Mantan Terindahku Suamiku

Mantan Terindahku Suamiku
Cemburu


__ADS_3

Arumi yang melihat suaminya beranjak dari duduk dan masuk kedalam kamar mereka, akhirnya mengikuti langkah kaki Kenan dan ikut masuk kealam kamar.


Sedangkan Kenan lebih memilih untuk membuka laptopnya dan mengerjakan pekerjaan kantornya, sekaligus mengalihkan perhatiannya dari Arumi yang menurutnya sangat menyebalkan sekali.


Setelah berjam-jam Kenan berkutat dengan laptopnya, membuat Arumi naik ke atas kasur dan memeluk tubuh suaminya dengan manja karena dia tau bahwa Kenan sedang cemburu dengan hal yang sebenarnya tidak perlu untuk dicemburukan.


"Apa kamu masih marah padaku?"tanya Arumi yang melirik wajah Kenan yang sama sekali tidak dapat jawaban.


"Aku mau cerita sama kamu, saat aku kuliah diluar negeri banyak sekali yang menyukaiku termasuk kak Veri, tapi menurutku tidak ada laki-laki sekeren Kenan, setampanmu, seperhatiannya padaku, terkadang aku berfikir seperti itu. Saat aku bertemu dirimu kembali, sejujurnya aku sangat ingin menangis dan berlari kedalam pelukanmu namun ga bisa"ucap Arumi. "Intinya dari awal sampai akhirpun aku akan mencintaimu, Ken"


"Sudahlah gausah bahas tentang perpisahan kita dulu, perpisahan kita yang lalu malah membuatku mengingat rasa sakit yang dulu saat kamu meninggalkanku"ucap Kenan yang memeluk tubuh Arumi dengan erat.


"Oh iya, Aku harus mengepakkan barang-barang kita untuk pergi ke Maldives"ucap Arumi yang melepaskan pelukannya dari tubuh Kenan, namun suaminya tetap memeluknya dengan erat, tak kehabisan pikiran Arumi mengecup pipi suaminya, yang membuat Kenan melepaskan pelukan dari tubuhnya.


"Kamu berani menggodaku sayang"ucap Kenan yang masih mengerjapkan matanya tak percaya bahwa Arumi mengecup pipinya dengan sukarela tanpa paksaan dari dirinya.


Sedangkan Arumi yang mendengar ucapan itu hanya mampu tersenyum mendengar ucapan Kenan yang masih heran, padahal Arumi melakukan itu hanya untuk membuat hati suaminya senang, kalo buat hati suami senangkan dapat pahala.


Kenan dan Arumi yang mendengar kegaduhan dirumah merekapun memutuskan untuk keluar dari kamar dan turun ke lantai bawah yang ternyata terdapat Heru yang sedang marah dengan Bima dan Hilya.


"Kakek stop!"tegas Kenan yang berjalan kearah kedua orangtuanya dengan emosi yang udah diujung kepala. Sedangkan Arumi menggenggam tangan Kenan agar tidak terlalu larut dalam emosinya yang sudah meluap.


"Kenan, kakek udah merestuimu dengan wanita itu, sekarang kembalikan perusahaan Wijaya bagaimanapun kesalahan Celine setidaknya kamu maafkan dia, kamu bahkan dulu sangat menyayanginya sebagai adikmu"tegas Heru.


"Kak Kenan, Celine udah minta maaf dengan kakak, tolong kembalikan perusahaan milik keluargaku ya kak?"pinta Celine dengan memohon.


"Kenan, kembalikan saja perusahaan itu, lagipula jika dia bertindak kembali aku berjanji akan merepotkanmu dan abang Kaivan untuk menghancurkan perusahaan Wijaya tanpa tersisa sedikitpun"ucap Arumi dengan senyum diwajahnya yang penuh arti, membuat Celine sangat kesal harus melihat Arumi bergelayut manja pada Kenan.


"Baiklah, beri waktu aku seminggu. Aku akan urus semuanya"ucap Kenan yang menatap bola mata Arumi yang meneduhkannya.

__ADS_1


"Seminggu, bahkan seharipun kamu bisa"ucap Heru yang sangat tau bahwa cucunya sangat pandai, cepat dan tepat sasaran dalam mengurus apapun, apalagi hanya mengurus dokumen perusahaan.


"Tidak bisa kakek, hari ini Kenan milikku dan aku ingin berbulan madu bersama Kenan agar bisa memberimu cicit yang tampan dan cantik"ucap Arumi dengan senyum diwajahnya, membuat Celine mengepalkan tangannya dan pergi dari kediaman rumah keluarga Abraham.


Sepeninggalan Celine, Arumi melepaskan genggaman tangannya dari Kenan dan tertawa puas melihat wajah Celine begitu kesal dan sebal dengannya tapi tidak bisa berbuat apapun. Sedangkan Bima, Hilya, Kenan, Kiara, Hilman, Hanan dan Heru hanya mampu melihat Arumi yang tertawa tidak henti-hentinya.


"Sayang, kamu sangat pandai dalam membuat orang lain kesal"ucap Kenan yang mencubit hidung Arumi yang mancung dengan pelan.


"Biarin aja, tuh anak ngeselin sih"ucap Arumi yang menahan tawanya.


...✴️...


"Assalamualaikum"ucap Aurel yang datang ke kediaman rumah keluarga Abraham dengan Adimas disampingnya.


"Wa'alaikumsalam"ucap Arumi yang segera berjalan keluar rumah yang terdapat dua temannya yang datang. "Masuk yuk"ucapnya.


"Aku buatkan minum dulu ya, kamu mau aku buatkan apa?"tanya Arumi pada Aurel dan Adimas yang duduk bersampingan.


"Gue sih maunya yang dingin-dingin gitu Arumi, kalo bisa rasa jeruk"ucap Aurel yang tak sungkan pada Arumi.


"Yaudah gue ke dapur dulu ya, kalian tunggu sebentar aja disini"ucap Arumi dengan senyum diwajahnya segera berjalan ke arah dapur.


Arumi membuat sirup jeruk khusus untuk Aurel dan Adimas yang sudah sangat baik padanya selama masa kuliah diluar negeri.


"Siapa yang datang?"tanya Kenan pada Arumi yang berada didapur.


"Aurel dan Adimas, temani aku yuk mengobrol sama mereka"ucap Arumi yang membawa nampan berisikan 4 sirup jeruk untuk dibawa keruang tamu.


"Gamau, males. Kamu aja"ketus Kenan yang cemburu dengan kedatangan Adimas, walaupun Aurel sudah bilang bahwa Adimas itu adalah calon suami Aurel.

__ADS_1


"Aku menikahi laki-laki pecemburu. Lagipula kamu tidak perlu takut kalah saing dengan Adimas, karena kamu paling tampan, cerdas, serta kaya raya"ucap Arumi dengan tawanya yang membuat Kenan menatapnya.


"Aku bukan laki-laki pecemburu dan aku memang tidak perlu takut untuk kalah saing dengan Adimas itu, karena aku tampan, cerdas dan kaya raya"elak Kenan dengan sombongnya yang membuat Arumi tersenyum dengan sifat suaminya yang tak pernah berubah.


"Jadi Bagaimana mau temui ga?"tanya Arumi.


"Ayo, aku temani"ucap Kenan yang berjalan disamping Arumi menuju ruang tamu.


Sesampainya diruang tamu, Arumi menyuguhkan sirup yang dibuatnya untuk Aurel dan Adimas yang duduk sangat dekat membuatnya merasa ada perkembangan dalam hubungan diantara mereka.


Arumipun duduk disamping Kenan yang merangkul pinggangnya disofa dengan sengaja, dan Arumi tau bahwa suaminya itu sangat overprotektif dari dulu saat masih pacaran di SMA.


"Gue mencium bau-bau kemajuan dalam hubungan nih"sindir Arumi dengan senyum diwajahnya.


"Apaan sih lu, ga cocok banget jadi paranormal"ledek Aurel dengan tawanya.


"Siapa bilang gue cocok jadi paranormal? Orang gue cocoknya jadi ibu dari anak-anaknya Kenan"ucap Arumi dengan senyum diwajahnya, membuat Aurel kesal jika sudah beradu omongan dengannya.


Sedangkan Kenan yang mendengar ucapan Arumipun mengulum senyumnya, karena sikap Arumi yang blak-blakan hari ini membuat degup jantungnya semakin kencang dan bahagia.


Ternyata benar setelah menikah, kita akan mengetahui sifat dan sikap pasangan kita secara alami setiap saatnya yang akan selalu membuat terkejut, dan itu yang dirasakan Kenan pada Arumi yang dikenalnya gadis pemalu namun saat menikah berubah menjadi blak-blakan dihadapannya.


...***...


Dukung karyaku terus yaa para pembaca! 🙏


Jangan lupa untuk tinggalkan Like, Komen, Vote dari karyaku. Jika kalian ingin memberikan Hadiah juga aku berterima kasih 😊🙏


Setidaknya dukung karyaku dan hargai tulisanku dengan tidak silent readers! 😊🙏

__ADS_1


__ADS_2