KEMBALINYA SANG PENGUASA

KEMBALINYA SANG PENGUASA
70. Hutan terlarang


__ADS_3

Peperangan yang berlangsung di berbagai tempat di wilayah timur tersebut begitu menegangkan akan tetapi berbeda dengan hutan terlarang, pertempuran yang berlangsung di tempat itu menjadi lahan pembantaian karena sejauh ini sudah memakan korban hingga tujuh puluh ribu orang,


Pihak kuil sudah mendominasi pertempuran bahkan dari pihak lawannya korban sudah mencapai empat puluh ribuan atau sekte pengendali siluman sudah hampir binasa akan tetapi bantuan dari hutan terlarang lebih dulu tiba membuat pihak kuil kembali terpojok karena sudah kelelahan.


Saat menjelang pagi di hari kedua, peperangan itu bahkan terus berlanjut dan juga terus memakan korban. Saat kelompok kuil berhasil memojokkan pihak hutan terlarang bantuan pihak hutan terlarang ternyata lebih dulu tiba, kedatangan puluhan ribu bantuan pihak hutan terlarang dari lembah kematian dan dari sekte angin timur dalam sekejap membuat pihak kuil berhasil dipojokkan hingga mereka tidak berdaya.


Hanya saja mental bertarung dari pihak sekte angin timur sudah menghilang setelah melewati gunung shen ming. Melihat gunung itu sudah menghilang dan sekte pedang biru sudah di pastikan menghilang juga membuat semangat bertarung mereka menurun drastis, membuat pihak kuil masih sanggup bertahan untuk sejauh ini.


"Mundur dan bentuk array pelindung," teriak ketua kuil kapak baja dengan wajah memucat karena terlalu banyak mengeluarkan darah. Mereka juga sudah mulai kehabisan unsur energi Qi setelah pertempuran itu menjelang siang.


Karena sudah kelelahan dan kehabisan energi Qi pihak kuil memutuskan mundur dan membentuk array pelindung, jika mereka memaksakan menyuntikkan energi kebola formasi matahari tubuh mereka akan mengering. Jika unsur energi Qi mereka habis maka energi kehidupan mereka akan di hisap oleh bola formasi matahari tersebut.


"Serang terus dan musnahkan musuh." teriak leluhur sekte angin timur.


Ketiga leluhur itu bisa melihat bahwa musuh mereka sudah terpojok dan tidak berdaya lagi, walaupun jarak antara kelompoknya dengan kelompok kuil lebih dari lima ratus meter akan tetapi mereka bisa melihat dengan jelas bahwa kelompok kuil sudah kehabisan energi Qi.


Seketika bantuan dari hutan terlarang berkumpul, mereka langsung menyuntikkan energi Qi dengan kekuatan penuh kesepuluh bola formasi angin hitam. bola formasi angin hitam tersebut langsung mengeluarkan asap hitam yang sangat tebal dan tidak lama kemudian berubah menjadi sepuluh enegi naga hitam raksasa.


Bola formasi angin hitam tersebut memancarkan cahaya hitam kelangit dan membentuk energi naga hitam raksasa seketika naga hitam raksasa itu mengaum keras di udara dengan tatapan bringas.


"Bentuk perisai dan pertahankan array pelindung." teriak ketua kuil bukit naga dengan wajah memucat.


Kelompok kuil hanya bisa bertahan dan menunggu kematian saat sepuluh energi naga hitam raksasa tersebut meleset kearah mereka.


"Nyonya maafkan kami karena tidak bisa memenangkan peperangan ini." gumam ketua kuil pisau terbang dengan wajah terlihat pasrah.


"Yang Mulia, maafkan Jendral yang tidak berguna ini. Ayah, maafkan aku karena belum bisa memberikan cucu untukmu." gumam Jendral Shu sambil mengeluarkan setetes air mata kesedihan bahkan anak buahnya yang berjumlah sekitar lima ribu orang kini hanya tersisa sekitar seribu orang.


"Pangeran, maafkan saya. Pertemuan kita membuatku begitu bahagia karena bisa membangkitkan kembali kerajaan Zhang Hua untuk generasi penerus kita akan tetapi tidak aku sangka begitu cepat berakhir." gumam Xian Tang karena sudah siap menerima kematiannya.

__ADS_1


Para ketua kuil dan Jendral serta kelompok kultivator bayaran dan murid-murid kuil bahkan terduduk lemas seperti kehilangan tulang setelah melihat sepuluh energi naga hitam raksasa meleset kearah mereka.


Saat jarak antara sepuluh energi naga hitam tersebut dengan array pelindung kelompok kuil sekitar lima puluh meter lagi, lima chakra raksasa meleset dangan kecepatan tinggi dari sebuah bukit menuju energi naga hitam tersebut.


BoM


BoM


BoM


Ledakan-ledakan mengerikan bergema kembali mengguncang hutan terlarang, sepuluh energi naga hitam raksasa tersebut seketika hancur setelah bertabrakan dengan lima energi chakra raksasa yang di lepaskan oleh para ketua kuil yang baru tiba tersebut. Getaran-getaran hebat dan asap tebal membumbung keatas langit.


Bahkan kelompok kuil yang berada didalam array pelindung banyak yang terluka parah setelah array pelindung mereka hancur terlebih dahulu akibat tidak sanggup menahan efek ledakan besar tersebut, dan juga puluhan orang langsung tewas akibat tidak sanggup menahan imbas dari ledakan yang mengerikan tersebut karena sebelumnya juga dari pihak kuil masih banyak yang memulihkan diri akibat terluka parah.


Tidak lama kemudian gemuruh langkah kaki hewan buas dan siluman serta ratusan ribu kuda memenuhi hutan terlarang. Para ketua kuil langsung menyuruh dari tim al kimia dan tabib untuk menolong saudara-saudara mereka begitu juga kelompok Jendral Xang dan Jendral Xu. Long Yue juga membayar beberapa tabib dan sekelompok al kimia untuk membantu peperangan mereka.


"Waktu yang sangat tepat." ucap Xuan Li tiba-tiba.


Saat mereka akan tiba di hutan terlarang mereka merasakan aura kematian yang begitu pekat, Xiao Lien langsung mengajak para ketua kuil untuk terbang terlebih dahulu karena ia merasakan firasat buruk. Benar saja sepuluh Naga hitam raksasa sudah melesat tanpa ada serangan balasan dari kuil kelompok mereka. Mereka pun memutuskan untuk menghadang energi naga hitam raksasa tersebut.


Senyum kembali tersungging dibibir pihak kuil setelah bantuan mereka tiba, walaupun mereka terluka parah akan tetapi masih ada harapan memenangkan peperangan tersebut, membuat sebagian dari mereka bisa mati dengan tenang, karena mengingat generasi penerusnya tidak mengalami hal yang sama dengannya.


Akan tetapi berbeda dengan hutan terlarang, melihat kedatangan bantuan kelompok kuil membuat kelompok hutan terlarang seketika ketakutan dan wajah-wajah meraka langsung memucat, karena mereka bisa melihat bantuan yang datang sekitar dua ratus ribuan dan belum lagi hewan buas dan siluman,


Hewan buas dan siluman tersebut langsung mengaum keras saling bersahut-sahutan setelah melihat saudara mereka tewas mengenaskan bahkan badak bercula satu sudah tidak tertolong lagi, begitu juga dengan serigala api berkepala tiga, hanya harimau berkepala empat yang masih hidup tapi untuk bertarung siluman itu tidak sanggup lagi.


"Serang, musnahkan hutan terlarang." teriak Xuan Li murka setelah melihat kelompoknya sudah mencapai empat puluh ribuan yang tewas.


Seketika ratusan hewan buas dan siluman kembali membentuk barisan sebagai ujung tombak peperangan tersebut. Gelombang kedua hewan buas dan siluman serta ratusan murid dari kuil kembali menyerang di ikuti oleh ribuan kelompok dari udara untuk membantu menggempur formasi hutan terlarang.

__ADS_1


"Keparat! dari mana mereka mendapatkan binatang beracun sialan itu." Teriak She Lian murka.


Ketua sekte pengendali siluman atau She Lian tidak bisa menahan amarahnya setelah melihat ratusan murid-muridnya tewas dalam sekejap akibat keganasan dari racun kalajengking berekor lima begitu juga dengan kelabang merah dan hitam serta ular hijau berkepala lima serta ular api berkepala lima.


She Lian seketika meleset kearah kelima siluman beracun tersebut dan ingin membunuh kelima siluman itu, akan tetapi langsung di hadang oleh Ketua Kuil tongkat keadilan Pen Xang dan Pen Lin. kedua kakak beradik itu langsung mengacungkan tongkat merah dan tongkat putih ke udara.


"Hei pak tua, kami adalah lawan mu, sudah lama sekali aku ingin menjajal bagaimana hebatnya pengendali siluman yang tersohor dan menjijikkan itu." teriak kedua ketua tongkat keadilan tersebut.


"Baik, jika itu permintaan kalian akan aku ladeni sampai mana kehebatan dari kuil yang kalian banggakan itu." jawab She Lian dengan tatapan tajam dan niat membunuh yang begitu besar.


Mereka bertiga mengambil tempat dan tidak mau menggangu pertarungan orang lain.


Untuk leluhur sekte angin timur dan lembah kematian serta leluhur dewa gurun mereka bertiga langsung bergabung dan ingin secepatnya menghancurkan hewan buas dan siluman beracun tersebut, akan tetapi langsung di hadang oleh Xuan Li dan ketiga ketua kuil teratai dan beberapa tetua dari kuil utara serta kultivator penggelana.


Walaupun mereka bertiga melawan belasan orang akan tetapi perbedaan kekuatan membuat kelompok kuil kerepotan melawan ketiga leluhur tersebut. Dua leluhur tersebut sudah berada di ranah ilahi menengah dan leluhur sekte angin timur sudah di ranah ilahi puncak dan kelompok kuil hanya di tingkat legenda dan bumi.


Begitu juga pertarungan antara ketua kuil tongkat keadilan bersama pengendali siluman. Bahkan kedua kakak beradik itu terlihat bersusah payah hanya untuk mendominasi pertarungan tersebut. Untung saja mereka di bantu beberapa tetua dan jendral kekaisaran.


Akan tetapi berbeda dengan bawahan mereka, kelima siluman beracun itu begitu ganas dan mematikan membuat kelompok lawannya perlahan-lahan terpojok, bahkan puluhan mati setiap detiknya akibat semburan racun dari kelima siluman tersebut. Dalam beberapa jam pertarungan antara ratusan ribu murid kuil melawan kelompok hutan terlarang sudah hening dan kelompok hutan terlarang tidak tersisa.


Kelompok hutan terlarang hanya sekitar tujuh puluh ribuan melawan dua ratus ribuan belum lagi hewan buas dan kelima siluman beracun tersebut. Membuat peperangan itu hanya hitungan jam. Di tengah-tengah atau inti dari hutan terlarang yang paling di takuti di wilayah timur tersebut kini sudah gundul dan bahkan untuk satu pohon pun tidak ada yang berdiri.


Pertarungan antara kelompok ketua kuil dan hutan terlarang antara hidup dan mati di udara pun terus berlanjut dan belum ada tanda-tanda siapa yang akan menjadi pemenangnya.


Semua murid kuil dan kelompok kultivator bayaran serta prajurit kekaisaran tidak memperdulikan ketua mereka yang sedang bertarung, mereka semua sibuk memulihkan diri supaya bisa membantu ketua mereka jika situasi tidak memungkinkan.


******


Dipusat ibukota kekaisaran Jiang tidak lagi memperdulikan peperangan yang berlangsung, karena getaran-getaran tidak terlalu berpengaruh lagi sampai kesana, jarak antara kekaisaran Jiang dengan hutan terlarang sudah sangat jauh membuat mereka bahkan bersorak-sorai untuk mendukung jagoan masing-masing.

__ADS_1


Sejauh ini torrnament itu berjalan dengan lancar tanpa ada masalah lagi hanya masalah-masalah kecil saja. Itupun hanyalah masalah generasi muda yang terlalu menyombongkan diri, padahal tournament itu juga bukan lah satu jenis saja yang dipertandingkan melainkan lima jenis mulai dari berkelompok, singgle, array, al kimia, dan penempa.


🙏🙏🙏


__ADS_2