
Utara wilayah timur.
"Hou Chen, kenapa kau memanggilku?"
Seorang pria berjubah hitam yang dikenal Hou Chen sebagai Jendral iblis muncul disalah satu ruangan dikediaman Hou Chen. Aura kematian merembes dari tubuhnya, tatapan matanya sangat mengerikan seakan dia tahu apa yang ada di pikiran Hou Chen.
"Tuan, aku sedikit membutuhkan waktu untuk memulihkan keadaan."
Hou Chen berbicara dengan hati-hati dia takut salah berbicara. Sudah beberapa kali dia babak belur akibat terlalu banyak permintaan. Pria berjubah hitam di dihadapannya adalah Jendral iblis yang tidak mengenal kata belas kasihan. Jendral iblis tersebut menatap tajam kearah Hou Chen seakan ingin menghisap darah manusia di hadapannya, Mata hitam pekat yang terkadang mengeluarkan asap hitam membuat Hou Chen seakan dekat demgan gerbang neraka.
"Apakah kalian sudah menjalankan rencana sehingga aliansi kita kehilangan kekuatan sampai dua puluh persen?"
Selesai melontarkan pertanyaan Jendral iblis mengibaskan tangannya membuat Hou Chen terlempar dan menabrak dinding ruangan, Dia sangat marah setelah mendengar penjelasan Hou Chen, dia sudah kehilangan banyak bawahan beberapa bulan terakhir sekarang Hou Chen malah menambah masalah. bukankah itu sama saja Hou Chen tidak berguna..!
"Belum Tuan, hanya saja seorang gadis mengamuk di istanaku membuat kota busur menjadi kota mati bahkan sudah berubah menjadi bukit salju. Ratusan anak buahku terbunuh di kota itu, jadi situasi saat ini tidak menguntungkan kita, saya akan mencari solusi secepatnya." Hou Chen meyakinkan Jendral iblis tersebut.
Situasi beberapa hari terakhir memang sangat merugikan Hou Chen kematian ratusan bawahannya dan kehancuran kota busur nyatanya sangat berpengaruh kepada kekuatan aliansinya. Dia tidak menyangka gadis cantik yang kelihatan lemah ternyata sangat menakutkan. Memang sungguh sangat di sayangkan hanya gara-gara seorang gadis kekuatan yang dia bangun selama ini hancur begitu saja.
"Saat ini kita telah kehilangan banyak kekuatan tidak mungkin kita melakukan penyerangan dalam waktu dekat. Jadi, apakah kamu memiliki solusi..?" Jendral iblis akhirnya menarik nafas panjang.
Hou Chen menggelengkan kepalanya lalu menatap pria berjubah hitam itu dengan wajah memelas sambil meminta sedikit waktu. Kematian ayahnya, pamannya serta bibinya nyatanya memberikan pukulan telak baginya. Dia juga selalu hati-hati mengambil langkah karena kekuatannya jauh lebih lemah dari ayahnya.
Sejak gagal menjalankan rencananya bersama sekte angin timur, musnahnya hutan terlarang serta terbunuhnya leluhur hutan misterius membuat Hou Chen kehilangan kepercayaan diri sehingga dia tidak yakin menghadapai kekuatan Yang Xuan.
"Tuan, setiap waktu kuil terus bertambah, saya tidak yakin aliansi kita bisa menyentuh benteng pertahanan kerajaan Zhang Hua dan kekaisaran Jiang."
Hou Chen sudah mempertimbangkan semua rencana Jendral iblis, sekarang dia menjadi menyesal telah bekerja sama dengan Jendral iblis tersebut. Menyinggung Yang Xuan menurutnya sama saja menyingung Dewa kematian.
"Aku tahu apa yang kau khawatirkan, untuk sementara waktu sebaiknya kau pulihkan kekuatan aliansimu, kamu juga harus berhati-hati mulai sekarang banyak kultivator penggelana berkeliaran di wilayah ini." wajah Jendral iblis berbicara tanpa ekspresi.
Di lihat dari tatapan Jendral iblis tersebut seakan dia ingin membunuh Hou Chen. Sejauh ini Hou Chen belum bisa memberikan kontribusi apa-apa baginya, Hanya saja darah manusia yang dia inginkan selalu bisa di sediakan oleh Hou Chen setiap dia membutuhkannya.
"Baik Tuan, saya akan selalu mengingat pesan anda." Jawab Hou Chen setelah pria berjubah hitam tersebut menghilang terbawa angin.
Hou Chen sedikit kecewa, nyatanya Jendral iblis itu tidak mau membantunya dari segi apapun bahkan untuk membunuh gadis yang membekukan kota busur saja Jendral iblis tidak merespon jika dia tidak memiliki hadiah untuk diberikan kepada Jendral iblis tersebut.
__ADS_1
Hou Chen segera memerintahkan anak buahnya mengumpulkan semua bawahannya untu melakukan pertemuan darurat. Setelah menunggu beberapa waktu akhirnya pertemuan itu segera berlangsung.
"Silahkan utarakan pendapat masing-masing." Hou Chen mengedarkan pandanagannya keseluruh penjuru aula pertemuan dan masih ada beberapa orang yang belum hadir.
"Yang Mulia, kami menemukan banyak sekali kultivator penggelana bermunculan di wilayah gunung Jing shang, hutan misterius dan wilayah ini beberapa hari terakhir. Mata-mata kita juga mengirim informasi bahwa di hutan misterius banyak sekali kultivator berburu hewan buas. Apakah menurut Yang Mulia Fenomena ini hanya kebetulan." tanya seorang tetua sambil mengakhiri ucapannya.
Hou Chen tiba-tiba teringat pesan yang ucapkan oleh Jendral iblis, wajahnya bahkan tanpa ekspresi menanggapi informasi tersebut, Kebetulan saat ini dia membutuhkan tumbal pengorbanan, karena dia memiliki ambisi besar maka dia harus menyiapkan darah manusia sebagai hadiah untuk Tuannya.
"Kalian selidiki latar belakang mereka, jika mereka berasal dari wilayah lain segara laporkan kepadaku supaya aku bisa mengirimkan bantuan jika kalian menghadapai situasi yang sulit, aku juga yakin mereka adalah mata-mata." perintah Hou Chen tegas.
"Baik Yang Mulia, kami juga yakin bahwa mereka adalah mata-mata, tapi kita juga akan kesulitan untuk membunuhnya karena mereka sepertinya memiliki jaringan informasi yang kuat, sehingga pada malam harinya mereka semua menghilang entah kemana, saya yakin mereka adalah kelompok terlatih." ucap salah satu pria sepuh.
Hou Chen menganggukkan kepalanya tanpa menjawab pertanyaan tetua tersebut, Dia juga sudah menduga akan hal itu, jika mereka hanya penggelana biasa mana mungkin Jendral iblis memperingatkannya.
"Jika hutan misterius membutuhkan bantuan karena situasi ini kalian harus segera bertindak, usahakan agar mereka bisa menjadi pion bagi kita." Hou Chen sudah lama menekan hutan misterius agar dia memiliki benteng pertahanan. Dia tidak mau aliansinya berhadapan secara langsung dengan musuh mereka.
"Baik Yang Mulia, kami akan menjalankan rencana sesuai perintah anda." jawab salah satu tetua dan yang lainnya ikut menganggukkan kepala.
Hou Chen membubarkan pertemuan mereka lalu mengirim pesan kepada ketua kelompok pembunuh bayaran.
Di wilayah gurun busur hanya segelintir orang yang tahu bahwa kelompok ini adalah kelompok pembunuh bayaran, hal itu disebabkan karena ketua kelompok itu adalah seorang tabib yang ahli dengan berbagai macam penyakit.
Suara ketukan yang nyaring membuyarkan lamunan Hou Chen, dia langsung bangkit dari kursinya untuk melihat siapa yang tiba-tiba ingin bertemu dengannya.
"Ada apa tiba-tiba Yang Mulia mengirim pesan kepada hamba?."
Ketua kelompok pembunuh bayaran itu langsung saja bertanya ketika pintu kediaman Hou Chen terbuka lebar bahkan dia menolak untuk masuk karena masih ada pasien yang harus dia sembuhkan. Dia juga mengamati wajah Hou Chen berbeda dari biasanya membuatnya sedikit penasaran dan akhirnya memutuskan memasuki kediaman Hou Chen.
Hou Chen tidak menjawab pertanyaan ketua kelompok pembunuh bayaran tersebut tapi dia meletakkan sekantong koin emas di atas meja." Ceritakan padaku bagaimana perjalanan anda kewilayah kekaisaran Jiang dan kerajaan api, apakah ketua mendapatkan informasi yang bagus untuk di ceritakan padaku?" Hou Chen sudah beberapa kali mengirim pesan kepada tabib tersebut setelah melakukan perjalanan.
Ketua kelompok pembunuh bayaran itu sebenarnya adalah tabib ahli yang sangat di hormati di wilayah gurun busur dan hanya segelintir orang yang tahu bahwa tabib itu adalah ketua kelompok pembunuh bayaran. Bagi siapa saja yang menjelekkan namanya dipastikan orang itu akan menghilang dalam sekejap.
Ketua kelompok pembunuh bayaran tersebut menceritakan semua informasi yang dia kumpulkan termasuk kesembuhan Hong Chun yang di obati oleh seorang pemuda. Gagalnya rencana Hong Zhun untuk mengambil alih kerajaan api, bahkan dia menceritakan berdirinya kuil di pusat ibukota kekaisaran Jiang sebagai pusat dari semua kuil dan juga berdirinya kuil yang baru di beberapa tempat.
Wajah Hou Chen langsung berubah buruk dia tidak menyangka ternyata aliansi mereka di wilayah kerajaan api telah berhasil di musnahkan dan tidak kemungkinan kerajaan air akan di musnahkan juga. Sekarang dia harus mempersiapkan diri, dia yakin cepat atau lambat wilayahnya pasti akan kedatangan tamu. Ternyata dugaannya juga benar bahwa kemunculan wajah-wajah baru di wilayahnya adalah sebagai pertanda bahwa bahaya besar tengah mengintai.
__ADS_1
Hou Chen yakin kemarahan Tuannya beberapa hari terakhir adalah pertanda hancurnya aliansi mereka di wilayah kerajaan api dan kerajaan air.
"Apakah ketua bisa menebak wajah-wajah baru yang bermunculan di wilayah ini?" tanya Hou Chen sedikit berharap mendapat jawaban.
"Tentu saja, wajar jika kalian kesulitan untuk mengenalinya karena kelompok ini sangat sulit untuk di deteksi. Mereka sengaja memakai pakaian dari wilayah ini dan juga diam-diam membunuh bawahan anda supaya mendapat lencana. Kemudian mereka menjadikan anda sebagai kambing hitam atas pembunuhan tersebut dan mengatakan kepada orang-orang bahwa bawahan anda di hukum mati hanya karena masalah sepele. Sebaiknya Yang Mulia mempersiapkan diri, hamba yakin kita akan kedatangan tamu." Tabib palsu itu menjelaskan dengan detail membuat Hou Chen terbengong lalu ketua kelompok pembunuh bayaran itu pergi dan tidak lupa membawa koin emas yang ada di atas meja.
"Kurang ajar, pantas saja pesan yang aku kirimkan tidak pernah mendapat balasan, jangan, jangan..... oh, tidak."
Wajah Hou Chen tiba-tiba memucat, jika lencana bawahannya telah di ambil oleh orang lain itu berati pesan yang ia kirimkan telah di ketahui. Dia langsung mengeluarkan perintah supaya seluruh wilayah meningkatkan penjagaan. Dia juga langsung keluar dari kediamannya untuk berkeliling dan memastikan keamanan di wilayahnya.
*****
Berita tentang kemunculan wajah-wajah baru di wilayah gurun busur menyebar dengan cepat. Orang-orang terus membicarakannya di kedai-kedai dan di berbagai restaurant dan penginapan. Kemunculan orang asing membuat seluruh aliansi Hou Chen berjaga-jaga di beberapa titik di seluruh wilayah gurun busur.
Mereka merasa ini adalah fenomena baru, sejak kota busur membeku Hou Chen tidak mau kecolongan lagi bahkan menghadapai seorang gadis saja mereka sudah kelabakan. Bagaimana dengan ribuan kultivator yang bermunculan....!
Hou Chen terus berkeliling dari benteng timur, selatan, barat serta utara. Dia juga memastikan beberapa kota-kota kecil dan desa-desa. Dia juga memeriksa beberapa sekte yang menjadi aliansinya.
*****
Perlahan-lahan tapi pasti ribuan anggota kuil sudah bergerak untuk menyadarkan para penduduk desa dan kota-kota kecil di wilayah gurun busur yang berbatasan dengan kekaisaran Jiang. Mereka bekerja secara berkelompok untuk mempermudah penyamaran mereka dan setiap kelompok akan mendatangi satu desa atau kota kecil. Mereka bahkan sudah berhasil menguasai seperempat wilayah gurun busur di bagian gunung jing hang. mereka juga sudah berhasil mendirikan satu kuil di hulu sungai gang ming yang mengalir di lereng gunung jing shang di wilayah gurun busur.
Puluhan organisasi pembunuh bayaran dan perampok serta sekte-sekte kecil telah berhasil mereka musnahkan, saat ini mereka sedang berpesta setelah berhasil memusnahkan sebuah sekte menengah. Bagi sekte-sekte kecil yang mau menyerah mereka akan merekrutnya menjadi murid kuil.
Hanya dalam beberapa bulan terakhir perkembangan kota-kota kecil dan desa-desa di wilayah gunung jing shang yang berbatasan dengan kekaisaran Jiang sudah mulai terlihat. Yang Xuan juga berpesan agar para anggota kuil tidak boleh berhadapan secara langsung dengan penguasa gurun busur. mereka akan menjalankan rencana secara diam-diam.
Di pusat wilayah gurun busur hanya orang-orang tertentu dari berbagai kuil yang boleh memasuki wilayah itu untuk saat ini. Hal tersebut sudah di dipertimbangkan oleh Yang Xuan untuk mengurangi resiko kematian.
Anggota kuil dari kekaisaran Jiang bersama tiga jendral dan beberapa komandan serta ribuan prajurit kekaisaran Jiang bergerak di wilayah gunung jing shang.
Sedangkan kuil dari kerajaan Zhang Hua seperti kuil utara dan kota Xuan Xu serta para Jendral kerajaan Zhang Hua dan ribuan prajurit kerajaan bergerak di wilayah hutan misterius. Bahkan mereka sudah menguasai setengah hutan misterius akan tetapi mereka belum pernah bertemu dengan manusia. Yang Xuan juga sudah berpesan bahwa hutan misterius adalah tempat paling banyak menyimpan misteri di wilayah timur. Berbagai segel ilusi dan formasi pembunuhan bukanlah hal janggal di tempat itu.
Yang Xuan juga mengatakan jika mereka tidak menemukan pemukiman manusia tidak apa-apa, mereka boleh berlatih di sana untuk menambah pengalaman. Bahkan tugas mereka selama beberapa bulan terakhir hanya berburu saja karena belum menemukan pemukiman manusia.
Hutan terlarang juga saat ini telah di huni oleh beberapa sekte kecil karena Yang Xuan berpesan kepada Xian Tang. Yang Xuan mengatakan bagi siapa saja yang ingin membuka sekte di wilayah kerajaan Zhang Hua maka orang itu berhak mendapat lahan gratis di hutan terlarang dan akan memberikan perlindungan kepada kerajaan Zhang Hua.
__ADS_1