Love By Mistake

Love By Mistake
Menyusul Al ke kantor


__ADS_3

Banyak karyawan yang penasaran dengan sosok Al terlebih kaum wanita, mereka terus bertanya satu sama lain tentang siapa Al sebenarnya.


‘’Selamat pagi pa.’’ Sapa Al begitu memasuki ruangan kerja papanya.


‘’Sendiri Al, katanya mau bawa menantu papa kesini.’’ Ucap papa yang tak melihat keberadaan Anastasya pasalnya saat papanya meminta Al untuk menggantikannya memimpin meeting Al meminta izin padanya untuk membawa serta Anastasya tapi pagi ini papanya malah tak melihat Anastasya menantu kesayangannya.


Al hanya tersenyum tipis tanpa menjawab pertanyaan itu lalu papanya bangkit dan membawanya keruangan meeting karena sekitar lima menit lagi meeting akan dimulai.


Semua kursi di ruangan itu sudah terisi hanya tersisa dua yaitu untuk Al dan papanya.


‘’Alvaro.’’ Ucap pelan seorang wanita yang juga menghadiri meeting itu saat melihat kedatangan Al.


Sebelum meeting dimulai papa Al mengenalkan Al terlebih dulu dan memberi tahu bahwa Al yang akan memimpin meetingnya, beberapa orang terlihat kurang yakin mungkin karena belum pernah bertemu Al secara langsung apalagi Al masih tergolong muda.


Sebelum memulai meeting Al terlebih dulu mengeluarkan laptopnya dan dalam sekejap foto seorang wanita cantik sudah terpampang di layar besar yang ada di ruang meeting itu.


Papanya hanya tersenyum melihat wajah menantunya yang ternyata menjadi wallpaper dekstop Al.


Al menyelesaikan meeting itu dengan baik bahkan orang-orang yang tadinya sempat meremehkan Al menjadi kagum padanya dalam waktu yang tidak lama.


‘’Ternyata anak pak Yoga sangat luar biasa.’’ puji salah satu klien.


‘’Alvaro apa kamu sudah memiliki kekasih kalau belum saya akan menjodohkanmu dengan anak perempuan saya, tenang saja anak saya cantik kok.’’ Ucapnya lagi tanpa memperdulikan sekitar, Ia mengagumi Al hingga ingin menjadikannya sebagai menantu.


Al dan papa tersenyum mendengar hal itu dan dengan sopan Al mengatakan bahwa ia sudah menikah dan sebentar lagi akan menyambut kelahiran anak pertamanya.


Pria yang tadi ingin menjodohkan anaknya dengan Al hanya mengangguk mengerti sedang seorang wanita di ruangan itu tak percaya dengan apa yang diucapkan Al.


‘’Alvaro.’’ Panggil wanita itu menghentikan langkah Al.


‘’Selin lo disini?’’ Tanya Alvaro sedikit terkejut

__ADS_1


Wanita yang bernama selin itu berjalan mendekat pada Alvaro. ‘’Lo sombong banget sih masa nggak ngenalin gw.’’


‘’Sorry...sorry gw terlalu fokus sama meetingnya tadi makanya nggak memperhatikan siapa aja yang hadir.’’ Al memberi alasan.


‘’Makan siang bareng yuk sambil ngobrol-ngobrol kita kan udah lama nggak ketemu.’’


Sebelum Al menjawab ponselnya sudah lebih dulu berdering, Al mengambil ponselnya dan tersenyum saat melihat sang istrilah yang tengah menelponnya.


‘’Hallo, ada apa bae?’’ Tanya Al dengan lembut masih dengan senyum yang tak hilang dari wajah tampannya.


‘’Hubby aku di bawah sekarang, katanya nggak bisa masuk kalau belum buat janji.’’


‘’Dibawah mana? Jangan bilang…’’Al tak bisa meneruskan ucapannya saking senangnya.


‘’Iya hubby aku sedang di perusahan papa sekarang, kamu turun ya..’’


‘’Aku kesana sekarang bae, tunggu bentar ya.’’ Al mematikan ponselnya lalu pamit pada Selin dan dengan langkah besar Al menghampiri lift sedang Selin penasaran apa yang membuat Al begitu bahagia sampai tak memperdulikannya.


‘’Baby kok nggak kasih tau kalau mau kesini?’’ Tanya Al dari jarak yang masih sedikit jauh hingga beberapa karyawan di sekitar mereka mendengar ucapan Al dan bahkan tanpa malu Al memeluk Anastasya tanpa memperdulikan beberapa pasang mata yang melihatnya.


‘’Baby aku kangen banget loh sama kamu.’’ melihat wajah Anastasya lalu memeluknya lagi sedang Anastasya sedikit risih dengan perlakuan Al.


‘’Hubby lepas ih, orang-orang pada lihatin kita.’’ Anastasya berusaha mendorong tubuh Al tapi pria itu sama sekali tak mengizinkan hal itu terjadi malah Al memeluk Anastasya lebih erat sampai….


‘’Ekhem..’’ Suara yang tak asing mengalihkan perhatian Al dan akhirnya mau tak mau ia melepaskan pelukan itu.


‘’Kamu itu.’’ Pak Yoga pura-pura marah dan menegur Al tapi sebenarnya ia sangat senang melihat pemandangan itu. Kemudian pak Yoga mendorong tubuh Al agar menjauh dari Anastasya lalu memeluk Anastasya sedang Anastasya membalas pelukan mertuanya itu dengan merengek mengadukan Al yang menurutnya membuatnya malu dan pak Yoga hanya bisa tertawa mendengar aduan itu.


‘’baiklah... baiklah papa akan menjewer anak nakal itu untukmu.’’ lalu papa benar-benar menjewer telinga Al sedikit keras membuat Anastasya tertawa keras melihat wajah lucu suaminya dan papa pun ikut tertawa.


Para karyawan bertanya-tanya tentang sosok Anastasya yang mereka lihat begitu akrab dengan CEO mereka, belum lama jawaban pertanyaan mereka tentang Al terjawab sekarang mereka sudah memiliki pertanyaan baru.

__ADS_1


‘’KDRT bae.’’ Ucap Al tak kapok dan memeluk Anastasya lagi kali ini ia bahkan tak malu untuk mencium kening Anastasya sedang papa hanya bisa geleng kepala melihat sikap agresif atau mungkin sikap tidak tau malu Al.


‘’Pa…cucu papa laper.’’ bukannya mengadu pada Al, Anastasya malah mengadu pada papa mertuanya membuat Al pura-pura jengkel padahal Anastasya memang sengaja mengerjai Al.


Di kantin kantor Anastasya dibuat terkejut karena tak sengaja menabrak seseorang yang begitu dikenalnya.


Ya sosok yang ditabrak Anastasya adalah Raka mantan kekasihnya, Raka yang melihat Anastasya datang bersama Al dan CEO perusahaannya menjadi bertanya-tanya dalam hati tapi tentu saja ia tak bisa menanyakannya sekarang.


Sedang Al hanya memandang tak suka pada Raka lalu menarik tangan Anastasya menjauh dari pria itu.


‘’Ada hubungan apa Anastasya dengan pak Yoga dan Anaknya?’’ Guman Raka sambil melihat ketiga orang itu.


Setelah dari kantor Al mengantar Anastasya pulang terlebih dulu karena ia memiliki kelas sore dan sudah pasti Anastasya tidak mau ikut dengannya.


Tak lama setelah Al mengantar Anastasya bahkan Anastasya baru beberapa langkah memasuki rumah, terdengar orang memencet bel.


Anastasya pun membuka pintu berpikir Al meninggalkan sesuatu hingga harus kembali lagi tapi Anastasya begitu terkejut melihat sosok yang sedang berdiri didepan pintu rumahnya saat ini.


‘’Ra... Raka, ngapain kamu disini?’’ Anastasya sedikit tidak suka dengan kedatangan Raka karena menurutnya ia sudah sangat jelas mengatakan bahwa tak ingin lagi kembali bersama pria itu.


‘’Katakan apa hubunganmu dengan anak pak Yoga?’’ Raka sedikit membentak Anastasya


‘’Siapapun dia itu sama sekali bukan urusanmu lagi.’’ Anastasya berniat menutup pintunya lagi tapi satu kaki Raka menahannya dan dengan tidak sopan Raka melangkah masuk kedalam rumah mendorong tubuh Anastasya hingga terjatuh diatas sofa.


‘’Katakan apa karena pria itu hingga kau tak ingin kembali lagi padaku Anastasya?’’


Raka menjadi emosi saat mengetahui sosok suami Anastasya hingga dengan tidak sadar ia mencengkram rahang Anastasya dengan begitu keras bahkan wajah putih Anastasya sudah berubah menjadi merah.


Bersambung.....


Berikan kritik dan saran kalian ya agar otor bisa membuat novel ini dengan lebih baik lagi.....

__ADS_1


Jangan lupa like dan komennya.....


__ADS_2