
Setelah Kaisar you pergi kini Aurora terdiam dan melihat ke arah jendela dengan menghembuskan nafas nya"Hah...menggapa aku merasa kan bahwa mimpi itu seperti benar-benar ingin memberitahu ku sesuatu yang nyata.. Tapi....kalau itu nyata bermaksud dunia ini...... "Belum sempat Aurora melanjutkan perkataanya..
Ada seorang pelayan yang bertopeng memasuki kamarnya
"Siapa kau?? apa kau tidak tahu caara bagaimana mengetuk pintu??" Tanya Aurora pada pelayan itu namun pelayan itu hanya membiarkan nya bercakap seorang diri
"Aku bilang! siapa kau!??" Kata Aurora dengan sedikit meninggikan suara
Sekali lagi dia di abaikan "hm...sudahlah pergi dari kamar ku aku mahu berehat.."Kata aurora dengan pelahan
Pelayan itu tidak menggikuti perintah Aurora Dia malah membuka membuka topengnya
"Apa kau lupa dengan ku Permaisuri Fang yin atau pun Aurora??" tanya Pelayan itu dengan senyuman evil nya
"Kau...."kata aurora dia tidak dapat menggigati wajah itu namun tidak tahu menggapa dia berasa seperti pernah bertemu
__ADS_1
"Kau kau....hana!!" kata Aurora dengan kaget karna pada mula nya dia tidak berpikir jika itu adalah hana yang pernah menjadi pelayan nya sekaligus pengkhianat yang bermuka suci
"Ouh ku pikir kau sudah lupa dengan nama itu..."Kata Hana dengan menarik kerusi di hadapan aurora lalu duduk di kerusi itu
"kau mahu apa??hingga datang berjumpa dengan ku apa kau tidak takut jika sesuatu terjadi pada dirimu??" Tanya Aurora
"hahahaha aku tidak akan pernah takut pada kau karna aku tahu jika ada yang lebih kuat dari dirimu" kata hana dengan senyuman yang manis
"Ouh benarkah... kalau gitu kenapa dia tidak datang berjumpa dengan ku??" Tanya Aurora ..meskipun dia kaget karna hana bilang ada yang lebih kuat darinya( kecuali tuhan ya gais)
BERSAMBUNG....
BONUS PART 4
setelah keluar dari kamar Aurora putra feng dan juga putra fenli menuju ke pustakaan kerajaan mawar namun saat memasuki pustakaan putra fenli malah mengunci pintu pustakaan agar tidak ada sesiapa yang dapat masuk ke dalam pustakaan.
__ADS_1
"apa yang kau lakukan cepat buka kembali pintu itu"kata putra feng yang sedikit kaget dengan perbuatan putra fenli lalu di mencoba untuk membuka kembali pintu namun dia malah di tolak ke dinding oleh putra fenli.
"Lepaskan aku...aku mahu pergi....."Kata putra feng dengan sedikit memberontak
"kau sudah dengar bukan kalo ibunda dan yang lain Menerima pasangan seperti zen dan yin yin... lalu apa yang harus kau takuti lagi?"Kata putra fenli dengan mengunci kedua-kedua tangan putra feng agar tidak dapat memberontak.
"Aku......"Putra feng baru sahaja ingin menjawab namun dia malah di cium oleh putra fenli
Ciuman itu semakin lalu putra fenli turun ke leher dengan meninggalkan kissmark . Putra feng yang kaget langsung menolak putra fenli dari dirinya lalu berkata
"Bisakah kau memberikan aku beberapa waktu untuk berpikir"Kata putra feng dengan melihat putra fenli yang sedikit berasa bersalah.
"kau bisa mengambil seberapa lama pun waktu untuk kau berpikir dan aku akan sentiasa menunggu kau"Kata putra fenli lalu keluar meninggalkan putra feng yang jatuh terduduk di dinding
"Maaf..... aku hanya memerlukan waktu untuk berpikir dengan lebih dalam karna ini juga masa depan diri ku nantinya"Kata Putra feng
__ADS_1