Love Day!

Love Day!
Chapter 19 : Sebuah Hadiah Dari Toko Kebahagiaan


__ADS_3

Dalam perjalanan pulang ponselku tiba-tiba saja berbunyi dimana di sana tertulis satu pesan yang masuk. Natalie yang sering mengirimiku pesan karenanya tidak aneh melihat namanya paling banyak muncul di sana.


Aku membacanya secara seksama.


"Aku ingin pergi ke taman bermain, lain kali kita keluar ya"


Kubalas "Baiklah" lalu menutup ponselnya kembali.


Sebelum melangkah kembali tanpa sengaja pandanganku tertuju pada toko di seberang jalan, aku tidak pernah tahu bahwa toko aksesoris buka sampai selarut ini.


Di atas tokonya tertulis nama toko kebahagiaan, tanpa memikirkannya lagi aku masuk ke dalam, selama ini Natalie sudah banyak membantuku kurasa aku ingin memberikan hadiah untuknya sesekali.


"Selamat datang, apa yang bisa kubantu?" salah satu pegawai toko bertanya demikian, aku akan mengatakan bahwa penampilannya sangat aneh, dia mirip sedang bescosplay seperti malaikat.


"Aku ingin mencari hadiah untuk seorang gadis."


"Untuk pacarmu? Masa muda yang menyenangkan. Biar aku yang merekomendasikan untukmu."


"Terima kasih."


"Ngomong-ngomong namaku Cupid, sang malaikat asmara... Aku senang jika bisa membuat sebuah pasangan bahagia, dengan ini aku bisa mengisi botol kebahagiaanku dan kembali ke surga secepatnya."


Orang ini benar-benar memerankan perannya sangat baik.


Apa yang orang lain bilang, sangat totalitas.


Aku mencoba mengikuti alurnya.


"Kembali ke surga?"


"Benar, dalam seratus tahun waktu di bumi kami diminta untuk mengumpulkan kebahagiaan di dunia ini ke dalam sebuah botol, tentu kami tidak mencuri kebahagiaan mereka, setelah selesai kami juga akan kembali dan menunggu tugas kami kembali nanti."

__ADS_1


"Kenapa harus begitu?" aku balik bertanya.


"Di dunia ini banyak sekali pasangan yang bertengkar dan berpisah jika terus seperti ini dunia ini akan hancur dalam kegelapan, bayangkan para anak-anak yang tidak bersalah harus menjadi korban atas keegoisan orang dewasa, sungguh kasihan."


Orang ini sangat pro.


Kalau dia pergi ke Comic Con dia pasti banyak menarik perhatian.


Mari kesampingkan hal itu untuk mencari hadiah Natalie.


"Hmmm bagaimana kalau kau membelikannya pakaian dalam?"


"Berhentilah bercanda, yang ada aku akan dimasukan ke dalam penjara."


"Benar juga, lagipula aku tidak menjualnya," katanya menutup mata selagi menjulurkan lidahnya.


Orang ini juga ngeselin.


"Ah jika gadis itu imut, kau bisa memilih ini."


"Untukmu aku beri gratis saja, kau hanya harus terus tersenyum."


"Maksudmu seperti ini."


Cupid langsung terkejut selagi mengangkat kedua tangannya.


"Raja iblis."


"Raja iblis jidatmu, mataku memang sedikit menyeramkan sejak lahir."


Cupid tertawa.

__ADS_1


"Semua manusia memiliki karakteristik yang berbeda-beda, emosi, nafsu dan kegembiraan, kalian benar-benar sangat menarik."


"Apa malaikat tidak?"


"Tentu saja, kami para malaikat hanya menjalankan tugas dari Tuhan tanpa terikat dengan apapun seperti kalian, tapi kami tidak keberatan sama sekali," kata Cupid tersenyum senang.


"Kalau begitu aku menerimanya, tapi lain kali aku akan membayarnya."


"Kau akan datang lagi?"


"Tentu saja, kenapa tidak?"


Dia menangis tersedu-sedu.


"Kebanyakan orang malah tak ingin kembali dan berhamburan pergi, aku sangat senang."


"Itu karena penampilanmu, terlebih akan lebih bagus jika kau menyembunyikan sayap dan identitasmu."


Bukannya aku percaya padanya, aku hanya ingin dia sedikit terlihat normal lagipula dia gadis yang cantik. Mata biru, rambut merah muda dipotong sebahu serta tubuh yang tidak tinggi maupun pendek serta aura yang bersahabat dengan siapapun tanpa membuat seseorang memunculkan nafsu mereka.


"Hanya ini pakaian yang kupunya, lagipula ini baru pertama kalinya datang ke dunia manusia."


"Jangan khawatir, lain kali aku dan temanku akan datang kemari dan mengajakmu berbelanja."


"Itu pasti sangat menyenangkan, aku menantikannya."


"Ngomong-ngomong kapan kau tutup?"


"Sebentar lagi."


"Kalau begitu, sampai nanti."

__ADS_1


"Sampai nanti."


Aku berjalan pergi dengan hadiah Natalie yang sudah dibungkus rapih, kuharap dia akan menyukainya.


__ADS_2