KEMBALINYA SANG PENGUASA

KEMBALINYA SANG PENGUASA
139. Akhir pertempuran di sekte laut hitam.


__ADS_3

"Kemana iblis sialan itu?" Yang Xuan sangat kesal sosok iblis di kawasan itu tidak kunjung muncul, padahal kelompok siluman dan sekte laut hitam sudah kacau balau. Yang Xuan terus menyerang elang hitam dan kelelawar hitam supaya dia bisa membantu kelompok kuil yang terluka.


Di tempat lain, Xuan Liang begitu bersemangat membantai puluhan anggota sekte laut hitam yang berusaha menghentikannya, bahkan Xuan Liang terlihat seperti kerasukan iblis. Siapapun yang ada di dalam jangkauannya akan tewas dalam sekejap.


Melihat itu, Yang Xuan menggelengkan kepala." Apakah paman Liang masih terbayang-bayang atas kehancuran klan Xuan?" batinnya. Tongkat di tangan pamannya sudah memancarkan cahaya emas. Yang Xuan melihat pamannya akan mengeluarkan kekuatan maksimal tongkat pusaka itu.


Ketua sekte laut hitam memperhatikan siluman badak bercula satu meledak ketika terkena energi tongkat dari Xuan Liang membuatnya sulit mempercayainya tapi memang itulah kenyataannya.


Bagaimana mungkin kelompok kuil yang lemah lembut itu semenakutkan ini." teriak ketua sekte laut hitam terbata-bata. Melihat Xuan Liang akan mengeluarkan jurus. Seketika dia menghilang dari tempatnya untuk menghadang energi tongkat yang meleset kepada puluhan tetua sektenya.


Dhuar?!


Ledakan dahsyat terjadi ketika energi tebasan pedang berbenturan dengan energi tongkat. Salah satu tetua tingkat tinggi kuil tiba-tiba muncul. Tebasan pedang kembali menghantam ketua sekte laut hitam membuatnya terlempar jauh dan memuntahkan darah merah kehitaman berkali-kali.


Saat Xuan Liang ingin membunuh ketua sekte laut hitam tiba-tiba puluhan tetua tingkat tinggi sekte laut hitam muncul untuk menghadang serangannya.


"Sial" ucap Xuan Liang kesal karena gagal membunuh ketua sekte kaut hitam. Ia kembali mundur untuk memulihkan diri.


Yang Xuan tersenyum puas ketika memperhatikan formasi pertempuran pamannya. Ia Langsung turun dari ketinggian setelah berhasil menghabisi siluman yang terbang di udara. Yang Xuan akan membantu kelompok kuil yang terluka parah karena tidak ingin banyak korban di pihaknya. Kelompok kuil yang ikut menyerang sekte laut hitam adalah para tetua kuil, akan sangat sia-sia menurutnya membangun kekuatan selama ini jika ratusan tetua kuil terkubur di tempat itu.


"Para tetua tingkat rendah, mundur." teriaknya bergema.


Yang Xuan berusaha menyelamatkan kelompok kuil yang terluka parah dari lokasi pertempuran. Ia meleset kesana-sini menyerang musuh untuk mengurangi korban jiwa dari pihak kuil, sambil menyuruh tetua tingkat rendah yang terluka mundur menuju array pelindung yang di buat para tetua tingkat tinggi kuil sebelumnya, agar para tetua yang terluka fokus untuk memulihkan diri.


Yang Xuan terus meleset dari satu tempat ketempat lain untuk menyelamatkan para tetua tingkat rendah yang terluka parah dan menyuruh sebagian tetua tingkat tinggi untuk membantunya.


Satu jam berlalu akhirnya semua yang terluka parah dan sebagian yang terbunuh bisa di selamatkan dari lokasi pertempuran berkat bantuan para tetua tingkat tinggi.


Yang Xuan memperhatikan satu persatu yang berada di dalam array perlindungan itu, dalam waktu singkat ribuan tetua tingkat rendah terluka parah hanya beberapa orang yang sempat terbunuh. Yang Xuan segera membagikan pil pemulihan dan menyuruh tetua tingkat rendah lainnya membantu menyerap pil tersebut.


"Tuan Muda, kami baik-baik saja." ucap salah satu tetua setelah dia melihat Yang Xuan begitu cemas kepada mereka.


Yang Xuan hanya menganggukkan kepalanya sambil memperhatikan kearah pertempuran." Fokuslah memulihkan diri jangan hiraukan pertempuran itu karena pertempuran itu sebentar lagi akan berakhir." titahnya.


"Baik Tuan Muda," jawab mereka serempak.


"Sepertinya pertempuran ini akan berakhir." Yang Xuan menatap Long Zhi sambil menggelengkan kepalanya. Naga air itu tidak menurunkan serangannya bahkan meningkatkan serangannya dan terus membantai serangga- serangga yang ada dalam jangkauannya.


Yang Xuan keluar dari array pelindung lalu membuat segel tangan, tiba-tiba satu pilar raksasa muncul hingga berbenturan dengan cahaya transparan di atas langit, pilar raksasa itu untuk menopang segel pelindung matahari. Yang Xuan mengeluarkan puluhan batu spritual untuk memperkuat segel pelindung matahari dan menyuruh sebagian tetua yang berada di dalam array pelindung untuk menjaganya, jika nantinya sosok iblis muncul.


"Kalian tidak perlu menjaganya sekarang, fokus saja memulihkan diri tapi jika sosok iblis muncul kalian harus memanggil ketua kalian untuk menjaga pilar ini dan menyuntikkan unsur energi Qi kepada titik pusat segel pelindung matahari." Yang Xuan yakin sosok iblis tersebut sudah ada di dalam jangkauan segel pelindung matahari. Ia juga memperkuat array pelindung yang di buat tetua sebelumnya dengan formasi perlindungan cincin matahari.


"Baik Tuan Muda." jawab mereka sambil memulihkan diri di dekat titik pusat pilar raksasa tersebut.


Yang Xuan kembali kedalam pertempuran untuk mengawasi hewan peliharaanya, dia juga mengawasi setiap tempat untuk memastikan dari mana asal aura iblis itu muncul. Ia juga kembali mengeluarkan ribuan hewan buas dari kalung binatang untuk membersihkan tempat itu setelah pertempuran itu berakhir. Kemudian dia terbang untuk mencari dari mana asal aura iblis itu muncul.


Yang Xuan memperhatikan sekte laut hitam sudah berubah menjadi reruntuhan dan melihat kedua elang api itu mengumpulkan ribuan jasad anggota sekte laut hitam sambil tertawa terbahak-bahak." Apakah kalian pikir jasad manusia itu serangga," tiba-tiba yang Xuan muncul mengagetkan kedua elang api itu. Ia yakin kedua elang api itu akan membawanya kedalam cincin penyegel benua untuk hadiah kepada anak mereka.


Yang Xuan mengedarkan aura spiritualnya dan mencari ruangan bawah tanah. Setelah menemukannya, dia menguras habis sumber daya dari sana dan menyuruh kedua elang api itu memasuki cincin penyegel benua. Yang Xuan tidak perlu repot-repot mencari dimana gudang harta sekte itu karena tubuh cahaya sangat identik dengan senjata. Hanya dengan mengedarkan aura spiritualnya dia sudah tahu dimana gudang senjata di setiap tempat.

__ADS_1


Yang Xuan memperhatikan lautan di sebelah utara sekte laut hitam, dia tiba-tiba merasakan aura iblis itu lagi muncul dari laut yang berwarna hitam tersebut." Tidak heran sekte ini di sebut sekte laut hitam ternyata laut yang berwarna hitam itu adalah gerbang teleportasi." ucap Yang Xuan sambil terbang keatas laut hitam itu untuk menyambut sosok iblis yang keluar dari gerbang teleportasi tersebut.


Dhuar?!


"Argh..." Beberapa sosok yang muncul dari gerbang teleportasi tersebut terlempar jauh bahkan menghantam lautan dan hanya satu yang selamat dan yang lainnya tewas karena tubuh mereka meledak. Yang Xuan langsung menyegel gerbang teleportasi tersebut dengan segel pelindung matahari.


"Kurang ajar! Apa....?" Teriak sosok berjubah hitam itu sangat marah, namun dia langsung kaget setelah gerbang teleportasi berubah menjadi kawah api.


"Ternyata kakek iblis lainnya, Apakah kamu bawahan Dewa siluman yang bersekutu dengan iblis? Apakah kamu juga sama seperti kakek iblis tempo hari yang bisa bertranformasi menjadi serangga?" Yang Xuan menyeringai ketika melihat jendral dari ras siluman itu jauh lebih lemah darinya. Ia yakin, yang ingin menguasai wilayah timur benua kultivator tersebut adalah pihak Dewa siluman.


"Kurang ajar, Kamu hanya beruntung karena menyerangku secara diam-diam, tapi tidak dengan kali ini." Sambil mengedarkan seluruh kekuatannya. Pria berjubah hitam itu yakin bisa membunuh Yang Xuan dengan sekali pukulan. Dia melihat Yang Xuan masih muda dan akan tetapi sudah berada di tingkat langit membuatnya sedikit heran.


"Apakah kamu tidak mempunyai siluman yang lebih kuat selain serangga- serangga itu." ucap Yang Xuan memprovokasi sambil menunjuk siluman yang tersisa.


"Whus.... " pria berjubah hitam itu bergerak menyerang. Dia sangat marah ketika Yang Xuan mengatakan hewan peliharaannya adalah serangga.


Dhuar?!


Ledakan dahsyat bergema melempar pria berjubah hitam itu kelautan dan tangan kanannya hancur. Serangan kedua itu lebih kuat dari serangan pertama bahkan ledakan itu menggetarkan kawasan sekte laut hitam dan membuat segel pelindung matahari mengalami sedikit kerusakan.


"Apa....?"


Ledakan keras itu juga mengagetkan para kelompok kuil akan tetapi mereka kembali bertempur dan mengabaikannya.


"Apa....?"


Para tetua tingkat rendah dan salah satu tetua tingkat tinggi yang kebetulan memulihkan diri di dekat titik pusat pilar segel pelindung matahari segera menyuntikkan unsur energi Qi untuk memperbaiki kerusakan segel.


Dhuar?!


Ledakan keras mengguncang tempat itu sekali lagi, pria berjubah hitam itu kembali terlempar dan menghantam lautan. Armor di tubuhnya hancur dan dia merasakan organ dalamnya terguncang karena energi yang terpancar dari kapak berlian adalah api surgawi dan api phoenix.


Sedangkan para tetua yang berada dititik pusat segel terus menyuntikkan unsur energi Qi kepada titik pusat segel untuk memperkuat segel pelindung matahari. Tapi tidak dengan Long Zhi, dia terus meningkatkan serangannya untuk menghabisi anggota sekte laut hitam dan siluman yang tersisa.


"Tetua, dimana Tuan Muda bertarung dengan iblis itu?" tanya salah satu tetua tingkat rendah kepada salah satu tetua tingkat tinggi yang tiba-tiba kembali dari lokasi pertempuran.


"Maksud kalian, apakah Tuan Muda bertarung dengan iblis." Tanya tetua tersebut. Dia tiba-tiba kembali menuju array pelindung untuk memulihkan diri karena tangannya terluka.


"Benar tetua. Tuan Muda menyuruh kami untuk menjaga titik pusat segel pelindung matahari jika sosok iblis muncul." jawab salah satu di antara mereka.


"Kenapa kalian tidak melaporkannya kepada, ketua," Ucap tetua itu kesal. Dia langsung menyuruh salah satu tetua tingkat rendah untuk memanggil puluhan tetua tingkat tinggi karena jarak array pelindung tersebut dengan lokasi pertempuran lebih dari tiga ratus meter.


Para tetua tingkat rendah itu tidak menjawab pertanyaan tetua tingkat tinggi tersebut karena memang iblis itu baru muncul.


Ledakan-ledak keras terus terjadi, mereka yakin pertempuran itu pasti di atas lautan karena sebelah utara sekte laut hitam adalah lautan. Ledakan-ledakan keras itu mengagetkan pihak kuil yang ada di lokasi pertempuran. Mereka memperhatikan keberbagai arah dan tidak mengetahui dari mana suara ledakan keras itu.


"Ketua agung, anda di panggil tetua Luang untuk memperkuat segel pelindung matahari karena Tuan Muda sedang bertarung dengan iblis."


"Apa....?" Teriak Xuan Li kaget. Lalu menyuruh semua kelompok kuil mundur menuju array pelindung karena mereka yakin Long Zhi akan menghabisi anggota sekte laut hitam dan siluman yang tersisa. Mereka tidak ingin mati konyol karena terkena imbas pertarungan Yang Xuan dengan iblis tersebut.

__ADS_1


******


Di Atas laut hitam.


Yang Xuan terus bertarung dengan pria berjubah hitam itu, walaupun pria berjubah hitam itu sudah bertranformasi menjadi singa hitam bersayap akan tetapi tetap saja kewalahan menghadapi serangan dari Yang Xuan.


"Jika seperti ini terus aku akan terkubur di tempat ini, lebih baik aku melarikan diri dengan demikian aku masih punya kesempatan untuk mengalahkannya. Aku yakin tidak akan lama lagi aku akan melampaui kekuatannya." gumam pria berjubah hitam itu.


Yang Xuan tertawa keras melihat gerak-gerik iblis di hadapannya, dia yakin iblis itu akan melarikan diri." Apakah kau pikir bisa pergi seenaknya setelah membuat kekacauan selama ini? Aku sudah bersusah payah mencarimu." celetuk Yang Xuan. Lalu menunjuk keatas langit.


"Apa....?" wajah pria berjubah hitam itu kaget karena dia tidak tahu tempat itu telah tersegel." Segel pelindung matahari, dasar bajingan. Sejak kapan keparat itu menyegel wilayah ini?" Teriak pria berjubah hitam itu terbata-bata. Sambil menangkis serangan yang terus di lancarkan oleh Yang Xuan. Akan tetapi, serangan beruntun itu tidak berhenti membuat pria berjubah hitam itu tidak bisa menangkisnya.


Dhuar?!


Dhuar?!


Ledakan dahsyat kembali bergema mengguncang kawasan itu bersamaan dengan terlemparnya pria berjubah hitam itu kelautan.


"Argh.... " teriaknya kesakitan. Tangannya hancur untuk yang kesekian kalinya, kedua sayap hitam di punggungnya terpotong, Dia mengapung di atas lautan karena kesulitan untuk terbang akibat terluka parah.


"Whus.... " tiba-tiba rantai emas muncul dan menyegelnya.


"Akh... tidak..." teriak pria berjubah hitam itu ketakutan sambil menatap Yang Xuan dengan tatapan kebencian.


"Jangan pernah menatapku seperti itu jika masih ingin melihat." ucap Yang Xuan meraih tubuh iblis itu dan melemparkannya kedalam cincin penyegel benua.


******


Di tempat lain.


Di lokasi pertempuran, Long Zhi terus menyiksa ketua dan tetua agung sekte laut hitam tanpa belas kasihan. Jika berhubungan dengan iblis, Long Zhi tidak akan bisa mengontrol emosinya.


"Di mana iblis itu bersembunyi." teriak Long Zhi sangat marah.


"Di laut hitam, Tuan. Laut hitam itu gerbang teleportasi menuju dunia dimensi jendral iblis itu." jawab tetua agung sambil merangkak dari hadapan Long Zhi.


"Whus... " pukulan keras menghantam perut tetua agung sekte laut hitam membuatnya terlempar jauh bersamaan dengan ledakan kecil.


"Akh... tidak..." Teriak tetua agung sekte laut hitam setelah mendarat di tanah, dia menangis karena kultivasinya telah di lumpuhkan.


"Kau, katakan apa yang di sembunyikan jendral iblis di sana." Sambil mengangkat tinjunya. Long Zhi siap melepaskan jika ketua sekte laut hitam berbohong.


"Artevak terlarang, Tuan. Argghhh.... tidak." Teriak ketua sekte laut hitam meraung-raung kesakitan.


"Bhuk.... " tubuh ketua sekte laut hitam bersama puluhan lainnya tergeletak di tanah. Long Zhi melumpuhkan semua kultivasi mereka.


Long Zhi memanggil kembali kelompok kuil untuk memburu anggota sekte laut hitam dan siluman yang bersembunyi sambil mengirim pesan kepada Yang Xuan. Puluhan ribu kelompok kuil bergerak keberbagai arah dengan kelompok-kelompok kecil. Walupun Yang Xuan menyegel kawasan itu satu kilometer persegi akan tetapi mereka tidak kesulitan untuk mencari yang tersisa.


🙏🙏🙏

__ADS_1


Laik, comen dan subricer 😝😝😝.


__ADS_2