Mantan Terindahku Suamiku

Mantan Terindahku Suamiku
Janji


__ADS_3

Matahari mulai menyinari kamar Kenan dan Arumi, membuat wanita yang kemarin menikah itu mengerjapkan matanya dan merasakan sekujur tubuhnya yang sakit dan pegal karena ulah Kenan yang menghajarnya hingga pagi.


Arumi merasakan tangan besar dan kekar milik suaminya itu berada dipinggangnya, membuat wanita itu menatap wajah Kenan yang sedang tertidur lelap namun tetap tampan. Arumi tersenyum mengingat dia sekarang sudah menjadi istri dari seorang laki-laki yang sangat dicintainya hari ini, esok bahkan selamanya.


Segera Arumi berjalan dengan tertatih-tatih menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang sudah sangat lengket, bahkan dia mulai berendam untuk merilekskan tubuhnya yang lelah akibat malam yang panjang.


Setelah selesai membersihkan tubuhnya, Arumi segera memakai pakaiannya yang dia bawa dari rumah untuk memprediksi akan terjadinya hari ini di hotel, segera Arumi keluar dengan rambut yang terurai panjang dan sedikit basah.


Arumi terus mengusap-usapkan handuknya ke kepala untuk membuat rambutnya kering sehabis mandi, bahkan saat dia mengambil ponsel diatas nakas kini jam sudah menunjukkan pukul 11.00 siang, membuat perutnya sangat lapar.


"Kenan bangunlah"ucap Arumi yang membangunkan suaminya dengan mengelus-elus pipi Kenan dengan lembut. "Sayang bangun."


Arumi yang kesal dengan Kenan yang tidak kunjung bangunpun akhirnya memilih untuk beranjak dari kasur dan menelfon pelayan untuk membawakan banyak makanan yang dia pesan melalui telfon kamar hotelnya.


Sedangkan Kenan yang sebenarnya sudah bangun sejak tadipun terkejut dengan banyaknya pesanan makanan yang dipesan oleh Arumi dihotel miliknya.


"Sayang aku tau kamu sudah bangun sejak tadi, lebih baik mandi sekarang atau jangan harap meminta jatah padaku"ucap Arumi yang membuat Kenan yang tertidur langsung duduk diranjang.


"Iya, aku mandi"ucap Kenan yang beranjak ke kamar mandi dengan malas. "Ancaman Arumi sangat menyeramkan"gumamnya yang pasrah tidak bisa lebih lama dikasur empuk untuk beristirahat.


Sedangkan Arumi yang mendengar gerutuan suaminya hanya bisa tersenyum karena bisa mengancam Kenan yang tak pernah takut akan ancaman apapun, bahkan laki-laki itu yang sering mengancam orang lain.


Setelah selesai mandi, Kenan keluar dari kamar mandi dengan begitu santainya hangan mengenakan boxer tanpa baju, yang membuat Arumi terpesona dengan tubuh kekar yang terdapat roti sobek diperut suaminya.


"Pakai bajumu Kenan!"omel Arumi yang sedang duduk dimeja makan dengan beraneka ragam yang dipesannya.


Bukannya memakai baju, Kenan dengan santainya berjalan dan duduk dihadapan Arumi mengambil sendok dan menyantap makan siangnya, membuat Arumi jengkel dengan kelakuan Kenan yang tidak mendengarkannya. Kenan tidak pernah membayangkan apa yang ada didalam pikiran Arumi saat ini, wanita yang sedang sibuk makannya kini merasa risih melihat pesona Kenan yang sexy setelah mandi, bahkan rambut suaminya yang basahpun mampu membuat degup jantungnya semakin kencang.


"Apa kamu terpesona denganku?"tanya Kenan yang melihat istrinya sejak tadi makan sambil fokus mencuri-curi pandangan.


"Kamu pakailah baju Kenan! Nanti masuk angin!"omel Arumi yang membuat Kenan akhirnya beranjak dari duduknya mengambil kaos polosnya berwarna putih yang membuat suaminya semakin tampan.


Kenanpun kembali duduk dan melanjutkan makan siangnya dengan Arumi yang sangat lahap makannya.

__ADS_1


"Saat aku dikamar mandi, aku mendengar suara telfonku berbunyi, dari siapa?"tanya Kenan.


"Dari Mama, dia meminta kita untuk kerumahnya sekaligus menyambutku sebagai menantu"ucap Arumi.


"Baiklah selesai makan, kita pulang ke rumahku"ucap Kenan yang hanya dibalas anggukan oleh Arumi.


...✴️...


Setelah makan siang dan sholat zuhur, Kenanpun mengendarai mobilnya untuk pergi kerumah kediaman Abraham tempatnya tinggal dari kecil hingga saat ini, ditemani dengan istri cantik kesayangannya.


"Kenan, boleh aku meminta sesuatu padamu?"tanya Arumi membuat Kenan menolehnya sebentar dan kembali menatap jalan didepan.


"Apa sayang?"ucap Kenan.


"Berjanjilah padaku tidak ada wanita lain dikeluarga kecil kita"pinta Arumi dengan serius.


"Tanpa kamu meminta, aku akan melakukan itu sayang"ucap Kenan.


"Apaan sih Arumi? Kita itu baru menikah, kamu udah banyak nonton drakor pelakor itu"ucap Kenan tawanya yang renyah.


"Aku serius Kenan, makan berjanjilah denganku?"pinta Arumi.


"Aku, Kenan Abraham tidak akan memiliki wanita lain selain Arumi Eliana Gerald disisiku. Puas?"ucap Kenan yang membuat Arumi bersandar dibahu suaminya dengan senyum yang terlukis diwajahnya.


"Sangat puas, terima kasih sayang"ucap Arumi.


Sesampainya dikediaman keluarga Abraham, Arumi disambut hangat oleh mertuanya, Kiara, Hilman dan Hanan dengan senyum diwajah mereka.


"Assalamualaikum"ucap Arumi dan Kenan yang mencium punggung kedua tangan Bima dan Tiara secara bergantian.


"Wa'alaikumsalam"balas Bima, Tiara, Kiara, Hilman dan Hanan.


"Tansky!"ucap Hanan yang berlari ke arah Arumi, membuat Arumi memeluk tubuh laki-laki kecil itu dan menciumi pipi Hanan secara bergantian.

__ADS_1


"Tansky kangen sekali dengan Hanan"ucap Arumi yang menggendong tubuh Hanan dengan senyum diwajahnya.


"Tansky kata Mami, Hanan tidak boleh minta gendong dengan tansky kalo ingin adik"ucap Hanan dengan polosnya membuat yang lain tertawa, terkecuali Arumi yang tersenyum kikuk dan malu.


"Kalau kamu tau, kamu aturan turun sekarang!"ketus Kenan yang iri dengan perlakuan Arumi pada Hanan yang menyayangi keponakannya.


"Tapi aku tidak keberatan"ucap Arumi.


"Wleee! Bilang aja kalo om iri denganku!"ucap Hanan yang memeletkan lidahnya kearah Kenan, meledek laki-laki itu dalam gendongan Arumi.


"Sudah-sudah, lebih baik kita masuk yuk"ucap Tiara yang mengakhiri konflik yang terjadi antara kedua laki-laki dikeluarga Abraham itu.


Merekapun berjalan keruang tv untuk menghabiskan waktu menonton televisi yang dimana jamnya dimana para gosip-gosip terpanas sedang ditayangkan.


Saat Tiara memutarkan gosip mengenai pengusaha muda sukses dan ternama seperti Kenan yang sudah bertunangan terciduk memiliki selingkuhan seorang model papan atas. Saat wartawan itu menyebutkan bahwa nama pengusaha itu adalah Veri Abel Alterio membuat Arumi yang sedang minum tersedak.


"Minumnya pelan-pelan sayang"ucap Tiara yang menepuk-nepuk punggung leher Arumi dengan pelan.


Wartawanpun memperlihat foto-foto Veri Abel Alterio dengan seorang model di apartemen di jam tengah malam.


"Wah kak Veri memang ga berubah jadi playboy cap buayanya"ucap Arumi yang membuat seluruh orang diruang tv menatap kearahnya termasuk dengan Kenan yang berada disampingnya.


"Kamu mengenalnya Arumi?"tanya Kiara yang membuat Arumi tersadar dengan ucapannya.


"Dia hanya senior kampusku"ucap Arumi yang meminum air putih ditangannya.


Arumi yang dilihat terus-terusan dengan Kenanpun merasa sangat tidak nyaman dan memilih untuk fokus menonton tv kembali.


"Apa sih Kenan?"ucap Arumi yang ga suka dengan tatapan Kenan yang penuh curiga.


"Ga mungkin hanya senior ajakan? Sampai kamu memberinya julukan playboy cap buaya"ucap Kenan dengan nada interogasi, dan Arumi tau bahwa Kenan sangat susah dibohongi.


"Dia itu pernah melamarku saat kuliah, tapi kutolak"ucap Arumi, Kenan yang mendengar itu beranjak dari duduknya dan berjalan masuk ke kamarnya tanpa sepatah katapun.

__ADS_1


__ADS_2