Mantan Terindahku Suamiku

Mantan Terindahku Suamiku
Honeymoon 1


__ADS_3

Kedatangan Aurel dan Adimas ke kediaman rumah keluarga Abraham adalah untuk memberitahukan kabar tentang acara pertunangan yang akan diadakan mereka, bahkan Arumi terkejut serta bahagia akan kemajuan hubungan mereka yang begitu pesat.


Segala pengorbanan Aurel tidak sia-sia, Aurel meninggalkan keluarganya yang berada di Amerika hanya untuk tinggal seorang diri di Indonesia untuk mengejar cintanya, bahkan Aurel yang termasuk keluarga kaya raya di Amerika dengan perusahaan besar yang dimiliki keluarganya rela bekerja di perusahaan Adimas sebagai sekretaris yang gajinya dengan biaya kehidupannya sangatlah jauh.


Bahkan Aurel dan Adimas yang baru saja meninggalkan kediaman rumah keluarga Abraham akan segera ke Amerika untuk meminta restu keluarga Aurel yang berada disana, dan Adimaspun tak luput memboyong satu keluarganya untuk pergi kerumah keluarga Aurel yang berbeda negara itu.


"Arumi, kamu kenapa senyum-senyum gitu setelah kedatangan tamu?"tanya Kiara yang heran melihat wajah adik iparnya tersenyum sangat bahagia.


"Gapapa kak, lagi bahagia aja. Aku ngepak barang dulu ya kak"ucap Arumi yang melanjutkan jalannya menaikki tangga untuk ke kamarnya.


Sedangkan Kiara bingung dengan wajah Arumi yang tak henti-hentinya tersenyum akhirnya menatap kearah Kenan untuk meminta jawaban dengan kondisi adik iparnya.


"Kepo banget sih kak"ucap Kenan yang duduk diruang tv dengan santainya, Kiara yang masih penasaranpun duduk disebelahnya untuk meminta jawaban dari penasarannya.


"Istri kamu kenapa? Seperti menang undian, apa kamu membelikan dia sebuah jet pribadi atau pulau pribadi?"tanya Kiara dengan penuh selidik.


"Itu sahabat kuliah Arumi akan mengadakan pertunangan"ucap Kenan yang fokus menonton tv, Kiarapun segera beranjak dari duduknya menuju dapur karena rasa penasarannya sudah dijawab.


...✴️...


Setelah Arumi selesai mengepakan pakaiannya dan pakaian Kenan untuk pergi Honeymoon, dia segera turun dengan koper yang sudah dibawakan oleh para pelayan-pelayan rumah keluarga Abraham.


Dengan senyum dan perasaan bahagia, kedua orangtua Kenan turut bahagia dengan kehidupan yang dilalui putra mereka saat ini untuk membentuk keluarga kecil mereka sendiri.


Bahkan kedua orangtua Kenan dan Arumi mengantarkan kedua pasangan pengantin ini hingga sampai bandara yang diantar juga oleh Hilman, Kiara dan Hanan serta tidak luput oleh Kaivan dan Anita yang diminta oleh Arumi.


"Terima kasih ya kak Anita, tolong titip abangku yang tampan ini disini"ucap Arumi sambil melirik ke arah Kaivan yang memasang wajah datar padanya, karena menurut Kaivan niat terselubung adiknya sangat ketara sekali.

__ADS_1


"Abangmu sudah besar, tidak perlu dijaga"ucap Anita dengan senyum diwajahnya.


Sebenarnya Arumi sangat ingin ada kedua orangtua angkatnya pergi mengantarnya juga, namun apalah daya sang ibu dan ayah yang harus bekerja mencari nafkah, padahal Kaivan sudah menyiapkan pekerjaan untuk ayah angkat Arumi yaitu Dio, namun ditolak. Karena menurut Dio, dia mau sukses berkat kerja kerasnya bukan dengan bantuan dari anak yang sudah dirawatnya dengan kasih sayang lalu meminta balasan setelah itu.


"Sudahlah nak, kamu hati-hati dijalan nanti Mama dan Papa akan memberi kabar pada Ayah dan Ibu angkatmu"ucap Hilya menenangkan hati putrinya yang terlihat dari sorot mata Arumi yang sedih.


"Terima kasih Mama dan Papa"ucap Arumi yang memeluk tubuh Hilya dan Kala dengan erat.


"Hanya Mama dan Papa, abang?"tanya Kaivan yang membuat Arumi melepaskan pelukannya dari kedua orangtuanya dan langsung memeluk tubuh Kaivan sebentar.


"Sudahkan?"ucap Arumi yang diberi anggukan oleh Kaivan.


"Hati-hati dijalan ya dan jangan lupa berikan aku keponakan"ledek Kaivan yang membuat Arumi tersenyum malu mendengar itu.


"Tenang aja, sekali jadi langsung 2 sekaligus"celetuk Kenan yang mendapat cubitan kecil dari Arumi dipinggangnya.


"Aw! Sakit sayang!"ringis Kenan kesakitan dengan cubitan yang dibuat istrinya.


"Wajah kali difilter"celetuk Kenan yang langsung menghindar dari cubitan Arumi.


...✴️...


Keberangkatan honeymoon untuk Kenan dan Arumi membuat mereka sangat bahagia, bahkan disepanjang perjalanan hanya dilakukan Arumi untuk menempel dibahu lebar milik suaminya yang sangat nyaman melebihi bantal.


Tidak lupa juga dengan fasilitas yang dimiliki jet pribadi milik Kenan yang sangat luar biasa membuat Arumi tak henti-hentinya tersenyum dengan apa yang dilakukan suaminya yang memberikan hadiah kecil di jet pribadi berupa kalung berinisial K yang mewakilkan nama Kenan yang kini terpasang dilehernya.


__ADS_1


"Kenapa hanya K saja?"tanya Arumi yang tersenyum dengan bentuk bandul kalung yang terdapat huruf K di dalam love.


"Biar hanya namaku saja yang terus terukir dihati, dipikiran dan dikalungmu"ucap Kenan yang membuat Arumi tersenyum mendengar sikap suaminya yang sangat posesif padanya.


"Terima kasih ya sayang"ucap Arumi.


"Aku tidak butuh ucapan terima kasih dan aku tidak menyukai istriku mengatakan itu padaku, sudah seharusnya aku membahagiakanmu"ucap Kenan mengelus pipi Arumi dan mengecup bibir istrinya beberapa kali yang membuat Arumi tersenyum dengan kelakuannya.


"Aku harap kamu bersikap manis seperti ini jangan hanya dipermulaan kita menikah ya, kalau bisa 5 tahun, 10 tahun, 30 tahun bahkan kalau bisa sampai kita menutup mata, kamu terus bersikap manis dan hanya akulah satu-satunya dihatimu, dikehidupanmu bahkan disurga begitu"ucap Arumi yang menatap wajah Kenan yang sangat tampan dan mempesona.


"Aamiin, bantu aku jadi suami yang baik bahkan terbaik untukmu dan anak-anak kita nanti ya sayang"ucap Kenan dengan begitu tulus.


"Aku bahagia Kenan bisa kembali bersamamu kembali, bahkan memulai pernikahan kita dengan status suami istri, anggap aku jadi partner hidupmu ya. Kita bagi suka dan duka bersama-sama, jangan ada yang ditutup-tutupin dariku dan aku akan seperti itu juga kepadamu"ucap Arumi.


"Iya sayang, karena perjalanan kita masih lumayan lama, lebih baik kamu tidur terlebih dahulu aja kalau mau sampai, aku akan bangunin."ucap Kenan yang mengusap pucuk kepala istrinya dengan lembut.


"Ga mau, aku laper. Ga ada cemilan gitu?"tanya Arumi.


"Cemilan apa yang kamu maksud? Nasi goreng, bakso atau siomay?"tanya Kenan dengan menahan tawanya karena menurutnya makanan yang dimaksud Arumi cemilan adalah makanan berat untuk dimakan.


"Jangan meledekku!"ketus Arumi.


"Apa aku salah? Aku hanya bertanya dan emang benarkan apa yang aku tanya?"ucap Kenan dengan tawanya melihat Arumi terdiam mendengar ucapannya.


"Bukankah kata kak Anita, aku harus banyak untuk bisa mengandung sayang. Makanya kamu harus memberiku makanan yang bergizi dan berprotein untuk aku konsumsi"ucap Arumi yang penuh pembelaan untuk dirinya, walaupun memang benar Anita menyarankan seperti kepada Arumi tapi ada benarnya juga Kenan karena nafsu makan Arumi yang bertambah semenjak menikah.


***

__ADS_1


Jangan lupa untuk terus dukung karyaku ya! 😊


Dan jangan biasakan silent readers 🙏


__ADS_2