Love By Mistake

Love By Mistake
Ardy dan Andrea


__ADS_3

‘’Kenapa kamu mukulin dia Dy, kalau dia marah dan nggak mau tanggung jawab gimana?’’ Tanya mama Andrea menghampiri.


‘’Astaga ma, apa mama mau menikahkan Andrea sama si Haris lelaki brengsek itu.’’ Tanya Anastasya tak suka dengan pemikiran mama Andrea sedang Andrea hanya diam, dia juga tak ingin hamil tanpa memiliki seorang suami.


‘’Lalu apa yang harus mama lakukan Sya, mama nggak mungkin membiarkan Rea menjadi bahan cibiran dan selain Haris siapa lagi yang akan menikahi Rea?’’ Ucap mama sambil terisak.


‘’Ardy yang akan menikahi Andrea.’’ Jawab Ardy spontan membuat ketiga wanita yang berada diruangan itu menganga tak percaya.


‘’Jangan main-main Dy ini tak ada hubungannya sama lo.’’ Ucap Andrea.


‘’Siapa bilang tak ada hubungannya? Lo itu sahabat gw Rea dan gw sama sekali nggak mau lo jadi istri kedua dari pria brengsek itu dan lagian kita juga sudah saling mengenal jadi apa salahnya kita menikah?’’


‘’Tapi lo kan nggak cinta sama gw Dy.’’


‘’Terus kenapa? Pokoknya gw udah mutusin dan jangan ada yang menolaknya.’’


kekeh Ardy membuat ketiga wanita itu menangis, bukan tangisan sedih tapi mereka menangis karena bahagia sejujurnya menikahi Ardy lebih baik dari pada harus menikahi Haris.


‘’Makasih Dy.’’ ucap ketiganya sambil memeluk Ardy sedang Ardy hanya tersenyum sambil mengelus kepala Anastasya dan Andrea.


*****


‘’Jadi Ardy yang bakalan nikahin Andrea?’’ Tanya Al sambil memeluk Anasyasya yang dijawab dengan anggukan kepala.


‘’Untung saja waktu itu kita cepat dipertemukan kembali kalau nggak mungkin sekarang kamu udah jadi istri Ardy.’’ Ucap Al sedang Anastasya hanya memandang Al dengan tatapan bingungnya.


‘’Gini loh bae, kalau waktu itu kamu ketahuan hamil dan kita belum bertemu pasti Ardy yang akan bertanggung jawab atas kehamilanmu, karena aku melihat Ardy begitu menyayangimu dan Andrea.’’


Anastasya mengangguk mengerti dengan ucapan Al lalu mengusap lembut wajah Al.


‘’Mungkin emang Ardy berjodoh sama Andrea dan aku berjodoh denganmu hubby.’’ Ucap Anastasya lembut lalu menenggelamkan wajahnya didada Al karena merasa sangat mengantuk.


Dua minggu berlalu sekarang Anastasya sedang menemani Andrea yang sedang di dandani oleh perias.


hari ini hari dimana Andrea dan Ardy akan menikah.


Anastasya duduk tepat di belakang Andrea, beberapa kali wanita itu tersenyum bahagia menatap wajah sang sahabat dari balik cermin.

__ADS_1


Andrea yang melihatnya pun membalas senyum Anastasya dengan tak kalah lebarnya tak lama Andrea berbalik menatap Anastasya saat mendapati wanita itu mulai menangis.


Andrea menangkup wajah Anastasya sambil mengusap sisa air mata di wajah Anastasya.


‘’Lo kenapa nangis Sya apa ada yang sakit?.’’ Tanya Andrea sedikit panik tapi Anastasya menggeleng dan langsung memeluk Andrea.


‘’Gw nggak sakit Rea tapi gw menangis karena bahagia, gw harap kalian berdua akan bahagia selamanya.’’ Ucap Anastasya dengan tulus membuat Andrea tersenyum dan mengangguk.


‘’Yaudah jangan nangis lagi dong.’’ Ucap Andrea dan Anastasya mengangguk lalu mendekatkan wajahnya ke arah cermin untuk memperbaiki dandanannya.


Ardy berdiri dengan tegap di depan Altar, tak lama pintu terbuka menampilkan Andrea dengan kakaknya yang menuntun Andrea menuju Altar.


‘’Tolong jaga adik gw dengan baik.’’ Ucap kakak Andrea lalu memberikan tangan Andrea pada Ardy.


Berbagai rangkain sudah terlaksana, sekarang keduanya sudah sah menjadi suami istri tak lama terdengar teriakan dari beberapa orang yang menyuruh kedua mempelai untuk berciuman.


Ardy dan Andrea hanya tersenyum kikuk tak tau harus melakukan apa, lalu keduanya menatap Anastasya yang juga ikut-ikutan berteriak bahkan suara wanita itu terdengar lebih besar dibanding suara lain.


Anastasya bahkan menyatukan lima jari kanan dan kirinya seperti sedang berciuman dan memperlihatkannya pada Ardy dan Andrea membuat kedua sahabatnya itu melotot tak percaya dengan tingkah Anastasya.


bagaimana bisa Anastasya ikut-ikutan menyuruh mereka berciuman?


para tamu undangan tak tau akan hal itu dan bersorak senang mengira Ardy dan Andrea sedang berciuman begitu juga dengan Anastasya, bahkan wanita itu dengan cepat mengeluarkan ponselnya untuk mengabadikan moment, tak lupa Anastasya juga mengupload foto itu di sosial media.


*****


Malam ini Ardy dan Andrea menginap di hotel tempat diselenggarakan pernikahan mereka dan begitupun Anastasya dan Al.


Dikamar Ardy dan Andrea.


‘’Dy lo mandy duluan apa gw?’’ Tanya Andrea dengan sedikit gugup membuat Ardy tertawa lalu berjalan mendekat pada Andrea.


Ardy mendekatkan wajahnya pada Andrea kemudian tertawa lagi.


‘’Lo kenapa gugup gitu sih? Tenang aja Rea gw nggak bakalan lakuin hal itu sama lo, secara lo kan sahabat gw.’’


masih dengan tawanya Ardy meninggalkan Andrea lalu menuju kamar mandi sedang Andrea hanya memandang punggung Ardy dengan tatapan yang tak bisa di artikan.

__ADS_1


Ardy tersenyum begitu keluar dari kamar mandi lalu mendekat melihat Andrea yang sudah tertidur pulas di sofa dengan masih menggunakan gaun pernikahannya.


‘’Rea… Re.’’ Arti menepuk pipi Andrea untuk membangunkannya.


‘’Lo udah kelar mandi?’’ Tanya Andrea lalu berdiri dan membelakangi Ardy meminta Ardy untuk membuka resleting gaunnya karena Andrea tak bisa membukanya sendiri.


dan tanpa keberatan Ardy pun membuka resleting gaun itu lalu mengambilkan handuk untuk Andrea.


Malam ini keduanya tidur tanpa melakukan apapun dan pagi-pagi sekali Andrea terbangun karena lapar.


Andrea menatap sekilas pada Ardy yang terlihat masih begitu lelap dalam tidurnya, hampir saja tangan Andrea menyentuh wajah Ardy tapi diurungkannya takut mengganggu tidurnya.


Andrea turun dari ranjang lalu masuk ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.


tak sampai 30 menit Andrea sudah siap dengan pakaian santainya berniat mencari sarapan terlebih dulu.


‘’Mau kemana?’’ Tanya Ardy saat Andrea hendak membuka pintu kamar, Andrea berbalik lalu berjalan mendekat pada Ardy dan duduk di tepi ranjang.


‘’Gw lapar Dy mau nyari makan duluan.’’


Mendengar itu Ardy langsung mendudukan badannya dan mendekat pada Andrea.


‘’Ah lo nggak setia kawan banget sih Rea gw juga lapar kali, tunggu gw bentar ya please…please.’’


Ardy mengatupkan dua tangannya pada Andrea membuat Andrea tersenyum dan mengangguk.


‘’Yaudah tapi mandinya yang cepat ntar gw keburu mati lagi karena kelaparan.’’ Gerutu Andrea membuat Ardy berdiri melompat dari ranjang dan berlari ke kamar mandi.


*****


Direstoran hotel Andrea dan Ardy duduk santai sambil menikmati sarapan dengan beberapa kali bercanda tak lama terdengar suara teriakan yang menghampiri keduanya.


‘’Aduh pengantin baru kok udah bangun aja sih padahal masih pagi banget loh ini, lagi ngisi tenaga ya biar kekuatannya penuh.’’


Ucap Anastasya genit menggoda Ardy dan Andrea yang langsung mendapat sentilan dikening dari Ardy sedang Al hanya duduk diam tak ingin ikut campur dengan urusan ketiga sahabat itu.


Bersambung.....

__ADS_1


Berikan kritik dan saran kalian ya agar otor bisa membuat novel ini degan lebih baik.....


Jangan lupa like dan komennya.....


__ADS_2