
Secara reflek tubuh Yang Xuan langsung bereaksi, ia tidak menyangka bahwa kedua leluhur tersebut sudah berada ditingkatan yang sama dengannya bahkan Shen Bai satu tingkat diatasnya, ia langsung mengirim pesan kepada Long Zhi supaya membawa seluruh hewan buas dan siluman yang ada disana, dia juga mengirim pesan kepada seluruh tetua kuil supaya berhenti sepuluh mil sebelum tiba di sekte angin timur.
Dalam keadaan marah, Shen Bai langsung melepaskan aura kematiannya yang jauh lebih mengerikan lagi, lalu dia melesat kearah Yang Xuan dengan Hou Ying secara bersamaan, kedua leluhur itu menyerang Yang Xuan secara tiba-tiba,
Pertarungan dahsyat antara Yang Xuan dengan kedua leluhur sekte angin timur tersebut akhirnya di mulai. dan kedua leluhur itu menggunakan segenap kekuatannya untuk melawan Yang Xuan.
Namun tidak ada satupun yang bisa menyaksikan pertarungan mereka, karena mereka bertarung didalam formasi cincin matahari sebab formasi tersebut menutupi pandangan mereka. kecuali kelima Jendral dari dunia atas tersebut.
Pertarungan antara Yang Xuan dengan kedua leluhur tersebut menimbulkan percikan-percikan api akibat benturan dari senjata kedua belah pihak, atau kilatan-kilatan cahaya emas dan hitam yang terpancar dari tubuh keduanya.
Aura kematian yang begitu pekat didalam formasi membuat sedikit gerakan Yang Xuan kurang stabil, akan tetapi setelah melepaskan aura panas dari tubuhnya membuat kedua leluhur itu segera menjauh dan kembali menarik aura kematiannya untuk melindungi tubuh mereka membuat gerakan Yang Xuan tiba-tiba meningkat drastis.
Meski kedua leluhur itu sudah berevolusi menjadi iblis, dan kekuatannya berada diatasnya akan tetapi tidak membuat Yang Xuan gentar untuk menghadapi keduanya, karena ia masih bisa menutupi kekurangan nya dengan armor di tubuhnya dan berbagai elemen yang ia miliki, bahkan Yang Xuan mampu membuat kedua leluhur itu kewalahan dalam waktu singkat. kerena kecepatan terbangnya seperti kilat itu karena tipe tubuhnya yaitu tipe tubuh api dan cahaya.
Hanya dengan waktu singkat tekanan kedua leluhur itu mulai berkurang setelah Yang Xuan secara terus menerus menggunakan kekuatan api surgawi, dan bahkan api sudah berkobar didalam formasi disertai aliran-aliran listrik berwarna emas dan warna merah membuat kedua leluhur itu semakin terpojok.
"Bajingan, kenapa ada elemen petir merah serta petir emas dan elemen cahaya didalam api tersebut," teriak Shen Bai sambil meringis kesakitan, begitu juga dengan istrinya.
Shen Bai bisa menebak bahwa lawan mereka mempunyai banyak elemen, mereka ingin memulihkan diri akan tetapi tidak bisa keluar dari formasi tersebut membuat Shen Bai seketika murka.
Yang Xuan Juga butuh waktu untuk membunuh kedua leluhur tersebut, akan tetapi ia mampu bertarung berbulan-bulan jika lawannya mengajaknya bertarung menggunakan tehnik beladiri. Jarena unsur energi Qi nya sudah seperti lautan, tetapi berbeda dengan menggunakan elemen, membuat senjata-senjata raksasa butuh Unsur Energi Qi yang tidak sedikit walaupun yang mengendalikan senjata itu adalah pikirannya atau jiwanya, senjata itu dibentuk oleh elemennya, tapi senjata itu juga harus dilapisi oleh unsur energi Qi.
"Bocah ini, benar-benar sangat pintar mengatur serangannya, dan tidak boros menggunakan unsur energi Qi." batin Shen Bai.
"Hou'er saat aku melepaskan serangan kepada bocah itu, kamu harus siap-siap melepaskan serangan susulan," ucap Shen Bai kepada istrinya.
Hou Ying hanya mengangguk tidak menjawab perkataan Shen Bai, dia juga langsung menyiapkan serangan susulan, dia mengeluarkan tombaknya dan mengendalikannya dengan kekuatan jiwanya. seketika tombak itu terpecah menjadi empat bagian serta meleset keempat arah yang berbeda.
Hou Ying menggerutu dan merasa kesal karena ia tidak bisa menggunakan kekuatan penuhnya, akibat formasi cincin matahari menghalanginya untuk membuat senjata-senjata raksasa dari elemen bumi, dan Yang Xuan sengaja mempertahankan formasi supaya Hou Ying tidak bisa menggunakan segenap kemampuannya.
"Hei bocah, terimalah kematian mu, aku pastikan tubuhmu berubah menjadi debu," teriak Shen Bai, kemudian meleset kearah Yang Xuan dengan kecepatan tinggi dan kekuatan penuh,
Dhuar
__ADS_1
Ledakan besar kembali terjadi, ketika tombak bermata tiga milik Shen Bai beradu dengan kapak berlian milik Yang Xuan, benturan senjata dari kedua belah pihak menimbulkan cahaya merah keemasan dan cahaya ungu kehitaman dan juga menimbulkan fluktuasi udara sedikit kacau didalam formasi, keduanya sama-sama terpental kebelakang,
Saat Yang Xuan memperbaiki posisinya, empat energi tombak raksasa, serta ribuan energi tombak kecil lainnya meleset dengan kecepatan tinggi kearahnya.
Dhuar
Ledakan dahsyat kembali terjadi, bahkan formasi perlindungan mengalami keretakan. Akan tetapi, retakan itu langsung menghilang dan formasi kembali seperti semula.
Asap tebal mengepul didalam formasi membuat sedikit pandangan mereka terganggu, Yang Xuan tidak sepenuhnya berhasil menghindari serangan tersebut, ia langsung menghilang kedalam cincin penyegel benua untuk memulihkan diri, bahkan jika ia terlambat satu detik saja dipastikan tubuhnya akan hancur.
Saat debu menghilang, kedua leluhur itu begitu senang karena mereka memastikan bahwa Yang Xuan sudah berubah menjadi debu, sebab mereka sudah berulang kali mengedarkan aura spritual, akan tetapi tidak berhasil menemukan keberadaan Yang Xuan didalam formasi, mereka yakin Yang Xuan tidak akan sempat menghindari serangan tersebut, tapi saat mereka lengah detik berikutnya tubuh Shen Bai bergetar hebat, setelah melihat tubuh istrinya.
Setelah keluar dari cincin penyegel benua Yang Xuan langsung menyerang Hou Ying secara diam-diam, bahkan Hou Ying tahu ada serangan yang secara tiba-tiba mengarah kepadanya, akan tetapi serangan tersebut disertai tekanan dahsyat yang mengunci pergerakannya, membuatnya kesulitan untuk menangkis serangan tersebut. Sebelum ia berhasil menghindar kapak berlian berhasil membelah tubuhnya, Hou Ying mati dalam keadaan berdiri, Yang Xuan langsung mengambil cincin penyimpanannya.
"Hou'er maafkan aku," ucap Shen Bai sambil memandangi jasad istrinya dengan kemarahan yang sudah mencapai ubun-ubun.
Shen Bai memandangi jasad istrinya, dia tidak menyangka istrinya mati dalam keadaan tragis setelah ratusan tahun mereka hidup bersama, seketika kemarahan menguasai pikirannya dan tidak terbendung lagi, dia ingin menyerang Yang Xuan dengan kekuatan penuh.
Semakin lama pusaran angin itu semakin membesar dan membuat formasi mengalami keretakan, retakan itu juga lama-kelamaan semakin meluas, Yang Xuan mengetahui Shen Bai sudah di kuasai amarah dan tidak mungkin melarikan diri lagi apalagi setelah Hou Ying mati, ia bisa menebak bahwa Shen Bai akan bertarung sampai salah satu diantara mereka mati.
Melihat pusaran angin kekacauan itu terus membesar, Yang Xuan memberikan instruksi kepada Long Zhi supaya meninggalkan wilayah tersebut dan membawa seluruh hewan buas dan siluman dari sana.
Setelah kelompok Long Zhi meninggalkan wilayah sekte angin timur, Yang Xuan langsung menghilangkan formasi perlindungan cincin matahari dan ingin menggantinya dengan formasi penyerangan cincin matahari, untuk yang pertama kalinya ia menggunakannya, setelah menyempurnakan formasi penyerangan cincin matahari dan menggabungkannya dengan formasi bola matahari.
"Hei orang tua, keluarkan kekuatan penuh mu jika kau tidak mau menjadi manusia bakar, kau menjadi orang yang pertama di benua tengah ini yang akan merasakan formasi cincin matahari milik klan Surya." teriak Yang Xuan.
Yang Xuan langsung mengeluarkan Jurus badai api abdi dan terus mengeluarkan Qu spritual untuk memperluas badai api, seketika api berkobar ribuan meter. sura panas begitu kentara ketika ia menyuntikkan api surgawi dan petir emas kedalam badai api abadi tersebut, bahkan api tersebut menghanguskan apa saja yang ada didalamnya.
Tidak lama kemudian badai api tersebut berubah menjadi puluhan cincin api raksasa, seketika cincin api raksasa tersebut melayang keatas langit, bahkan orang-orang misterius yang bersembunyi di ketinggian memutuskan menjauh dari wilayah sekte angin timur, akibat tidak kuat menahan aura panas dari cincin api tersebut.
Kelompok Xian Tang yang baru tiba di sekte angin timur seketika menelan ludah, melihat puluhan pusaran angin raksasa bahkan sampai kelangit dan puluhan cincin api raksasa berputar-putar di diatas langit, suara gemuruh disertai awan gelap mengisi wilayah sekte angin timur, bahkan petir terus menyambar keberbagai arah, angin kencang datang dari arah timur terus berkumpul kedalam pusaran angin yang di buat oleh Shen Bai tersebut.
Hawa panas puluhan mil perlahan-lahan meningkat pesat disertai aura kematian bercampur menjadi satu, wilayah sekte angin timur berubah mencekam dan begitu menakutkan membuat kelompok Long Yue dan Xian Tang kembali mengambil jarak karena takut terkena imbas dari pertarungan tersebut,
__ADS_1
"Formasi cincin matahari- amarah dewa surya. hancurkan....?" teriak Yang Xuan dengan lantang
Seketika formasi cincin matahari memuntahkan bola-bola api raksasa secara terus menerus, bola-bola api raksasa tersebut meleset dengan kecepatan tinggi kearah pusaran angin raksasa. Bola-bola api raksasa tersebut jatuh dari ketinggian seperti meteor menghantam bumi,
BoM
BoM
BoM
Ledakan-ledakan dahsyat terjadi ketika bola-bola api berbenturan dengan pusaran angin kekacauan raksasa tersebut, bahkan menggetarkan seluruh wilayah timur dan menimbulkan kerusakan yang lumayan parah. Tiba-tiba puluhan pusaran angin kekacauan tersebut pecah dan menyebar kesegala arah, lautan api puluhan mil melanda wilayah sekte angin timur, karena disebabkan bola-bola api yang terpecah bersama pusaran angin kekacauan tersebut.
Disaat Yang Xuan mengendalikan formasi cincin matahari hanya sebagai pengalian, Ia juga membuat segel tangan dan menciptakan sebuah chakra energi raksasa, Yang Xuan terus menyuntikkan unsur energi Qi serta energi petir emas dan energi petir merah. Setelah itu Yang Xuan melemparkan Chakra energi raksasa tersebut. Saat mengendalikan formasi cincin matahari Yang Xuan juga mengendalikan Chakra energi di udara.
Disaat Shen Bai sibuk mengendalikan Angin kekacauan untuk menghadapai formasi Cincin matahari sebuah chakra energi raksasa meleset dengan kecepatan tinggi kerahnya seiring petir emas dan petir merah turun dari langit.
BoM
Suara ledakan keras disertai sambaran petir emas dan petir merah menghantam tubuh Shen Bai dengan telak. Shen Bai terlempar dari ketinggian hingga menghantam sebuah bukit dan terkapar disana dengan aura kehidupan yang melemah, bahkan darah hitam kebiruan keluar dari berbagai lubang ditubuhnya dan ia tidak sanggup lagi untuk berdiri sebab kekuatan jiwanya terluka parah, karena ia mengendalikan jurusnya dengan segenap kekuatan jiwanya membuat jiwanya terluka parah saat Cakra energi dan petir merah serta petir emas menghantam tubuhnya dengan telak.
Berbeda dengan Yang Xuan yang mengendalikan jurusnya tidak sepenuhnya menggunakan kekuatan jiwanya, karena ia juga bisa mengendalikan jurusnya dengan formasi, pikiran, artefak atau benang petir, dan bahkan Yang Xuan bisa mengendalikan jurusnya dengan tubuhnya tanpa menggunakan kekuatan jiwa dan pikiran, karena tubuhnya adalah tubuh api dan cahaya jika itu senjata Ia biasanya mengendalikannya dengan pikirannya,
Akan tetapi, walaupun masih dalam keadaan terluka parah, Shen Bai berusaha memulihkan kekuatan jiwanya dengan tehnik jiwa iblis miliknya.
Mengetahui Shen Bai terluka parah dan ingin memulihkan diri, Yang Xuan terbang kearah bukit tersebut dan langsung menyegel tubuh Shen Bai.
"Jangan kau pikir ingin berevolusi lagi menjadi harimau putih untuk melawanku, sebagai keturunan dewa angin penjaga gerbang timur harusnya kau malu kepada dirimu sendiri, kau tidak layak mendapat gelar sebagai harimau putih, karena aku yakin kalian sudah pasti bersekutu dengan iblis sejak ribuan tahun lalu, dan memilih tinggal di dunia tengah ini, aku akan menghancurkan leluhurmu di alam dewa jika mereka juga bersekutu dengan iblis, sebenarnya aku masih ingin bertarung denganmu akan tetapi iblis sepertimu hanya membuat waktuku terbuang sia-sia." ucap Yang Xuan sambil menatap Shen Bai dengan tatapan tajam.
Yang Xuan langsung mengikat jiwa Shen Bai dengan segel pengikat jiwa, supaya tidak bisa menggunakan kekuatannya lagi dan ia langsung melemparkannya kedalam cincin penyegel benua.
Yang Xuan berdiri dari tempatnya dan memandang lautan api yang terus berkobar, ia membiarkan api itu terus berkobar dan tidak mau menghilangkannya, ia terus memandangi bekas sekte angin timur tersebut dengan tatapan kosong, kebencian yang selama ini ia pendam bahkan tidak bisa hilang walaupun sekte angin timur sudah menghilang dari peta wilayah timur benua tengah.
Rombongan Long Yue belum mengetahui pertempuran telah berakhir, karena mereka masih sibuk mengobrak-abrik wilayah terlarang sekte angin timur tersebut dan menghancurkannya. mereka juga memungut apa saja yang tersisa disana.
__ADS_1