KEMBALINYA SANG PENGUASA

KEMBALINYA SANG PENGUASA
91. Menghancurkan sekte mutiara merah


__ADS_3

Menguasai Hukum Dao Api.


Satu bulan penuh siang dan malam Yang Xuan sibuk membuat ribuan pil dari herbal yang ia temukan di puncak gunung honggertu. Ia membuat pil tingkat langit kwalitas menengah, meningkatkan kekuatan puluhan senjata serta armor dari tingkat raja menjadi tingkat langit. setelah selesai meningkatkan keterampilan Yang Xuan memutuskan untuk menyerap inti api biru yang ia dapatkan dari puncak gunung honggertu.


Yang Xuan langsung terbang menuju sebuah bukit di wilayah utara cincin penyegel benua.


Yang Xuan ingin menyerap inti api biru di tempat yang terpencil, belajar dari kehidupan pertamanya, menyerap setiap inti api di luar pagoda akan menimbulkan kerusakan yang tidak ringan. apalagi inti api tingkat tinggi yang berbeda jenis.


Swhus... Inti api biru tersebut muncul dari cincin penyimpanannya dan mengambang di depannya, lalu mengambilnya kemudian menggenggamnya aura yang keluar dari inti api biru tersebut lumayan menindas, Yang Xuan langsung mengedarkan tehnik kultuvasi dewa kuno kemudian menyerap inti api biru secara perlahan.


Setengah jam berlalu Yang Xuan belum merasakan apapun di tubuhnya, satu jam kemudian api biru mulai muncul dari tubuhnya dan perlahan-lahan meluas akan tetapi ia masih tenang walaupun api sudah berkobar, bahkan api biru tersebut semakin lama semakin meluas dan mengamuk seperti badai.


Kekuatan dari api biru tersebut mulai melawan berbagai api di tubuh Yang Xuan seperti, api merah, api emas, api abadi, api surgawi serta api lainnya langsung bereaksi ketika api biru ingin menghancurkan jiwanya.


Bhus.... api merah dan api emas serta api abadi langsung berkobar keluar dari tubuh Yang Xuan bahkan semua api yang keluar dari tubuhnya seperti menyerang api biru, ketika itu terjadi Yang Xuan mulai merasakan rasa sakit di tubuhnya akan tetapi ia masih bisa tenang dan terus menyerap inti api biru tersebut, Api biru, api merah, api emas, api abadi terus berkobar dan saling berebutan seperti ingin menguasai jiwanya, Yang Xuan menggertakkan gigi, rasa sakit semakin lama semakin menyeruak seperti ingin menghancurkan jiwanya.


Lautan api terus berkobar yang dapat mengubah apapun menjadi debu dan terus bergerak seperti badai. Semua api mengamuk secara terus-menerus membakar tubuh dan jiwanya bahkan bukit tersebut dalam radius ratusan meter sudah gundul menyisakan tanah gosong.


Aarrrgggh.... teriak Yang Xuan kesakitan sambil mengaktifkan tanda matahari di keningnya, tiba-tiba semua api tersebut menjadi tenang dan menyatu dengan tubuh dan jiwanya.


Dua hari kemudian Yang Xuan sudah berhasil menyerap semua inti api biru tersebut, akan tetapi baru saja ia membuka matanya, Ia merasakan gejolak didalam dantiannya dan terus memenuhi seluruh tubuhnya,


Bhus


Bhus


Ledakan teredam terdengar keluar dari tubuhnya. Ledakan itu bahkan sampai dua kali, kultivasinya meningkat hingga dua tingkatan menjadi prajurit surgawi bintang sembilan. Yang Xuan mengeluarkan pil pondasi, batu spritual, kristal langit untuk menstabilkan pondasi kultivasinya. Ia merasakan dantiannya sudah sebesar kelapa dan ia juga melihat kolam unsur energi Qi nya sudah seperti lautan yang tidak terbatas.


Beberapa jam kemudian Yang Xuan membuka matanya sambil tersenyum lebar ,ia langsung mengeluarkan api biru dari telapak tangannya bahkan ia melakukannya berulang kali terkadang ia mengubahnya menjadi bunga teratai biru.


Yang Xuan bangkit dari posisi duduknya untuk mencoba hukum dao api tersebut lalu mengeluarkan api biru dari telapak tangannya kemudian mengubahnya menjadi bunga teratai biru setelah di rasa cukup Yang Xuan melemparkannya keatas langit. Perlahan-lahan bunga teratai biru tersebut membesar hingga ratusan meter lalu melemparkannya kesebuah lembah yang ada di bawah bukit tersebut.


BoMM


Ledakan keras terjadi saat bunga teratai biru menghantam lembah, cekungan sedalam dua puluh meter terlihat jelas akibat hantaman dari bunga teratai biru tersebut.


Yang Xuan merasakan ada kekurangan jurusnya ketika mengubah api biru menjadi bunga teratai, ia kembali mengeluarkan api biru dari telapak tangannya sambil membuat segel tangan, tiba-tiba lingkaran muncul di udara dari lingkaran tersebut keluar sehelai bunga teratai biru, Yang Xuan terus menyuntikkan unsur energi Qi dari tubuhnya sehingga bunga teratai biru semakin lama semakin melebar kemudian melemparkannya kesebuah bukit.


BoMM


Ledakan Dahsyat terjadi menghancurkan bukit tersebut, bahkan bukit tersebut berubah menjadi cekungan Yang dalam bahakan lebih sari seratus meter.


"Hahaha! Luar biasa." Yang Lun tertawa senang ketika menyaksikan tuannya sudah menguasai hukum api tinggal menunggu waktunya saja untuk menyempurnakannya.


Yang Xuan kembali membuat api merah di telapak tangannya lalu membuat segel tangan, sebuah lingkaran muncul di udara, dari lingkaran tersebut keluar ribuan senjata berbeda-beda jenis. Yang Xuan mencoba mengendalikan semua senjata tersebut, ribuan senjata meleset kesana-kemari mengikuti kemauannya, Kemudian mengarahkan ribuan senjata itu kepada Yang Lun. Mendapat serangan dari tuannya Yang Lun hanya mengibaskan tangannya membuat ribuan senjata itu berubah menjada debu.


Sebenarnya Yang Xuan tahu sebelum menguasai hukum dao api ia tidak akan bisa mengendalikan senjata yang keluar dari bola formasi matahari, hanya saja ia penasaran kenapa harus menguasai hukum dao api terlebih dahulu berbagai cara ia lakukan ternyata hasilnya nihil,


"Hahaha sempurna." tampak Yang Lun tertawa bahagia ketika tuannya sudah mulai menyempurnakan jurus-jurusnya. Yang Lun juga mengetahui bahwa pemilik tubuh tuannya memiliki dua akar roh, itu lah sebabnya Yang Xuan bisa menguasai hukum empat sekaligus. Sekarang tuannya sudah menguasai tiga hukum.


Yang Xuan hanya memperhatikan Yang Lun yang begitu bahagia melihatnya. ia menggertakkan gigi ketika jurus terkuatnya di ubah oleh Yang Lun menjadi debu.


"Tuan, sudah menguasai hukum dao api akan tetapi tuan tidak bisa menyempurnakannya sebelum menyerap inti api putih. Tuan juga harus memasuki sepuluh pagoda api untuk menyempurnakan hukum dao api supaya beast spirit atau transformasi tuan sempurna," ucap Yang Lun setelah satu bulan Yang Xuan meningkatkan semua jurus-jurusnya.


"Aku mengerti, hanya saja aku ingin meningkatkan semua jurus-jurus yang kumiliki setelah aku menguasai hukum dao api." Yang Xuan menjawab pertanyaan Yang Lun sambil tersenyum senang.


"Sudah saatnya untuk menjalankan rencana," Yang Xuan membatin lalu pergi membersihkan diri.


Setengah jam kemudian ia keluar dari cincin penyegel benua dengan pakaian yang sangat mewah, ia kembali memakai pecahan topengnya untuk mengubah penampilannya seperti gelandangan dan mengubah wajahnya seperti saat ia bertemu dengan Quentin.


🌸🌸


Bertemu dengan Yuan Zhun


Saat keluar dari cincin penyegel benua ternyata baru menjelang pagi membuat Yang Xuan ragu untuk mengetuk rumah Quentin, Perbedaan waktu antara cincin penyegel benua dengan dunia luar membuat Yang Xuan terkadang lupa sehingga memutuskan berlatih seni bela diri dari kitab kapak pembunuh iblis.


Yuan Zhu tiba-tiba terbangun dari tidurnya ketika mendengar suara seseorang dari luar rumahnya, dia bangkit dari tidurnya untuk memeriksanya.


"Siapa...?" teriak Yuan Zhu keheranan. Hari masih gelap akan tetapi sudah ada yang menggangu istirahatnya ia tidak bisa memastikan siapa yang berlatih pagi-pagi buta seperti itu.

__ADS_1


"Maaf, jika aku menggangu istirahatmu, apakah kamu sudah sembuh...?" tanya Yang Xuan sambil menghentikan latihannya.


"Sudah tuan, jika boleh aku tahu siapa tuan sebenarnya..?" tanya Yuan Zhu penuh waspada. Dia memperhatikan tamu yang menggagu istirahatnya mulai dari ujung rambut hingga ujung kaki akan tetapi sama sekali dia tidak mengenalnya. Saat Yang Xuan tiba dirumahnya Yuan Zhu belum sadarkan diri.


"Aku adalah orang yang menyembuhkan ibumu, apakah kamu tahu dimana sekte mutiara merah." Yang Xuan bertanya karena ia ingin berkunjung kesekte tersebut.


Ketika mendengar jawaban Yang Xuan, tiba-tiba Yuan Zhu mendekat kearah Yang Xuan sambil bersujud." Tuan Muda, maafkan kami karena belum bisa memberikan upah berupa koin emas kepada anda." ucap Yuan Zhu dengan tulus.


"Aku bertanya tentang sekte mutiara merah bukan untuk menyuruhmu bersujud, berdirilah dan jawab pertanyaan ku." ucap Yang Xuan tidak senang.


"Baik Tuan muda, letak sekte itu berada di antara kota Cheng Hai dan kota Hong Li serta kota Cheng Du. Jika Tuan Muda memperhatikan ketiga kota tersebut persis seperti segitiga dan di tengah-tengah ketiga kota itulah letak sekte mutiara merah." Yuan Zhu menjelaskan.


"Baiklah, Sekarang kamu boleh beristirahat, setelah ibumu cukup kuat datanglah kekota Cheng Hai," ucap Yang Xuan sambil merobek ruang didepannya lalu muncul di udara kemudian meleset dengan kecepatan tinggi menuju sekte mutiara merah.


🌸🌸


Menghancurkan sekte mutiara merah


Satu jam kemudian Yang Xuan berhenti di atas sebuah gunung. ia mengedarkan pandangannya kesegala arah sambil memutari wilayah tersebut. Ia melihat tidak jauh dari tempatnya ada sebuh pemukiman , Yang Xuan segera menuju pemukiman tersebut.


"Hei, orang luar dilarang masuk kedalam sekte mutiara merah tanpa identitas yang lengkap," ucap salah satu penjaga gerbang,


"Kenapa sekte ini tidak menggunakan array pelindung? Apakah karena ketua mereka jagoan nomor satu di wilayah ini..?" Yang Xuan membatin senang karena sudah menemukan sekte mutiara merah.


Yang Xuan menunjukkan lencana yang ia dapatkan dari kelompok harimau gunung," tunjukkan sama ketua kalian, aku yakin dia pasti mengetahuinya." ucap Yang Xuan sambil melemparkan lencana tersebut,


"Baik tuan, tunggu sebentar."sambil berlari menuju aula sekte.


Penjaga gerbang tersebut kembali menemui Yang Xuan sambil menggelengkan kepala." Tuan, untuk saat ini ketua sekte tidak bisa di ganggu." Ucap penjaga itu sambil mengusir Yang Xuan.


Yang Xuan mengibaskan tangannya membuat gerbang sekte itu dan para penjaganya berubah menjadi debu.


Aula sekte mutiara merah


Ketua dan para tetua sekte berdiskusi tentang kehancuran kelompok harimau gunung, tiba-tiba dikagetkan dengan suara ledakan. Mereka berdiri dari tempatnya untuk memeriksa apa yang terjadi.


"Siapa yang berani menghancurkan gerbang sekte ini...?" ketua sekte berteriak marah sambil mengeluarkan auranya.


"Kurang ajar, bawa orangnya kesini, aku akan melihat dari mana orang itu mendapat keberanian menghadapi ku." teriak ketua sekte sambil menggertakkan gigi.


"Baik Ketua." sambil melangkah pergi.


Setelah menghancurkan gerbang sekte, Yang Xuan sudah membunuh ratusan murid yang mengindahkan peringatannya, bahkan satu murid pun tidak ada yang mendengar ancamannya, semua mengabaikannya.


Teriakan keras tiba-tiba terdengar dari udara menghentikan pekerjaan Yang Xuan yang sedang asyik membantai ratusan murid hanya dalam beberapa tarikan nafas,


"Bajingan, berani membunuh murid sekte mutiara merah membuat maka hukumaya adalah mati. sebutkan alasan Yang tepat sebelum aku mengirimmu keneraka." Ucap ketua sekte sangat marah ketika melihat ratusan muridnya sudah kehilangan nyawa.


Yang Xuan hanya menoleh sebentar lalu melanjutkan pekerjaannya yang tertunda.


"Tangkap bajingan itu," teriak ketua sekte tersebut sambil menahan amarahnya.


"Berani menyentuhku maka hukumnya juga mati." Yang Xuan berbicara lantang sambil memperhatikan disekitarnya. Tampak beberapa murid elit bersama beberapa tetua tingkat rendah mulai berkumpul dan mengelilinginya. Mereka langsung membuat formasi melingkar karena sudah di kuasai oleh amarah setelah Yang Xuan membantai ratusan murid-murid mereka.


"Kau.... bunuh bajingan itu." perintah ketua sekte.


"Serang.... ?!"


Para murid elit dan para tetua mengarahkan berbagai serangan kepada Yang Xuan. Yang Xuan yang melihat berbagai serangan yang mengarah kepadanya, ia hanya diam saja dan tidak bergeming dari tempatnya semua serangan yang mengarah kepadanya menembus kekosongan atau menghilang kedalam kehampaan.


"Apa... ?!"


Ketua sekte dan beberapa tetua tingkat tingkat tinggi yang berada di udara cukup terkejut dengan mulut terbuka lebar, mata mereka membulat dan tubuh mereka tiba-tiba bergetar karena ketakutan.


"Ketua tehnik apa yang di gunakan pemuda tersebut." tanya salah satu tetua,


"Aku tidak tahu tehnik apa yang dia gunakan akan tetapi kita harus membunuhnya, tetua ayo kita serang bersama-sama." teriak ketua sekte sambil mengeluarkan aura tingkat langit miliknya.


Pedang bayangan

__ADS_1


Tombak pembunuh naga


Pedang api penghancur


Pedang halilintar


Berbagai macam serangan menghampiri Yang Xuan fluktuasi udara di sekitarnya sedikit kacau akibat aura spritual merembes dari tubuh ratusan orang. energi senjata muncul dari berbagai arah mengunci pergerakannya.


"Pedang langit - penakluk naga.... " teriak Ketua sekte tiba-tiba muncul di atas kepala Yang Xuan.


Dhuar..


Ledakan besar terjadi ketika energi pedang saling bertabrakan, asap tebal mengepul dan membumbung keatas langit fluktuasi udara menjadi kacau dan menimbulkan beberapa bangunan menjadi hancur.


"Hahaha! mati kau." ucap salah satu tetua sambil tertawa puas.


"Tapi tetua kematiannya terlalu mudah, aku merasakan ada sedikit kejanggalan." ucap ketua sekte.


"Aku yakin bajingan itu sudah mati ketua karena kita sudah berhasil mengunci pergerakannya." ucap salah satu tetua diantara mereka.


Mereka semua menatap keberbagai arah dan memastikan apakah masih ada tertinggal potongan celana Yang Xuan.


"Apakah bajingan itu sudah mati," teriak salah satu murid.


"Tentu saja, bahkan abunya tidak tersisa," jawab salah satu murid lainnya.


"Ya, aku juga yakin dia sudah mati, apakah kalian meremehkan kekuatan ketua sekte kita sebagai jagoan nomor satu di kerajaan ini..?" ucap salah satu murid elit.


Semua yang menyaksikannya tertawa puas, mereka sudah yakin bahwa Yang Xuan sudah mati,


"Benarkah?!"


Senyum mereka tiba-tiba menghilang setelah mendengar suara yang muncul dibelakang mereka, dengan gugup mereka melihat secara perlahan kearah suara tersebut.


"Ba-Bagaimana bisa kamu masih hidup....."


Crash...?!


Ucapan salah satu tetua sekte seketika terhenti saat kepalanya terbelah dua, ternyata tetua itu tidak bisa menghindari serangan Yang Xuan. Para petinggi sekte mutiara merah kembali menyerang bersama ketua sekte. Mereka ingin menyerang bersama-sama karena Yang Xuan masih bisa lolos dari serangan mereka tapi kali ini mereka ingin memastikan tidak akan ada celah untuk kabur.


Yang Xuan Yang melihat kelakuan sekumpulan pria tua didepannya menggelengkan kepala, ia menyesalkan kelakuan para tetua tersebut." Serangan kalian bahkan tidak bisa membunuh kerbau hutan, seharusnya kalian tidak perlu melakukan perlawanan, apakah harga diri kalian menjadi hancur....?" Ucap Yang Xuan sambil menghilang dari tempatnya. Dia menangkap ketua sekte lalu memasukkannya kedalam cincin penyegel benua.


Yang Xuan mengeluarkan api merah dari telapak tangannya lalu mengubahnya menjadi formasi cincin matahari kemudian melemparkannya keudara. Tiba-tiba awan hitam berkumpul, petir menyambar keberbagai tempat, suara gemuruh terdengar memekakkan telinga ketika berbagai jenis senjata yang terbuat dari api merah keluar dari formasi cincin matahari tersebut dan meleset keberbagai arah.


Pemandangan mengerikan menutupi langit sekte mutiara merah disertai aura aura kekuatan besar menggetarkan seluruh kawasan di sekitarnya. Semua penghuni sekte itu yang masih tersisa seakan merasa tubuh mereka ingin meledak, bahkan ratusan murid yang lemah sudah meregang nyawa. Mereka yang tersisa hanya dapat di hitung degan jari tangan. itupun sudah terlebih dahulu menyerah dan membuang senjatanya masing-masing.


"Selamat bertemu dengan penjaga gerbang neraka." teriak Yang Xuan sambil menurunkan tangannya.


Crash


Crash


Dhuar


Bomm


Berbagai macam jenis senjata menghujani sekte mutiara merah, ledakan beruntun dan teriakan-teriakan dari berbagai arah. Getaran di tanah yang dihasilkan oleh ribuan senjata tersebut terasa hingga beberapa mil.


Sekte mutiara merah di atas puncak gunung kini berubah menjadi reruntuhan, jasad-jasad berserakan dimana-mana membuat pemandangan mengerikan dan aura kematian yang begitu pekat memenuhi kawasan sekte mutiara merah.


Yang Xuan langsung mengeluarkan Baihu dari cincin penyegel bemua.


"Ada apa tuan tiba-tiba memanggilku....?" Tanya baihu.


Yang Xuan hanya menunjuk jasad-jasad yang berserakan tersebut." cari penjara bawah tanah dan bawa semua tahanan kehadapan ku dan kuras semua harta yang Ada di sana." perintah Yang Xuan kepada baihu.


"Baik tuan." jawab Baihu sambil meleset kearah jasad-jasad tersebut dan mengeluarkan ratusan siluman.


Dalam beberapa tarikan nafas semua tempat itu telah di bersihkan, bahkan reruntuhan sekte mutiara merah sudah di ubah hewan buas dan siluman itu menjadi debu. Baihu mengambil semua harta yang ada di sekte tersebut dan membawa ribuan tahanan yang begitu menyedihkan.

__ADS_1


"Saatnya mendirikan kuil Zhan Sheng khusus pengumpul informasi." Ucap Yang Xuan sambil tersenyum puas.


__ADS_2