
"De, aturan kamu tidak seharusnya berkata seperti itu pada Kenan"ucap Kaivan yang bangkit dari lantai yang dibantu Arumi.
"Aku capek bang dengan sikap dan sifatnya yang seenaknya aja menuduhku yang tidak-tidak, yaudahlah kita lanjutkan cari gaun yang cocok lagi aja untukku"ucap Arumi yang menggandeng Kaivan untuk duduk di tempat gaunnya berada.
...✴️...
Sedangkan Kenan keluar dari butik itu dengan sangat kesal, bahkan laki-laki itu membawa mobil dengan kecepatan penuh menuju rumahnya karena dia sedang sangat kesal dengan Arumi yang memancingnya emosi hingga membuat hubungan mereka menjadi putus, walaupun di dalam hati Kenan tau bahwa Arumi tidak mungkin selingkuh darinya. Tapi kini emosi sedang merasuki tubuhnya melihat Arumi begitu dekat dengan Kaivan.
Sesampainya dirumah keluarga Abraham, Kenanpun langsung masuk ke kamarnya dengan menutup pintu dengan kasar, membuat siapapun yang berada didalam ruamh besar itu tau bahwa tuan muda keluarga Abraham itu sedang dalam kondisi buruk.
"Ma, Pa, Kenan kenapa?"tanya Kiara yang melihat adiknya menutup pintu secara kasar hingga membuat bunyi yang sangat nyaring.
"Mama ga tau, tadi saat pulang dia langsung masuk kamar tanpa mengatakan sepatah katapun"ucap Tiara yang tau bahwa ada yang terjadi diantara hubungan putranya dengan Arumi.
"Jangan-jangan tentang gosip yang merebak hari ini Ma"ucap Kiara yang membuat sang mama menjadi khawatir, sebab Kenan adalah putranya yang sulit ditebak suasana hatinya bahkan hampir tidak pernah menceritakan isi hatinya yang sedang sedih.
"Pa tolong telfon Fero, tanyakan apa yang terjadi kepada Kenan hari ini yang membuat perasaan putra kita menjadi seperti itu"ucap Tiara pada suaminya.
Hingga akhirnya Bimapun memutuskan untuk menelfon Fero menanyakan kejadian hari ini dengan Kenan yang sangat ancur perasaannya saat ini atau mungkin ini semua menyangkut dengan hubungan putranya dengan Arumi.
"Kiara, kita panggil petugas salon langganan kita aja hari ini yaa untuk ke rumah dan juga pesan gaun untuk kita pakai acara nanti malam"ucap Tiara yang meminta putrinya untuk menyiapkan gaun untuk hadir di acara ulang tahun Perusahaan Gerald yang mengundang mereka.
"Mami, oma, om Kenan kenapa?"tanya Hanan yang datang ke maminya, Kiara.
"Dia lagi sakit, jadi Hanan jangan menganggagu om dulu yaa untuk sementara waktu"ucap Kiara pada putranya yang sangat menyayangi Hanan.
"Iyaa mami"ucap Hanan yang sedih mendengar omnya sedang sakit, walaupun sebenarnya Hanan sangat menyayangi Kenan karena sesibuk-sibuknya omnya, dia pasti akan menyempatkan waktu untuk mengobrol atau bermain dengan Hanan sebentar.
__ADS_1
"Bima, dimana putramu?"tanya Heru yang tiba-tiba saja datang kerumah kediaman keluarga Abraham yang dimana Bima, Tiara, Kiara dan Kenan sedang ada dirumah itu.
"Papa mau ikut campur dalam hal apa lagi ke kehidupannya?"tanya Bima yang sangat tidak menyukai papanya yang sangat pengatur terutama urusan cinta.
"Dia itu cucuku, wajar aku mengaturnya agar dia tidak bodoh dan salah memilih wanita seperti Arumi itu!"ucap Heru dengan tegas.
"Papa, Bima mohon! Udah cukup papa ikut urusan keluarga kecil Bima, kasian Kenan pa!"kesal Bima.
"Kamu yang diam Bima! Dia itu cucuku! Aku berhak mengaturnya!"tegas Heru pada putranya.
"Hanan, pergilah ke kamar dulu ya untuk main game"ucap Kiara yang membuat Hanan berlari menaiki tangga memasuki kamarnya.
...✴️...
Jam sudah menunjukkan pukul 7 malam dan Arumi kaget ternyata dirumah kediaman Gerald terdapat Ayah, Ibu serta adiknya yang sudah sangat rapih juga menggunakan jas serta gaun untuk ikut ke acara malam ini.
"Makasih yaa sudah menjaga dan merawat Arumi hingga sebesar ini, Arumi akan selalu sayang Ayah dan Ibu"ucap Arumi memeluk tubuh orangtua angkatnya dengan sangat erat.
"Kalo sama aku sayang ngga Kak?"tanya Angga yang bediri disampingnya. Arumi yang mendengar itupun tertawa, dan mencubit pipi adiknya.
"Tentu saja aku sayang padamu bodoh! Kamu tetaplah adikku!"ucap Arumi yang memeluk tubuh Angga sebentar.
"Yaudah yuk saatnya kita pergi ke acara hari ini"ucap Kaivan yang menggandeng tangan Arumi dengan lembut.
Dan benar saja sudah terdapat 3 mobil untuk pergi ke pesta hari ini, mobil pertama dibawa oleh Papa Kala dan Mama Hilya, mobil kedua dibawa oleh Kaivan, Angga dan Arumi, dan mobil ketiga dibawa oleh Pak Rio supir pribadi keluarga Gerald, yang membawa Ibu Nita dan Ayah Dio menuju gedung yang akan dilaksanakan acara dengan berbagai macam media dari nasional hingga international.
Arumipun merasa sangat gugup karena banyak sekali kamera yang menyorot wajahnya di malam hari ini, untunglah ada Kaivan yang berdiri disebalah kanannya dan Angga disebelah kirinya.
__ADS_1
"Apa kamu siap untuk malam ini sayang?"bisik Kaivan pada Arumi yang mendengar itu.
"Insya Allah siap kak"ucap Arumi dengan senyum diwajahnya.
Saat mereka memasuki gedung, ternyata sudah sangat banyak sekali tamu yang datang dari kalangan para pengusaha-pengusaha sukses dari dalam negeri maupun luar negeri yang hadir untuk acara malam ini.
Acarapun dimulai dengan Bima Alvaro Gerald yang menaiki panggung yang ditemani dengan istrinya yaitu, Hilya Eliana disampingnya dnegan senyum yang sangat ramah kepada para tamu yang hadir.
Keluarga Abrahampun ikut hadir dalam acara perusahaan Gerald tersebut, termasuk Kenan yang sejak tadi menatap wajah Arumi yang selalu menghindarinya, hati Kenan sungguh kesal melihat keakraban yang terjadi antara Arumi, Kaivan dan Angga yang terjadi dimalam hari ini. Tapi Kenan mencoba memfokuskan dirinya untuk menatap Kala yang membuka acra malam hari.
"Perhatian semuanya, sebenarnya saya ingin mengumumkan hal yang menggembirakan untuk keluarga saya kepada kalian, dahulu sebelum saya tidak punya apa-apanya seperti sekarang, saya pernah kehilangan orang yang sangat berharga untuk hidup saya yaitu putri kandung saya dan syukur alhamdulillahnya saya sudah menemuinya sekarang. Saya panggilkan dia adalah gadis tercantik setelah istri saya yaitu Arumi Eliana Gerald! Silahkan naik ke atas panggung sayang!"ucap Kala yang membuat Arumi menaiki ke atas panggung yang ditemani dengan Kaivan yang berada disampingnya, hingga membuat seluruh mata tertuju pada mereka dan memberikan tepuk tangan yang sangat meriah.
"Assalamualaikum, selamat malam perkenalkan saya adalah Arumi Eliana Gerald putri dari Papa Kala Alvaro Gerald dan Mama Hilya Eliana, sebelumnya maaf sudah membuat kalian berfikiran macam-macam terhadap hubungan saya dengan abang kandung saya sendiri yaitu Kaivan Alvaro Gerald dan terima kasih kepada orangtua angkatku yang mengajarkanku arti kerja keras yaitu Ayah Dio Gunawan dan Ibu Nita Muamillah yang telah mencintai dan menyayangi saya hingga saat ini, dan terima kasih untuk adikku tercinta yaitu Angga Gunawan, kakak akan selalu sayang kamu, dan maaf untuk kalian semua karena sudah menyebabkan kesalahpahaman"ucap Arumi yang menghapus airmatanya yang mulai mengalir membasahi pipinya, "Sekian dari saya terima kasih"ucapnya.
Heru yang hadirpun merasa tertampar bahwa wanita yang selama ini dia hina dan caci maki adalah wanita yang terlahir dari keluarga berpengaruh didunia bisnis nasional dan internasional yaitu Gerald.
Sedangkan Kenan mulai menyadari bahwa emosinya kali ini benar-benar membuatnya harus kehilangan wanita yang sangat dicintainya itu, bahkan dia menghajar wajah abang dari wanita yang dicintainya.
Bahkan Celine yang hadir bersama keluarga Wijayanyapun terdiam dan tidak bisa berkata-kata karena telah berani menghina Arumi yang memiliki kekuasaan lewat bisnis.
*****
JANGAN LUPA KLIK LIKE YA! 🙏
JANGAN LUPA KLIK FAVOURITE! ❤
JANGAN LUPA KOMEN DAN VOTE YA!
__ADS_1
TERIMA KASIH! 🤗