
‘’Ih… kenapa lo nyentil kening gw, sakit begok.’’
Anastasya melotot pada Ardy, Ardy yang melihatnya pun hanya cuek dan kembali melanjutkan makannya tanpa peduli dengan protes Anastasya.
Anastasya mendekatkan tubuhnya pada Andrea, menopang dagunya dimeja dengan tangan kirinya lalu mengedipkan kedua matanya pada Andrea membuat Andrea terbahak.
‘’Lo ngapain si Sya?’’ Tanya Andrea masih dengan tawanya membuat Anastasya mencibikan bibirnya.
‘’Ih gw mau nanya tentang malam pertama kalian.’’ Rengek Anastasya
‘’Kamu apa-apaan sih bae.’’ Tegur Al tak suka dengan sikap Anastasya sedang Anastasya sama sekali tak mempedulikan teguran Al dan terus merengek pada Ardy dan Andrea.
dan untuk kedua kalianya Ardy menyentil kening Anastasya dan untuk kedua kali juga Anastasya melotot pada Ardy dengan memegang keningnya.
Ardy yang melihatnya pun hanya tertawa lalu mendekat dan berbisik.
‘’Gw nggak mungkin lakuin itu sama Rea Sya kan lo tau gw udah nganggep lo berdua seperti saudara sendiri jadi hal itu nggak mungkin terjadi.’’
Anastasya yang mendengar itupun langsung mendorong tubuh Ardy, menatapnya dengan tak suka.
‘’Tapi lo berdua udah nikah Dy.’’
‘’Terus kenapa kalau udah nikah, bagi gw lo sama Rea selamanya akan selalu jadi sahabat gw dan nggak lebih dari itu.’’
Jawab Ardy lalu kembali meneruskan makannya sedang Andrea berusaha tersenyum walau sebenarnya hatinya sedikit sakit mendengar perkataan Ardy.
Andrea berasa seperti seorang istri yang terbuang dimana suaminya sama sekali tak menginginkannya.
‘’Sudahlah bae kamu makan aja jangan membahas hal ini lagi.’’ Ucap Al memberikan makanan yang tadi diambilnya pada Anastasya.
Sehabis sarapan Ardy dan Andrea pulang ke apartemen Ardy karena keduanya memutuskan untuk tinggal di apartemen itu.
‘’Menurut lo kita perlu honeymoon nggak sih?’’ Andrea menghampiri Ardy yang sedang duduk di sudut ranjang dengan laptop diatas pangkuannya.
Ardy menghentikan aktivitasnya sejenak lalu menatap Andrea.
‘’Lo tau nggak apa yang biasa dilakukan pasangan menikah saat honeymoon.’’ Tanya Ardy dan Andrea pun mengangguk.
‘’Maka dari itu gw mutusin kalau kita nggak bakalan honeymoon karena kita juga nggak akan pernah ngelakuin hal itu.’’
Ucap Ardy santai tapi tanpa sepengetahuannya hati Andrea begitu sedih mendengar perkataan itu, sebisa mungkin Andrea tersenyum pada Ardy lalu pura-pura mengangguk paham.
__ADS_1
Ardy kembali meneruskan pekerjaannya sedang Andrea mengambil ponselnya dan berjalan ke balkon untuk sekedar menenangkan hati dan pikirannya.
‘’Liatin apa sih serius banget?’’ Tanya Ardy yang tiba-tiba muncul dan dengan santainya Ardy membaringkan kepalanya di pangkuan Andrea lalu menarik tangan Andrea yang memegang ponsel dan diletakannya di atas dada, hingga Ardy juga bisa melihat apa yang sedang di lihat Andrea.
Beberapa kali keduanya tertawa saat melihat video lucu bahkan mereka langsung mengirim video itu pada Anastasya.
Tak lama Anastasya melakukan panggilan video namun Andrea tak mengangkatnya karena tak ingin mengganggu Ardy yang saat ini tertidur di pangkuannya.
Andrea beberapa kali mengambil foto Ardy yang sedang tertidur setelahnya meletakan ponselnya di atas meja kecil samping sofa tempatnya duduk.
Andrea menopang kepalanya dengan satu tangannya yang diletakan di tangan sofa lalu ikut memejamkan mata.
Ddrrtt drrtt drrt
Getaran dari ponsel Andrea membangunkan Ardy.
Ardy sedikit mengangkat kepala dan memutar badannya untuk meraih ponsel Andrea setelahnya Ardy balik lagi ke posisi semula, menatap sekilas layar ponsel Andrea lalu menekan tombol hijau.
‘’Hallo kamu dimana Re?’’ Tanya si penelpon, Ardy tak langsung menjawab dan terlebih dulu melihat Andrea yang sedang tertidur.
‘’Re kamu dengar aku nggak? Re kamu dimana sih?’’
‘’Hallo.’’ Ucap Ardy
‘’Andrea tidur, nih lagi diatas gw.’’
‘’Hei brengsek apa yang lo lakuin pada Rea.’’ Teriak si penelpon membuat Ardy menjauhkan ponsel itu dari telinga.
lalu Ardy menatap layar ponsel itu lagi dan mematikannya tanpa peduli pada si penelpon yang masih berteriak padanya.
setelahnya Ardy bangun dan menggendong Andrea untuk di pindahkan ke ranjang kemudian berjalan ke dapur untuk membuatkan makan malam.
Andrea bangun hampir jam 8 malam, mencari Ardy karena tak mendapatkan kehadiran pria itu dalam kamar mereka.
‘’Dari tadi di cariin ternyata lo disini.’’ Ucap Andrea mendekat pada Ardy yang masih sibuk dengan kerjaannya.
Ardy melirik sekilas pada Andrea lalu melanjutkan kembali kerjaannya.
‘’Kenapa nyari gw?’’ Tanya Ardy dengan tangan yang masih bergerak indah di atas keyboard laptop yang diletakan di atas pangkuannya.
‘’Lapar Dy nyari makan yuk.’’
__ADS_1
‘’Lapar ya makan Rea, tadi gw udah masak kok.’’ Jawab Ardy lagi dengan tersenyum.
Ardy melanjutkan kembali kerjaannya tanpa sadar Andrea masih duduk diam disampingnya.
tadi Ardy berpikir Andrea pergi untuk makan malam tapi ternyata Andrea hanya kembali kekamar untuk mengambil ponselnya lalu kembali lagi dan duduk disamping Ardy sambil memainkan ponsel.
Andrea membaca beberapa komentar pada postingan fotonya dan Ardy yang kemarin diunggah Anastasya.
Banyak komen yang memberikan selamat tapi tak sedikit juga yang menyinyir pernikahan Andrea dan Ardy yang terbilang diadakan dan buru-buru.
Andrea banyak membaca komen buruk yang dilayangkan padanya tapi hampir tak ada yang komen buruk tentang Ardy.
Andrea membuang nafas kasar tak ingin terus membaca komen-komen itu lagi, lalu Andrea meletakan ponselnya di sofa dan menggeser tubuhnya untuk mendekat pada Ardy.
Andrea sedikit menggoyang pergelangan tangan Ardy membuat pria itu berhenti dari dati aktivitasnya dan menatap pada Rea.
‘’Gw lapar makan yuk.’’ Ajak Andrea.
‘’Lah lo belum makan? Gw kira tadi lo pergi karena mau makan.’’
Andrea menyengir. ‘’Tadi gw ngambil ponsel Dy, yaudah ah makan yuk.’’
Andrea menarik tangan Ardy tanpa persetujuannya dan mau tak mau Ardy harus menunda pekerjaannya lagi.
Sehabis makan Ardy kembali melanjutkan kerjanya sedang Andrea kembali masuk kekamar untuk menerima panggilan telepon.
*****
Pagi ini Andrea dan Ardy berangkat ke kampus sedikit lebih cepat, sekarang keduanya sudah berada di kelas.
Ardy duduk sambil membaca beberapa email masuk lewat ponselnya sedang Andrea membaca novel dengan kepala yang bersandar di pundak Ardy.
sebenarnya hal itu biasa mereka lakukan hanya saja status mereka yang sekarang membuat beberapa mahasiswa menggoda mereka.
Çie pengantin baru so sweet banget sih.’’ Ucap satu teman mereka dan dalam sekejap kelas menjadi riuh karena teman-teman yang tadinya diam juga ikut-ikutan menggoda, sedang yang digoda hanya santai tanpa memberikan tanggapan apapun.
Sehabis jam kuliah Ardy langsung ke kantornya sedang Andrea pergi ke mall dengan beberapa temannya tapi terlebih dulu Andrea mampir ke rumah Anastasya untuk mengantarkan siomay pesanan Anastasya.
Bersambung.....
Berikan kritik dan saran kalian ya agar otor bisa membuat novel ini dengan lebih baik lagi.....
__ADS_1
Jangan lupa like dan komennya.....