Mengejar Cinta Duplikat Istriku

Mengejar Cinta Duplikat Istriku
35. Mereka orang yang sama?


__ADS_3

"Dikerasin saja Syifa kadang masih songgong, apalagi nggak dikerasin? Bisa-bisa dia makin membangkang Umi!" geram Abi Hamdan seraya mengepalkan kedua tangannya.


"Udah, mending kita sarapan saja, Bi," ajak Umi Maryam seraya berdiri dan melangkah menuju dapur. Kemudian tak lama dia kembali dengan membawa piring dan sendok.


'Jangan sampai Syifa suka sama Jojon. Aku nggak suka dengan pria sipit itu,' batin Abi Hamdan.


***


Siang hari di rumah sakit.


Joe tengah duduk di sofa. Di atas meja di depannya sudah ada sebuah laptop, Al-Qur'an dan juga Alkitab. Ketiga benda itu yang membawa adalah Sandi, tapi atas perintahnya.


Sembari menunggu Robert yang belum bangun seusai minum obat, Joe berencana ingin mencari informasi tentang ucapan Kakek tua dimimpinya. Yang mengatakan jika Tuhan Yesus adalah nabi Isa, nabinya Allah, Tuhannya orang Islam.


Pertama-tama Joe terdiam sebentar, mencoba mengingat ucapan Kakek tua yang memintanya untuk membuka sebuah surah yang ada di Al-Qur'an.


Namun, berhubungan Jonathan ini adalah orang yang pelupa, jadi hal pertama yang dia lakukan adalah mencari informasi lewat google dulu. Barulah setelah itu memastikan lewat Al-Qur'an, kemudian membandingkan dengan Alkitab yang menjadi kitab sucinya selama ini.


...'Apakah Tuhan Yesus adalah Nabi Isa?'...


Joe mengetik pada kolom pencarian. Kemudian tak berselang lama ada beberapa artikel yang muncul.


Joe pun mengklik salah satunya, dan isinya adalah....


6 hal tentang Yesus dalam Islam.

__ADS_1


Perayaan natal adalah perayaan agama bagi umat Kristen di seluruh dunia dalam memperingati kelahiran Yesus. Namun, tak banyak orang yang tahu, Yesus juga merupakan tokoh penting dalam Islam. Berikut enam hal yang mungkin Anda belum tahu tentang peran Yesus dan Sang Ibu Maryam dalam Islam.


1. Yesus (Nabi Isa AS), Maria (Maryam), dan malaikat Jibril semuanya ada di Al-Qur'an, sama seperti Nabi Adam, Nuh, Ibrahim, Musa, dan banyak karakter lainnya di Alkitab.


2. Umat Muslim percaya Yesus atau Nabi Isa adalah seorang nabi Tuhan. Ia lahir dari seorang gadis perawan bernama Maria dan akan kembali ke bumi sebelum Hari Penghakiman untuk memulihkan keadilan. Nantinya, dia juga mengalahkan al-Masih ad-Dajjal atau Mesias palsu yang juga dikenal sebagai Antikristus. Semuanya mungkin terdengar sangat familiar bagi banyak orang Kristen.


3. Dalam Al-Qur'an ada satu surat yang membahas Maryam atau Maryam dalam bahasa Arab. Nyatanya, Maria adalah satu-satunya wanita yang disebutkan namanya di seluruh Al-Qur'an.


Sementara sosok wanita lain yang tertulis dalam Al-Qur'an merupakan sosok wanita yang diidentifikasi oleh hubungan mereka dengan orang lain. Misal, istri Adam dan ibu Musa, atau Ratu Shaba. Maria disebutkan lebih sering di dalam Al-Qur'an daripada di seluruh Perjanjian Baru.


4. Sama halnya dengan nabi lain, termasuk Nabi Muhammad SAW, umat Muslim melafalkan “alaihissalam (AS)” setiap kali mereka menyebut Yesus.


5. Muslim percaya Yesus melakukan mukjizat. Al-Qur'an membahas beberapa mukjizat Yesus, termasuk memberikan penglihatan kepada orang buta, menyembuhkan penderita kusta, membangkitkan orang mati, dan menghembuskan kehidupan ke burung tanah liat.


6. Kisah kelahiran Yesus yang diceritakan dalam Al-Qur'an juga merupakan kisah mukjizat pertamanya. Ketika ia berbicara saat masih bayi dan menyatakan dirinya sebagai utusan Tuhan.


Dan ceritakanlah (Muhammad) kisah Maryam di dalam Kitab (Al-Qur'an), (yaitu) ketika dia mengasingkan diri dari keluarganya ke suatu tempat di sebelah timur (Baitulmaqdis), lalu dia memasang tabir (yang melindunginya) dari mereka; lalu Kami mengutus roh Kami (Jibril) kepadanya, maka dia menampakkan diri di hadapannya dalam bentuk manusia yang sempurna.


Dia (Maryam) berkata, “Sungguh, aku berlindung kepada Tuhan Yang Maha Pengasih terhadapmu, jika engkau orang yang bertakwa.” Dia (Jibril) berkata, “Sesungguhnya aku hanyalah utusan Tuhanmu, untuk menyampaikan anugerah kepadamu seorang anak laki-laki yang suci.”


Dia (Maryam) berkata, “Bagaimana mungkin aku mempunyai anak laki-laki, padahal tidak pernah ada orang (laki-laki) yang menyentuhku dan aku bukan seorang pezina!” Dia (Jibril) berkata, “Demikianlah.” Tuhanmu berfirman, “Hal itu mudah bagi-Ku, dan agar Kami menjadikannya suatu tanda (kebesaran Allah) bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami; dan hal itu adalah suatu urusan yang (sudah) diputuskan.”


Maka dia (Maryam) mengandung, lalu dia mengasingkan diri dengan kandungannya itu ke tempat yang jauh. Kemudian rasa sakit akan melahirkan memaksanya (bersandar) pada pangkal pohon kurma, dia (Maryam) berkata, “Wahai, betapa (baiknya) aku mati sebelum ini, dan aku menjadi seorang yang tidak diperhatikan dan dilupakan.”


Maka dia (Jibril) berseru kepadanya dari tempat yang rendah, “Janganlah engkau bersedih hati, sesungguhnya Tuhanmu telah menjadikan anak sungai di bawahmu. Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya (pohon) itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu.

__ADS_1


Maka makan, minum dan bersenanghatilah engkau. Jika engkau melihat seseorang, maka katakanlah, “Sesungguhnya aku telah bernazar berpuasa untuk Tuhan Yang Maha Pengasih, maka aku tidak akan berbicara dengan siapa pun pada hari ini.” Kemudian dia (Maryam) membawa dia (bayi itu) kepada kaumnya dengan menggendongnya. Mereka (kaumnya) berkata, “Wahai Maryam! Sungguh, engkau telah membawa sesuatu yang sangat mungkar.


Wahai saudara perempuan Harun (Maryam)! Ayahmu bukan seorang yang buruk perangai dan ibumu bukan seorang perempuan pezina.” Maka dia (Maryam) menunjuk kepada (anak)nya. Mereka berkata, “Bagaimana kami akan berbicara dengan anak kecil yang masih dalam ayunan?”


Dia (Isa) berkata, “Sesungguhnya aku hamba Allah, Dia memberiku Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang Nabi. Dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkahi di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (melaksanakan) salat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup; dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka. Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari kelahiranku, pada hari wafatku, dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali.”


Joe membaca keseluruhan artikel tersebut, kemudian sekarang beralih membuka Al-Qur'an yang diberikan Kakek tua. Untuk menyamakan terjemahan dari surah pada informasi itu, takutnya ada yang melenceng.


Setelah membacanya dalam hati, ternyata memang sama.


'Kok bisa, ya, nabi Isa itu memiliki kesamaan seperti Tuhan Yesus? Apa mungkin benar, mereka orang yang sama?' batin Joe dengan kening yang mengernyit. Sekarang, dia beralih membuka Alkitab. Untuk membaca kisah Tuhan Yesus.


Hampir satu jam lebih, Joe berkutat dengan ketiga benda itu. Mencari informasi untuk menyakinkan hatinya tentang Islam serta Tuhannya selama ini.


Sampai akhirnya, pencarian itu dia selesaikan sebab ingin bertanya kepada Sandi. Perlahan Joe merogoh kantong celana bahannya untuk mengambil sebuah ponsel. Setelahnya dia melakukan panggilan suara.


"Halo, San, ada di mana kamu sekarang?" tanya Joe saat baru saja Sandi mengangkat panggilan. Sebelumnya pria itu sempat pamit pergi, dia bilang ingin membeli makan.


"Ini baru kelar makan siang di restoran, Pak," jawab Sandi. "Rencananya habis ini saya mau langsung ketemuan sama beberapa duplikat istri Bapak."


"Oh."


"Tapi Bapak ada apa telepon? Apa hanya mau nanya itu?" tanya Sandi penasaran.


"Nggak. Tadinya aku mau nanya, kamu punya kenalan seorang Ustad nggak, San?" tanya Joe.

__ADS_1


"Kebetulan Om saya seorang Ustad, Pak. Tapi Bapak mau apa? Kok tumben?"


...Mau baca syahadat kayaknya Om 🤭...


__ADS_2