Mantan Terindahku Suamiku

Mantan Terindahku Suamiku
Honeymoon 3


__ADS_3

Kenan merasa sangat bahagia melihat senyum diwajah Arumi yang sedang berlari-larian ditepi pantai bahkan tidak menyadarkan mereka bahwa hari mulai gelap dan air pantai memancarkan cahaya biru yang sangat indah di lihat mata.



"Masya Allah sangat indah sayang"ucap Arumi yang kagum dengan pemandangan air pantai yang begitu indah saat malam, bahkan dirinya sampai mengerjapkan matanya beberapa kali melihat keindahan pantai di Maldives.


Malam ini adalah malam yang begitu indah dengan pemandangan yang begitu luar biasa memanjakan mata Arumi datang dengan suami yang berada disisinya, bahkan Kenan tetap setia menggenggam tangannya.


"Iyaa sayang sangat indah, hari semakin malam dan cuacapun semakin dingin lebih baik kita makan malam dulu ya sayang"ucap Kenan yang dianggukkin dengan Arumi.


Kini Kenan akan memberi kejutan lebih indah lagi pada istrinya, bahkan dia menggandeng Arumi berjalan ke arah restoran dibawah laut yang akan membuat sang istri bahagia luar biasa.



Dan benar saja, saat tiba direstoran bawah laut mata Arumi terkagum dengan keindahan restoran yang dapat melihat banyaknya ikan dilaut pada malam hari, namun Arumi juga sangat takut jika kaca pada restoran itu pecah membuatnya mengeratkan pegangan tangannya pada Kenan.


"Gapapa kok, disini aman"ucap Kenan dengan senyum diwajahnya menenangkan hati istrinya.


"Sayang besok-besok kita datang ke restoran dipermukaan aja ya"bisik Arumi yang membuat Kenan menahan tawanya.


"Iya, sekarang kita makan yuk"ucap Kenan yang mengajk Arumi untuk duduk dibangku yang sudah dipesankan dirinya.


Tak henti-hentinya bibir Arumi tersenyum sangat senang bisa makan malam romantis dengan pemandangan yang begitu indah bersama Kenan yang sekarang sudah menjadi suaminya yang sah sejak beberapa hari lalu.


Bahkan saat Arumi sedang memakan makan malamnya bersama Kenan, dirinya tak lepas dari menatap wajah suaminya yang sangat tampan kapanpun, dimanapun.


"Apa kamu sebahagia itu? Sejak tadi kamu terus tersenyum menatap wajahku"ucap Kenan.


"Kamu keberatan aku menatapmu tuan Kenan?"tanya Arumi.


"Ngga sayang"ucap Kenan.


"Aku ga nyangka cowok yang dulunya ketus, judes, dingin sama aku sekarang duduk dihadapanku menjadi suamiku"sindir Arumi dengan senyumnya.

__ADS_1


Kenan yang merasa tersindir dengan ucapan Arumi langsung menghentikan makannya dan menatap wajah istrinya dengan sangat pekat. Dia baru menyadari bahwa dulu wanita yang berada dihadapannya adalah wanita yang sama sekali tidak ingin dia lihat dikehidupannya, namun sekarang tidak melihat wanita yang berada dihadapannya saja mampu membuatnya kehilangan separuh jiwanya.


"Aku bersyukur bisa menemui kamu kembali, bahkan menjadi suamimu saat ini"ucap Kenan dengan tulus. "Jangan tinggalkan aku lagi ya"


Arumi yang melihat raut wajah suaminya sedihpun merasa bersalah karena dulu pernah meninggalkan laki-laki yang begitu tulus mencintainya seperti Kenan.


"Aku tidak akan meninggalkanmu, selagi hanya ada aku wanita satu-satunya disisimu"ucap Arumi.


"Hanya kamu sayang"ucap Kenan.


...✴️...


Sesampainya di Resort yang disewa, Kenan segera merebahkan tubuhnya di atas kasur karena lelah sudah menghabiskan waktu bersama Arumi berlarian ditepi pantai hingga tidak menyadari bahwa hari semakin malam.


Sedangkan Arumi yang ingin naik ke atas kasur namun mendengar suara dering telfon berbunyi dari ponselnyapun segera mengambil ponselnya yang berada diatas nakas, dan duduk dibangku rias sekalian menggunakan skincare malam hari.


"Assalamualaikum"ucap Arumi.


"Alhamdulillah udah bang, maaf ya ga ngabarin. Sesampainya aku di resort, aku langsung tertidur pulas dikasur karena lelah"ucap Arumi.


"Jadi Kenan yang membuatmu lelah seperti itu? kurang ajar sekali dia sebagai suami"omel Kaivan yang salah paham dengan maksud Arumi.


"Bukan bang, aku lelah selama perjalanan. Jadinya langsung tidur deh saat sampai di resort"jelas Arumi meluruskan kesalahpahaman pada abangnya.


Kenanpun datang memeluk Arumi dari belakang karena sejak tadi wanita itu hanya fokus pada telefonnya bukannya menghabiskan malam Honeymoonnya dan Kenan tau siapa yang mengganggu itu kalau bukan abang iparnya, yaitu Kaivan.


"Sayang, matikan saja ponsel dari pengganggu jomblo yang mengganggu malam kita"ucap Kenan dengan suara yang bisa didengar oleh Kaivan diseberang.


"De, suamimu semakin hari semakin kurang ajar dengan abangmu!"ketus Kaivan yang membuat Arumi tertawa mendengar itu.


"Makanya bang, segeralah menikah dengan kak Anita. Aku dukung 1000% kalau bersama dia. Aku matikan ya ponselnya, Assalamualaikum"ucap Arumi yang langsung mematikan ponselnya sebelum abangnya mulai mengoceh jika membahas tentang Anita.


"Sayang, kamu tidak lupa akan tugasmukan?"tanya Kenan yang memeluk tubuh istrinya dengan sangat erat.

__ADS_1


"Ngga, tapi minggir dulu aku mau ke toilet tebelet pipis"ucap Arumi yang membuat Kenan melepaskan pelukannya, hingga akhirnya istrinya berlari ke kamar mandi begitu terburu-buru.


Sedangkan Arumi sangat tau bahwa malamnya ini akan habis dengan untuk melayani keinginan suaminya yang begitu bersemangat dimalam ini.


Setelah keluar dari toilet, Arumi membuka hijabnya dan segera menaikki kasurnya hingga Kenan mendekatkan tubuhnya dan mendekatkan wajahnya hingga terasa deru nafas dari suaminya.


"Apa aku boleh?"tanya Kenan yang membuat Arumi menganggukkan kepalanya dengan malu.


"Apa bisa matikan lampunya?"tanya Arumi menundukkan wajahnya.


"Tidak, aku ingin melihat wajah cantik istriku dalam kungkuhanku"ucap Kenan dengan santainya.


Cup..


Kenan mencium habis bibir kecil milik Arumi dengan sangat nafsu yang membara, bahkan Kenan sudah tidak sabaran hingga merobek seluruh pakaian yang dimiliki istrinya dan dibuangnya ke sembarang arah.


"Ah.."lenguh Arumi yang terengah-engah dengan pangutan bibir yang dimainkan oleh suaminya, hingga Arumi mendorong tubuh Kenan untuk memberinya nafas.


Kenanpun melepaskan pangutan bibir mereka berdua dan tersenyum dengan penuh kemenangan melihat wajah Arumi yang begitu cantik dengan mata yang sayup dan tubuh yang begitu indah dibawahnya.


Hingga akhirnya Kenan kembali mencicipi leher jenjang yang dimiliki istrinya bahkan tak lupa juga dirinya meninggalkan banyak bekas kepemilikannya pada kulit mulus milik Arumi, sedangkan Arumi hanya bisa merasakan sejuta kenikmatan yang dimainkan suaminya.


Bahkan tangan Kenan sudah meraba ke area-area sensitif milik istrinya hingga membuat Arumi mendesah kenikmatan dengan setiap belaian yang dilakukan Kenan pada tubuhnya.


Hingga Kenan menyadari bahwa istrinya sudah sangat basah dibawah membuatnya tersenyum dan segera mengarahkan juniornya pada **** * milik Arumi dengan sekali hentakan.


"Sakit!"ringis Arumi yang merasakan sakit yang begitu luar biasa hingga air matanya keluar.


"Maaf sayang, karena punyamu sangat sempit"ucap Kenan yang mencium bibir Arumi dengan sangat rakus untuk menghilangkan rasa sakit yang dimiliki istri kesayangannya itu.


Hingga akhirnya Kenanpun mulai menggerakan tubuhnya dari tempo yang pelan hingga sangat cepat membuat Arumi pasrah dalam kungkuhan suaminya.


Entahlah sudah berapa kali pelepasan namun Kenan tetap tidak melepaskan Arumi yang sudah sangat kelelahan menghabiskan mereka hingga matahari mulai terbit.

__ADS_1


__ADS_2