Love Day!

Love Day!
Chapter 27 : Olahraga Di Pagi Hari Memang Melelahkan


__ADS_3

Keesokan paginya aku sudah bersiap dengan pakaian olah ragaku, ibuku yang hendak pergi ke dapur bertanya ke arahku yang sedang mengikat tali sepatu.


"Tidak biasanya kamu mau berolahraga?"


"Ada tugas dari klub."


"Klub kah, oh yah... semalam ibu sangat banyak mengobrol dengan Natalie. Saat ibu bilang apa kalian sudah pacaran dia tampak menunjukan ekpresi lucu."


"Ibu seharusnya tidak menggodanya."


"Kalian bukannya saling menyukai, kenapa kalian belum pacaran?"


"Aku tidak..."


"Seorang anak tidak bisa membohongi ibunya loh."


Aku hanya mendesah pelan.


"Aku ingin fokus dalam belajarku, jika aku lulus, aku akan.."


"Menjadi pacar Natalie," potong ibuku.


"Tidak."


Keheningan terasa diantara kami berdua lalu aku melanjutkan.


"Jika dia tidak keberatan, aku akan menikah dengannya."


"Eh... Arta memang sangat jantan, ibu mencintaimu."


Aku terus mendorong wajah ibuku yang terus berusaha menciumku, namun tanpa diketahui keduanya Natalie sedang bersembunyi selagi diam-diam mendengarkan dengan wajah memerah.


"Jangan mengatakan itu, bodoh. Sekarang aku akan sulit melihat wajahmu," gumamnya demikian.


Setelah menunggu cukup lama di luar akhirnya Natalie yang meminjam baju olah ragaku keluar juga, dia meregangkan otot-ototnya selagi mendesah pelan.

__ADS_1


Tubuhnya terlihat atlentis jadi kupikir dia memang terlatih.


"Kita akan kemana?"


"Apa kau tidak membaca pesan dari Erin?"


"Ponselku kehabisan baterai dan sekarang sedang di cas di rumahmu."


"Kau sangat ceroboh, Erin meminta kita berkumpul di dekat sungai, di sana kita akan melatih Lulu."


"Oke, mari pergi."


Natalie mengambil start duluan sementara aku berlari kecil di belakangnya selagi ngos-ngosan.


"Arta ini jelas tidak pernah melatih tubuhnya."


"Berisik, walau aku kelelahan karena berlari, tubuhku sangat kuat untuk mengangkat barang."


"Benarkah, kalau begitu bagaimana kalau Arta mengendongku."


"Ogah."


Sesampainya di tempat tujuan kami bertemu dengan Erin, Nurman, Lulu dan Nina. Bahkan saat lari Nurman masih membawa laptopnya dengan cara mengikatnya dengan tali yang digantungkan di leher.


Apa-apaan sebenarnya dia ini?


Erin berdiri di depan kami dengan pose kemenangan.


"Karena semuanya sudah di sini, sekarang kita melakukan pemanasan dengan lari sepanjang sungai sejauh 3km, kalau begitu kita mulai."


"Ooh."


Mereka semua berlari bersemangat sementara aku dan Nurman seperti biasa paling belakang selagi berlari kecil. Tampak para gadis sedang menyemangati Lulu yang terlihat kelelahan, walau begitu dia lebih cepat dari kami berdua.


"Arta, bukannya itu baju olah ragamu?"

__ADS_1


"Bagaimana kau bisa tahu."


"Di kerah bajunya ada namamu."


Soal beginian dia memang jago.


Saat aku menjelaskan apa yang terjadi matanya terbelalak kaget.


"Kalian tinggal bersama."


"Ada ibu dan adikku yang baru datang dari desa, dibanding tinggal bersama, dia hanya menginap sehari."


"Begitukah, kalian sangat dekat.. malah aneh jika belum memiliki hubungan seperti itu."


"Apa maksudmu itu?"


"Bukan apa-apa."


"Lalu bagaimana denganmu, apa ada seseorang yang kau sukai?"


"Mana mungkin, aku tidak memiliki seseorang yang..." tiba-tiba saja Nurman berhenti berbicara saat seorang gadis berlari melewati kami berdua dari arah berlawanan.


Dia memiliki tubuh kecil yang terkesan imut, rambutnya yang berwarna merah muda diikat kuncir kuda dan baru beberapa langkah dari kami, dia memanggil namaku.


"Hey Arta, lama tak bertemu?"


Kami berdua seketika berhenti untuk menengoknya.


"Apa kau mengenalku?" aku balik bertanya.


"Anak ini, waktu di desa kita satu kelas.. apa kau tidak ingat?"


Seketika aku menyusuri jauh ke dalam ingatanku. Waktu SMP kebanyakan orang menghindariku namun di sela-sela itu ada seorang gadis mungil yang selalu mengajakku berbicara sepatah dua kata, dia berasal dari kelas lain jadi aku tidak terlalu dekat dengannya.


"Jangan-jangan kau, Sinta."

__ADS_1


"Yos, lama tak bertemu... tak kusangka kau juga pindah kemari," katanya tersenyum lebar.


__ADS_2