Love Me Mr. Arrogant

Love Me Mr. Arrogant
Jodoh Yang Tidak Diinginkan


__ADS_3

Setelah dari KUA, kini mereka pulang kembali ke mension dengan status yang berbeda. Fatimah sudah resmi menjadi istri dari Rayyan Abraham Alexander. Tak ada senyuman kecuali wajah yang menampakkan raut wajah kecewa, kecewa karena takdir yang begitu kejam pada Fatimah.


Sedangkan Tuan Ray masih menampakan wajah datarnya, surat nikah sudah ada genggamannya, dan surat itu sudah mengikat dirinya dengan Fatimah dalam ikatan pernikahan. Asisten Rio yang melihat raut wajah kecewa Fatimah dari kaca spion hanya bisa menatapnya dengan rasa kasihan.


"Maafin aku Fatimah, aku gak bisa menolong kamu. Semoga suatu saat kamu bahagia, entah itu dengan Ray atau dengan laki-laki lain." gumam Asisten Rio dalam hati.


Sesampai di depan mension, Tuan Ray gak turun dari mobil karena harus langsung pergi ke kantor, jadi hanya Fatimah yang turun dari mobil dan segera masuk ke dalam mension. Sedangkan Asisten Rio, ia segera mengemudikan mobilnya lagi menuju kantor.

__ADS_1


Melihat Fatimah pulang, Bibi Aisyah pun menghampirinya. Fatimah tidak menyapa Bibi Aisyah dan memilih untuk langsung masuk ke dalam kamarnya. Di sana, Fatimah menangis meraung-raung. Bibi Aisyah yang mengikuti Fatimah ke kamar pun langsung memeluk Fatimah.


"Sabar ya," tutur Bibi Aisyah.


"Kenapa harus Tuan Ray yang jadi jodohku, Bi? Kenapa harus dia? Kenapa harus laki-laki yang paling aku benci setelah Ayah tiriku?" tanyanya dengan air mata yang mengalir deras.


"Ini ujian untukmu, Nak. Ini ujian. Bersabarlah, kelak kamu pasti akan memetik dari buah kesabaran kamu," tutur Bibi Aisyah yang juga ikut menangis.

__ADS_1


"sabar ya, perbanyak berdoa. Semoga Tuan Ray, di lembutkan hatinya dan tak lagi bersikap kasar," tutur Bibi Aisyah sambil mengelus rambut Fatimah.


Fatimah hanya diam dan terus menangis. Ia menangis sampai ia merasa hatinya begitu lega. Baru setelah itu, Fatimah mencoba untuk tenang.


"Kamu harus bisa meluluhkan hatinya, dengan begitu, Tuan Ray tak akan lagi bersikap kasar. Sungguh, sebenarnya Tuan Ray itu baik, hanya saja masa lalu membuat dirinya seperti sekarang," papar Bibi Aisyah.


"Aku juga punya masa lalu yang buruk Bi, tapi itu bukan berarti mengubah aku menjadi wanita yang begitu menyeramkan, menjadi manusia yang tidak punya hati."

__ADS_1


"Kamu tidak tau, masa lalu yang di lalui Tuan Ray itu sangatlah berat, bahkan dari kecil ia terus di buat menderita. Hingga detik ini, mungkin luka itu masih ada dan terus menganga, itulah kenapa Tuan Ray bersikap dingin dan juga kasar. Bukan berarti Bibi membenarkan tindakannya, tetap saja tindakan dia selama ini itu salah. Hanya saja, Bibi ingin kamu tau, bahwa manusia pada dasarnya di lahirkan dengan hati yang baik dan lembut. Namun perjalanan hidup yang begitu pahit, membuat manusia lambat laun berubah menjadi seorang monster, dan hanya orang tertentu saja yang mampu mengubahnya dan mengembalikan sifat aslinya seperti semula, manusia yang baik dan berhati lembut. Bibi harap kamulah wanita yang bisa membuat Tuan Ray, bisa menjadi manusia yang lebih baik lagi dan tidak menjadi manusia yang penuh dengan kekejaman," ujar Bibi Aisyah dan Fatimah pun hanya bisa diam.


Setiap manusia itu pasti punya ujiannya masing-masing, tapi bukan berarti, itu mengubah sikap dan karakter seseorang menjadi sangat jahat seperti Tuan Ray.


__ADS_2