Mantan Terindahku Suamiku

Mantan Terindahku Suamiku
Berdarah Dingin


__ADS_3

...JANGAN PELIT UNTUK LIKE DAN KOMEN YA! ❤...


Keluarga Gerald mengumpulkan semua keluarganya karena besok adalah hari dimana menyambut kedatangan kedua keluarga Anita yang sudah lumayan lama tinggal di Eropa untuk mengurus usaha medis dan rumah sakit milik keluarga Anita disana.


Bahkan Kaivan memaksa abang pertamanya untuk cuti dari perusahaan karena gugup bertemu dengan kedua orangtuanya Anita, apalagi Kaivan menyadari bahwa tindakan dia yang membuat Anita hamil sebelum menikah adalah tidak baik.


Sedangkan untuk Kenan, Kala adalah orang yang meminta menantunya untuk cuti mendadak diperusahaannya dan mengganti hari setiap pertemuan yang dibatalkan.


Arumi masuk ke dalam kamarnya yang sekarang terdapat kamar Anita yang sedang duduk termenung dengan segelas susu ditangannya dengan tatapan kosong.


"Ka Anita, jangan bengong"ucap Arumi yang berjalan dan tersenyum manis pada Anita.


"Eh Arumi? Ada apa?"tanya Anita yang membuatnya tersadar dari lamunannya yang tidak berarti.


"Kakak melamunkan apa?"tanya Arumi balik yang membuat Anita hanya menggelengkan kepalanya pelan. "Jangan bohong denganku, kakakkan akan jadi kakakku, ceritalah sama aku"bujuknya pada Anita.


"Kakak mau tanya waktu kamu dan Kenan sedang dekat, yang duluan mendekati siapa?"tanya Anita.


"Aku duluan, tapi Kenan itu laki-laki sok jual mahal. Pas aku udah ga kejar dia lagi, eh dia yang pepet aku terus"ucap Arumi dengan polosnya membuat Anita menahan tawanya.


"Lalu yang bilang aku cinta kamu duluan siapa?"tanya Anita lagi pada Arumi.


"Kenanlah, akukan perempuan pastinya gengsi buat bilang gitu duluan."


"Waktu kapan Kenan pertama kali bilang kaya gitu ke kamu?"tanya Anita yang membuat Arumi mengernyitkan dahinya.

__ADS_1


"2 bulan setelah pacaran, itupun aku paksa gara-gara aku liat ada cowok yang bilang kaya gitu ke perempuannya pakai bunga ditaman hiburan. Kalo terakhir kali beberapa hari lalu di tukang soto langganan aku sama Kenan, itu juga aku duluan yang bilang. Aduuuhhh pokoknya dia laki-laki yang jauh dari kata romantis deh, tapi aku suka, sayang, cinta sama dia"oceh Arumi dengan senyum diwajahnya mengingat wajah dingin Kenan pertama kali didekati dia.


"Kamu usaha banget ya dapetin Kenan?"ucap Anita.


"Pokoknya Kak, pepet terus sampe sayang, kalo ga sayang cari yang laen"ucap Arumi dengan tawanya membuat Anita tersenyum.


Brak!


Bunyi pintu kebuka terdapat 3 laki-laki yang jatuh dari pintu masuk, dan ternyata mereka memiliki sifat kepo yang sangat luar biasa. Kaivan, Kazi serta Kenan hanya tersenyum gelagapan karena ketahuan menguping pembicaraan dua wanita hamil disalam kamar.


"Abaaaaang!!!"pekik Arumi yang membuat Kaivan, Kazi dan Kenan menutup telinga mereka masing-masing. "Kenan!"


"Iya sayang, tadi aku baru lewat terus mau cari kamu, aku melihat kedua abangmu berdiri didepan kamar jadi... aku.. ikutan"ucap Kenan sambil menundukkan kepalanya.


"Aku jadi mengerti sekarang maksud Kak Anita, jadi selama kamu sudah hamil Bang Kaivan ga pernah mengatakan aku cinta kamu ke kakakkan?"tanya Arumi pada Anita yang hanya mampu menatap Kaivan lalu menundukkan kepalanya.


"Diam kamu! Kamu juga bilang itu waktu dipaksa sama aku, kalo kaga juga ga akan ada inisiatif untuk mengatakannya, kalian berdua sama"omel Arumi yang membuat ketiga laki-laki dewasa itu diam, tidak berani berkata-kata.


"Tuh kalian berdua sama, saya doang yang beda"ejek Kazi dengan senyum kemenangan pada Kaivan dan Kenan.


"Iyalah bang Kazi doang yang beda, karena abangkan jomblo"ceplos Arumi dengan polosnya membuat Kaivan dan Kenan tertawa begitu puas mendengar jawabannya yang menohok hati.


Handphone Arumi berbunyi dan ternyata terdapat chat dari Sila yang ingin bertemu padanya, membuat Arumi segera keluar dari kamar itu dan segera keruang keluarga untuk mengambil tasnya.


Kenan, Kaivan dan Kazipun menyusul Arumi yang terlihat terburu-buru sekali dan ada sesuatu yang mendesak hingga ingin pergi di sore hari yang akan menjelang malam.

__ADS_1


"Kamu mau kemana?"tanya Kenan khawatir pada istrinya.


"Mau ke perusahaan kamu, ada urusan. Aku ga mau diantar kamu, karena aku masih marah denganmu"ketus Arumi.


"Biar abang aja yang antar kamu ya sayang"ucap Kazi yang membuat Arumi menganggukkan kepalanya, setuju untuk pergi diantar abangnya yang baru saja ditemuinya siang tadi.


Sekesal-kesalnya Arumi pada Kenan, dia pergipun tetap mencium tangan suaminya dan kedua orangtuanya untuk bertemu dengan Sila yang sepertinya sedang sangat butuh dirinya.


...✴️...


Tidak butuh waktu lama Arumi telah sampai di perusahaan Abraham dan ternyata Sila sudah menunggu didepan perusahaannya dengan wajah panik, membuat Arumi segera berjalan kearah Sila diikuti oleh Kazi dibelakang.


"Ada apa?"tanya Arumi pada Sila yang malah mengajaknya masuk ke dalam perusahaan yang ternyata terdapat Rania dengan pakaian yang cukup sexy dimata.


"Kamu sudah datang? dimana Kenan?"tanya Rania yang berjalan mendekat pada Arumi.


"Ada perlu apa anda menemui SUAMIKU?"ucap Arumi penuh penekanan saat menyebut suamiku agar Rania bisa lebih sadar diri, dan menjauh dari rumah tangga mereka.


"Aku hanya ingin bertemu Kenan, bukan wanita perebut tunangan orang lain seperti kamu!"ketus Rania yang membuat Arumi ingin sekali menampar wajah perempuan tidak tahu malu itu yang terus mengganggu rumah tangganya dengan Kenan, namun tangannya dihalangi oleh Kazi.


"Jangan kotori tangan kamu dengan menyentuh wajahnya, sayang"ucap Kazi melembut.


"Kaa..Ziiii.."gugup Rania melihat kehadiran seorang Kazi, pengusaha sukses di Eropa yang pernah ditemuinya saat acara fashion show yang diadakan perusahaan Kazi.


"Arumi, bisa-bisanya kamu menggoda tuan Kazi diperusahaan suamimu sendiri. Dasar perempuan murahan, tidak tahu diri, aku tahu tuan Kazi itu sangat kaya dibanding Kenan, tapi aku ga menyangka ternyata kamu busuk!"ucap Rania dengan sesuka hati itu menghina Arumi dihadapan Kazi.

__ADS_1


"DIAM!!!"bentak Kazi yang membuat mulut Rania terdiam tak berani mengeluarkan sepatah katapun untuk menghina kembali Arumi, "kamu ingat baik-baik ya aku tidak membuat Arumi menampar wajahmu karena aku tidak ingin tangan adikku ternodai dengan wanita jahat sepertimu dan bukan berarti aku tidak bisa menampar wanita apalagi seperti dirimu! Ingat ucapanmu pada adikku kali ini akan aku balas 10 kali lipat, akan aku hancurkan seluruh reputasi karirmu dan keluargamu!"ucap Kazi dengan santai namun suaranya terdengar sangat dingin dan membuat siapapun tidak berani berurusan dengan seorang Kazi.


"Adik?"ucap Rania dengan tatapan nanar dan tubuh yang sempoyongan karena sudah berani menghina keluarga dari seorang Kazi yang terkenal sangat berdarah dingin dan tidak kenal ampun pada siapapun lawannya.


__ADS_2