
Di atas langit, wajah para monster tua berubah jelek, setelah melihat seluruh pulau sihai telah ditutupi oleh array perlindungan kubah transparan. Tidak lama kemudian rahang mereka mengeras, ketika kubah transparan dilapisi oleh segel ilusi tingkat tinggi dan pulau sihai hilang dari pandangan mereka.
"Kurang ajar, kita terlalu meremehkan pemuda itu. Bagaimana mungkin dia memiliki berbagai macam keterampilan?" salah satu di antara monster tua tiba-tiba berbicara penuh kekhawatiran.
"Aku tidak menyangka, benua ini telah melahirkan monster!"
"Ya, benar. Apa yang kalian ucapkan, mungkin kita terlalu lama mengurung diri, sehingga kita tidak tahu dunia luar."
"Kalian tidak perlu khawatir, kita hanya perlu menahannya untuk sementara waktu, setelah ketua berhasil mengambil alih tubuh Putri Hai Rong, Pemuda itu hanyalah semut dimata ketua."
"Ya, itu memang benar. Jika kita tidak bisa membunuhnya. Tidak mungkin, kita tidak sanggup menahannya, sampai ritual yaang di lakukan oleh ketua berhasil."
Saat mereka asyik berbincang-bincang, ribuan pisau angin meleset menyerang mereka, wajah-wajah monster tua itu langsung berubah jelek.
"Dia memiliki elemen angin" salah satu diantara mereka mengoceh, sambil menangkis beberapa pisau angin yang mengarah kepadanya.
"Ya, tapi itu tidaklah terlalu buruk." jawab yang lainnya.
"Kalian jangan lengah, angin ada dimana-mana. Pengguna elemen angin sangatlah merepotkan, dia bisa mengendalikan angin di lingkaran pertarungannya.
"Hei serangga tua, apa yang kalian diskusikan?" Yang Xuan memperhatikan monster tua itu berbincang- bincang melalui suara telepati.
Para monster tua itu sepertinya ingin membuat formasi, mereka bergerak keberbagai arah untuk mengelilingi Yang Xuan. Mereka berusaha mengunci pergerakan Yang Xuan di atas langit. Melihat hal itu semua indra yang ada di tubuh Yang Xuan langsung bereaksi, untuk melihat pergerakan para monster tua tersebut.
Yang Xuan berusaha menahan aura kematian dari para monster tua itu tanpa membalasnya. Ia merasakan tubuhnya seperti memiliki beban hingga dia sulit bergerak bahkan ia bersusah payah untuk menangkis serangan yang datang kepadanya.
"Apa kita yang terlalu takut. Lihatlah, hanya serangan aura saja dia sudah muntah darah."
"Ya, aku juga berpikiran seperti itu, walaupun kekuatannya beberapa tingkat di atas kita, mana mungkin dia bisa menahan senjata yang datang dari berbagai arah."
"Kalian terus serang, jangan kasih dia kesempatan untuk membalasnya." salah satu diantara mereka terus menyerang dengan penuh semangat.
Yang Xuan terus menghalau pedang energi dan senjata lainnya yang dikendalikan oleh para monster tua itu, serangan terus datang dari berbagai arah, senjata- senjata itu bergerak liar dan ganas. Yang Xuan terus berusaha menghalau serangan itu, bahkan sesekali ia terlempar tanpa bisa melakukan serangan balik. Yang Xuan terus berusaha mempelajari formasi lawannya, akan tetapi sangat sulit untuk menemukan celah.
"Dasar monster tua." gerutu Yang Xuan kesal.
Yang Xuan sudah menduga bahwa monster tua itu pasti sudah berlatih ratusan tahun untuk menyempurnakan formasi mereka, sehingga ia kesulitan untuk menemukan celah. Yang Xuan juga melihat bahwa monster tua itu sangat sulit untuk terpancing.
Yang Xuan berusaha memprovokasi akan tetapi tidak berhasil, monster tua itu seakan tidak peduli apapun yang di ucapkan olehnya, bahkan mereka sudah bertarung hingga berjam-jam. Yang Xuan berpikir dari sudut yang berbeda, ia jadi curiga bahwa monster tua itu sengaja mengulur waktu.
"Badjingan, apakah kau melamun saat berhadapan dengan kami?"
"Hahaha .... bagiku kalian tidak lebih dari serangga lemah."
Yang Xuan tertawa terbahak-bahak seperti menemukan sesuatu, lalu mengeluarkan kapak berlian dan chakra surya dari cincin penyimpanannya. Tubuhnya langsung diselimuti oleh api abadi ketika chakra Surya sudah melayang di atas kepalanya.
Tubuh Yang Xuan memancarkan cahaya yang sangat menyilaukan, ketika ia mengalirkan sejumlah unsur energi Qi kepada armor di tubuhnya, seiring aura panas meledak dari tubuhnya dengan ekstrim.
"Dia memiliki elemen api."
Wajah para monster tua itu langsung berubah buruk, hawa panas terus meningkat tajam membuat tubuh mereka seakan terbakar. Mereka bahkan berusaha menjauh sambil mengalirkan unsur energi Qi kepada tubuh masing-masing, sambil terus menjaga formasi mereka.
Satu-persatu mereka mulai mengumpat serapah ketika kapak berlian dan chakra surya meleset dengan kecepatan tinggi untuk menghalangi mereka, pisau angin kadang-kadang berdengung membuat konsentrasi mereka terpecah.
"Bagaimana bisa badjingan itu mengendalikan banyak senjata."
"Kenapa api miliknya berbeda dari api lainnya? bahkan seratus kali lipat dari api lainnya."
"Senjata apa yang dia gunakan?"
__ADS_1
"Kenapa tubuhnya bisa memancarkan cahaya?"
Satu-persatu mereka mengumpat serapah, benturan senjata mereka dengan kapak berlian dan chakra surya membuat tangan mereka bergetar. Hawa panas semakin lama semakin meningkat. Yang Xuan terus menghindari serangan lawannya dan mengendalikan kedua senjatanya sambil menyuntikkan elemen api dan elemen petir emas, membuat senjata itu berubah menjadi merah bara dan mengeluarkan aliran-aliran listrik.
"Dia memiliki elemen petir,"
"Ya, tapi itu petir yang berbeda. Itu petir emas." dengan wajah mulai memucat.
Formasi para monster tua itu akhirnya terpecah. ketika berbagai elemen muncul, salah satu monster tua berusaha keras menghindari serangan yang di fokuskan kepadanya. Melihat itu, monster tua lainnya berusaha membantu akan tetapi kapak iblis serta puluhan senjata lainnya tiba-tiba muncul menghalangi mereka.
"Sial, sial, dia mengendalikan senjatanya dengan benang petir emas."
"Dia juga memiliki elemen besi."
"Se...Senjata-senjata sampah ini dilapisi oleh elemen besi sehingga kekuatannya meningkat hingga seratus kali lipat." salah satu monster tua terbata-bata.
Serangan kepada salah satu tetua terus meningkat, dia berusaha menghindari dan menangkis serangan yang di fokuskan padanya. Yang Xuan diam-diam membuat bola energi sebesar kepalan tangan sambil menyuntikkan elemen api dan elemen petir. Dia menembakkan bola energi tersebut dan menghilang dari tempatnya.
Ledakan keras terjadi saat bola energi menghantam salah satu monster tua itu dan dia terlempar dan terluka parah, kapak berlian dan chakra surya meleset dengan kecepatan tinggi menembus kepala dan jantung monster tua tersebut lalu meledakkannya.
Saat Yang Xuan melemparkan bola energi kaerah salah satu monster tua itu. Para monster tua itu juga mengunci pergerakannya, akan tetapi dia menghilang dari tempatnya menggunakan hukum ruang. Ledakan keras terjadi sekali lagi seiring kepala salah satu monster tua terlepas dari tubuhnya dan jatuh dari ketinggian.
"Apa...? tidak mungkin.... tidak mungkin."
"Itu hukum ruang."
"Badjingan....."para monster tua itu sangat marah ketika melihat dua temannya jatuh dari ketinggian dan menghantam lautan.
"Jika ini terus berlanjut cepat atau lambat kita semua akan terkubur di tempat ini. Tidak ada pilihan lain, lakukan sekarang. Jika tidak, kita akan mati satu- persatu, lebih baik kita bawa dia mati bersama kita."
"Segel terlarang... " tubuh Yang Xuan bergetar ketika melihat satu-persatu di antara monster tua itu bertranformasi menjadi iblis, Hawa kematian yang menakutkan memenuhi kawasan tersebut.
Yang Xuan mengeluarkan elang api dari cincin penyegel benua dan memberi perintah." Maafkan aku karena mengganggumu merawat anakmu, aku butuh bantuan mu untuk menyelidiki dari mana energi hitam itu berasal." Sambil melemparkan elang api itu kearah utara. Elang api meleset dengan kecepatan tinggi kearah utara kekaisaran Jiang.
Sepuluh menit kemudian, satu-persatu monster tua itu naik tingkat hingga kultivasi mereka melampaui Yang Xuan, hanya saja pondasi kultivasi mereka tidak kokoh. karena memaksakan diri untuk naik tingkat. Yang Xuan tidak mau mengganggu monster tua itu. dia lebih baik menunggunya berubah menjadi iblis karena ia juga masih menunggu kabar dari elang api.
Tiba-tiba cincin penyimpanan Yang Xuan bergetar dan mengeluarkan cahaya kuning. Ia langsung memeriksanya.
Tuan, ketua dari bajak laut sedang melakukan ritual untuk mengambil alih tubuh Putri Hai Rong, aku akan berusaha menahannya tapi itu hanya untuk sementara waktu karena perempuan tua itu lebih kuat dariku setelah berhasil naik tingkat.
"Gawat, apakah tubuh putri Hai Rong adalah tubuh khusus?"
Yang Xuan tidak bisa membiarkan hal itu terjadi, jika nenek tua itu berhasil mengambil alih tubuh putri Hai Rong, itu akan sangat berbahaya bagi wilayah timur. Apalagi nenek tua itu tidak mau bertarung,
"Hahaha.... tidak masalah, aku tidak yakin nenek tua itu bisa keluar dari pulau sihai, tidak mungkin dia bisa menembus segel Yang Lun." gumam Yang Xuan.
Yang Xuan mengalirkan sejumlah unsur energi Qi kepada armor di tubuhnya untuk menimalisir aura kematian yang terus menekannya. Tekanan dahsyat itu langsung menghilang. Yang Xuan dengan sabar menunggu hingga dua puluh menit, agar monster tua itu bisa berubah menjadi iblis dengan sempurna.
Yang Xuan melihat keenam monster tua itu sudah berubah dengan sempurna menjadi iblis, satu-persatu iblis itu menyeringai ketika melihat Yang Xuan seperti makanan lezat. Mereka langsung menyerang Yang Xuan secara serempak dengan ganas, membuat Yang Xuan kerepotan Untuk menghadapinya.
Ledakan-ledakan dahsyat di udara terus bersahut-sahutan, Yang Xuan terus berusaha menghindar dan menangkis semua senjata yang mengarah kepadanya, akan tetapi ia juga sesekali terlempar karena tidak bisa menangkis semua senjata tersebut. Keenam iblis itu sudah menguasai lingkaran pertarungan di udara dan mengunci pergerakan Yang Xuan.
Yang Xuan berusaha menekan salah satu diantara iblis itu dan terus meleset mengikutinya, lalu mengunci pergerakannya dan kapak berlian berhasil mengoyak tubuh iblis tersebut, seiring menahan dua pedang yang mengarah kepada jantungnya, dengan kapak pembunuh iblis di tangan kirinya. Chakra surya berhasil menahan tombak yang mengarah kepada kepalanya. Akan tetapi gada hitam berhasil menghantam punggungnya.
Yang Xuan meleset seperti roket menuju semenanjung Lei Zhu lalu tenggelam kedasar lautan. dan salah satu iblis yang terluka juga terjatuh dari ketinggian dan menghantam lautan. Yang Xuan langsung mengendalikan air laut,
Lima iblis lainnya menyusul Yang Xuan kedasar lautan akan tetapi air lautan mengeras seperti baja, membuat kelima iblis itu menghantam lautan seperti lantai baja, tubuh iblis itu terpental keberbagai arah dan terluka akibat menghantam lautan yang seperti lantai baja tersebut.
Air lautan kembali berubah menjadi naga dan menyerang iblis itu dengan ganas. Raungan naga air terus bergema dan Yang Xuan terus mengendalikannya menggunakan elemen air.
__ADS_1
Air laut yang sudah berubah menjadi naga itu meliuk-liuk dan melemparkan para iblis itu keberbagai arah. Mereka memutuskan menjauh dan naik keatas langit.
Wajah Yang Xuan berubah buruk setelah merasakan aura kehidupan Long Zhi dan Baihu melemah. ia meleset kearah iblis yang sedang memulihkan diri diatas lautan akibat dadanya terkoyak.
Kapak pembelah matahari
BOMM
Ledakan dahsyat terjadi ketika energi kapak menghantam iblis tersebut membuat tubuhnya meledak dan beterbangan keberbagai arah.
Yang Xuan kembali meleset keatas langit sambil membuat segel tangan, sebuah lingkaran muncul di udara dari lingkaran tersebut muncul sehelai bunga teratai putih, semakin lama bunga teratai putih semakin melebar. Lingkaran pertarungan menjadi terang benderang membuat iblis itu menjauh.
Lima iblis lainnya bersatu dan menciptakan tangan hitam raksasa untuk menghalau bunga teratai putih tersebut. Tangan hitam raksasa itu juga semakin lama semakin membesar, Yang Xuan melemparkan bunga teratai putih itu kearah iblis tersebut.
BOMM
Ledakan dahsyat terjadi ketika bunga teratai putih bertabrakan dengan tangan raksasa hitam tersebut.
Kelima iblis itu terlempar keberbagai arah dan memuntahkan darah hitam dari mulutnya masing- masing, karena tidak sanggup menahan serangan balik dari jurus yang mereka ciptakan. Begitu juga dengan Yang Xuan, ia memuntahkan darah segar dari mulutnya akan tetapi ia tidak bergeming dari tempatnya.
Yang Xuan kembali meleset dengan kecepatan tinggi seiring kapak berlian dan chakra surya terus berputar-putar di sekitar tubuhnya.
Kapak Pembelah Matahari
Yang Xuan menangkap kapak berlian dan mengalirkan sejumlah energi Qi lalu mengalirkan elemen api dan elemen petir emas. Dia melepaskan serangannya kepada salah satu iblis yang sedang memulihkan diri.
BOMM
Ledakan dahsyat terjadi ketika bola energi keluar dari kapak berlian dan menghantam iblis tersebut, Tubuh iblis itu meledak dan beterbangan keberbagai arah karena tidak mampu menahan serangan tersebut.
*****
Di tempat lain.
"Dasar cacing sialan, berani sekali kalian menggangguku." teriak wanita tua murka.
Dia tidak menyangka kedua hewan itu menyerangnya ketika dia berusaha naik tingkat, untung saja dia berhasil melakukannya. Akan tetapi tubuhnya terluka parah bahkan Aura kehidupannya melemah.
Nenek tua itu menciptakan sebuah tombak energi, sambil memuntahkan darah hitam dari mulutnya. Akan tetapi, dia tidak memperdulikannya.
"Long Zhi, pulihkan dirimu. Aku akan menahan wanita iblis itu untuk sementara, gunakan trisula itu untuk pertahanan terakhir." Baihu maju menjadi benteng pertahanan untuk Long Zhi sambil menyerahkan kalung binatang kepada Long Zhi.
"Tidak, jangan lakukan itu, walaupun wanita iblis itu terluka parah, akan tetapi kultivasinya sudah di tingkat jendral surgawi bintang satu." teriak Long Zhi mengutuk dirinya sendiri karena terlalu lemah.
Mereka hanya beruntung bisa melawan wanita tua itu. ketika wanita tua itu berusaha naik tingkat mereka menyerangnya secara diam-diam membuat wanita tua itu terluka parah.
Perlahan-lahan armor di tubuh Baihu bersinar terang ketika dia mengalirkan sejumlah energi alam. Baihu meleset menerjang, menahan tombak yang dilemparkan wanita itu kepada Long Zhi. Akan tetapi, dia secepat kilat kembali dan menabrak dinding lorong tersebut.
"Tidak....." Long Zhi berteriak histeris setelah merasakan aura kehidupan Baihu perlahan- lahan semakin lemah.
"Jangan bermimpi bisa bertranformasi menjadi iblis di hadapanku." teriak Long Zhi mengeluarkan mutiara naga yang sudah di ubah oleh Yang Xuan menjadi artevak tingkat tinggi yaitu menjadi trisula naga air.
"Walupun aku terkubur di tempat ini tapi aku masih bisa membawamu bersamaku" sambil berusaha berdiri.
Long Zhi mengalirkan unsur energi alam yang tersisa kepada trisula naga air ketika dia melihat nenek tua itu jatuh berlutut dan akan berubah menjadi iblis. Tiba-tiba cahaya menembak kelangit keluar dari trisula tersebut, suara gemuruh terdengar. Cakar naga raksasa turun dari atas langit lalu menghantam nenek tua tersebut.
Long Zhi tersenyum puas ketika melihat wanita tua itu terkapar, dia memuntahkan darah segar dari mulutnya kemudian dia pingsan dan berubah menjadi naga air.
Singa api, harimau, ular hijau dan kalajengking muncul dari tempat lain membawa tubuh Putri Hai Rong. Hewan buas itu mengambil trisula naga air lalu membawa Long Zhi dan Baihu dari tempat tersebut.
__ADS_1
Kalajengking hitam memasukkan tubuh wanita tua itu kedalam kalung binatang. Wanita tua itu masih berusaha melawan, akan tetapi dia sudah kehabisan tenaga dan tubuhnya sudah remuk dan dipastikan didalam kalung binatang dia akan menjadi makanan lezat bagi hewan buas tersebut.