Mengejar Duda 30 Hari

Mengejar Duda 30 Hari
Zivana Vs Adeeva


__ADS_3

***


Siang itu Zivana datang ke kantor Dean seperti biasanya, dengan senyum yang terus terpancar di wajah nya. Zivana melihat Arzan yang tengah duduk di ruang tunggu, pria itu terlihat sedang sibuk dengan laptopnya. Ada Denisa juga di sana, Zivana menghampiri mereka untuk sekedar menyapa.


"Siang pak Arzan, mbak Denisa. Apa om Dean ada di ruangan nya?" Denisa dan Arzan terlihat mengangguk bersamaan.


Zivana pun pergi ke ruangan Dean, tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu dia langsung masuk kedalam. Untuk sesaat Zivana mematung di tempatnya, melihat pemandangan Dean dan juga Adeeva yang tengah duduk bersama.


Adeeva menyajikan makanan untuk Dean, dan yang paling membuat Zivana panas adalah ketika Dean hanya diam saja. Pria itu membiarkan Adeeva menyajikan makanan untuk nya. Ini tidak bisa di biarkan, selama ini Zivana yang melakukan itu dan sampai seterusnya.


Gadis itu masuk dan menutup pintu dengan sedikit di banting, Dean dan Adeeva kompak menoleh padanya. Zivana mendekati keduanya, gadis itu langsung menerobos duduk diantara Dean dan Adeeva. "Hai om, Ziva bawa makan siang buat om!"


Adeeva terlihat kesal padanya, gadis itu datang lalu duduk di tengah-tengah mereka. Enak saja!


"Hey, Nona! Kau tidak lihat? aku sedang menyajikan makanan untuk Dean," seru Adeeva.


"Maaf mbak, tapi selama ini yang melakukan itu saya. Mbak siapa yang mau menggantikan tugas saya seenaknya?" sinis Zivana sambil menatap sinis Adeeva.


"Hey, kau! apa kau tahu? aku mantan istri nya Dean," Adeeva terdengar begitu kesal pada gadis itu.


"Mantan istrinya? Kenalin nih, calon istrinya." Sarkas Zivana yang langsung membuat Adeeva terdiam.


Dean menatap Zivana yang juga kini beralih menatap nya, gadis itu mengedipkan sebelah matanya. Sial! Dean malah terlihat menampilkan senyum nya, dia tak bisa menahan diri.


"Benarkan om?" Zivana meminta pendapat Dean, dan kini entah sadar atau tidak Dean malah mengangguk.


Wanita di samping kanan Zivana berdiri, dia tak terima ini. Bagaimana bisa Dean dan bocah SMA? Sangat terlihat jauh berbeda dengan dirinya.

__ADS_1


"Dean, apa kau sudah tidak waras? Kau, dan bocah SMA ini?" Adeeva tidak percaya ini.


"Kenapa? Mbak iri ya?" senyum mengejek terlihat jelas di wajah Zivana.


Adeeva mengepalkan tangannya kuat, dia tidak bisa kalah saing dengan bocah SMA. Dia jauh lebih baik dari Zivana, Adeeva juga mantan istrinya Dean dan Dean sangat tergila-gila padanya dulu. Jadi, apakah sekarang dia akan kalah hanya karena gadis SMA ini? tentu saja tidak, Adeeva tidak akan kalah olehnya.


"Dean, apa selera mu begitu rendahan? Dia hanya bocah SMA yang tidak memiliki harga diri, buktinya dia rela menjadi pemuas om-om." Tatapan tak suka Adeeva tunjukan untuk Zivana.


"Apa bedanya sama mbak? mbak juga wanita rendahan, menjual tubuh untuk bertahan hidup." Sahut Zivana dengan tajam.


Adeeva semakin tak terima, dia semakin murka pada gadis yang ada di hadapannya ini. Dia berani menjawab perkataan nya, bahkan gadis ini terlihat tak takut sedikitpun. Adeeva tidak tinggal diam, dia menarik Dean untuk bangkit. Wanita itu memeluk lengan Dean dengan erat, tangan nya bergerak membelai wajah pria itu.


"Sayang, kamu becandakan? Gadis ini gak mungkin bisa gantiin aku di hati kamu, iya kan?" Adeeva tahu titik-titik terlemah Dean, meski mereka menikah hanya satu bulan tapi mereka sudah berkencan hampir 3 tahun. Tentu saja selama tiga tahun itu Adeeva tahu banyak.


Sial! Dean masih sama, lelaki itu bisa kehilangan kesadaran nya karena Adeeva. Wanita ini sangat lihai, dia memainkan jakun Dean yang naik turun karena sentuhan nya. Zivana menarik tangan Adeeva, dia tidak bisa membiarkan Dean terlena karena sentuhan wanita itu.


Adeeva memekik kesakitan, wanita itu mengusap-usap tangan yang di gigit Zivana. Sementara Dean, wajah nya terlihat memerah. Ternyata Adeeva sempat memasukan sesuatu pada minuman Dean, dan sialnya Dean sudah meminum habis minuman itu.


"Gadis tidak waras! Berani sekali kau menggigit ku," Adeeva baru saja akan membalas perbuatan Zivana. Namun Arzan dan Denisa lebih dulu datang.


"Pak Arzan, bawa wanita gila ini. Jangan biarkan dia masuk ke kantor om Dean lagi," pinta Zivana.


Arzan melihat keadaan Dean yang terduduk, pria itu melihat gelagat aneh pada Dean. Oh, s**t! Arzan mengerti, ini pasti obat perangsang. Sudah jelas Adeeva yang melakukan nya, ide gila muncul di saat seperti ini dalam otak Arzan. Dia menyeret Adeeva dengan bantuan satpam di sana, dia juga menyuruh Denisa untuk mengunci pintu ruangan Dean.


"Tapi pak, kenapa harus pasang papan informasi?" tanya Denisa yang sedikit aneh dengan perintah Arzan. Pria itu meminta Denisa mengunci pintu, lalu memasang papan informasi untuk tidak ada yang mengganggu Dean.


"Lakukan saja Denisa! kenapa kau banyak tanya seperti ini?"

__ADS_1


Pada akhirnya Denisa pun menurut, meski cukup aneh dengan alasan yang Arzan berikan. Pintu ruangan itu di kunci, dan tidak akan ada orang yang datang mengganggu. Denisa juga sudah mengatur ulang jadwal rapat Dean hari ini, tentu saja itu karena perintah Arzan.


"Pergilah Nona Adeeva. Tuan Dean sedang bersenang-senang dengan gadis nya saat ini, dan terima kasih. Itu semua berkat dirimu." Arzan tersenyum begitu menyebalkan menurut Adeeva. Wanita itu pergi, sekali lagi dengan menanggung malu.


Tak selang beberapa lama, Bian datang. Dia akan menemui Dean, malam ini akan ada pesta di club malam miliknya. Dia akan mengajak Dean kesana, siapa tahu saja ada wanita yang bisa memikat duda yang satu ini.


"Ar, bos mu ada?" tanya Bian pada Arzan yang hendak masuk kedalam lift.


"Ada, tuan Bian. Tapi, tuan sedang tidak bisa di ganggu." Jelas Arzan.


"Kenapa? katakan padanya, aku ingin menemuinya." Namun Arzan menggeleng, dia mendekatkan dirinya pada Bian.


"Tuan sedang menikmati surga dunia." Bisik Arzan yang langsung membuat otak liar Bian berpikir keras.


Bian memutar otaknya, detik berikutnya otak liar Bian memahami sesuatu. Oh, ****! Surga dunia yang di maksud Arzan adalah itu? Tapi dengan siapa?


"Nona Zivana," kata Arzan lagi.


Bian menggelengkan kepalanya, cukup cepat juga Dean memulai surga dunia nya. Setelah ini, dia akan mencari tahu lebih ganas Adeeva atau Zivana?


...***...


Next>>


...Arzan otaknya sebelas dua belas sama Bian ya😭...


...Duhh, om Dean 😭 Gak sanggup deh ngetik kelanjutan nya😭😭...

__ADS_1


__ADS_2