
***
Kia duduk sambil terus menggoyangkan kaki nya, dia sedikit gugup sekarang ini. Suasana nya juga sedikit lebih canggung, baik Kia ataupun Arzan sama-sama diam karena saling canggung. Dalam hati Kia terus bertanya, apakah ini sungguhan atau kah dia sedang berkhayal?
"Uncle, apakah aku sedang berkhayal? Ini benar-benar nyata?" tanya Kia.
"Maksud mu, kau berharap ini hanya khayalan belaka?" sahut Arzan malah bertanya balik.
"Bukan begitu, aku takut ini hanya angan-angan ku saja." Kata Kia.
"Ini nyata Kiara," Arzan mencubit pipi chubby Kia, alhasil gadis itu meringis sambil memukul lengan Arzan.
"Sakit uncle!"
"Sakit? Nah, jelaskan ini nyata?" Kia mengangguk polos, gadis itu tersenyum malu.
"Hmm, tapi Kia masih belum yakin."
Arzan menautkan alisnya. "Bagaimana kalau kita langsung menikah saja, tidak perlu tunangan tapi langsung pada intinya saja."
Kia menatap serius, tapi dia rasa itu ide yang bagus juga. Mengingat dia juga tidak ingin terlalu lama menjalin hubungan seperti pacaran namun belum pasti akan menikah kapan, lebih baik langsung menikah saja lagipula dia tahu Arzan pria baik-baik.
"Uncle, bagaimana dengan wali ku?" tanya Kia tiba-tiba, dia baru ingat dengan papa nya.
"Kita minta baik-baik, dia pasti mau." Kata Arzan.
Sebenarnya Kia tak yakin tapi mungkin perkataan Arzan ada benarnya, hanya menjadi wali tidak lebih.
...***...
__ADS_1
"Hah? Kamu serius?!" Mama Kia menaruh pisaunya, dia meninggalkan pekerjaan nya yang sedang mengupas bawang itu.
Mama Kia berjalan kearah Kia yang berada di meja makan, mendengar cerita Kia membuat nya meninggalkan semua pekerjaan.
"Kamu tidak sedang bercanda kan Kia? Ini serius, Arzan melamar kamu?" tanya nya.
Kia mengangguk mantap, dia duduk sambil memakan buah apel. "Nanti dia datang ke sini buat bicara sama mama. Mungkin sama mertuanya Zivana, soalnya hanya mereka keluarga yang dia miliki."
"Mama tidak masalah, tapi apakah mereka tidak mempermasalahkan kamu? Kita beda status sosial dengan mereka." Kecemasan seperti ini wajar, bahkan sering terjadi.
"Mama kebiasaan deh, ucapannya gak di jaga." Gerutu Kia.
Tapi jujur saja Kia juga merasa cemas, tapi melihat bagaimana mereka menerima Zivana mungkin mereka juga akan menerima Kia sebaik itu.
"Tunggu, tunggu! Bukannya keluarga Dean ada di London? Mereka sedang menemani masa kehamilan Zivana bukan?" tanya mama Kia.
Kia menatap serius, yang mama nya katakan benar juga. Mereka tidak mungkin kembali ke Indonesia sekarang, apa lagi kehamilan Zivana sudah memasuki bulan ke 8. Lalu keluarga yang mana yang di maksud Arzan?
Apa mungkin Arzan sudah menemukan kelurga nya, kelurga yang memiliki hubungan darah dengan nya?
"Awas kamu Kia, kalau Arzan membawa keluarga nya yang asli. Keluarga yang mengasuh Arzan terlihat baik, sudah di buktikan oleh Zivana. Tapi keluarga asli Arzan, tidak ada yang tau." Bukannya mengatakan kalimat penenang untuk Kia, mama nya justru membuat Kia cemas.
"Mama, ihhh!!! Bisa kan kasih suport? Jangan buat Kia merasa takut." Kesal Kia.
"Ya sudah, mama minta maaf." Ujar Mama Kia sambil menepuk pundak Kia. "Tapi, siap-siap saja besok atau lusa saat mereka kemari." Lanjutnya sambil berlalu begitu saja.
Kia menatap tajam, bisa-bisanya mama nya berkata seperti itu. Wanita itu juga terlihat sengaja mengejek Kia, benar-benar mama nya itu lain dari yang lain.
...***...
__ADS_1
^^^Calon Suami ♥️^^^
^^^Kia^^^
^^^Hari ini aku akan mengajak keluarga ku datang ke rumah mu^^^
Me
Eh, ko dadakan?😭
^^^Calon Suami♥️^^^
^^^Kenapa? Ada masalah?^^^
Me
Bukan begitu, tapi Kia baru bangun tidur uncle. Belum beres-beres rumah, mama juga tidak membuat apa-apa untuk menyambut keluarga uncle.
^^^Calon Suami ♥️^^^
^^^Tidak perlu berdandan, kau sudah cantik tanpa riasan wajah^^^
^^^Beritahu mama mu, tidak perlu menyiapkan apapun karena keluarga ku juga tidak membawa apapun ^^^
Kau sudah cantik tanpa riasan wajah, entah kenapa membaca pesan itu membuat Kia salah tingkah sendiri. Gadis yang baru bangun tidur itu di buat girang tak karuan, Kia juga berguling-guling di atas kasur nya.
"Uncle, kau memang suami idaman." Kia menggigit bantal guling yang dia peluk, hanya ketikan pesan seperti itu membuat Kia salah tingkah sendiri.
...***...
__ADS_1
...Update!!!...