan panah yang mengenai sasaran dari ratusan anak panah yang aku lepaskan. Itu juga sudah banyak perubahan, ternyata energi Huang Lanfeng ada juga yang menguasai dao panah, hanya saja belum sempurna."
Yang Xuan tertawa puas, di kehidupan pertamanya dia juga menguasai dao panah, ditambah lagi dao panah Huang lanfeng itu akan mempermudah dirinya untuk menguasai dao panah di masa depan. Hanya saja ia menyayangkan ketika jendral phoenix menguasai dao pedang.
******
Menumpas sisa-sisa peperangan.
Setelah pertempuran berakhir Yang Xuan secara perlahan turun dari ketinggian, akan tetapi, masih melayang di udara sekitar puluhan meter dari atas tanah. Ia menggelengkan kepalanya saat menyaksikan ratusan ribu jasad-jasad tergeletak dimana-mana. Kawasan gunung jing shang terlihat mengerikan bahkan cekungan-cekungan dalam tercipta di mana-mana.
Yang Xuan menghilangkan bola formasi matahari yang ada di hadapannya lalu terbang menuju array perlindungan. Ia melihat ratusan ribu pasang mata melebar menatapnya.
"Ibu, peperangan sudah berakhir, semua akan baik-baik saja, kakek agung bahkan sudah menguasai seluruh wilayah ini." Yang Xuan memeluk Long Yue bahkan terlihat seperti anak yang manja. Jika mereka tidak melihat Yang Xuan turun dari atas langit, mereka tidak akan percaya bahwa yang bertempur di udara itu adalah Yang Xuan.
"Ada sesuatu hal yang ingin aku bicarakan." Yang Xuan menatap semua orang dengan seksama.
"Yang'er, apa maksudmu?" Long Yue bertanya dengan wajah bingung.
Yang Xuan menjelaskan sebaiknya mereka menumpas semua sisa-sisa dari pengikut Hou Chen atau aliansinya. Kecuali gurun purba dan hutan misterius karena wilayah itu lumayan berbahaya dan masuk kedalam urutan kelima di dalam daftar pribadinya.
"Ibu, jadikan penumpasan wilayah gurun busur sebagai misi tingkat tinggi, aku akan memberikan bonus yang berlimpah. Tetapi yang paling utama semua anggota kuil yang terbunuh begitu juga dengan prajurit kekaisaran. Jasadnya harus di temukan dan kita akan menguburkan mereka dalam satu lobang di kaki gunung jing shang.
Hari ini wilayah timur ini belum mengalami kehancuran hanya karena satu dua iblis yang lemah muncul. Yang Xuan sadar ini adalah awal dari kekacauan yang sebenarnya. Ia yakin semua ras iblis sudah melakukan persiapan yang matang untuk peperangan di masa depan ketika 'Kaisar Dewa Iblis' bangkit.
Menurut Yang Xuan mulai sekarang dia akan mempersempit gerak-gerik para iblis di benua tengah terutama di wilayah timur. Sebab, wilayah timur menyimpan begitu banyak misteri di bandingkan wilayah lainnya di benua kultivator tersebut.
Lagi pula Yang Xuan belum menemukan keberadaan klan Hou dan klan lainnya yang bersekutu dengan iblis di wilayah gurun busur. Ia ingin mengurangi klan yang bersekutu dengan iblis untuk mengurangi akses mereka memasuki wilayah timur karena kesempatan tidak akan datang dua kali.
"Menurutku apa yang di katakan putra anda benar Nyonya, kita tidak boleh melewatkan kesempatan ini. Bagaimanapun pihak kerajaan zhang hua sudah bersusah payah menguasai wilayah ini dengan kekuatan penuh." Kaisar Jiang mendukung apa yang diusulkan oleh Yang Xuan.
"Tuan Muda benar, yang pasti kita tidak akan membiarkan sisa-sisa pengikut Hou Chen membangun kekuatan di masa depan." Kai Feng menyadari betapa pentingnya kesempatan itu. Dia tiba-tiba teringat kehancuran klan kai di masa lalu dan sekarang bahkan dia sudah siap balas dendam, hanya saja Yang Xuan sudah mewakili klannya.
__ADS_1
Long Yue menghela nafas panjang berkali-kali, dia melihat sekelilingnya. Memang rata-rata masih segar bugar dan bahkan ada yang belum mengeluarkan keringat, akan tetapi, peperangan sudah berakhir.
"Baiklah, kita akan menumpasnya hingga keakar-akarnya. Tetua Feng benar, kita tidak akan membiarkan mereka membangun kekuatan di masa depan."
Akhirnya Long Yue memutuskan untuk membersihkan wilayah gurun busur secara bertahap dan akan membangun kuil yang baru. Dia juga sudah siap merekrut ratusan ribu murid di wilayah gurun busur dengan pemeriksaan yang ketat.
Yang Xuan mengumpulkan kultivator-kultivator yang memiliki kekuatan tingkat raja hingga tingkat bumi. membentuk kelompok yang dapat menumpas sisa-sisa dari pengikut Hou Chen.
Long Yue berniat membawa Yang Xuan menuju kekaisaran Jiang namun Yang Xuan mengatakan masih mempunyai urusan di kota busur untuk mengurus yang tidak kalah penting. Yang Xuan juga mengatakan sudah mengirim pesan kepada Xuan Li membuat puluhan kelompok untuk membersihkan setengah gurun busur kearah timur.
"Paman Jiang, Aku punya tugas untukmu." Yang Xuan tersenyum lebar ketika melihat Kaisar Jiang mendengus kesal padanya.
Semua yang ada di tempat itu menggelengkan kepala melihat kelakuan Yang Xuan, Mereka semua terdiam cukup lama untuk menanti tugas seperti apa yang akan di berikan Yang Xuan kepada Kaisar Jiang.
"Hei bocah, dimana sopan santunmu, sudah lama sekali aku ingin mengiris telingamu." teriak Kaisar Jiang jengkel. Dia menatap Yang Xuan dengan tatapan tajam.
"Paman, sungai gang ming ini adalah milik kuil karena kami akan membangun pelabuhan di kaki gunung jing shang dan di kota gang ming untuk membangun jalur perdagangan. Semua aliran sungai gang ming adalah hak milik kuil, tiga kilometer dari sungai ini kearah selatan anda boleh mengambilnya dari kota Jing Ju di barat hingga kota jing shang di timur dan kota gang ming adalah milik kerajaan zhang hua. Supaya anda lebih mudah menjaganya di masa depan. Bagaimana menurut paman?" tanya Yang Xuan.
"Tidak masalah karena dulu itu adalah bagian dari pihak kekaisaran jiang dan aku juga sangat senang atas pembagian wilayah ini." Kaisar Jiang tahu bahwa itu adalah di sengaja oleh Yang Xuan supaya lebih mudah untuk di jaga pihak kekaisaran.
"Paman Jiang, sampaikan permintaan maaf pihak kuil kepada wali kota Xang karena Jendral Lui Xang harus gugur di wilayah ini. Aku juga meminta tolong kepada paman, supaya mengadakan turnamen seluruh wilayah timur ini beberapa bulan lagi. Aku akan memberikan hadiah senjata dan jutaan koin emas dari peringkat satu hingga peringkat seribu.
"Baik, itu juga usul yang bagus. Tetapi, apakah turnamen ini hanya satu jenis?" Tanya kaisar Jiang penasaran.
"Paman, semua keterampilan harus dipertandingkan mulai dari array, formasi, segel, tehnik, al kemis, tabib, penempa, elemen." jawab Yang Xuan.
Ia memberikan sedikit pendapat agar semua generasi muda bisa lebih semangat untuk berlatih setiap keterampilan yang mereka miliki, karena bukan hanya tehnik yang harus dipelajari. Bahkan jika seseorang menguasai dao array atau dao segel itu juga akan sangat menakutkan.
"Apakah turnamen ini hanya khusus generasi muda, Tuan Muda." Tanya salah satu ketua kuil.
"Tidak, turnamen ini ada tiga versi mulai dari umur lima belas tahun sampai dua puluh lima tahun, umur dua puluh lima tahun hingga empat puluh lima tahun, umur empat puluh lima tahun hingga enam puluh lima tahun." jawab Yang Xuan singkat mengagetkan mereka semua.
Yang Xuan akan memancing musuh disaat turnamen berlangsung. Dia juga ingin membuat aliansi pelindung benua kultivator wilayah timur mulai dari sekarang jika peperangan pecah di masa depan.
Setelah Kaisar Jiang bersama puluhan ribu prajuritnya meninggalkan wilayah itu dan semua kultivator bayaran telah pergi menumpas sisa-sisa dari aliansi Hou Chen. Yang Xuan mengumpulkan para ketua kuil untuk membahas berbagai hal dan memperkenalkan kelompok Ming Kun dari kerajaan air sebagai pengumpul informasi dan penguasa sungai gang ming dari kerajaan air hingga gunung jing shang.
"Ibu, sebaiknya perintahkan acara berkabung di kuil pisau terbang dan suruh mereka memilih ketua baru serta penerimaan murid baru dengan pengawasan ketat." Yang Xuan memberi usul sambil menatap semua orang.
Yang Xuan juga meminta pedang siluman kepada ibunya untuk meningkatkan kekuatannya dan akan menerima kesengsaraan petir penempa di wilayah gunung jing shang.
"Yang'er, sebenarnya tugas apa yang ingin kau selesaikan di kota busur." tanya Long Yue bingung.
"Ibu, aku ingin menolong seorang gadis yang membekukan kota busur." jawab Yamg Xuan singkat sambil menerima pedang siluman dari Long Yue.
__ADS_1