
Puluhan komandan iblis.
Para komandan iblis yang mengawasi peperangan itu masih belum keluar dari persembunyiannya, sepertinya mereka belum mendapat perintah dari tuannya. Mereka hanya diam di tempatnya ketika menyaksikan kehancuran wilayah gurun busur sudah didepan mata. Bahkan mereka menyaksikan sendiri kota gurun hitam, kota gurun merah sudah menjadi reruntuhan dan sebentar lagi kota huo akan menyusul.
"Kenapa ke**parat itu belum muncul?" teriak salah satu diantara mereka menahan amarah.
Mereka juga menyaksikan ketiga elang tersebut menghancurkan sekte serigala iblis dan sekte beruang gurun serta seluruh kediaman yang ikut dalam peperangan tersebut.
"Apakah kalian tidak curiga kepada ketiga burung itu, dari mana mereka mengetahui seluruh kediaman yang ikut dalam peperangan ini?" ujar salah satu di antara komandan iblis tersebut.
"Benar, apa yang di katakan komandan Jiu Yan." celetuk yang lainnya.
Walaupun mereka mengetahui bahwa ketiga elang itu ada yang mengendalikannya, akan tetapi, para komandan iblis itu tidak berani menghentikannya kerena belum ada perintah dari tuannya.
******
Di tempat lain, Long Zhi menatap para komandan iblis itu dengan tatapan nyalang, sudah lama sekali dia mengawasi pergerakan para iblis tersebut hingga bertemu dengan Yang Xuan. Mana mungkin dia mau melewatkan momen itu begitu saja, bahkan matanya tidak berkedip menatap para komandan iblis itu seakan dia ingin memakannya hidup-hidup.
"Ciih...! Aku akan meremukkan tulang-tulang kalian." tubuh Long Zhi bergetar menahan amarahnya.
Setelah kematian Baihu, Naga air itu terus berlatih siang dan malam tanpa henti karena merasa bersalah pada dirinya sendiri, bahkan Yang Xuan tidak bisa berkata apa-apa, sudah beberapa kali yang Xuan mengatakan bahwa itu sudah takdir, Baihu. Akan tetapi, naga air itu mengatakan bahwa itu adalah salahnya.
*****
Gunung jing shang.
Puluhan ribu kultivator tingkat legenda dan tingkat bumi yang sebelumnya hampir menghancurkan kuil jing shang benar-benar di buat panik dan tidak berdaya. Kehadiran puluhan ribu kultivator tingkat bumi dan tingkat langit menghilangkan semangat pertarungan mereka.
BOOMM!!
BOOMM!!
Ledakan-ledakan dahsyat mengguncang langit gunung jing shang, teriakan-teriakan keras ada dimana-mana cipratan darah dan potongan-potongan tubuh seperti hujan jatuh dari langit. Dua puluh ribu kultivator tingkat bumi dan tingkat langit bagai dewa kematian setelah bergabung dalam peperangan itu, di wilayah timur sekalipun itu adalah kekuatan yang sangat menakutkan.
Dalam waktu singkat puluhan ribu di pihak kelompok gurun busur yang berada di udara terbunuh, jumlah kelompok itu berkurang drastis. Mereka semua ketakutan melihat kekuatan kelompok yang baru tiba tersebut. Banyak diantara mereka yang membuang senjatanya, akan terapi, pihak kuil tidak peduli, mereka terus membantai kelompok gurun busur.
"Jangan bunuh.... tolong jangan bunuh aku." seorang pria paruh baya membuang senjatanya dan mengangkat tangannya.
"Whus... " sebuah pisau emas meleset kearah pria paruh baya tersebut dan menembus jantungnya. Pria paruh baya itu jatuh dari ketinggian.
"Kalian telah membunuh ketua kami, masih ingin menyerah tanpa merasa bersalah." teriak salah satu tetua tingkat tinggi dari kuil pisau terbang.
Saat mereka tiba di gunung jing shang tubuh ketua kuil pisau terbang telah membeku bersama jendral Lui Xang. kemarahan terus berkobar di tubuh pihak kuil tanpa bisa di bendung. Mereka bahkan seperti iblis haus darah dan tidak peduli luka dibtubuh masing- masing.
Tapi yang paling mengerikan adalah kemarahan puluhan ribu wanita dari kuil teratai merah, kuil teratai biru dan kuil teratai putih. Kemarahan mereka bahkan tidak bisa dibendung oleh kelompok gurun busur setelah mereka mengetahui bahwa jendral Lui Xang sudah mati. Mereka sudah mengetahui bahwa sebentar lagi ketua dari kuil teratai merah akan menikah dengan Jendral tersebut.
"Bagaimana bisa wanita-wanita sialan ini sebegitu murka." teriak salah satu pria tua kesal. Bahkan kekuatannya sudah berada di tingkat bumi tahap puncak, akan tetapi, menghadapi para gadis-gadis tersebut sepertinya kekuatannya belum cukup membuat dia terus terpojok.
"Apa katamu? Dasar tua bangka.... kami akan memototong tongkatmu." teriak gadis-gadis itu semakin, murka.
__ADS_1
"Sial...tidak....Aaahh " teriak pria tua itu terlempar dan memuntahkan darah segar dari mulutnya. Puluhan senjata berbeda-beda jenis meleset kearahnya tanpa bisa ida hindari seluruhnya, pria tua itu juga memegang tongkatnya karena terkena tendanagan.
Tiba-tiba kedua belah pihak menghentikan pertempuran karena gunung jing shang secara perlahan bergetar.
Belum hilang kepanikan kelompok gurun busur. Puluhan kapal kembali memenuhi aliran sungai gang ming di lereng gunung jing shang, membuat peperangan itu langsung berhenti. Dari kedua belah pihak terlihat bingung, mereka bingung bantuan dari kelompok manakah yang baru tiba tersebut.
Kedua belah pihak menatap tajam kearah kapal-kapal tersebut dan tiba-tiba kelompok kuil menampakkan wajah-wajah bahagia ketika mengenal kelompok yang baru tiba tersebut.
"Tetua Kai, bagaimana kabar anda?" Tanya salah satu tetua dari kuil bukit naga menyambut kelompok dari kerajaan air tersebut.
Baru saja Kai Feng ingin menjawab, puluhan ribu kuda muncul dari arah selatan gunung jing shang menggetarkan kawasan peperangan tersebut. Mereka yang baru tiba tersebut tidak menyapa siapapun dan langsung bergerak kesegala arah untuk memberikan pertolongan, karena sebagian dari kelompok itu bukanlah untuk berperang melainkan membantu saudara-saudara mereka yang terluka.
Kelompok dari kerajaan air berdecak kagum, tanpa di perintah puluhan ribu murid-murid kuil bergerak kesegala arah dan menyisir kawasan peperangan tersebut untuk mencari anggota kuil, apakah masih ada yang bernafas karena sebelumnya Long Yue sudah memberi perintah.
Sebagian tetua dari pihak kuil membuat array pelindung sekitar satu kilometer dari gunung jing shang dan membawa ribuan yang terluka untuk menjauh dari lokasi peperangan.
Long Yue mematung ketika menatap tubuh ketua kuil pisau terbang, serta tubuh Jendral Lui Xang telah membiru dan tidak bernafas lagi. Dia juga mengedarkan pandangannya dan melihat ribuan tetua tingkat rendah dan para tetua pengajar tergeletak di tanah dan sudah tidak bernyawa lagi.
"Hancurkan wilayah ini." teriak ketua kuil bukit matahari.
Dia melihat tubuh Long Yue merosot ketanah setelah puluhan ribu jasad para tetua tingkat tingi, tetua tingkat rendah, murid elit serta prajurit elit kekaisaran di gendong para murid-murid kuil dari lereng gunung jing shang.
Darah di tubuh Xuan Liang tiba-tiba bergejolak karena baru kali ini dia ikut berperang, apalagi murid-muridnya bukanlah berada di tempat itu sehingga dia bisa bertempur dengan leluasa.
"Arrgghhh.. " Teriak Xuan Liang memancing amarah pihak kuil.
BOOMM!!
BOOMM!!
Pihak kuil dan kekaisaran jiang terus melancarkan serangan, benturan senjata kedua belah pihak kembali terjadi dan tidak terhindarkan lagi. Pertempuran itu kembali pecah di daratan dan di udara, mereka saling memilih lawan masing-masing. Pertempuran mengerikan itu terus berlanjut. Kelompok gurun busur di gempur dari arah selatan, puluhan ribu tetua tingkat tinggi dari kelompok kuil dan kultivator bayaran mencoba membuat formasi melingkar untuk menggempur kelompok gurun busur dari berbagai arah.
Pertempuran itu seperti pembantaian dan pihak kelompok gurun busur setiap detiknya terus berkurang. kultivator tingkat tinggi jauh lebih banyak di pihak kuil walaupun jumlah mereka jauh lebih sedikit tetapi kekuatan mereka jauh lebih unggul.
Kekuatan aliansi penguasa gurun busur rata-rata hanya di tingkat raja, tingkat kaisar, tingkat legenda dan dan tingkat bumi. Untuk tingkat langit masih dapat di hitung dengan jari. Walaupun jumlah mereka dua kali lipat dibanding kelompok kuil, akan tetapi, kekuatan mereka jauh lebih lemah.
Gelombang pertama yang tiba di gunung jing shang dari kelompok kuil adalah para petinggi kuil dan kultivator bayaran, sehingga dalam waktu singkat pihak gurun busur sudah terdesak hebat. Senjata-senjata yang di gunakan oleh pihak kuil jauh lebih unggul dibanding kelompok gurun busur.
"Jiang Hong Li, apakah kau sengaja ikut dalam peperangan ini?" tanya Hou Chen sambil tertawa. Akan tetapi, wajahnya terlihat seperti putus asa karena anak buahnya sudah berkurang drastis dan pembantaian terus berlanjut. Hou Chen ingin membawa Kaisar Jiang mati bersamanya sehingga dia terus mendekatinya.
"Tidak, aku hanya mengantar peti mati dari kekaisaran jiang untukmu, bahkan peti mati itu dibuat oleh para pengrajin terbaik dari kekaiaran jiang?" jawab Kaisar Jiang tertawa sambil menjauh.
"Lemah, bagaimana mungkin kau ikut dalam peperangan ini bahkan menghadapi penjaga gerbang kediamanku saja kau tidak pantas." teriak Hou Chen langsung bergerak cepat kearah Kaisar Jiang sambil melepaskan tebasan pedang iblis.
Dhuar!!
Senjata trisula naga barat beradu dengan pedang iblis melempar Hou chen puluhan meter dan jatuh kesungai gang ming.
"S-Senjata tingkat dewa, tidak.... bukankah senjataku juga tingkat dewa." gumam Hou Chen terbata-bata. Dia memperhatikan wanita yang menyambut serangannya.
__ADS_1
Wajah Kaisar Jiang memucat bahkan sudah seperti kertas, jika Long Yue telat sedikit saja tubuhnya akan berubah menjadi kabut darah.
"Nyonya, terimakasih... " ucap Kaisar Jiang sambil menangkap pedang siluman yang di lemparkan oleh Long Yue padanya.
"Sebaiknya anda menjauh dari tempat ini, disini bukanlah pertempuran tingkat legenda, aku yakin Hou Chen bukanlah manusia." Long Yue menunjukkan tangannya yang masih bergetar dan mati rasa.
"Woi, Kaisar lemah. Mau kemana kau...?" teriak Hou Chen sambil tertawa terbahak-bahak. Dia melihat Kaisar Jiang tergesa-gesa menjauh dari tempat itu.
Kaisar Jiang memanggil seluruh panatua pelindung kekaisaran dan hanya menoleh kearah Hou Chen lalu bergerak membantai bawahan Hou Chen dengan pedang siluman di tangannya. Kaisar Jiang mengayunkan pedang di tangannya karena merasa kekuatannya meningkat puluhan kali lipat.
"Aarrgghh.... Dasar Kaisar sampah." teriak Hou Chen, murka. Dia menyaksikan dalam waktu singkat puluhan bawahannya tewas terbunuh, bahkan satu ayunan pedang lebih dari lima orang terbunuh. Pedang siluman sudah berubah menjadi merah darah dan memancarkan aura kematian yang begitu pekat.
Melihat itu, Hou Chen kembali meleset kearah Kaisar Jiang bahkan pedang iblis di tangannya sudah mengeluarkan asap hitam dam memancarkan cahaya ungu kehitaman.
Di saat yang bersamaan, Long Yue bersama puluhan panatua pelindung kekaisaran muncul untuk menyambut serangan Hou Chen.
BOOM!!
Ledakan besar terjadi ketika senjata berbenturan melempar Hou Chen hingga puluhan meter dan menghantam sungai gang ming. Darah hitam kebiruan menembak dari mulutnya dan merasakan organ dalamnya terguncang. Hou Chen sebenarnya tahu bahwa puluham panatua berjaga-jaga di sekitar Kaisar Jiang, hanya saja dia ingin sekali membunuhnya.
"Hancurkan musuh.... " teriak Kaisar Jiang dengan lantang. Padahal dia hanya melawan yang lemah-lemahnya saja.
Ledakan-ledakan dahsyat kembali mengguncang kawasan peperangan itu ketika Hou Chen memulihkan diri. Puluhan kultivator tingkat tinggi dari pihak kuil terus merengsek dan menghancurkan formasi dari pihak gurun busur.
Pihak kuil yang di bantu oleh sebagian tetua tingkat tinggi membabat abis seluruh kelompok gurun busur yang ada di daratan tanpa ampun. Kini pihak gurun busur hanya tersisa yang ada di udara itupun sudah bersusah payah menahan gempuran dari pihak kuil.
"Aaarrrgghh...!" teriak Hou Chen, murka.
Tiba-tiba aura kegelapan yang sangat mengerikan menyapu kawasan gunung jing shang membuat gunung jing shang bergetar hebat bahkan sampai mengeluarkan asap tebal. Seketika Hou Chen dan puluhan pengawalnya serta beberapa panatua lainnya melepaskan segel terlarang yang ada di tubuh masing-masing.
Untung saja pihak kuil sudah menjauh setelah selesai membantai pihak kelompok gurun busur, para ketua kuil dan beberapa tetua tingkat tinggi yang masih di lingkaran pertarungan segera melepaskan aura spiritual dengan kekuatan penuh untuk menimalisir aura kegelapan tersebut dan segera menjauh dari lingkaran pertarungan.
"Whung...." tiba-tiba bola formasi matahari turun dari atas langit dan langsung mengurung semua kelompok Hou Chen. bola formasi matahari juga dilapisi oleh segel kuno. Rantai-rantai raksasa sesekali muncul di luar segel kuno ketika api surgawi menyambar seluruh permukaan bola formasi matahari tersebut.
"Ternyata Tuan Muda ada disini." teriak murid-murid kuil dengan wajah berbinar-binar.
Mereka menatap kelompok Hou Chen terkurung di dalam bola formasi matahari sambil berteriak kesakitan, ketika rantai api membelenggu tubuh kelompok tersebut. Api surgawi terus membakar kelompok Hou Chen yang ada di dalam bola formasi matahari. Saat mereka asyik menatap bola formasi matahari.
Dhuar
Ledakan dahsyat tiba-tiba menggetarkan langit bahkan awan yang ada di langit menembak kesegala arah. Pukulan Yang Xuan beradu dengan pria berjubah hitam tersebut. Yang Xuan bersama pria berjubah hitam itu sama-sama terlempar puluhan meter.
Kapak ilusi pembunuh iblis
Dalam posisi terlempar, Yang Xuan buru-buru menyuntikkan energi api, energi petir emas, energi petir merah dan energi cahaya. Lalu melemparkan kapak berlian yang ada di tangannya kepada sepuluh komandan perang para iblis dan menyuruh Long Zhi untuk menghadapinya.
"Whus... whus..." Kapak berlian meleset kearah timur dan memecah menjadi ribuan kapak dan langsung mengelilingi sepuluh komandan iblis yang masih bersembunyi di tempatnya. Kapak itu terus berputar-putar seperti angin tornado mengelilingi sepuluh komandan iblis dengan liar dan ganas.
Kapak itu terbakar api, aliran-aliran listrik terus menjalar, kapak itu juga memancarkan cahaya yang sangat menyilaukan. Fluktuasi udara puluhan mil menjadi kacau ketika kapak terus berputar dengan extrim, hawa panas terus meningkat dengan extrim ketika api surgawi dan api phoenik memancar dari ribuan kapak tersebut.
__ADS_1