KEMBALINYA SANG PENGUASA

KEMBALINYA SANG PENGUASA
69. Sekte gagak hitam, sekte tengkorak iblis dan sekte darah iblis.


__ADS_3

Setelah mendapat titah dari Yang Xuan, Baihu dan Naga air serta Elang hitam dan Elang putih meleset dengan kecepatan tinggi menuju wilayah paling ujung selatan sekte Angin timur, yang di susul oleh lima puluh ribu murid dari berbagai kuil dan kultivator lainnya.


Baihu menunggangi Naga air untuk memeriksa ketiga sekte yang di sebut tuannya terlebih dahulu sebelum menyerang, Baihu bersama Naga air menuju sekte gagak hitam sedangkan elang putih, baihu perintahkan untuk mengintai sekte tengkorak iblis dan elang hitam menuju sekte darah iblis.


Baihu juga sadar kali ini mereka berperang tanpa arahan tuannya, akan tetapi tuannya sudah memberi gambaran kepadanya serta naga air tersebut,


Baihu memutuskan menuju sekte gagak hitam karena Baihu sadar sekte itu sangatlah sensitif kepada musuhnya, sebab sebagai sekte pengumpul informasi, sekte gagak hitam sangat lihai mendeteksi musuh dan sekte itu juga pasti sangat ketat dengan penjagaan.


Sebelum tiba di sekte itu Baihu menyuruh lebih dulu mengintainya dan menyuruh naga air untuk memasang segel ilusi di empat titik yang berbeda untuk menempatkan ratusan hewan buas dan siluman sambil menunggu pasukan tuannya.


Yang Xuan sebenarnya sadar terlalu cepat menyerang musuhnya dan sangat membahayakan kelompoknya, akan tetapi ia tidak punya pilihan karena tugasnya masih banyak dan belum lagi ia harus bertualang kedunia bawah sebelum naik kedunia atas. Yang Xuan juga harus menuju dunia kultiva naga untuk memastikan apakah tempat itu juga disusupi oleh iblis.


Hanya saja ia yakin dengan kekuatan naga air tersebut karena sudah puluhan tahun berkultivasi dan berlatih di bawah arahan Yang Lun. Naga air itu juga sudah bisa berevolusi menjadi manusia setelah Yang Lun membangunkannya dengan inti matahari.


Saat ini kekuatan Naga air itu sudah berada di ranah surgawi menengah. Yang Xuan yakin Naga air itu bisa menghancurkan ketiga sekte tersebut karena ia juga membekali Naga itu dengan senjata artevak yaitu sebuah mutiara naga air pemberian ibunya. Sebagai mahluk suci naga bukanlah lawan yang bisa di remehkan kultivator bahkan dewa sekalipun.


"Hei, apa lagi yang kau tunggu ayo kita serang, sudah lama sekali aku tidak bertarung bahkan cakar ini sudah karatan." teriak naga air itu tidak sabaran.


"Dasar cacing air, apakah kau bodoh atau dungu....? kita sekarang melawan manusia. Kata Tuan, kita harus membuat strategi.


"Dasar babi sialan..." sambil mengeluarkan auranya.


"Apakah kau sudah bosan hidup." teriak Naga air itu marah.


Naga adalah mahluk suci dan tidak mungkin naga air itu terima di sebut dengan cacing dan hal paling tabu jika Ras mereka di sebut dengan cacing.


"Jangan kau berpikir aku takut denganmu, cacing sepertimu lebih cocok di lempar kelautan untuk makanan monster Hiu sang penguasa lautan." ejek Baihu


"Apa katamu...? Penguasa lautan..... dasar babi sialan tidak punya otak. Apakah kau juga bodoh atau tidak tahu jika Ras kamilah penguasa lautan." teriak Naga air itu semakin marah.


"Ya, walaupun kau penguasa lautan akan tetapi untuk saat ini kau adalah tunggangan ku." teriak Baihu menyeringai.


"Sial, jika bukan karena, Tuan, aku tidak sudi di tunggangi babi sialan sepertimu." uacp Naga air itu lemah.


Naga air itu sadar Baihu tidak bisa terbang sehingga dirinyalah yang menjadi alat transportasinya, jika bukan karena armor di tubuh Baihu dan daranya telah dimurnikan dengan setetes darah Yang Xuan dan setetes darah Naga air itu, tidak mungkin Baihu bisa duduk didekat Naga air tersebut. karena darah Naga air itu pasti menindasnya dan bahkan dia akan mati dalam sekejap.


"Hei, Tidak usah kau pikirkan ayo kita mulai seperti nya saudara kita sudah tiba..." ucap Baihu tiba-tiba.


Kiyak?!

__ADS_1


Kiyak?!


Suara melengking memekakkan telinga mengisi udara dan tidak lama kemudian.


Bom


Ledakan besar menggetarkan sekte gagak hitam. kedua elang itu langsung melancarkan serangan setelah mereka tiba, bahkan kedua elang itu langsung menggempur array perlindungan sekte gagak hitam tersebut, dentingan pisau angin berbenturan dengan array perlindungan memekakkan telinga.


Kepakan sayap dari kedua elang tersebut menghasilkan badai pisau angin, bahkan pusaran angin yang dihasilkan kedua sayap elang tersebut sangat menakutkan.


Mengetahui sekte mereka di serang hewan buas dan siluman, ratusan murid langsung menuju titik pusat formasi.


Array perlindungan sekte gagak hitam di topang oleh satu pilar iblis raksasa, sebagai titik pusat formasi untuk menghisap kekuatan langit dan bumi atau menyuntikkan umsur energi Qi untuk mempertahankan array perlindungan sekte mereka jika ada serangan.


Serangan yang di lancarkan kedua elang tersebut tidak sanggup bahkan untuk menggores array perlindungan tersebut, membuat Naga air itu langsung terbang keudara dan mengeluarkan mutiara naga air yang sudah di ubah Yang Xuan Menjadi artevak tingkat tinggi yaitu trisula naga air.


Seketika Naga air itu mengalirkan sejumlah energi alam kepada trisula tersebut, sebuah cahaya emas menembak kelangit ketika Naga air menyuntikkan energi alam kepada trisula tersebut dari cahaya emas tersebut keluar cakar maga raksasa yang tiba-tiba muncul di atas langit. Cakar raksasa itu meleset kearah array perlindungan sekte gagak hitam disertai suara gemuruh, kedua elang itu langsung menjauh dari sekte gagak hitam tersebut.


BomlM


Ledakan dahsyat menggema mengguncang sekte gagak hitam, array perlindungan sekte tersebut seketika hancur dan berubah menjadi debu, ribuan orang yang ada di dalam sekte itu tewas seketika terutama yang ada di titik pusat formasi.


"Hei Naga sialan, dari mana kau mencuri senjata itu." teriak Baihu juga terheran-heran melihat kehebatan senjata itu.


"Apakah kau suka melihatnya... atau..... " sambil mengarahkan trisula itu kepada Baihu.


"Hentikan...." teriak Baihu bergidik, jika cakar raksasa itu menghantam tubuhnya di pastikan tubuhnya akan meledak.


"Hahaha! sekarang berhenti menghinaku jika tidak, kau akan merasakan sendiri kehebatan senjata ini, untuk saat ini berhentilah mengoceh," sambil menunjuk lawan mereka.


"Serang....." teriak Baihu.


"Ribuan hewan buas dan siluman yang ada di dalam segel ilusi langsung keluar dan meleset kearah sekte gagak hitam dari empat titik yang berbeda. Seketika pertempuran dahsyat pun terjadi.


Teriakan-teriakan dari berbagai tempat seketika memenuhi udara, rombongan hewan buas dan siluman langsung menggempur sekte gagak hitam dengan brutal, dentingan suara senjata dengan kulit hewan buas dan siluman tersebut membuat para murid sekte gagak hitam frustasi, karena mereka tidak mampu untuk menggores kulit hewan buas dan siluman tersebut.


"Sekarang ayo kita cari lawan yang sepadan, tidak usah berubah jadi naga karena para saudara kita sepertinya menikmati pertempuran ini, kalau bisa bantu kedua saudara kita yang ada diatas sepertinya terlalu banyak lawan mereka, " ucap Baihu.


Groaaarr

__ADS_1


Baihu mengaum keras sambil meleset kearah ribuan manusia didepannya,


"Taring-taring Baihu begitu panjang dan tajam bahkan sangat mudah memotong tubuh lawannya, taring Baihu berbentuk segitiga dan panjang hingga satu setengah meter lebih. Armor yang ada di tubuhnya juga memancarkan warna perak ketika Baihu mengalirkan energi alam dan bahkan lawannya tidak sanggup untuk menggores kulitnya.


Kiyak?!


kiyak?!


Suara elang itu terus melengking di udara membuat gendang telinga para penghuni sekte gagak hitam mengeluarkan darah seiring suara yang melengking badai pisau angin juga juga keluar dari kepakan sayapnya. Ribuan pisau angin dari kedua elang itu terus memakan korban, bahkan orang-orang yang ada di udara dalam sekejap sudah tidak tersisa. Cakar- cakar elang itu juga mampu merobek-robek tubuh lawannya dengan mudah, kedua elang itu juga akan menghadang bagi siapa saja yang akan melarikan diri.


"Kenapa binatang-binatang ini menyerang sekte kita." teriak murid-murid dari sekte gagak hitam dengan wajah ketakutan.


"Aku juga tidak tahu dan seharusnya bintang buas dan siluman adalah aliansi kita tapi sekarang mereka adalah jadi musuh kita." jawab salah satu tetua sekte dengan wajah terlihat putus asa.


"Bentuk formasi... " teriaknya dengan lantang.


Mereka langsung membentuk formasi gagak hitam sambil menyuntikkan energi kepada sebuah artevak iblis yang sudah di letakkan di sebuah segel formasi, seketika sebuah energi gagak hitam raksasa muncul di udara dan mengeluarkan aura kematian yang begitu pekat.


"Mundur... " teriak Baihu dengan cepat.


Gagak hitam raksasa itu langsung meleset kearah rombongan hewan buas dan siluman tersebut. akan tetapi langsung di hadang oleh cakar naga raksasa.


BoM


Ledakan keras terjadi di udara setelah energi gagak hitam raksasa bertabrakan dengan cakar naga raksasa tersebut.


Naga air itu terlempar dan memuntahkan seteguk darah dari mulutnya akan tetapi lawannya juga mengalami hal yang sama. Ketika lawan mereka memulihkan diri badai pisau angin menghantam mereka membuat kelompok sekte gagak hitam tewas dalam sekejap.


Kedua elang tersebut terus menggempur sekte gagak hitam dari udara membuat formasi mereka hancur berantakan, satu persatu murid dan tetua sekte gagak hitam tewas akibat serangan kedua elang itu. Baihu menerobos kearah musuhnya dan menghancurkan segel formasi artefak gagak hitam tersebut dan mencurinya, bahkan ia juga mendapat serangan beruntun akan tetapi ia juga berhasil mengambil artevak tersebut


"Serang... " teriak Baihu sambil mengaum keras.


Setelah Baihu mengambil artevak gagak hitam tersebut, rombongan hewan buas dan siluman langsung menggempur sekte gagak hitam kembali hingga beberapa waktu kemudian pertempuran itu menjadi hening.


"Kalian semua masuklah dan pulihkan diri secepatnya." sambil membuka celah dimensi kalung bintang tersebut dengan setetes darah miliknya karena kelompoknya juga telah tiba.


🙏🙏🙏


Jika sudah membaca mohon bantu like dan komentar walau alur cerita abal-abal ini tidak sesuai prediksi teman-teman tapi aku kan berusaha memperbaikinya terimakasih.

__ADS_1


🙏🙏


__ADS_2