KEMBALINYA SANG PENGUASA

KEMBALINYA SANG PENGUASA
81. Rencana Yang Xuan


__ADS_3

Setelah pertempuran selesai Yang Xuan tiba-tiba menatap keatas langit, ia tidak melihat keberadaan orang-orang misterius itu lagi kecuali lima Jendral dari dunia dewa tersebut.


"Hm...!" mungkin mereka sudah menghilang." batinnya sambil tersenyum.


Yang Xuan langsung mengirim pesan kepada seluruh kelompoknya supaya berkumpul, untuk membahas rencana beberapa bulan kedepannya, ia akan melakukan perjalanan menuju wilayah kerajaan api dan air sebelum menuju hutan misterius dan wilayah gurun busur.


Yang Xuan juga memberi perintah kepada Long Zhi supaya Baihu memasukkan semua hewan buas dan siluman kedalam kalung binatang untuk beristirahat dalam beberapa bulan kedepannya.


Tidak lama kemudian semua kelompoknya sudah tiba di lapangan yang luas bekas pertarungannya dengan kedua leluhur sekte angin timur tersebut, termasuk Long Zhi dan Baihu.


"Yang'er, untuk apa kamu mengumpulkan kita semua." tanya Xuan Li penasaran.


Bahkan yang lainnya juga sangat penasaran kenapa harus di tempat tersebut melakukan diskusi. Akan tetapi, para ketua kuil sebagian mengerti, mereka menebak mungkin Tuan Muda mereka akan melakukan perjalanan tanpa harus pulang terlebih dahulu.


"Ada sesuatu yang ingin kita bahas kedepannya," jawab Yang Xuan singkat.


"Ibu, sebelum kita melakukan diskusi, sebaiknya selesaikan dulu masalah dengan Jendral kekaisaran dan para kultivator penggelana, ajak bergabung jika mereka menginginkannya, aku akan pergi sebentar." Yang Xuan mengirim suara melalui telepati kepada ibunya.


Setelah itu, ia membawa Long Zhi dan Baihu, mereka bertiga menghilang dari sana tanpa jejak mengejutkan mereka semua. Akan tetapi, mereka tidak bertanya lebih lanjut setelah Long Yue berdiri dari tempatnya.


*****


Mengunjungi Cao Bun


Yang Xuan muncul di dalam cincin penyegel benua dan ia langsung menuju wilayah timur untuk menginterogasi Cao Bun. Setelah tiba didepan penjara Yang Xuan langsung meminta cincin dimensi khusus manusia dari Long Zhi dan langsung mengeluarkan keluarga Cao Bun dari cincin dimensi tersebut.


Tiba-tiba Istri Cao Bun bersama satu anak laki-lakinya serta dua anak perempuannya muncul didepan penjara tersebut mengejutkannya.


Cao Bun menatap keluarganya dengan tatapan nanar sambil meneteskan air mata, ia tidak menyangka kehidupannya bersama keluarganya akan berakhir dengan tragis.


"Katakan dengan detail darimana Shen Bai mendapatkan mutiara hitam sebelum aku menguliti keturunanmu satu persatu." ucap Yang Xuan sambil mengeluarkan pisau emas


Cao Bun menatap Yang Xuan dengan penuh kebencian, ia tidak ingin menjawab pertanyaan tersebut, akan tetapi, ia tidak tega melihat keluarganya disiksa oleh Yang Xuan.


"Saya tidak tahu dari mana leluhur kami mendapatkan mutiara hitam tersebut." Jawab Cao Bun dengan suara hampir tidak terdengar.


Yang Xuan tidak melihat ada kebohongan di wajah Cao Bun, ia juga sudah menduga akan hal tersebut dan tidak mungkin Cao Bun mengetahui prihal mutiara hitam tersebut, pikirnya.


"Katakan apa rencana kalian kepada wilayah timur ini."


"Aku tidak punya rencana kepada wilayah timur ini, semua rencana pemberontakan itu di lakukan oleh Cao lhu, aku hanya mengambil darah dari para korban mereka untuk meningkatkan kekuatanku,"


Dhuar


Yang Xuan langsung melepaskan satu pukulan membuat Cao Bun terlempar dan menabrak dinding penjara tersebut, bahkan beberapa tulang rusuknya patah, Cao Bun meringis kesakitan sambil memuntahkan darah berkali-kali dari mulutnya, istri dan anaknya yang melihat itu hanya bisa menangis.


"Tidak punya rencana, bukankah itu rencana licik mu untuk memamfaatkan semua aliansi mu mendapatkan darah pengorbanan." teriak Yang Xuan dengan amarah yang meluap-luap serta tatapan tajam.


Cao Bun hanya diam saja dan tidak mau menjawab pertanyaan Yang Xuan, dia tahu pemuda dihadapannya tidak bisa dibohongi seperti aliansinya.

__ADS_1


"Jelaskan berapa orang yang ikut denganmu untuk melecehkan seorang gadis bernama Long Yue dua puluh tahun Yang Lalu. Jika tidak, aku akan melecehkan anak perempuanmu didepan matamu." sambil mengarahkan pisau emas yang ada di tangannya kepada kancing jubah anak perempuan Cao Bun.


"Tuan, saya mohon tolong jangan lakukan itu kepada putriku, saya akan menjelaskannya." ucap Cao Bun sambil menangis dan bersujud di depan Yang Xuan


"Semua yang ikut melecehkan gadis itu mungkin sudah mati tuan, kecuali ada delapan orang lagi." jawab Cao Bun.


"Apakah kau ingin melihat kemolekan tubuh putrimu, atau....." sambil menggantung kata-katanya dan merobek sedikit pakaian gadis tersebut.


"Benar tuan. saya tidak berbohong, mereka adalah putra mahkota dari kerajaan api dan salah satu tetua dari kerajaan tersebut, serta tetua tingkat tinggi dari sekte golok api. Tiga orang lainnya berasal dari wilayah selatan, yaitu tetua dari pilar kekaisaran tersebut bersama salah satu tetua dari sekte pedang langit wilayah selatan tersebut. Dua orang lainnya berasal dari klan Naga yaitu tetua klan tersebut." jawab Cao Bun dengan jujur dan ia juga menyebutkan satu-persatu namanya.


"Pulihkan dirimu, aku akan mengunjungimu lagi." ucap Yang Xuan sambil melemparkan satu butir pil pemulihan lalu menyegel penjara tersebut. Yang Xuan melepaskan segel pengikat jiwa dari tubuh Cao Bun, jika tidak. Dipastikan pria tua itu akan mati karena tidak pernah makan, semua tahanan di tempat tersebut hanya mengandalkan berkultivasi untuk bertahan hidup.


Setelah selesai menginterogasi Cao Bun Yang Xuan memasukkan keluarga Cao Bun kedalam penjara, mereka semua di penjara dalam keadaan terpisah, satu ruangan penjara hanya untuk satu orang saja.


"Long Zhi, untuk sementara waktu kau tidak usah ikut bertualang, fokuslah untuk berlatih."


"Baik tuan." jawab Long Zhi dangan cepat. Karena dia tahu didunia tengah tersebut dia tidak terlalu di butuhkan. Tujuan Yang Xuan menyuruhnya fokus berlatih untuk dunia bawah dan dunia dewa serta yang paling utama adalah untuk merebut kembali benua matahari.


*****


Melanjutkan diskusi


Setelah keluar dari cincin penyegel benua, Yang Xuan melihat semua yang tersisa hanya kelompoknya saja.


"Paman Tang bersama semua ketua kuil, aku punya tugas untuk kalian... " ucap Yang Xuan tiba-tiba.


"Tugas apa yang ingin pangeran berikan kepada kami." Jawab Xian Tang mewakilkan semua ketua kuil.


"Para ketua kuil, kosongkan tempat di wilayah kuil masing-masing untuk membuat array teleportasi, dan untuk paman Tang kosongkan tempat di wilayah kota Shen Yang, karena di kerajaan Zhang Hua kita akan membuatnya untuk umum supaya kerajaan itu cepat berkembang." Jawab Yang Xuan.


"Baik tuan muda," jawab mereka secara bersamaan.


"Untuk paman Xian Tang, kirimkan prajurit serta murid-murid sekte dari kerajaan Zhang Hua untuk membantu desa-desa yang tersisa di wilayah ini, sebelum aku mendirikan kuil disini kalian harus terus mengawasi tempat ini, yang paling utama kalian harus mengambil alih semua pelabuhan kecil yang ada di sepanjang sungai gang ming tersebut, dan tidak mungkin kalian berputar dari kota Shu untuk menuju wilayah ini.


"Baik pangeran, aku akan mengaturnya." jawab Xian Tang dengan tersenyum gembira karena wilayah tersebut masuk kedalam kerajaan Zhang hua, itu akan mendongkrak perekonomian kerajaan tersebut jika mereka yang mengelola semua pelabuhan yang ada disepanjang sungai gang ming tersebut.


"Yang'er, sebenarnya untuk apa kau membuat array teleportasi tersebut." tanya Long Yue, ia masih penasaran kenapa sebelum peperangan putranya itu tidak membuat array teleportasi.


"Ibu, kita akan membuka jalur perdagangan keberbagai wilayah menggunakan array teleportasi, supaya para pedagang dan bangsawan juga aman untuk berbisnis dan bisa terhindar dari orang-orang yang serakah termasuk para perampok.


Yang Xuan membuka jalur perdagangan keberbagai wilayah, supaya desa-desa dan keluarga kecil serta klan kecil atau sekte kecil bisa berkembang, hal itu akan mendongkrak perekonomian kalangan bawah tersebut karena ia juga akan membeli apa saja yang di hasilkan oleh para warga desa, termasuk kerajinan, hasil hutan, rempah, dan sumber daya atau tambang. seperti besi, emas, dan inti binatang buas dan masih banyak lainnya, yang paling utama adalah ia akan membuka toko khusus senjata di berbagai daerah dan kota-kota.


Untuk para ketua dan tetua kuil, akan mempermudah mereka berkunjung keberbagai wilayah, untuk menyebarkan kebaikan-kebaikan, jika Yang Xuan membuat array teleportasi.


"Untuk nona-nona yang cantik, apakah kalian menemukan sesuatu di wilayah sekte siluman atau sekte pedang bintang." tanya Yang Xuan kepada ketiga ketua kuil teratai tersebut.


"Ada Tuan Muda, kami menemukan sebuah batu yang memiliki aura kematian yang sangat pekat, persis seperti sketsa yang diberikan oleh pemimpin." jawab Xiao Lien.


"Baiklah, aku akan mengambilnya nanti karena aku juga akan menuju kerajaan api." ucap Yang Xuan.

__ADS_1


"Kakek, katakan." Yang Xuan melihat Xuan Li ingin mengatakan sesuatu karena ia tiba-tiba mendengar jika yang Xuan ingin berkunjung menuju kerajaan Api.


"Yang'er, Ada seorang pemuda dari kerajaan api meminta tolong kepada kakek sebelum peperangan di mulai, ia berharap supaya kita membantu ibunya yang sedang sakit parah, setelah mendengar penjelasan pemuda itu kakek menduga bahwa penyakit ibunya sangat langka dan kakek tidak pernah mendengar penyakit seperti itu, setelah peperangan di hutan terlarang selesai pemuda itu meminta izin untuk pulang, kakek hanya memberikan sedikit koin emas kepadanya karena hanya itu yang ada di cincin penyimpanan kakek." Xuan Li menjelaskan.


"Baik kek, aku akan mengunjunginya." jawab Yang Xuan.


"Kakek, pemuda yang mewakili kerajaan Zhang Hua dalam tornament di kekaisaran jiang tersebut, berasal dari klan Xuan dan pemuda itu adalah adik dari kakak Xuan ming dari kuil bukit matahari."


"Yang'er, kenapa kau tidak jujur kepada saudara Li Jing?" ucap Lin mei dengan wajah kesal.


"Bibi, kalian sudah tahu bahwa kakak Ming bersama paman Liang sedang latihan tertutup untuk dua tahun kedepannya, aku tidak mau latihan mereka terganggu hanya karena ingin bertemu dengan kakak Li Jing, biarkan kakak Ming sendiri yang mencari tahu tentang adiknya setelah dia menyelesaikan latihannya." jawab Yang Xuan.


"Baiklah, walaupun aku sangat ingin mengunjungi kakak Liang, akan tetapi, sepertinya harus ditunda dulu." ucap Lin Mei dengan nada sedih karena ia sangat merindukan kakak keduanya tersebut.


"Ibu, setelah torrnament selesai ibu harus segera membangun kuil di pusat kekaisaran, supaya kita bisa mengadakan torrnament khusus untuk semua kuil."


"Yang'er, untuk apa kita mengadakan totrnament seperti itu," tanya Long Yue penasaran begitu juga dengan yang lainnya.


"Ibu, kita mengadakan torrnament beberapa bulan lagi, tujuannya adalah untuk mendorong generasi muda supaya lebih giat berlatih, karena mereka sudah melihat seberapa kuatnya musuh yang kita hadapi, dan kita juga butuh hiburan setelah peperangan selesai." jawab Yang Xuan.


"Torrnament ini juga bukan khusus murid-murid, akan tetapi seluruh penghuni kuil, termasuk para ketua dan tetua dan juga ada beberapa bagian yang dinilai, bukan hanya kekuatan yang menjadi pemenangnya akan tetapi kecerdasan dan loyalitas."


"Yang'er jelaskan secara rinci dan secara detail." usul Xuan Li.


"Baik kek." jawab Yang Xuan.


"Khusus untuk semua ketua kuil, hanya ada satu yang akan menjadi pemenang dan tidak ada peringkat kedua dan ketiga, akan tetapi, peringkat dua sampai lima akan mendapat senjata tingkat surgawi."


Para ketua kuil yang mendengar ucapan Yang Xuan sangat antusias, bahkan mereka ingin bertarung antar ketua kuil lainnya untuk mengetahui sejauh apa perkembangan mereka masing-masing setelah sekte mereka beralih menjadi kuil.


"Untuk tetua tingkat tinggi, aku akan mengambil dua puluh diantara kalian, mulai dari peringkat satu sampai peringkat dua puluh. Untuk peringkat enam sampai dua puluh akan diangkat menjadi ketua kuil di beberapa wilayah, termasuk wilayah ini serta kerajaan air dan kerajaan api.


Untuk peringkat satu akan menggantikan ketua kuil yang menjadi pemenang diantara semua ketua, untuk peringkat kedua sampai lima akan langsung diangkat menjadi ketua kuil di kerajaan Zhang hua.


Para tetua tingkat tinggi yang mendengar penjelasan Yang Xuan juga sangat antusias, mereka tahu untuk melebarkan sayap perdagangan tuan mudanya, mereka juga harus ikut berjuang untuk membuka kuil di berbagai wilayah, akan tetapi, mereka tidak menyangka akan menjadi calon ketua kuil di tempat tersebut, mereka juga tahu bahwa itu adalah langkah awal dari tuan mudanya untuk mendongkrak prekonomian keluarga mereka.


******


Kami begadang malam


seperti kelelawar


kata demi kata kami rangkai untuk


memastikan orang-orang menjadi puas


tapi kami bukan pria hidung belang


Yang mencari kupu-kupu malam

__ADS_1


##


__ADS_2